Masyarakat Belum Sadar Pentingnya Asuransi Untuk Properti

Juni 14, 2021

RumahCom – Perkembangan bisnis properti  khususnya sektor perumahan tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk mengasuransikan unitnya. Mindset premi yang mahal bisa disiasati dengan tanggungan yang ingin diasuransikan sehingga preminya bisa lebih murah seperti yang ditawarkan BRI Insurance.

Persentase literasi keuangan di masyarakat kita masih relatif rendah dengan angka 38 persen di mana 19 persen diantaranya untuk sektor asuransi. Karena itu kesadaran masyarakat untuk berjaga ataupun menyiapkan risiko terburuk melalui jaminan asuransi masih sangat rendah terlebih untuk asuransi properti.

Menurut CEO BRI Insurance Fankar Umran, perkembangan bisnis properti di Indonesia tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk mengasuransikan produk propertinya padahal properti merupakan jenis hunian yang sekaligus bisa menjadi aset sehingga perlu dipikirkan secara jangka panjang.

“Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengasuransikan produk propertinya karena kebanyakan masyarakat membeli dengan pembiayaan bank (KPR-KPA) sehingga itu sudah di-bundle dengan KPR yang dimiliki. Tapi secara umum masyarakat belum menganggap asuransi itu sebagai kebutuhan yang penting,” ujarnya.

Fankar juga menyebut, asuransi properti untuk jenis perumahan jumlahnya juga paling kecil dibandingkan untuk properti jenis lain seperti hotel, pabrik, atau perkantoran. Jumlah rumah yang jauh lebih banyak tidak diikuti oleh kepersertaan jaminan asuransi dibandingkan hotel, perkantoran, atau pabrik yang rata-rata diasuransikan.

Minimnya keikutsertaan asuransi properti dari sektor perumahan di sisi lain justru menjadi tantangan dan peluang pasar yang besar untuk terus dikembangkan. BRI Insurance sendiri menjadikan hal ini sebagai tantangan untuk terus meningkatkan literasi dari sisi asuransi properti bagi masyarakat

Masyarakat juga masih memiliki mindset kalau premi asuransi itu mahal terlebih untuk produk properti yang harganya juga mahal. Padahal tidak demikian karena produk asuransi untuk properti juga sudah sanga beragam dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan (custom). Misalnya, untuk harga rumah Rp1 miliar bisa diasuransikan premi seharga mulai Rp100 ribu-Rp200 ribu per bulan.

“BRI Insurance sendiri memiliki produk yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan baik dari sisi periode maupun pertanggungan yang ingin dijamin sehingga preminya juga bisa lebih terjangkau. Inovasi yang dimiliki BRI Insurance ini diharapkan bisa menunjang peminat properti untuk melindungi asetnya,” imbuh Fankar.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Anggaran Diperketat, Tahun Depan Tidak Ada Proyek Infrastruktur Baru

RumahCom – Berbagai pengetatan anggaran untuk program kerja tahun 2022 akan berimbas pada pengerjaan proyek infrastruktur. Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR misalnya, tidak lagi mengerjakan proyek

Lanjutkan membacaJuni 11, 2021

Pengembang Kian Pede Lansir Produk Komersial

RumahCom – Pengembang mulai menawarkan jenis produk yang lebih beragam di tengah situasi pandemi. Hal ini tidak terlepas dari berbagai adaptasi maupun penyesuaian di sektor properti sehingga produk

Lanjutkan membacaJuni 11, 2021

Bank Tanah Ditargetkan Operasional Tahun Depan

RumahCom – Bank tanah terus menjadi isu yang hangat sejak beberapa tahun terakhir dan Kementerian ATR/BPN memastikan bank tanah akan efektif mulai tahun depan. Saat ini masih terus disusun berbagai

Lanjutkan membacaJuni 12, 2021

1.805 Unit Rumah Di Kabupaten Bandung Dapat Jatah Program Bedah Rumah

RumahCom – Program bedah rumah kembali dilakukan Kementerian PUPR di wilayah Kabupaten Bandung. Program ini bisa disinkronkan dengan program perumahan pemerintah daerah sehingga bisa lebih banyak la

Lanjutkan membacaJuni 12, 2021

Pengembang Manfaatkan Stimulus PPN Untuk Tingkatkan Penjualan

RumahCom – Kalangan pengembang terus memanfaatkan stimulus pembebasan PPN 10 persen yang membuat produk ready stock-nya bisa dipasarkan lebih murah. Township Harvest City salah satu yang sukses penj

Lanjutkan membacaJuni 14, 2021

Masukan