7 Desain Pintu Kayu dan Cara Merawatnya

Tim Editorial Rumah.com
7 Desain Pintu Kayu dan Cara Merawatnya
RumahCom – Pintu yang berfungsi sebagai jalur keluar masuk merupakan salah satu elemen penting pada sebuah rumah.
Pintu adalah pembatas atau pemisah antara ruang publik dengan ruang pribadi, berfungsi untuk melindungi isi rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan, serta sebagai sirkulasi udara dan cahaya agar dapat masuk ke dalam rumah.
Ada berbagai jenis bahan yang biasanya dipakai untuk membuat pintu, seperti kayu, kaca, besi, baja, aluminium, fiberglass, dan PVC (plastik). Setiap jenis bahan memiliki keunggulannya masing-masing dan tentunya harus disesuaikan dengan konsep desain yang kita inginkan.
Dari berbagai jenis bahan pembuat pintu di atas, bahan kayu masih menjadi favorit hingga saat ini. Selain karena materialnya yang mudah ditemukan, pintu dengan jenis bahan kayu memiliki berbagai macam finishing menarik yang dapat menambah nilai estetika dari sebuah rumah.
Pintu yang terbuat dari kayu berkualitas tinggi tentunya akan tahan terhadap benturan dan tekanan. Namun, pintu kayu juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu mudah terserang hama karena sifat kayu yang merupakan makanan utama serangga.
Di samping itu, kayu juga sangat sensitif terhadap udara lembab, sehingga pintu kayu akan mudah rusak dan rapuh apabila sering terkena air.
Kalau Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki pintu kayu sebagai pemanis rumah, simak pilihan desain pintu dari kami. Pelajari juga panduan merawatnya di akhir bacaan.
  1. Pintu kayu yang dicat putih
Pintu kayu putih memberi efek bersih dan lega bagi ruangan. (Foto: Deantawood.co.uk)
Kesan bersih, tenang, dan menyejukkan dari warna putih selalu bisa menjadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan ruang lebih luas. Perpaduan pintu minimalis putih dengan flooring kayu membuat rumah terasa lebih nyaman, seperti koleksi Deantawood ini.
  1. Pintu kayu lipat ala Skandinavian
Ingin ruangan terasa lebih lapang? Anda bisa coba pintu kayu berikut. (Foto: Home-designing.com)
Pintu tak hanya memiliki satu jenis bukaan. Untuk ruangan yang luas, misalkan pada ruangan yang menghadap pekarangan belakang, Anda bisa menggunakan pintu kayu lipat, seperti pilihan Home Designing ini. Pintu berlipat ini memberi kesan ruang lebih klasik khas Skandinavian.
Model pintu ini bisa menciptakan nuansa santai, tradisional, dan tetap private. Pintu yang bertekstur memberikan aksen dekorasi yang apik, sedangkan fungsi lipatnya memiliki kegunaan beragam. Bisa sebagai sekat, namun juga tidak membatasi secara permanen.
Membicarakan desain Skandinavian, belum lengkap rasanya jika Anda tidak mengenal karakteristiknya. Pelajari di tautan berikut.
  1. Pintu kayu dengan kaca
Pintu kayu dengan aksen kaca merupakan perpaduan unik antara gaya klasik dan modern. (Foto: todd-doors.co.uk)
Desain pintu yang juga memberikan kesan lapang pada hunian Anda adalah pintu kayu dengan aksen kaca. Coba bereksperimen dengan perpaduan gaya modern dan klasik dengan memasang pintu kayu dengan kaca untuk nuansa berbeda pada hunian.
Anda bisa menggunakan pintu dengan kaca bening atau juga bisa menggunakan pintu kayu dengan kaca es yang bisa memberi privasi. Pintu seperti ini tepat digunakan pada ruang keluarga, pintu depan, dan bahkan pintu kamar mandi.
Desain dari Tood Doors ini memberi kesan bahwa pemilik rumah sangat menyukai gaya klasik.
  1. Pintu kayu alami bergaya kontemporer
Pintu kayu alami ini bisa memberi kesan membumi pada hunian Anda. (Foto: Maicador.sg)
Salah satu tren desain rumah saat ini yang paling populer adalah penggunaan warna-warna bersahaja. Misalnya, warna-warna yang muncul di alam, seperti hijau lembut dan cokelat.
Agar selaras, Anda bisa memadankannya dengan pintu kayu alami yang sesuai dengan nuansa warna tersebut. Pintu kayu alami juga bisa memberikan kesan hunian yang lebih ramah dan membumi.
Untuk menciptakan ruang modern neutral, Anda tentu memerlukan aplikasi warna dan tekstur yang bijaksana, serta penggunaan kayu "jernih" (dengan sedikit atau tanpa simpul) untuk membantu mencapai tampilan ini.
Pilihlah pintu kayu alami dengan pewarnaan yang baik. Sebagai pilihannya, Anda bisa mencoba pintu kayu walnut yang gelap, kayu maple yang cerah, atau kayu sapele yang bebas dari ikatan simpul alami.
Mau beli rumah? Berikut adalah video panduan yang bisa Anda jadikan patokan untuk mengetahui waktu paling tepat untuk beli rumah.
Merasa hunian Anda masih terasa sempit? Ada beberapa area yang mesti Anda maksimalkan ruangnya. Cari tahu di artikel ini.
  1. Pintu kayu tanpa bingkai
Pintu kayu tanpa bingkai untuk Anda yang menggemari konsep minimalis. (Foto: Doors4UK)
Estetika desain modern yang jernih dan tidak rewel meneruskan popularitasnya di rumah dan interior, serta pengaruhnya terhadap desain pintu.
Pintu kayu tanpa bingkai pun bisa jadi pilihan Anda untuk melengkapi rumah modern dalam desain satu panel sederhana dan profil menempel. Kalau Anda merupakan penggemar rumah minimalis, pintu seperti ini cocok dengan konsep tersebut.
  1. Pintu kayu dengan model flush
Pintu kayu flush yang polos pada permukaan dan tak berat ketika diayun. (Foto: Leaderdoors.co.uk)
Selain desain pintu frameless yang sederhana, pintu kayu flush juga merupakan pilihan yang populer. Opsi sederhana yang elegan ini dapat disesuaikan dengan garitan dan inlay logam. Pintu flush adalah pintu dengan permukaan polos di kedua sisinya.
Pintu flush dibuat dengan menempelkan dua lapisan kayu pada tiap sisi. Karena itu, kadang Anda menemukan pintu yang terdengar kosong jika diketuk bagian tengahnya. Pintu kayu memang berat pada umumnya.
Nah, pintu flush ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang menginginkan pintu kayu cantik yang tidak terlalu berat ketika diayun.
  1. Pintu kayu geser model barn
Model pintu kayu unik khas pedesaan yang dikemas modern. (Foto: barndoorz.com)
Popularitas pintu gudang geser interior tidak menunjukkan tanda-tanda akan menurun. Uniknya, pintu kayu geser yang dulunya merupakan elemen desain bernuansa rustic kini telah menjadi fitur utama dari desain interior kontemporer.
Pintu gudang umumnya terbuat dari spesies kayu bening yang dipadankan dengan gaya kaca modern dan railing stainless steel yang ramping. Desain pintu flush ini kerap digunakan di banyak rumah kelas atas di beberapa negara.
Karena bahannya yang alami, pintu kayu memang membutuhkan perhatian dan perawatan khusus. Sebelum mengecatnya, Anda sebaiknya mengamplas halus permukaan kayu yang berpori-pori dengan serbuk kayu, lalu semprot dengan obat anti-rayap.
Selanjutnya, pintu kayu dicat dengan cat anti-air atau anti asam. Untuk perawatan rutin, jaga pintu kayu dari sentuhan benda tajam, pastikan suhu udara tidak lembap atau tidak berganti secara ekstrem.
Udara lembap bisa membuat kayu mudah berjamur. Karena itu, pastikan Anda sering membersihkannya untuk menghindari jamur berkembang di pintu Anda.
Jika pilihan Anda sudah mantap untuk menggunakan pintu kayu, pastikan Anda juga sudah siap untuk perawatannya.
Ingin segera merenovasi rumah agar bisa memuat pintu impian Anda? Atau, sedang mencari hunian yang pas untuk pintu kayu impian Anda? Coba cari jodoh hunian Anda di Properti Baru. Selamat
Punya pertanyaan seputar beli rumah dan KPR? Klik Tanya Properti rumah.com
Hanya rumah.com yang Percaya Anda semua bisa punya rumah