430 Unit Rumah BTS Difungsikan Jadi Properti Pariwisata

Wahyu Ardiyanto12 Agu 2022

RumahCom – Kementerian PUPR merivitalisasi 430 rumah masyarakat yang tidak layak di koridor Bromo-Tengger-Semeru (BTS) menjadi homestay dan pendukung pariwisata lainnya. Selain ditata kawasannya, revitalisasi rumah menjadi properti pariwisata ini juga meningkatkan perekonomian masyarakat.

Penataan kawasan pariwisata menjadi salah satu program perumahan yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dengan menata kawasan pemukiman di destinasi wisata, selain menghadirkan kawasan yang lebih baik juga membuat masyarakat setempat mengambil manfaat dari bisnis pariwisata dari yang sebelumnya menjadi penonton bisa menjadi pemain.

Salah satu program itu dilakukan di koridor kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Jawa Timur. Di sini, sebanyak 430 unit rumah masyarakat yang tidak layak huni dilakukan rehabilitasi dengan dijadikan sebagai pondok wisata (homestay) sebanyak 310 rumah dan 120 rumah untuk usaha pariwisata lainnya seperti kios, kafe, hingga warung.

“Renovasi rumah masyarakat untuk hunian pariwisata dilakukan dengan pola pemberdayaan sehingga masyarakat setempat bisa lebih berdaya perekonomiannya dari aktivitas pariwisata di wilayahnya. Untuk pariwisata juga yang harus diperbaiki pertama yaitu infrastruktur kemudian amenities, event, baru promosi besar-besaran. Kalau itu tidak siap nanti wisatawan yang datang nggak mau balik lagi,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Pembangunan rumah wisata ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Perpres No. 109 Tahun 2020 untuk meningkatkan kualitas rumah warga di sekitar kawasan pariwisata menjadi layak huni dan sekaligus dapat dimanfaatkan untuk usaha pondok wisata dan usaha pariwisata lainnya sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat.

Program peningkatan kualitas rumah swadaya di KSPN BTS ini dikerjakan pada Tahun Anggaran (TA) 2021 dengan anggaran Rp25,99 miliar. Dari total 430 unit rumah, sebanyak 310 unit yang menjadi homestay tersebar di Desa Ngadisari Kabupaten Probolinggo 34 unit, Desa Tosari 45 unit dan Desa Wonokitri 35 unit di Kabupaten Pasuruan, Desa Ngadas 65 unit dan Desa Gubukklakah 66 unit Kabupaten Malang serta Desa Ranupani 65 unit Kabupaten Lumajang.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV, Ditjen Perumahan Ali Murtado mengatakan, desain renovasi rumah warga menjadi sarana hunian pariwisata (sarhunta) dimodifikasi lebih modern tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal masyarakat Suku Tengger sebagai upaya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menginap.

“Sarana hunian pariwisata ini bisa menjadi alternatif penginapan bagi para wisatawan yang berkunjung di Bromo. Diharapkan dengan kondisi rumah penduduk yang ditingkatkan kualitasnya para wisatawan yang menginap bisa lebih nyaman dan kian tertarik untuk menikmati budaya lokal,” katanya.

Bangun rumah tidak harus selalu mahal. Siasati trik bangun rumah dengan anggaran minim lewat video berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

KIRIM KOMENTAR

Anda juga mungkin menyukai beberapa artikel ini

Optimistis, Pengembang Sebut Bisnis Properti Akan Terus Bangkit

RumahCom – Pandemi Covid-19 yang dijalani selama 2,5 tahun terakhir tidak menghilangkan potensi bisnis properti. Pandemi yang mulai menurun juga memberikan momentum untuk perbaikan bisnis properti d

Lanjutkan membaca11 Agu 2022

Fitur Teknologi Kian Dibutuhkan Di Kawasan Perumahan Untuk Mudahkan Pengelolaan Hingga Memantau Rumah

RumahCom – Sebuah kawasan perumahan membutuhkan banyak fasilitas maupun berbagai fitur pendukung lainnya. Perkembangan teknologi memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan dengan lebih mudah dan hal

Lanjutkan membaca11 Agu 2022

Properti Tetap Tahan Banting Di Tengah Gejolak Ekonomi Global

RumahCom – Situasi melemahnya bisnis dan perekonomian akibat pandemi justru menyajikan banyak peluang yang digunakan perusahaan pengembang untuk menghadirkan produk yang tepat sesuai kebutuhan pasar

Lanjutkan membaca11 Agu 2022

Dukung Pariwisata, Ada Rusun Untuk Pekerja KEK Tanjung Lesung

RumahCom – Sarana hunian berupa rusun terus diperbanyak oleh Kementerian PUPR salah satunya yang disediakan untuk para pekerja di KEK Tanjung Lesung. Dukungan untuk sektor pariwisata bukan hanya rus

Lanjutkan membaca11 Agu 2022

Pasar Apartemen Masih Berat, Pengembang Lakukan Ini

RumahCom – Produk residensial highrise atau apartemen masih mencatatkan kinerja yang berat bila dibandingkan landed house. Di sisi lain, konsep maupun kawasan tertentu bisa menyerap unit apartemen d

Lanjutkan membaca12 Agu 2022

Masukan