Siap-siap, Bank Penyalur KPR FLPP Yang Tidak Perform Akan Dikurangi Kuotanya

Juni 16, 2021

RumahCom – Lembaga penyalur KPR subsidi FLPP, PPDPP, kembali melakukan evaluasi untuk penyaluran FLPP oleh bank pelaksana. Bank yang tidak perform akan dikurangi kuota FLPP-nya dan dialihkan kepada bank yang penyalurannya lebih baik sehingga dana FLPP ini lebih cepat tersalurkan untuk masyarakat.

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan evaluasi untuk bank penyalur dana KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Memasuki periode semester kedua 2021, PPDPP melakukan evaluasi untuk 40 bank pelaksana penyalur FLPP.

Keempat puluh bank pelaksana akan segera menerima raport evaluasi penyaluran KPR FLPP dan raport ini menjadi penilaian PPDPP untuk kinerja bank pelaksana dan juga berbagai aspek penilaian lainnya. Hal ini berdasarkan penilaian pada rapat pra evaluasi yang telah dilakukan pada 19-21 Mei 2021.

Eveluasi ini bertujuan supaya seluruh bank pelaksana bisa melakukan percepatan penyaluran KPR FLPP kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sehingga mempercepat target penyaluran FLPP pada tahun 2021 yang diprediksi akan habis pada bulan Oktober 2021.

Menurut Direktur Layanan PPDPP Christ Robert Marbun, sesuai kesepakatan pada perjanjian kerja sama (PKS) yang telah diteken PPDPP dengan seluruh bank penyalur, pada triwulan kedua tahun 2021 ini penyaluran KPR FLPP harus telah mencapai 50 persen dari yang telah ditargetkan.

“Kalau bank tidak mencapai target 50 persen pada periode ini maka kami akan melakukan pengurangan kuota minimal 25 persen pada sisa target PKS dan sebaliknya akan dilakukan penambahan kuota pada evaluasi triwulan kedua dan ketiga yang dialokasikan pada bank lain yang penyalurannya mencapai 80 persen dari target PKS. Jadi pengurangan maupun penambahan kuota ini dilakukan dengan bobot penilaian,” ujarnya.

Hingga saat ini PPDPP sendiri telah menyalurkan dana FLPP mencapai Rp8,57 triliun untuk sebanyak 78.751 unit rumah. Penyaluran ini telah mencapai 50 persen dari target penyaluran dana FLPP tahun 2021 untuk 157.500 unit rumah. Total PPDPP telah menyalurkan dana hingga Rp65,16 triliun sejak tahun 2010 lalu.

Adapun 40 bank pelaksana yang menyalurkan KPR FLPP kepada kalangan MBR terdiri dari delapan bank nasional dan 32 bank pembangunan daerah (BPD). Perinciannya yaitu Bank BTN, Bank BTN Syariah, Bank BRI, Bank BSI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Artha Graha, BRI Agroniaga, Bank BJB, Bank BJB Syariah, Bank DKI, hingga BPD dari seluruh Indonesia baik yang konvensional maupun syariah.

“Dengan menerapkan sistem pengurangan dan penambahan kuota sesuai target yang tertera dalam PKS, semuanya menjadi fair. Bank yang penyalurannya kurang perform dialihkan ke bank yang telah sesuai target sehingga dampanya juga KPR FLPP ini lebih cepat diserap oleh masyarakat,” imbuhnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

656 Unit Rumah Tidak Layak Huni Di Labuan Bajo Dijadikan Homestay

RumahCom – Berbagai program perumahan dari Kementerian PUPR terus dilakukan salah satunya program Sarhunta yang menata rumah tidak layak huni menjadi lebih baik sekaligus dijadikan homestay untuk me

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Program Padat Karya Permukiman: Pengairan, Pengolahan Sampah, Hingga Kota Tanpa Kumuh

RumahCom – Program cash for work Kementerian PUPR dilaksanakan oleh Ditjen Cipta Karya untuk berbagai program di bidang permukiman mulai pengairan, drainase, pengolahan sampah, dan sebagainya. Total

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Rumah Hunian Bergaya Jepang di Tangerang New City

RumahCom – Kala membeli rumah, hampir semua orang akan mempertimbangkan sejumlah aspek utama. Selain lokasi dan harga, desain rumah juga merupakan aspek yang tak luput dari pertimbangan. Pasalnya, d

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Penghuni Rusun Harus Jadi Duta Sosialisasi-Edukasi Berhunian Vertikal

RumahCom – Kementerian PUPR terus memperbanyak pembangunan Rusun khususnya untuk kalangan ASN dan kali ini yang siap diserahterimakan Rusun ASN di Kota Ambon. ASN yang tinggal di Rusun juga harus ik

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Tapera Mulai Bergulir, Dana Rp8 Triliunan Masuk Pasar Modal

RumahCom – BP Tapera telah menggandeng KSEI dan Bank BRI untuk mengelola dana Tapera. Kerja sama ini akan memperkuat sistem pencatatan dan pengelolaan dana Tapera dan bisa dipantau setiap saat oleh

Lanjutkan membacaJuni 15, 2021

Masukan