Ada Tujuh Program Prioritas Pembangunan, Perumahan Seperti Apa?

Wahyu Ardiyanto27 Jan 2022

RumahCom – Tahun 2022 ini Kementerian PUPR telah menetapkan tujuh program prioritas sesuai amanat UU dan perpres. Ketujuh program prioritas ini bukan hanya pembangunan fisik tapi juga untuk mendorong perekonomian nasional, ketahanan pangan, pemerataan, hingga program perumahan.

Sebagai kementerian teknis, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun ini memiliki tujuh program prioritas nasional khususnya untuk terus mendorong pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural. Ketujuh program prioritas nasional ini merujuk pada UU No. 6 Tahun 2021 tentang APBN tahun anggaran 2022 dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 85 Tahun 2021 tentang rencana kerja pemerintah (RKP) 2022.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, ketujuh program yang menjadi fokus pada tahun 2022 ini antara lain memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas, pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan pemerataan, hingga meningkatkan sumber pembangunan yang berkebudayaan.

“Selain itu fokus pekerjaan lainnya yaitu meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan dan pelayanan dasar, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, perubahan iklim, dan memperkuat stabilitas pelayanan publik,” katanya.

Secara garis besar, Kementerian PUPR pada tahun 2022 ini akan mendukung seluruh program prioritas nasional dengan porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkup kewenangannnya. Adapaun pagu indikatif Kementerian PUPR tahun 2022 ini sebesar Rp100,6 triliun.

Dana sebesar ini dialokasikan untuk melanjutkan program pembangunan infrastruktur di bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, pemukiman dan perumahan, dan lainnya. Juga untuk terus mendorong daya saing sekaligus menjadi stimulus bagi sektor riil untuk tetap bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Di bidang sumber daya air telah diprogramkan untuk membangun 35 bendungan on going, dua bendungan baru, revitalisasi empat danau, pembangunan 42.400 hektar daerah irigasi, rehabilitasi dan peningkatan 123.470 hektar jaringan irigasi, pembangunan pengendali banjir, dan pengamanan pantai sepanjang 157 km.

Di bidang jalan dan jembatan, akan dibangun jalan baru sepanjang 354 km, jembatan sepanjang 23.715 meter, dan flyover dan underpass sepanjang 1.072 meter. Di bidang pemukiman akan dibangun 1.637 liter/detik saluran air minum. Sistem instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) untuk 8.410 KK, sistem pengelolaan sampah untuk 21 ribu KK, penanganan 802 hektar kawasan kumuh, delapan pos lintas batas negara (PLBN), 729 unit pembangunan dan rehabilitasi prasaranan dan sarana pendidikan, olahraga, dan pasar.

Selanjutanya di bidang perumahan akan dibangun 5.141 unit rumah susun, 1.823 unit rumah khusus, 101.250 unit rumah swadaya, serta 20.500 unit prasarana sarana dan utilitas (PSU). Untuk program prioritas ini akan melibatkan seluruh instansi teksni seperti Bina Konstruksi, Pembiayaan Infrastruktur, Perumahan, BPSDM, BPIW, setjen, dan itjen Kementerian PUPR.

“Untuk mempercepat berbagai program prioritas ini, Kementerian PUPR telah melakukan lelang dini sejak Oktober 2021 untuk paket pekerjaan kontraktual. Dari total 4.884 paket kontraktual senilai Rp70,5 triliun, hingga 22 Januari 2022 sudah 1.571 paket senilai Rp39,5 triliun yang telah terkontrak dan 1.930 paket sedang dalam proses lelang,” beber Basuki.

Masih bingung perbedaan antara SHM dan HGB dalam properti? Simak informasi selengkapnya di videonya berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Isu Kesehatan Jadi Prioritas Utama Pengembang

RumahCom – Selama pandemi Covid-19 belum berakhir, masyarakat terus diminta untuk mematuhi protokol kesehatan yang juga diimbangi dengan menggerakan pola hidup sehat dan bersih. Turut fokus dalam is

Lanjutkan membaca26 Jan 2022

Pemerintah Dorong Pengelolaan Apartemen Yang Profesional

RumahCom – Kementerian PUPR terus mendorong pengembangan apartemen dan pengelolaannya harus lebih baik. Hunian vertikal menjadi keniscayaan terlebih lahan yang semakin sulit di perkotaan, dengan pen

Lanjutkan membaca26 Jan 2022

Di Tengah Pandemi, Kinerja Pengembang Cukup Memuaskan

RumahCom – Pengembang PT Intiland Development Tbk berhasil mencatatkan marketing sales yang meningkat hingga 74 persen. Capaian kinerja tahun 2021 ini bisa dicapai di tengah situasi pandemi dengan p

Lanjutkan membaca26 Jan 2022

Ini Berbagai PR Pengelolaan Rusun

RumahCom – Tren berhunian di kompleks rumah susun harus dibarengi dengan berbagai regulasi yang baik untuk kenyamanan bersama. Selama ini tren pembangunan apartemen dan makin banyaknya masyarakat be

Lanjutkan membaca27 Jan 2022

Konsep Green Building Harus Terus Diwujudkan Para Pelaku Pembangunan

RumahCom – Konsep green building bukan sekadar slogan tapi harus diwujudkan khususnya oleh para pelaku pembangunan. Bank BCA mengusung komitmen green building itu dengan meraih sertifikat Greenship

Lanjutkan membaca27 Jan 2022

Masukan