13 Gaya Pop Art Design untuk Dekorasi Rumah

Tim Editorial Rumah.com
13 Gaya Pop Art Design untuk Dekorasi Rumah

RumahCom – Rumah menjadi cerminan karakter dari sang penghuni. Kenyaman dan fungsionalitas jadi nilai utama sebuah rumah. Namun, rumah juga sering kali jadi medium untuk sang penghuni berekspresi. Salah satu aliran desain yang kerap dilirik adalah pop art design.

Gaya desain ini lahir di 1950 dan sangat populer pada 1960-an, berdasarkan laporan Invaluable. Pop art design memiliki teori dan metode yang terilhami aliran seni Abstract Expressionism. Gaya desain ini kerap mengambil inspirasi dari benda-benda yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti komik, koran hingga kaleng sup.

Simak jenis-jenis KPR di Indonesia melalui video berikut ini!

Makanya, hasil desain ini cenderung atraktif melalui penggunaan warna-warna cerah dengan teknik kontras. Nah, dalam artikel kali ini, akan dibahas:

  1. Karakteristik Pop Art Design
  2. 13 Ide Pop Art Design Kekinian
    1. Ide Warna Andy Warhol
    2. Dekorasi Bergaya Komikal
    3. Kekuatan Ada Pada Dinding
    4. Furniture Bergaya Pop Art
    5. Lampu Sentuhan Pop Art Design
    6. Bergaya Era 1960-an
    7. Paduan Warna Gelap
    8. Kombinasi Konsep Interior Lain
    9. Kreasikan Sendiri
    10. Gunakan Sofa Berwarna Cerah
    11. Kombinasi Warna Kuning, Biru, dan Putih
    12. Hiasan Dinding Kata-Kata Inspiratif
    13. Tambah Elemen Binatang

Karakteristik Pop Art Design

Foto: pinterest.com/queenbeecarrie
Foto: pinterest.com/queenbeecarrie

Hasil yang atraktif jadi salah satu nilai ‘jual’ pop art design. Namun, dapat diartikan juga sebagai desain yang energetik. Bukan cuma itu, mengutip SmallDesigns, karakteristik desain ini antara lain:

  1. Desain yang emosional, ini merupakan penggambaran kekinian bagi pop art design yang sesuai dengan anak muda zaman sekarang. Desain jenis ini disebut-sebut merupakan ekspresi dari para anak muda.
  2. Barang-barang identik, atau mirip, dari segi ukuran ditempatkan pada posisi yang berbeda. Intinya adalah keselarasan furnitur.
  3. Foto atau gambar besar dalam bingkai, yang merupakan orang-orang terkenal. Biasanya ditempatkan dalam posisi tengah ruangan atau lokasi strategis (gampang dilihat Anda atau tamu).
  4. Karpet dengan logo-logo brand, muka public figure, hewan serta pattern yang selaras dan enak dipandang.
  5. Warna-warna cerah pada furnitur yang dipajang.

Beranjak dari karakteristik ini, RumahCom punya rekomendasi ide pop art design untuk Anda!

13 Ide Pop Art Design Kekinian

Bagaimana meleburkan konsep pop art design yang cenderung “ramai” ini pada rumah kesayangan Anda? Agar terlihat menarik tanpa kesan berlebihan, intip ide-ide dari Rumah.com berikut ini.

1. Ide Warna Andy Warhol

Warna kuning khas Andy Warhol bisa menjadi elemen pop art design yang manis pada kabinet dapur. (Foto: Jscottinteriors.com)
Warna kuning khas Andy Warhol bisa menjadi elemen pop art design yang manis pada kabinet dapur. (Foto: Jscottinteriors.com)

Berbicara soal pop art, nama Andy Warhol tak mungkin ditelantarkan. Andy merupakan salah satu seniman Amerika Serikat penggagas aliran seni terobosan ini. Meski terbiasa bermain dengan berbagai warna terang, pemilik studio The Factory ini kerap menggunakan warna kuning pada karya-karyanya. Demi menambah nuansa pop art design yang kental, tidak ada salahnya Anda menggunakan warna kegemaran Andy.

Lihat contoh desainnya pada dapur yang dilansir J.Scott Interiors ini. Seluruh kabinet menggunakan warna kuning menyala. Paduan cat putih dan kayu digunakan untuk menyeimbangkannya

2. Dekorasi Bergaya Komikal

Dekorasi khas komik juga bisa mengubah ruang sederhana menjadi ruang bergaya pop art design dalam sekejap. (Foto: Art.com)
Dekorasi khas komik juga bisa mengubah ruang sederhana menjadi ruang bergaya pop art design dalam sekejap. (Foto: Art.com)

Roy Lichtenstein merupakan nama besar lainnya di ranah pop art design. Lewat konsep parodi ala komik, ia berhasil memperkenalkan karya-karya seni baru yang mendunia. Gaya yang ia gagas ini kemudian menjadi ikonik. Coba Anda tengok karya-karyanya seperti Whaam!, Drowning Girl dan Masterpiece.

Seiring waktu, gaya Lichtenstein menjadi populer dan diadaptasi para pecinta pop art design di seluruh dunia. Anda bisa berburu hiasan dinding atau sarung bantal bergambar komik untuk diletakkan di rumah Anda.

3. Kekuatan Ada Pada Dinding

Ubah ruangan Anda menjadi bergaya pop art design dengan menambahkan nilai artistik pada dinding. (Foto: Behance.net/DmitriyPike)
Ubah ruangan Anda menjadi bergaya pop art design dengan menambahkan nilai artistik pada dinding. (Foto: Behance.net/DmitriyPike)

Layaknya galeri seni, kekuatan utama ruangan pada rumah Anda terletak pada dinding. Dalam hal ini, banyak cara dalam menjadikan dinding ruangan menjadi pusat perhatian.

Anda bisa memajang gambar-gambar bernuansa pop art design atau berani bermain pada warna cat dinding. Untuk gaya pop art design yang kental, biru, merah dan kuning, merupakan warna-warna dominan yang digunakan pada gaya seni ini.

Pada hunian yang dirancang oleh Dmitriy Schuka ini, dinding mural bergaya komik dan dinding berwarna pink cerah ini terlihat atraktif kan?

4. Furniture Bergaya Pop Art

Furnitur nyeleneh dengan warna vibran kian mempertegas nuansa pop art design. (Foto: Inhomeplans.com)
Furnitur nyeleneh dengan warna vibran kian mempertegas nuansa pop art design. (Foto: Inhomeplans.com)

Satu hal yang menarik dari seni pop art design adalah konsepnya yang bisa dipadukan dengan barang-barang bergaya apapun, baik klasik maupun modern. Melalui penataan yang tepat, penggunaan furnitur bernuansa pop art tentu menambah segar penampilan dalam ruangan.

5. Lampu Sentuhan Pop Art Design

Tak usah mengubah warna dinding, gunakan saja lampu dengan warna khas pop art design. (Foto: Trendir.com)
Tak usah mengubah warna dinding, gunakan saja lampu dengan warna khas pop art design. (Foto: Trendir.com)

Selain mengandalkan warna-warni pada benda-benda dan cat dinding, konsep pop art design juga bisa diterapkan melalui pencahayaan. Anda bisa melihat contohnya dari rumah megah di Ankara, Turki, seperti yang dilansir Trendir ini.

Alih-alih memilih warna cahaya biasa, sang arsitek justru berani menyajikan warna-warni melalui lampu-lampu yang mendominasi keseluruhan rumah. Tidak main-main, corak oranye sengaja dipancarkan menerangi dinding luar rumah!

Belum lagi neon biru yang mengelilingi kolam renangnya. Bahkan, pada tangga hingga lantai ruangan juga turut diaplikasikan lampu-lampu berwarna. Berani mencobanya?

6. Bergaya Era 1960-an

Dipadukan dengan warna vibran, penggunaan furnitur jadul ala 60-an juga memperkuat nuansa pop art design. (Foto: Behance.net/DmitriyPike)Dipadukan dengan warna vibran, penggunaan furnitur jadul ala 60-an juga memperkuat nuansa pop art design. (Foto: Behance.net/DmitriyPike)
Dipadukan dengan warna vibran, penggunaan furnitur jadul ala 60-an juga memperkuat nuansa pop art design. (Foto: Behance.net/DmitriyPike)Dipadukan dengan warna vibran, penggunaan furnitur jadul ala 60-an juga memperkuat nuansa pop art design. (Foto: Behance.net/DmitriyPike)

Menerapkan konsep ini berarti Anda siap untuk kembali mengunjungi masa silam, tepatnya ke satu era ketika revolusi di bidang seni terjadi di Inggris dan Amerika Serikat pada 1960-an. Barang-barang bergaya vintage tentu akan menjadi elemen tepat guna mendukung dekorasi pop art design.

Konsep jaman dulu (jadul) ini keputusan untuk bermain-main lebih jauh dengan konsep retro yang sesuai dengan masa itu boleh saja dilakukan, selama tidak berlebihan dan malah bikin ruangan Anda membosankan.

7. Paduan Warna Gelap

Sama seperti penggunaan warna terang, warna gelap pada dinding terlihat kontras dengan dekorasi pop art design. (Foto: Thesmartlocal.com)
Sama seperti penggunaan warna terang, warna gelap pada dinding terlihat kontras dengan dekorasi pop art design. (Foto: Thesmartlocal.com)

Konsep pop art tidak melulu menggunakan warna-warna cerah yang diaplikasikan di seluruh ruangan. Bagaimanapun, dekorasi adalah perkara mengkombinasikan warna dan tata letak. Warna-warna gelap, seperti hitam, tetap dibutuhkan sebagai penyeimbang.

8. Kombinasi Konsep Interior Lain

Konsep industrial juga bisa berpadu apik dengan konsep retro bergaya pop art design. (Foto: Lookboxliving.com.sg)
Konsep industrial juga bisa berpadu apik dengan konsep retro bergaya pop art design. (Foto: Lookboxliving.com.sg)

Konsep retro bisa berhasil bila dipadukan dengan konsep lain. Ini dibuktikan melalui kolaborasi antara pemilik hunian dan desainer di Singapura, seperti yang dilansir Lookbox Living.

Kombinasi pop art design nan eklektik berpadu dengan praktisnya konsep industrial. Penerapannya dilakukan dengan menyandingkan furnitur dan aksesori berwarna ceria, dengan elemen-elemen logam pada beberapa bagian.

Belum lagi lantai semen yang berpadu apik dengan wallpaper warna-warni dan artwork yang dipampang di sebagian besar rumah. Jika ini berhasil, kenapa tidak mencobanya pada rumah Anda?

9. Kreasikan Sendiri

Dekorasi pop art design juga bisa Anda buat sendiri! (Foto: Apartmenttherapy.com)
Dekorasi pop art design juga bisa Anda buat sendiri! (Foto: Apartmenttherapy.com)

Mengusung konsep pop art untuk dekorasi rumah tidak harus mahal. Semangat DIY (Do It Yourself) bisa diterapkan di sini.

Anda tidak perlu menjadi seniman untuk melakukannya. Cukup pahami alur yang biasa dilakukan pada teknik pop art. Prinsipnya, pajang gambar benda yang akrab dengan keseharian atau gambar figur kenamaan, dikombinasikan dengan warna-warna cerah dan pola berulang.

Anda bisa membuat kolase bingkai seperti desain yang dilansir Apartment Therapy. Semakin banyak gambar dengan warna-warna cerah, semakin baik hasilnya.

10. Gunakan Sofa Berwarna Cerah

Foto: maisonel.ru
Foto: maisonel.ru

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pop art design fokus pada furnitur yang dipresentasikan dalam ruangan atau rumah. Nah, dari desain Maisonel ini, Anda dapat memadupadankan sofa dan kursi-kursi empuk yang punya warna-warna mentereng. Jangan takut untuk berekspresi!

11. Kombinasi Warna Kuning, Biru, dan Putih

Foto: Barrons.com
Ruangan dengan kombinasi warna kuning, biru, dan putih. Foto: Barrons.com

Sebelumnya kita sudah membahas tentang ide pop art berdasarkan desain Andy Warhol yang serba kuning. Nah, kali ini, kita akan kombinasikan tiga warna. Kombinasi dua warna dominan nampaknya kurang bagus, tapi Coleman Studio di Miami hadir untuk meyakinkan Anda.

Dilansir dari Barrons, kombinasi biru dan kuning ternyata bisa menyegarkan mata. Terutama bila kuning dan biru yang digunakan adalah warna cerahnya. Misal kuning lemon dan biru semi-dongker.

12. Hiasan Dinding Kata-Kata Inspiratif

Foto: ideasforinterior.com
Foto: ideasforinterior.com

Rumah yang jadi tempat Anda beristirahat, tempat Anda untuk recharge energi usai seharian bekerja. Desain ruangan Anda dapat jadi pemberi semangat dan motivasi bagi Anda. Gak ada salahnya bukan? Seperti ide pop art design dari IdeasForInterior ini.

13. Tambah Elemen Binatang

Foto: ideasforinterior.com
Foto: ideasforinterior.com

Pernahkah terpikirkan, bagaimana dengan dekorasi atau furnitur berelemen hewan dalam ruangan Anda? Tentu saja bukan hewan asli dan dilindungi ya. Sebagai contoh, bagaimana kalau menambahkan gagang lampu berbentuk kuda. Tentunya menarik bukan?

Bagaimana? Konsep pop art tak selalu ramai dan membuat rumah terlihat berlebihan kan? Anda bisa menerapkan ide desain di atas untuk mempercantik rumah.

Punya ide seru untuk mewujudkan konsep pop art design namun bentuk dan konsep hunian Anda kurang mendukung? Yuk, segera cari rumah dengan luas dan konsep arsitektur sesuai impian Anda di Beli Rumah.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi dan cek simulasi perhitungan kredit rumah idaman melalui Kalkulator KPR dari Rumah.com!

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini