Penghuni Rusun Harus Jadi Duta Sosialisasi-Edukasi Berhunian Vertikal

Juni 15, 2021

RumahCom – Kementerian PUPR terus memperbanyak pembangunan Rusun khususnya untuk kalangan ASN dan kali ini yang siap diserahterimakan Rusun ASN di Kota Ambon. ASN yang tinggal di Rusun juga harus ikut mengedukasi masyarakat terkait pergeseran hunian dari konsep rumah tapak ke konsep vertikal karena terbatasnya lahan.

Kalangan pekerja  aparatur sipil negara (ASN) di Kota Ambon bisa segera menempati hunian barunya berupa rumah susun (Rusun) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ditjen Perumahan Kementerian PUPR telah menyelesaikann pembangunan satu tower Rusun ASN lengkap dengan perabotan dan fasilitas pendukung lainnya di Ambon dengan anggaran Rp26 miliar.

“Semakin terbatasnya lahan membuat pengembangan hunian harus dilakukan secara vertikal khususnya di wilayah-wilayah perkotaan seperti di Kota Ambon yang kami bangun ini. Kalangan ASN juga bisa lebih tenang bekerja karena sarana huniannya sudah terfasilitasi,” ujar Maryoko Hadi, Direktur Rumah Susun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR.

Acara serah terima Rusun ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Bisma Staniarto kepada Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XVI Maluku Jon Sudiman Damanik selaku pihak yang akan mengelola Rusun ini.

Maryoko menjelaskan, ke depan akan ada perubahan pola kebiasaann hunian dan secara pasti akan terus mengalami pergeseran dari rumah tapak ke konsep hunian vertikal. Orang yang terbiasa berhunian di rumah yang ada tanahnya harus mulai membiasakan bertempat tinggal secara vertikal karena semakin terbatasnya lahan.

Masih bingung cara menghitung bunga KPR? temukan jawabannya di video berikut ini, yuk!

Karena itu ASN yang tinggal di Rusun seperti ini juga menjadi sarana sosialisasi dan edukasi berhunian secara vertikal dan harus berbagai sarana maupun fasilitas lain dengan sesama penghuni Rusun. ASN sendiri harus memosisikan dirinya sebagai duta-duta sosialisasi dan harus bisa menjaga fasilitas yang telah disediakan ini supaya tetap bersih dan nyaman untuk ditinggali.

Rusun ASN di Kota Ambon ini dibangun setinggi tiga lantai yang mencakup 35 unit hunian berukuran 45 m2. Rusun ini telah dilengkapi dengan berbagai perangkat seperti tempat tidur, lemari, meja, kursi, hingga fasilitas dan sarana pendukung lainnya  seperti taman, area parkir kendaraan, dan sebagainya.

ASN yang tinggal di Rusun ini merupakan pegawai Kementerian PUPR dari beberapa unit organisasi seperti Ditjen Bina Marga, Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Cipta Karya, dan Ditjen Bina Konstruksi. Kementerian PUPR juga akan terus memperbanyak pembangunan Rusun seperti ini untuk berbagai kalangan seperti guru, nelayan, hingga pelajar maupun santri.

“Khusus Rusun untuk ASN Kementerian PUPR ini ada beberapa hal yang melatarbelakangi pembangunannya. Salah satunya terkait pengembangan unit organisasi dan unit kerja di lingkungan Kementeriann PUPR yang terus bertambah sehingga dibutuhkan juga sumber daya manusia yang semakin banyak dan ini terjadi di hampir semua provinsi sehingga membutuhkan tempat-tempat hunian yang layak,” jelas Maryoko.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Tantangan Climate Changes, Green Certificate Untuk Perumahan Harus Terus Didorong

RumahCom – Bencana alam yang terjadi karena perubahan iklim (climate changes) harus disikapi oleh semua pihak termasuk pelaku bisnis dengan strategi maupun program mitigasi. SMF dengan fokus pembiay

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Setahun Pandemi Pengembang Mulai Pede Atur Strategi

RumahCom – Berbagai penyesuaian terus dilakukan kalangan pengembang saat pandemi Covid-19. Setelah setahun lebih pandemi dijalani kalangan pengembang sudah lebih adaptif dan melakukan banyak penyesu

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

656 Unit Rumah Tidak Layak Huni Di Labuan Bajo Dijadikan Homestay

RumahCom – Berbagai program perumahan dari Kementerian PUPR terus dilakukan salah satunya program Sarhunta yang menata rumah tidak layak huni menjadi lebih baik sekaligus dijadikan homestay untuk me

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Program Padat Karya Permukiman: Pengairan, Pengolahan Sampah, Hingga Kota Tanpa Kumuh

RumahCom – Program cash for work Kementerian PUPR dilaksanakan oleh Ditjen Cipta Karya untuk berbagai program di bidang permukiman mulai pengairan, drainase, pengolahan sampah, dan sebagainya. Total

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Rumah Hunian Bergaya Jepang di Tangerang New City

RumahCom – Kala membeli rumah, hampir semua orang akan mempertimbangkan sejumlah aspek utama. Selain lokasi dan harga, desain rumah juga merupakan aspek yang tak luput dari pertimbangan. Pasalnya, d

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Masukan