Dana Triliunan Untuk Infrastruktur Pemukiman, Apa Saja Yang Dibangun?

September 23, 2021

RumahCom – Pemerintah telah mengalokasi dana triliunan rupiah sebagai modal kerja untuk Kementerian PUPR membangun berbagai sarana infrastruktur pemukiman. Berbagai proyek infrastruktur yang dibangun antara lain, jalan lingkungan, pengairan, pengolahan sampah, penataan kawasan kumuh, dan sebagainya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong berbagai pembangunan proyek infrastruktur. Proyek infrastruktur yang dibangun juga diintegrasikan dengan proyek lain dengan pengerjaan menggunakan skema padat karya tunai atau cash for work sehingga bisa berdampak langsung perekonomian masyarakat.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, program padat karya tunai di bidang pemukiman telah berhasil menyerap tenaga kerja lebih dari 300 ribu orang dan hingga saat ini telah dilaksanakan mencapai 81,5 persen dengan anggaran Rp4,5 triliun untuk menyerap 324.554 orang tenaga kerja.

“Total ada 20 kegiatan yang totalnya bisa menyerap hingga 1,23 juta tenaga kerja untuk program infrastruktur sekaligus mempercepat program pemulihan ekonomi nasional khususnya saat kondisi pandemi Covid-19. Berbagai program pembangunan infrastruktur pemukiman dengan skema cash for work ini dilaksanakan melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) dan program-program lainnya,” ujarnya.

Basuki merinci, untuk tahun anggaran (TA) 2021 ini program Pamsimas telah dilaksanakan di 5.809 lokasi dengan anggaran mencapai Rp1,41 triliun. Hingga saat ini program Pamsimas ini telah dilaksanakan mencapai 84 persen dengan serapan tenaga kerja mencapai 43.967 orang.

Program ini dilaksanakan dengan pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, IPAL kombinasi dengan MCK, dan lainnya. Kegiatan program cash for work di bidang pemukiman lainnya yaitu pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW) yang tahun ini akan menjangkau 1.500 lokasi dengan anggaran Rp900 miliar. Saat ini progresnya telah mencapai 83,7 persen dengan serapan tenaga kerja mencapai 22.830 orang.

Program lainnya yaitu kota tanpa kumuh (Kotaku) yang dilaksanakan di 2.099 lokasi senilai Rp977 miliar. Hingga saat ini progres pekerjaan untuk program ini mencapai 90,2 persen dengan nilai kontrak pekerjaan Rp888 miliar. Program Kotaku dilakukan melalui pembangunan infrasrtuktur skala lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, hingga pembangunan septic tank biofil komunal.

Terakhir, program pembangunan infrastruktur di bidang pemukiman lainnya yaitu pembangunan tempat pengelolaan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) yang pada tahun ini dilaksanakan di 162 lokasi dengan anggaran Rp97,2 miliar.

“Untuk program ini sudah terserap 3.938 tenaga kerja dengan anggaran yang sudah tersalurkan 99 persen. Selain itu sejumlah pekerjaan kontraktual juga dialokasikan dengan pola padat karya dengan alokasi anggaran Rp208 miliar dengan progres saat ini sebesar 78,11 persen yang telah menyerap 25.588 tenaga kerja,” beber Basuki.

Menggunakan agen properti untuk membantu proses pembelian rumah menjadi lebih lancar dan mudah, Lalu apa sih untungnya? nonton videonya berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Pengembang Ini Siapkan 100 Unit Rumah Siap Huni Untuk Manfaatkan Insentif PPN

RumahCom – Pengembang terus mengoptimalkan insentif pembebasan PPN untuk mendorong penjualan rumahnya. Di perumahan H City Depok, pengembang HK Realtindo menyiapkan 100 unit rumah siap huni yang men

Lanjutkan membacaSeptember 21, 2021

Tidak Sembarang Bangun, Seluruh Proyek Infrastruktur Diintegrasikan Dengan Potensi Kawasan, Perumahan, Hingga Energi Terbarukan

RumahCom – Pemerintah terus mendorong berbagai proyek infrastruktur di berbagai bidang. Kementerian PUPR membangun berbagai proyek itu dengan mengintegrasikan pengembangan proyek wilayah-wilayah pro

Lanjutkan membacaSeptember 22, 2021

Ragam KPR Syariah, Lunas Langsung Naik Haji Hingga Cicilan Suka-Suka

RumahCom – Skema KPR syariah semakin menarik dengan program yang variatif seperti yang ditawarkan Bank BSI. Ada produk KPR yang setelah lunas nasabah bisa langsung berangkat haji hingga pembiayaan u

Lanjutkan membacaSeptember 22, 2021

Perumahan Di Karawang Pasarkan Rumah Hingga Serah Terima Hanya 11 Bulan

RumahCom – Kalangan pengembang terus menunjukan komitmen terkait proyeknya dengan menunjukan progres yang baik. Perumahan Rolling Hills Karawang misalnya, diluncurkan saat situasi pandemi dan berhas

Lanjutkan membacaSeptember 22, 2021

Aplikasi Pemantauan Konstruksi Rumah Subsidi Segera Diterapkan

RumahCom – PPDPP akan menerapkan aplikasi  pemantauan konstruksi (SiPetruk) dengan menentukan proyek percontohan. Aplikasi ini untuk memastikan rumah subsidi yang dibangun kalangan pengembang telah

Lanjutkan membacaSeptember 22, 2021

Masukan