Sektor Properti di Bekasi Terus Bangkit

Wahyu Ardiyanto7 Jun 2022

RumahCom – Situasi bisnis properti yang vakum dua tahun terakhir telah mulai berkurang dan terus menunjukan geliat bisnisnya. Anggota REI Bekasi melakukan pertemuan dan akan mendorong sektor properti salah satunya dengan menyelenggarakan pameran dalam waktu dekat.

Pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020 lalu membuat banyak kegiatan bisnis yang melambat termasuk sektor properti. Dengan mulai diberlakukannya pelonggaran aktivitas bahkan tidak perlu lagi bermasker di ruang luar (outdoor), bisnis properti juga terus menunjukan geliatnya.

Menurut Ketua Komisariat Real Estat Indonesia (REI) Bekasi Tuti Mugiastuti, saat ini berbagai aktivitas bisnis properti di Bekasi terus menggeliat seiring situasi pandemi yang makin tertangani. Karena itu REI Bekasi kembali menyelenggarakan pertemuan sekaligus untuk membahas outlook sektor properti tahun 2022 khususnya di wilayah Bekasi.

“Pertemuan yang kami lakukan ini juga untuk mengembalikan kehangatan yang tertunda karena pandemi sekaligus untuk berdiskusi mengenai berbagai hal khususnya yang terkait sektor properti di Bekasi. Tentunya ada banyak strategi yang bisa kita diskusikan dan uniknya sektor properti, kendati bisnisnya sama tapi lokasi yang digarap berbeda sehingga ada banyak hal yang bisa dibahas,” katanya.

Komisariat REI Bekasi berhasil mendatangkan 99 persen dari 74 anggota REI Bekasi. Kegiatan ini juga didukung oleh Bank BTN dan Bank BTN Syariah dan dihadiri oleh seluruh kepala cabang Bank BTN di wilayah Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini juga diharapkan bisa terus mendorong dan meningkatkan antusiasme sektor properti di Bekasi.

Saat situasi pandemi bahkan sebelumnya, REI Bekasi juga tetap aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial seperti santunan bagi yang terkena musibah hingga pembagian seribu mushaf Al Quran. Sebelum pandemi juga REI Bekasi memberikan santunan sebesar Rp100 juta kepada Yayasan Tahfidz Indonesia. Sementara itu program bedah rumah yang biasanya diselenggarakan REI Bekasi sempat tertunda.

“Untuk mendorong geliat sektor properti di Bekasi, dalam waktu dekat kami akan menyelenggarakan pameran properti. Hal ini tidak terlepas setelah melihat event pameran yang telah diselenggarakan secara offline di Jakarta beberapa waktu lalu, nantinya kami akan menampilkan proyek-proyek unggulan di Bekasi,” imbuhnya.

Sementara itu Chairman Arrayan Group Asmat Amin mengatakan, saat ini masih ada defisit (backlog) perumahan yang mencapai 12,7 juta ditambah kebutuhan hunian baru dari pasangan muda yang baru menikah dengan jumlah mencapai 800 ribu setiap tahunnya yang akan terus memperbesar angka backlog bila tidak segera ditangani.

“Sejauh ini suplai rumah yang bisa dipenuhi hanya 400 ribu-500 ribu per tahun dan itu untuk semua segmen. Harus ada terobosan dari pemerintah, perbankan, dan semua stakeholder properti untuk bisa memenuhi pasar yang besar ini. Kalau tidak ini bisa meledak dan menjadi masalah sosial dalam 5-10 tahun ke depan,” tandasnya.

Pengamat Properti Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda juga mengatakan, sektor properti suka tidak suka akan terpengaruh dengan situasi dan kegiatan politik yang puncaknya akan terjadi tahun 2024 mendatang.

“Mulai saat ini hingga tahun 2023 situasinya akan semakin panas dan energi bangsa akan tersedot ke urusan politik. Itu membuat periode semester I-II tahun ini menjadi timing yang paling bagus bagi masyarakat untuk membeli produk properti,” jelasnya.

Inilah kebijakan pemerintah yang akan bantu masyarakat agar punya rumah. Selengkapnya nonton yuk di video berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Bank BUMN Ini Ditunjuk Salurkan Dana Program Bedah Rumah Di Kalimantan Selatan

RumahCom – Pemerintah melalui Kementerian PUPR kembali melaksanakan program bedah rumah untuk ratusan hunian yang tidak layak di wilayah Kalimantan Selatan. Untuk pendanaan program ini telah ditunju

Lanjutkan membaca6 Jun 2022

Penyaluran KPR Subsidi 226 Ribu Unit Tercapai 85 Persen

RumahCom – Penyaluran KPR subsidi FLPP terus meningkat. BP Tapera menargetkan menyalurkan hingga 226 ribu unit hingga semester kedua tahun ini dan saat ini telah tercapai 85 persen. Perbankan dan in

Lanjutkan membaca7 Jun 2022

Peminat Tinggi, Klaster Residensial Terus Dihadirkan

RumahCom – Kebutuhan hunian yang tinggi membuat pengembang terus meluncurkan produk baru. Gardens at Candi Sawangan kembali menghadirkan klaster kedelapan untuk memenuhi permintaan pasar dengan meng

Lanjutkan membaca7 Jun 2022

Pengembang Ini Lanjutkan Aktivitas Globalnya, Sekarang Ke Inggris

RumahCom – Pengembang SML terus melanjutkan aktivitas pengembangan globalnya dengan merambah ke berbagai negara. Setelah menggarap proyek properti di kota-kota Cina, Malaysia, hingga Amerika, kali i

Lanjutkan membaca7 Jun 2022

Rencana Hingga Anggaran Program Perumahan Terus Digodok

RumahCom – Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) untuk bidang perumahan terus disusun oleh Ditjen Perumahan Kementerian PUPR. Hal ini untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran terkait berbaga

Lanjutkan membaca7 Jun 2022

Masukan