12 Perusahaan Jepang Tertarik Bangun IKN Nusantara

Wahyu Ardiyanto30 Nov 2022

RumahCom – Kementerian PUPR bertemu dengan perwakilan 12 perusahaan besar dari Jepang untuk mempelajari terkait potensi pengembangan IKN Nusantara. Kalangn investor Jepang ini memiliki keahlian dan spesialisasi masing-masing dan diharapkan bisa terlibat mengembangkan berbagai sarana seperti pusat pendidikan, rumah sakit, perumahan, dan sebagainya.

Pemerintah terus menjalin komunikasi dengan negara asing terkait investasi di ibukota baru IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan sejumlah delegasi Jepang yang dimpimpin penasehat utama Japan Bank for International Corporation (JBIC) Hiroto Izumi.

Menurut Basuki, kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jepang dalam pengembangan IKN Nusantara telah dimulai dengan dikirimkannya beberapa tenaga ahli terutama untuk supervisi pembangunan infrastruktur IKN Nusantara yang saat ini sedang berlangsung.

“Kementerian PUPR juga sudah memulai pembangunan infrastruktur dasar di IKN seperti pembangunan jalan tol dan jalan nasional, penyediaan air baku, sanitasi, rumah untuk pekerja konstruksi IKN, serta penyiapan lahan siap bangun (land development) untuk kantor pemerintahan dan Istana Presiden berikut Wakil Presiden,” katanya.

Terkait dengan partisipasi investor yang berminat masuk, investor asing bisa terlibat misalnya untuk pembangunan berbagai sarana maupun fasilitas seperti rumah sakit, sekolah, pasar, maupun infrastruktur lainnya. Targetnya, pada kuartal ketiga 2023 Presiden Joko Widodo akan bertemu langsung dengan para investor IKN yang berminat dan menentukan akan ikut pembangunan pada bagian apa di IKN secara detil.

Di sisi lain, pembangunan IKN Nusantara juga bukan sekadar memindahkan kantor-kantor pemerintah tapi juga untuk mengubah cara kerja dalam mempermudah kegiatan bisnis. Kalangan investor juga tidak perlu ragu terkait perizinan karena semuanya akan dipermudah dan dibuat sangat relevan dengan pembangunan IKN.

Sementara itu Hiroto Zumi mengatakan, pihaknya mengajak perwakilan dari 12 perusahaan besar di Jepang yang bergerak dalam pembangunan infrastruktur dengan spesialisasinya masing-masing. “Pemindahan IKN Nusantara ini merupakan topik yang hangat bagi kami di Jepang dan kami sangat menantikan tindak lanjut dari pertemuan ini,” pungkasnya.

Cek lima langkah mudah mengurus balik nama sertifikat rumah lewat video berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

BP Tapera Selenggarakan 9.057 Akad Kredit Rumah Subsidi

RumahCom – Akad kredit masal untuk KPR subsidi FLPP kembali dilaksanakan sebanyak 9.057 debitur yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Hal ini untuk mendorong capaian program sejuta rumah ter

Lanjutkan membaca29 Nov 2022

Fokus Anggaran Pemprov DKI 2023 Untuk Banjir dan Macet

RumahCom – DPRD dan Pemprov DKI Jakarta dan telah mengetok pengesahan APBD DKI Jakarta sebesar Rp83,78 triliun. Dana sebesar ini untuk digunakan pada beberapa program prioritas seperti penanganan ba

Lanjutkan membaca29 Nov 2022

Optimalisasi Jalan Tol, Bukan Hanya Jalan Bebas Hambatan Lho!

RumahCom – BPJT Kementerian PUPR mendorong perluasan fungsi dari jalan tol bukan hanya untuk meningkatkan konektivitas tapi juga untuk mendorong perekonomian masyarakat maupun wilayah-wilayah di per

Lanjutkan membaca29 Nov 2022

Saat Pandemi Tetap Tumbuh, Pengembang Optimistis Hadapi Bisnis 2023

RumahCom – Kalangan pengembang menatap optimistis bisnis properti memasuki tahun 2023 yang disebut beberapa kalangan akan memasuki resesi. Sukses menjalani bisnis saat situasi pandemi Covid-19 bahka

Lanjutkan membaca29 Nov 2022

Pelaku Industri Properti Optimistis Hadapi Tantangan Tahun 2023

RumahCom – Para pelaku industri properti menatap bisnis properti tahun 2023 dengan optimisme yang tinggi. Hal ini tidak terlepas dari besarnya kebutuhan pasar properti selain situasi perekonomian In

Lanjutkan membaca30 Nov 2022

Masukan