Puri Sasak Panjang
Jl. Pondok Rangon, 15418, Jawa Barat
peta

Detail

Nama Properti
Puri Sasak Panjang
tipe properti
Rumah
Pengembang
N/A
Sertifikat
N/A
per m²
N/A
Tahun Selesai
N/A
Jumlah Lantai
N/A
Total Unit
N/A

Deskripsi

Puri Sasak Panjang merupakan perumahan bersubsidi yang berlokasi di Jl. Pondok Rangon, Sasak Panjang, Tajur Halang, Bogor. Dikembangkan oleh developer PT Karanglo Putra Pratama, Puri Sasak Panjang merupakan pembangunan tahap pertama dari Puri Sasak Panjang 2. Mulai dibangun pada tahun 2016, Puri Sasak Panjang menambah deretan perumahan bersubsidi di Kota Bogor yang hadir untuk memberikan kesempatan kepada siapa pun yang ingin memiliki rumah dengan harga terjangkau.

Sebagai bagian dari Kota Bogor, Sasak Panjang mungkin belum banyak terdengar. Maklum, letak wilayah ini memang agak jauh dari pusat kota Bogor. Bila melihat di peta, desa Sasak Panjang berada tepat di tengah-tengah antara Depok dan Bogor, menghubungkan antara Citayam, Sawangan, Tajur Halang dengan Kota Bogor.

Walau saat ini kawasan Sasak Panjang belum begitu padat, terlebih hunian real estate, namun PT Karanglo Putra Pratama meyakini dalam beberapa tahun mendatang, kawasan ini akan menjadi alternatif lokasi pemukiman yang ramai. Harga rumah di Bogor yang mahal, akan membuat orang bergeser mencari hunian di pinggiran kota. Jadi, meski saat ini masih lumayan sepi, namun rumah seharga kurang dari Rp150 juta itu akan tetap ada peminatnya.

Salah satu pilihan akses tercepat menuju ke perumahan Puri Sasak Panjang dari luar kota, seperti Jakarta adalah dengan menggunakan moda kereta jurusan Bogor dan turun di Stasiun Bojong Gede (7,5 km²) yang memiliki jarak tempuh sekitar 25 menit. Belum banyak angkot yang melayani trayek ke Sasak Panjang. Jadi, pilihannya ialah dengan menaiki ojek ataupun taksi.

Bila berkendara menggunakan mobil dari wilayah Jakarta, Anda bisa mengambil rute ke Jl. Cinere Raya, lalu menuju ke Jl. Raya Meruyung, belok kanan menuju Jl. Raya Muchtar dan Jl H. Sulaiman. Lalu belok kiri menuju Jl. Babakan, Jl. Raya Citayam, Jl Pemuda Raya, dan belok kiri menuju hunian di Jl. Pondok Rangon.  Jarak tempuh dari Jakarta sekitar 42 kilometer atau 1 jam 40 menit. Rute lain yang juga bisa dilewati ialah melalui Depok atau Parung.

Sesampainya di perumahan ini, Anda akan menemukan jalan depan komplek yang sedikit kecil, namun bisa dilalui oleh 2 mobil. Sebagai perumahan bersubsidi, Puri Sasak Panjang bisa dibilang jauh dari kesan mewah. Mulai dari landmark perumahan hingga tata lingkungan, terasa begitu sederhana. Tak ada gerbang dengan sistem buka tutup, hanya portal yang akan ditutup pada malam hari oleh siskamling yang berjaga. Dan sebagai perumahan bersubsidi, ukuran carport sangat terbatas untuk memarkir mobil. Sudah begitu, carport masih berbentuk tanah, sehingga Anda perlu membenahinya sendiri.

Untuk spesifikasi bangunan, dinding rumah terbuat dari batako namun sudah diaci dan dilapisi cat. Atap pun sudah terbuat dari baja ringan dengan penutup plafon berupa triplek. Bagian lantai sudah dilapisi keramik putih ukuran 30x30 cm. Jadi, meski rumah bersubsidi, namun Puri Sasak Panjang benar-benar sudah layak huni.

Bicara soal fasilitas umum, tak ada fasilitas umum yang khusus dibangun di dalam perumahan. Namun untuk lokasi beribadah umat muslim, tak jauh dari hunian terdapat Masjid Al-Ikhlas yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Untuk fasilitas kesehatan ada Klinik  Citama Citayam (6 km) yang berjarak sekitar 20 menit berkendara.

Sedangkan fasilitas pendidikan, dalam jarak kurang dari 1 km, ada beberapa pilihan di sekitar hunian, yaitu Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq, Pondok Pesantren Tahfidz Cahaya Fajar Insan Mulia, TK-SD Islam Terpadu Datur Ulum Aziyadah, serta SMK Bakti Taruna.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terdapat beberapa warung klontong yang menyediakan bahan makanan segar hingga keperluan rumah tangga.

Namun kabar baiknya, harga yang ditawarkan oleh perumahan ini cukup “miring”. Untuk tipe 22/72, 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi, ditawarkan mulai dari Rp140 juta. Dengan luas tanah yang mencapai 72 meter persegi, Anda masih bisa membangun 1 kamar lagi sehingga menjadi tipe 45. Bila bukan rumah bersubsidi, untuk tipe tersebut rata-rata dijual mulai harga Rp300 juta.

Tertarik dengan harga yang bersahabat? Sayangnya tak semua kalangan bisa membeli perumahan bersubsidi. Ya, di Indonesia sendiri sekitar 11,4 juta penduduk belum memiliki rumah. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk memberikan fasilitas berupa KPR bersubsidi bagi mereka yang pantas mendapatkannya.

Beberapa syarat untuk bisa menikmati rumah bersubsidi antara lain; berwarga negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia, minimal usia ialah 21 tahun dan sudah menikah, belum pernah menerima fasilitas KPR bersubsidi sebelumnya, memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai undang-undang yang berlaku, serta minimal penghasilan Rp 4 juta untuk RST (Rumah Sederhana Tapak) dan Rp7 juta untuk Rumah Susun.

Selain Puri Sasak Panjang, beberapa perumahan di kawasan ini bisa Anda tengok, di  antaranya Sasak Panjang Permai, Griya Kalisuren, serta Kalisuren Paradise.





Baca Selengkapnya

Detail Bangunan

Gedung # Floors # Units
Building @ Jl. Pondok Rangon 15418N/AN/A