Tahun 2025 Seluruh Tanah Di Indonesia Telah Terdaftar

Juni 29, 2021

RumahCom – Kementerian ATR/BPN telah menerapkan sistem pendaftaran tanah berbasis elektronik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Hal ini untuk terus mengejar pensertifikatan seluruh bidang tanah di Indonesia yang ditargetkan seluruhnya akan terdaftar pada tahun 2025.

Perkembangan teknologi juga terus  dimanfaatkan untuk memaksimalkann berbagai pelayanan termasuk untuk urusan pertanahan. Karena itu Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mengomunikasikan sistem pelayanan yang beralih ke elektronik.

Hingga saat ini beberapa pelayanan pertanahan sudah dilakukan dengan pelayanan elektronik seperti pengurusan pengecekan sertifikat, hak tanggungan, hak roya, dan zona nilai tanah (ZNT). Dengan pelayanan elektronik ini diharapkan akan semakin memudahkan masyarakat selain lebih akuntabel dan transparan.

Menurut Direktur Bina Pengadaan Tanah dan Pencadangan Tanah Kementerian ATR/BPN Nurhadi Putra, sejak kementeriannya menerapkan pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL, hal ini menjadi sebuah terobosan yang terus mempercepat pendaftaran tanah-tanah masyarakat.

“Capaian pendaftaran tanah melalui PTSL selalu naik setiap tahunnya. Sejak tahun 2017 atau saat PTSL mulai diterapkan, sebanyak 5,4 juta bidang tanah telah terdaftar kemudian tahun 2018 menjadi 9,3 juta dan meningkat lagi menjadi 11,2 juta pada tahun 2019,” ujarnya.

Tahun 2020 capaiannya memang tidak sesuai target dan salah satunya karena ada pandemi Covid-19 sehingga yang terealisasi hanya 6,8 juta bidang tanah. Namun PTSL ini telah menjadi terobosan penting yang diterapkan pemerintah untuk mendata dan mempercepat proses legalisasi tanah-tanah di seluruh wilayah Indonesia.

Tanah yang telah terdaftar memiliki kepastian hukum yang lebih mengikat dan di sisi lain bisa memberikan manfaat bagi pemegangnya karena sertifikat tanah bisa diagunkan untuk mendapatkan pembiayaan dari bank. Dengan begitu masyarakat bisa meningkatkan potensi ekonominya dan mendapatkan modal kerja dari legalitas tanah yang dimilikinya.

Sebagai contoh, PTSL di wilayah Jawa Timur pada tahun 2020 telah berhasil mendaftarkan sebanyak 714.605 bidang tanah. Targetnya, untuk wilayah Jawa Timur ini bisa terdaftar sebanyak 1.850.300 bidang tanah dan progres ini terus meningkat kendati situasi pandemi Covid-19.

“Pendaftaran bidang tanah melalui mekanisme PTSL ini menjadi salah satu target besar Kementerian ATR/BPN dan juga pelaksanaan dari reforma agraria yang terus didorong. Harus menjadi pemahaman seluruh masyarakat betapa pentingnya mendaftarkan tanah yang kita miliki dan kuasai dan kami mengejar target pada tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia telah terdaftar,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Township Ini Kembali Hadirkan Rumah Kompak Dengan Kamar Banyak

RumahCom – Produk rumah tapak kian digemari saat pandemi Covid-19 dan kalangan pengembang terus menghadirkan tipe ini dengan berbagai keunggulan desain sebagai penerapan new normal. Township BSD Cit

Lanjutkan membacaJuni 29, 2021

Program Sejuta Rumah Tercapai 312.290 Unit

RumahCom – Pemerintah kembali melaporkan capaian program perumahan yang mencapai 300 ribuan hingga akhir Mei 2021. Kendati masih cukup jauh dari angka sejuta namun Kementerian PUPR akan terus berupa

Lanjutkan membacaJuni 29, 2021

Banyak Pekerja Non ASN, Bank Ini Sasar Kalangan Kampus

RumahCom – Kalangan pekerja non ASN maupun pekerja informal lainnya sering kali kesulitan mendapatkan pembiayaan perumahan. Bank BTN menggandeng Universitas Terbuka untuk memberikan pembiayaan dan l

Lanjutkan membacaJuni 29, 2021

Ini Pentingnya Menggunakan Jasa Profesional Untuk Mengelola Gedung Apartemen

RumahhCom – Ada banyak kerumitan teknis untuk mengelola sebuah gedung apartemen, mulai dari maintenance sehari-hari hingga aspek-aspek sosial antar penghuni. Karena itu sebuah kawasan kompleks apart

Lanjutkan membacaJuni 29, 2021

Co-Living Makin Digemari, Seperti Apa Konsep Huniannya?

RumahCom – Konsep hunian kos cukup digemari khususnya di kawasan perkotaan. Lippo Karawaci dan operator co-living Cove menghadirkan konsep kos atau co-living yang lebih modern dengan berbagai fasili

Lanjutkan membacaJuni 29, 2021

Masukan