Perlu Didorong Pengembangan Hunian MBR Berskala Besar

25 Agu 2021

RumahCom – Pemerintah akan mendorong pengembangan perumahan dan kawasan pemukiman berskala besar yang menyasar khusus kalangan MBR. Selama ini pengembangan township yang dilakukan kalangan pengembang hanya menyasar segmen non MBR sehingga konsep township untuk MBR juga perlu dilakukan untuk menghindari urban sprawl.

Pemerintah telah menetapkan sektor properti menjadi salah satu prioritas pembangunan dan karena itu akan terus didorong. Properti khususnya segmen perumahan di Indonesia juga merupakan kebutuhan pokok yang pemenuhannya belum bisa dilakukan oleh seluruh kalangan sehingga masih membutuhkan dorongan regulasi maupun berbagai program insentif dari pemertintah.

Salah satu yang juga akan didorong yaitu pengembangan perumahan dan pemukiman berskala besar khusus untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Konsep hunian berskala besar untuk MBR ini juga ditujukan bagi kalangan pekerja tetap (formal) maupun pekerja informal.

Menurut Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Ekonomi dan Investasi Dadang Rukmana, selama ini banyak pengembangan kawasan hunian berskala besar atau township seperti di wilayah Serpong, Bintaro, Depok, dan lainnya yang dilakukan oleh perusahaan pengembang swasta.

“Banyak pengembangan township tapi karena dikembangkan swasta jadi menyasar kalangan non-MBR yang membuat kalangan MBR makin terpinggirkan akses perumahannya. Hal ini perlu didorong juga dengan konsistensi penerapan hunian berimbang untuk peruumahan yang telah dibangun pengembang ini,” ujarnya.

Hunian berimbang merupakan aturan yang menetapkan kawasan hunian dikembangkan dengan konsep 1:2:3 atau setiap satu unit rumah mewah diikuti dengan dua rumah menengah dan 3 untuk segmen bawah. Namun hingga saat ini aturan ini belum bisa dilaksanakan akibat harga tanah yang terus meningkat sehingga pengembang kesulitan untuk membangun konsep 3-nya.

Pengembangan township yang menyasar khusus segmen MBR ini akan diupayakan terlebih dengan masih besarnya backlog kepemilikan maupun rumah yang layak huni untuk segmen ini. Pemerintah akan terus mendorong peningkatan akses perumahan yang terjangkau bagi MBR dan untuk itu perlu terus dilakukan berbagai langkah kolaboratif dengan seluruh stakeholder properti.

Kolaborasi untuk menghadirkan pengembangan kawasan hunian besar bagi MBR ini tentunya perlu kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinkronisasi maupun koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penting untuk terus menyesuaikan dan menyamakan prinsip kebijakan terkait perumahan. Keterbatasan anggaran juga akan menjadi tantangan lain yang harus diatasi khususnya oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Keterbatasan fiskal juga tentu akan menjadi tantangan untuk pembangunan kawasan hunian besar bagi MBR ini belum pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebijakan terkait. Tapi ini konsep yang sangat penting karena urbanisasi terus meningkat dan itu akan terus mendorong menjamurnya urban sprawl sehingga konsep ini juga harus segera dilaksanakan,” pungkas Dadang.

Ketika sudah memutuskan beli rumah, penting untuk perhatikan pengembang perumahan tersebut. Seperti apa pengembang yang terpercaya? simak di video berikut ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pemerintah Susun Roadmap Penanganan Konflik-Sengketa Pertanahan

RumahCom – Kementerian ATR/BPN tengah menyusun roadmap untuk penyelesaian berbagai konflik maupun sengketa pertanahan. Dipelajari juga metode LUCIS dari Florida University yang bisa memetakan potens

Lanjutkan membaca23 Agu 2021

Pengembang Terus Sesuaikan Desain Hingga Cara Bayar Untuk Kalangan Milenial

RumahCom – Milenial terus disasar oleh kalangan pengembang sebagai pasar utama untuk produk perumahannya. Berbagai konsep desain, fasilitas, hingga pola-pola cara bayar difokuskan untuk kemudahan mi

Lanjutkan membaca24 Agu 2021

Tahun Depan Anggaran KPR Subsidi FLPP Cukup Untuk 200 Ribu Unit Rumah

RumahCom – Pemerintah telah menganggarkan dana KPR subsidi FLPP untuk membiayai sebanyak 200 ribu unit rumah. Masyarakat khususnya dari kalangan pekerja swasta bisa memanfaatkan program ini sebelum

Lanjutkan membaca24 Agu 2021

Jangan Tunda Punya Rumah Di Masa Pandemi

RumahCom – Himbauan untuk menyegerakan membeli rumah saat pandemi Covid-19 kembali disuarakan oleh SMF. Selain ada banyak kemudahan, rumah memiliki fungsi strategis saat pandemi untuk isolasi mandir

Lanjutkan membaca24 Agu 2021

Sektor Pergudangan dan Industri Akan Terus Meningkat Hingga 2025

RumahCom – Kawasan Asia Pasifik dan khususnya Indonesia akan mengalami pertumbuhan populasi yang besar hingga beberapa tahun mendatang. Hal ini akan terus mendorong sektor industri, pergudangan, mau

Lanjutkan membaca25 Agu 2021

Masukan