Bank Dituntut Aktif Pastikan Program Rumah Subsidi Diterima Kalangan Yang Berhak

Juni 21, 2021

RumahCom – Berbagai program perumahan terlebih yang menyangkut dana subsidi harus dipastikan diterima oleh kalangan yang berhak. Karena itu, Kementerian PUPR mendorong perbankan untuk ikut mengawasi dengan memeriksa berbagai persyaratan baik untuk konsumen maupun pengembang dengan lebih ketat sebelum menyalurkan pembiayaannya.

Ada banyak program batuan perumahan yang dikeluarkan pemerintah yang berupa regulasi, stimulus, hingga subsidi langsung untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Beberapa program bantuan perumahan antara lain KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), subsidi bantuan uang muka (SBUM), bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT), hingga Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Menurut Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko D. Heripoerwanto, berbagai program bantuan untuk sektor perumahan yang dikeluarkan pemerintah alokasinya memang tidak besar karena keterbatasan anggaran. Karena itu sangat diperlukan ketepatan sasaran penerima program bantuan pemerintah ini.

“Tapi pada kenyataannya di lapangan masih kerap terjadi program bantuan maupun subsidi perumahan dari pemerintah ini diterima oleh kalangan yang tidak berhak. Hal ini tentunya menjadi penghalang bagi yang benar-benar membutuhkan hunian untuk mendapatkan program perumahan dari pemerintah,” ujarnya.

Selain ketidaktepatan sasaran penerima program bantuan, hal lainnya yang kerap terjadi yaitu berbagai fasilitas perumahan yang belum lengkap tapi sudah bisa diakad-kreditkan sehingga masyarakat menerima rumah masih dalam kondisi yang belum lengkap. Misalnya saluran air belum terpasang maupun listrik yang juga belum tersambung.

Untuk itu Eko meminta kalangan perbankan untuk ikut memerhatikan berbagai masalah yang masih terjadi di lapangan seperti ini. Ketepatan sasaran merupakan faktor kunci agar hanya masyarakat yang berhak yang bisa menikmati termasuk berbagai sarana pendukung seperti air dan listrik yang harus telah tersedia baru unit rumah bisa diserahterimakan.

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Kalangan perbankan bisa memerhatikan lebih seksama berbagai persyaratan sebelum mencairkan pembiayaannya. Pastikan jaringan aiir, listrik, maupun utilitas lainnya telah dibangun dan terpasang oleh pengembang. Saat ini masih kerap ditemukan perumahan yang belum memiliki aliran listrik, air bersih, hingga drainase yang juga baru berupa galian.

Situasi-situasi seperti ini tidak bisa diawasi sendiri oleh Kementerian PUPR karena itu memerlukan juga pengawasan dari pemerintah daerah. Kalangan pengembang juga harus aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah terkait perizinan dan harus menaati seluruh persyaratan sebelum mengajukan pembiayaan ataupun kredit konstruksinya ke bank.

“Masih cukup banyak masalah-masalah lain yang terjadi di lapangan khususnya untuk rumah bersubsidi ini. Misalnya ketidaksesuaian tata ruang maupun perizinan, keterlambatan penyaluran SBUM oleh bank pelaksana, keterlambatan penyetoran dana bergulir, belum masih adanya rumah bersubsidi yang ditransaksikan padahal belum lima tahun. Kalangan perbankan harus bisa lebih menyosialisasikan berbagai syarat untuk perumahan bersubsidi supaya semuanya bisa berjalan baik dan tepat sasaran,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Apartemen TOD Jadi Primadona Milenial, Saat Ini Banyak Kemudahan Yang Ditawarkan

RumahCom – Berbagai keunggulan yang ditawarkan di hunian berbasis transportasi masal atau TOD mulai dilirik oleh kalangan milenial. Pemerintah juga terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi hunian

Lanjutkan membacaJuni 18, 2021

Program Bedah Rumah Bisa Berbarengan Dengan Program Pengentasan Kawasan Kumuh Daerah

RumahCom – Program bedah Kementerian PUPR bisa disinkronkan dengan program penataan kawasan kumuh di berbagai daerah. Dengan begitu rumah-rumah masyarakat yang tidak layak huni bisa diperbaiki sekal

Lanjutkan membacaJuni 18, 2021

12.000 Perumahan Bakal Dibangun Di Ibukota Baru

RumahCom – Pemerintah terus mematangkan rencana pemindahan ibukota negara baru ke Pulau Kalimantan. Beberapa target pembangunan tahap pertama antara lain perumahan yang mencapai 12 ribu unit  hingg

Lanjutkan membacaJuni 20, 2021

Hunian Sehat Masih Jadi Andalan Pengembang

RumahCom – Konsep rumah sehat masih terus ditawarkan kalangan pengembang karena memiliki daya tarik yang kuat saat situasi pandemi Covid-19. Ciputra Group kembali meluncurkan klaster rumah kompak ya

Lanjutkan membacaJuni 20, 2021

Township Ini Hadirkan Produk Commercial Business Living

RumahCom – Pengembang SML kembali menggandeng mitra perusahaan asing Mitsubishi Corporation untuk mengembangkan produk yang dikonsep untuk bisnis dan residensial di township BSD City. Permintaan pro

Lanjutkan membacaJuni 20, 2021

Masukan