KPR Subsidi FLPP Dari PPDPP Ke Tapera, Seperti Apa Prosesnya?

Juli 30, 2021

RumahCom – Lembaga penyalur KPR subsidi FLPP PPDPP akan mengalihkan ke  lembaga baru yaitu Tapera. PPDPP menjamin proses pemindahan ini tidak akan mengganggu penyaluran FLPP yang sudah berjalan karena prosesnya akan dilakukan secara plug and play.

Berdasarkan Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang selanjutnya dituangkan pada Peraturan Presiden (PP) No. 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, pada tahun 2022 mendatang pengelolaan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang sebelumnya dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dialihkan ke Badan Pengelola (BP) Tapera.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, kendati FLPP dialihkan ke BP TAPERA, PPDPP memastikan seluruh layanan yang telah berjalan tidak akan terganggu karena nantinya integrasi PPDPP ke BP Tapera akan berjalan dengan mekanisme plug and play sehingga tidak akan menghambat proses penyaluran KPR FLPP di lapangan.

“BP TAPERA akan mengelola dua jenis dana yaitu tabungan perumahan rakyat dan investasi pemerintah. Dalam mengelola FLPP, BP TAPERA bertindak sebagai Operator Investasi pemerintah (OIP) sehingga FLPP tetap berjalan. Jadi PPDPP hanya seperti berganti baju dan kita masih mengacu pada peraturan, ketentuan, dan mekanisme yang sama,” ujarnya.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto menjelaskan, seluruh peraturan yang telah diterapkan dalam penyaluran FLPP tidak ada yang berubah dan hanya nomenklatur dari PPDPP menjadi BP TAPERA dan hal itu telah sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) Perumahan Tahun 2020 -2024.

“BP Tapera juga akan tetap menggunakan portal teknologi yang saat ini telah tersedia di PPDPP sehingga layanan yang akan dilakuan nantinya pasti running well untuk memastikan kelancaran proses bisnis maupun berbagai pengalihan yang akan dilakukan nantinyaa,” jelasnya.

Bukan hanya itu, seluruh program maupun sumber daya PPDPP saat ini seluruhnya akan tetap difungsikan tanpa terkecuali. Bahkan, Adi menyebut konsep plug and play akan membuat BP Tapera mendapatkan limpahan ekosistem penyaluran FLPP berbasis digital dan itu akan memudahkan penyaluran FLPP oleh BP Tapera nantinya.

Untuk mempercepat proses inilah PPDPP menargetkan bisa menghabiskan seluruh dana FLPP tahun ini pada bulan Oktober. Periode bulan Oktober 2021 ini menjadi batas pengajuan terakhir untuk pengajuan dana FLPP dari perbankan ke PPDPP dan selanjutnya untuk periode November-Desember bisa digunakan skema subsidi lain yaitu bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT).

“Hingga saat ini kuota ketersediaan dana FLPP masih ada untuk 52 ribu dan kami menargetkan akan menyalurkan sebanyak 18 ribu unit per bulan. Saat pandemi ini kami masih bisa mencapai seribu unit setiap harinya dan untuk itu butuh kerja sama dengan kalangan pengembang dan perbankan supaya bisa mengoptimalkan targetnya,” beber Arief.

Banyak lika liku yang dihadapi saat membeli rumah namun tetap bisa terwujudkan. Simak cerita para pencari rumah di video singkat berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Imbal Hasil Properti Tetap Lebih Baik Dibandingkan Deposito

RumahCom – Pengembang terus menunjukan komitmennya terkait progres proyek yang dipasarkannya. Superblok SouthCity berhasil memasarkan satu tower apartemen The Parc saat pandemi dengan peningkatan ha

Lanjutkan membacaJuli 29, 2021

Ini Fungsi Bank Tanah Untuk Perumahan Dan Pemukiman

RumahCom – Pemerintah terus menggodok berbagai aturan dan payung hukum untuk menghadirkan institusi bank tanah. Lembaga ini akan memiliki peran penting untuk menjamin ketersediaan lahan bagi pembang

Lanjutkan membacaJuli 29, 2021

Pengembang Masih Catatkan Peningkatan Bisnis Saat Pandemi

RumahCom – Pengembang Ciputra Group berhasil mencatatkan kinerja bisnis yang baik saat situasi pandemi Covid-19. Sejak tahun 2020 lalu hingga semester pertama tahun 2021, capaian marketing sales ter

Lanjutkan membacaJuli 29, 2021

Saat Pandemi, Properti Tetap Investasi Paling Stabil

RumahCom – Saat pandemi mayoritas masyarakat menahan dananya dan lebih selektif untuk urusan investasi. Berbagai laporan menyebut, produk properti merupakan salah satu instrumen yang stabil dan aman

Lanjutkan membacaJuli 30, 2021

Bukan Hanya Developer, Rumah Subsidi Juga Jadi Penopang Bisnis Bank

RumahCom – Segmen rumah menengah ke bawah hingga rumah subsidi kebutuhannya sangat besar dan tela menjadi penopang bisnis untuk developer dan perbankan. Bank BTN kinerja bisnisnya meningkat ditopang

Lanjutkan membacaJuli 30, 2021

Masukan