Jangan Sampai Jadi Korban, Ketahui Berbagai Praktik Mafia Tanah

Juli 23, 2021

RumahCom – Supaya tidak dirugikan dan menjadi korban dari praktik kejahatan mafia tanah, masyarakat perlu waspada dan memahami berbagai praktik yang kerap dijalankan mafia tanah. Kementerian ATR/BPN juga telah membentuk Satgas Anti Mafia Tanah dan menggandeng lembaga penegak hukum untuk menindak praktik jahat ini.

Berbagai praktik mafia tanah masih kerap terjadi dan hal tersebut tentunya sangat merugikan masyarakat. Ada banyak modus operandi yang digunakan untuk memuluskan berbagai kegiatan penyelewengan tersebut dan untuk itu masyarakat diminta harus selalu waspada.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan berbagai urusan di bidang agraria dan pertanahan kerap mengingatkan supaya masyarakat waspada dengan modus-modus yang dilakukan  mafia tanah.

Menurut Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN Daniel Adityajaya mengatakan, jika modus maupun berbagai teknik yang digunakan pelaku mafia tanah cukup beragam. Diantaranya pemalsuan dokumen, pendudukan legal tanpa hak (wide occupate), mencari legalitas di pengadilan, rekayasa perkara, kolusi dengan oknum aparat untuk mendapatkan legalitas, penggelapan korporasi, dan sebagainya.

“Praktik lainnya bisa juga dengan memprovokasi masyarakat petani atau penggarap untuk mengokupansi atau mengusahakan secara ilegal lahan HGU baik yang akan berakhir maupun yang masih berlaku. Termasuk praktik pemalsuan dokumen tanah seperti Eigendom, Girik, Surat Keterangan Tanah, SK Redistribusi Tanah, serta tanda tangan Surat Ukur,” ujarnya.

Mafia tanah pastinya tidak akan terlepas dari masalah sengketa dan konflik dengan menggunakan cara-cara melanggar aturan dan biasanya dilakukan sekelompok orang secara terencana, rapi, dan sistematis karena itu dikategorikan sebagai mafia. Untuk itu Kementerian ATR/BPN terus berkomitmen untuk memberantas berbagai praktik mafia tanah.

Berbagai praktik mafia pertanahan ini juga bisa terjadi karena beberapa hal dengan memanfaatkan situasi. Misalnya, tanah yang tidak dapat diperbaharui, tanah memiliki nilai ekonomis yang tinggi, serta tanah yang sangat dibutuhkan masyarakat sehingga memunculkan keinginan untuk menguasai dengan cara-cara melanggar hukum.

Karena itu Kementeriann ATR/BPN mengambil tindakan cepat dengan melakukan kerja sama dengan lembaga hukum. Kementerian juga membentuk satuan tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah dalam upaya untuk menumpas praktik-praktik mafia tanah yang ada di Indonesia.

“Ini menjadi concern Kementerian ATR/BPN makanya kita telah meneken MOU dengaan Polri sejak tahun 2017 lalu. Kemudian berbagai kerja sama dengan lembaga penegak hukum juga terus berlanjut seperti dengan Kejaksaan Agung termasuk pembentukan Satgas Mafia Tanah,” imbuh Daniel.

Menggunakan agen properti untuk membantu proses pembelian rumah menjadi lebih lancar dan mudah, Lalu apa sih untungnya? nonton videonya berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Bila Tidak Ada Pandemi, Pasar Properti Australia Justru Tidak Akan Naik Setinggi Sekarang

RumahCom – Penelitian mengenai kenaikan harga sektor properti Australia dengan asumsi saat pandemi Covid-19 dan tanpa pandemi justru mencatatkan kenaikan yang lebih tinggi saat pandemi ini. Berbagai

Lanjutkan membacaJuli 22, 2021

Ada Potensi 81 Juta Milenial, Pengembang BUMN Ini Fokus Pada Konsep TOD

RumahCom – Kalangan pengembang terus merumuskan berbagai konsep hunian untuk menyasar segmen pasar besar dari kalangan milenial. Perumnas misalnya, menyasar khusus kalangan milenial dengan produk hu

Lanjutkan membacaJuli 22, 2021

Pengembang Ini Catatkan Kenaikan Penjualan Saat Pandemi

RumahCom – Kalangan pengembang berhasil mencatatkan kenaikan penjualan di saat berbagai kendala karena pandemi Covid-19. Pengembang nasional seperti Bumi Serpong Damai dan Agung Podomoro Land mencat

Lanjutkan membacaJuli 22, 2021

Prajurit TNI Di Manado Dapat Fasilitas Rusun

RumahCom – Pembangunan fasilitas hunian untuk berbagai kalangan terus diperbanyak oleh Kementerian PUPR. Salah satunya untuk aggota TNI Angkatan Darat di Manado yang mendapatkan fasilitas Rusun sehi

Lanjutkan membacaJuli 22, 2021

Kolaborasi Pengembang-Perbankan Ini Hadirkan Bunga KPR 0,75 Persen

RumahCom – Berbagai program promo dan kemudahan untuk pembelian produk properti terus dihadirkan bahkan dengan konsep kolaborasi pengembang-perbankan sehingga kemudahan yang ditawarkan lebih banyak

Lanjutkan membacaJuli 22, 2021

Masukan