Rumah Tapak Jadi Penopang Saat Pandemi

Juli 26, 2021

RumahCom – Rumah tapak menjadi segmen produk properti yang tetap digemari bahkan mengalami peningkatan penjualan saat situasi pandemi Covid-19. Situasi ini terjadi sejak tahun lalu dan diprediksi akan terus berlanjut hingga tahun depan.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Jones Lang LaSalle (JLL), pengembangan rumah tapak masih akan sangat aktif dilakukan di saat situasi pandemi Covid-19. Hal ini tidak terlepas dari tingginya permintaan rumah tapak dan sektor ini juga yang telah membuat industri properti untuk periode kuartal pertama 2021 tetap bergairah.

Menurut Head of Researh JLL Yunus Karim, permintaan akan rumah tapak pada semester kedua 2021 ini masih tetap tinggi dan ini melanjutkan tren positif yang terjadi sejak  periode tahun 2020 lalu. Ditambah lagi range produk rumah tapak yang semakin beragam dan ini menjadi salah satu pendorong tumbuhnya segmen ini pada kuartal kedua 2021.

“Sejak tahun lalu pengembang sangat aktif menawarkan dan membangun  rumah tapak dan ini dikarenakan respon pasar yang sangat baik. Kondisi ini terjadi sejak tahun lalu dan diperkirakan tren ini akan terus berlenjut sepanjang tahun ini bahkan hingga tahun depan,” ujarnya.

Hal lainnya, permintaan untuk segmen rumah tapak ini didominasi oleh kalangan pengguna (end user). Permintaan yang tinggi ini membuat rumah tapak bukan hanya bisa bertahan saat pandemi tapi juga menjadi penopang bisnis mayoritas kalangan pengembang. Segmen harga yang beragam dan khususnya keterjangkauan menjadi rumah tapak ini semakin diminati.

Berdasarkan riset JLL, rumah tapak yang berhasil dijual pada periode semester pertama 2021 mayoritasnya, atau sekitar 80 persen yang terjual merupakan produk dengan harga jual di bawah Rp1,3 miliar. Minat masyarakat yang besar untuk segmen rumah tapak juga tidak terlepas dari reputasi pengembang hingga fasilitas yang ditawarkan.

Hal lainnya lagi, berbagai insentif dan stimulus yang dikeluarkan pemerintah menjadi daya dorong minat masyarakat. Insentif PPN 10 persen untuk produk dengan harga di bawah Rp2 miliar membuat masyarakat lebih berminat untuk membeli karena produk yang dibeli lebih murah 10 persen.

Belum lagi banyaknya promo dari kalangan pengembang maupun perbankan penyalur pembiayaan yang sangat siginifikan meningkatkan transaksi untuk rumah tapak. Pada semester pertama 2021, ada penambangah seluas 7.800 m2 untuk rumah tapak yang terjual dan 37.700 unit yang dibeli secara indent.

“Kondisi ini akan terus berlanjut terlebih untuk pengembang-pengembang yang memiliki lahan maupun landbank yang luas. Rumah tapak merupakan salah satu segmen properti yang bertahan di masa pandemi ini bahkan bisa mencatatkan kenaikan, karena itu perumahan maupun klaster baru masih kerap diluncurkan oleh pengembang,” jelas Yunus.

Statusnya sebagai karyawan lepasan mengganjal pengajuan KPR untuk miliki rumah. Lalu bagaimana cara ia bisa mewujudkan rumah idamannya? simak video berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Jangan Sampai Jadi Korban, Ketahui Berbagai Praktik Mafia Tanah

RumahCom – Supaya tidak dirugikan dan menjadi korban dari praktik kejahatan mafia tanah, masyarakat perlu waspada dan memahami berbagai praktik yang kerap dijalankan mafia tanah. Kementerian ATR/BPN

Lanjutkan membacaJuli 23, 2021

Penjualan Apartemen Masih Berat, Rata-Rata Penyerapan 60 Persen

RumahCom – Unit apartemen merupakan salah satu instrumen produk properti yang paling terpukul penjualannya saat pandemi. Dari rata-rata penyerapan mencapai 75 persen, saat ini penyerapannya hanya 60

Lanjutkan membacaJuli 23, 2021

Milenial Terus Disasar Dengan Produk Rumah Dua Lantai

RumahCom – Kalangan pengembang kian percaya diri meluncurkan klaster baru rumah dua lantai untuk menyasar kalangan milenial. Produk rumah yang ditawarkan menawarkan desain hingga layout yang ditunja

Lanjutkan membacaJuli 23, 2021

Ada Yang Lebih Penting Dari Rumah Sebagai Produk Fisik, Apa?

RumahCom – Pembangunan besar-besaran untuk sektor perumahan harus diikuti dengan edukasi pentingnya memiliki rumah dan budaya kehidupan di dalam rumah. Ada banyak pergeseran terkait produk hunian kh

Lanjutkan membacaJuli 26, 2021

Pandemi, Saatnya Beli Produk Properti

RumahCom – Di tengah situasi  pandemi Covid-19, produk  properti akan tetap menguntungkan terlebih ada banyak kemudahan yang bisa didapatkan bila membeli saat ini. Masyarakat bisa memanfaatkan ber

Lanjutkan membacaJuli 26, 2021

Masukan