9 Langkah Membuat Taman Vertikal di Rumah dan Inspirasinya

Tim Editorial Rumah.com
RumahCom – Masa pandemi seperti saat ini secara drastis mengharuskan setiap orang untuk tetap tinggal di dalam rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Untuk membuat Anda dan keluarga betah berlama-lama di dalam rumah, mengapa tidak mencoba berkebun saja?
Bagi Anda yang ingin membawa lebih banyak kehijauan ke dalam tempat tinggal, Anda bisa membuat taman berbentuk vertikal di dalam rumah. Artikel ini akan membahas dengan lengkap mengenai:
Apa itu Taman Vertikal?
Manfaat Taman di Rumah
9 Langkah Membuat Taman Vertikal di Rumah
5 Inspirasi Taman Vertikal
  1. Taman Kayu Bekas
  2. Taman dengan Pot Mungil
  3. Taman ala Rak Terbuka
  4. Pagar Taman
  5. Taman Bergaya Industrial

Apa itu Taman Vertikal?

Kehadiran taman di rumah bikin suasana hunian menjadi makin sejuk dan segar. (Foto: countryliving.com)
Kehadiran taman di rumah bikin suasana hunian menjadi makin sejuk dan segar. (Foto: countryliving.com)
Taman vertikal adalah sebuah konsep taman tegak yang memanfaatkan keterbatasan lahan dengan menanam tumbuhan ke atas pada dinding atau bidang berstruktur vertikal lainnya sebagai pengganti lahan tanaman. Taman ini juga merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan lahan yang terbatas dengan menggunakan media dinding atau ruang secara vertikal dan menutupinya dengan tumbuhan yang tumbuh di atas media tanam.
Karena sering diaplikasikan pada dinding, taman vertikal juga dikenal dengan sebutan dinding hijau (green walls), dinding hidup, biowalls, dan ecowalls. Taman berbentuk vertikal ini makin sering ditemukan dan menjadi tren kehidupan kota urban karena pas untuk diterapkan di hunian berlahan terbatas.

Manfaat Taman di Rumah

Seisi rumah tidak akan bosan melihat taman kecil di dinding. (Foto: freshome.com)
Seisi rumah tidak akan bosan melihat taman kecil di dinding. (Foto: freshome.com)
Dibangun secara horizontal atau vertikal, taman di rumah memiliki banyak manfaat. Adanya tanaman hidup di sekitar rumah dapat membantu mengurangi dampak polusi udara dan juga berfungsi sebagai penghasil oksigen bagi manusia. Selain membuat rumah tampak asri dan lebih adem, menyalurkan bakat dan hobi berkebun juga terbukti baik bagi kesehatan mental.
Memiliki taman di rumah bermanfaat sebagai sarana penyembuhan fisik, mental, dan emosional para penghuni rumah melalui berbagai cara. Berkebun adalah salah satu aktivitas fisik dan relaksasi yang pas untuk dilakukan saat berada di rumah seharian.
Saat ingin membeli rumah memakai KPR, ada beberapa biaya yang perlu dipersiapkan, misalnya biaya legal dan asuransi. Simak selengkapnya di video ini.
Bahkan, merawat tanaman juga dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk belajar menjaga dan menghargai kehidupan alam serta lingkungan hidup yang ada di sekeliling keluarga Anda. Itulah alasannya mengapa penting untuk memiliki taman, meskipun luas lahan di rumah terbatas. Taman akan membuat Anda dan keluarga tidak mudah merasa bosan saat berada di dalam rumah dalam jangka waktu yang lama.

9 Langkah Membuat Taman Vertikal di Rumah

Meskipun simpel, membuat taman vertikal di rumah juga membutuhkan komitmen dari para penghuni agar tanaman dapat tumbuh rapi dan terawat. (Foto: proflowers.com)
Meskipun simpel, membuat taman jenis vertikal di rumah juga membutuhkan komitmen dari para penghuni agar tanaman dapat tumbuh rapi dan terawat. (Foto: proflowers.com)
Untuk membuat taman jenis vertikal sendiri di rumah, ada beberapa langkah berikut ini yang perlu Anda pahami.
  1. Lakukan perencanaan awal yang matang dengan menentukan area atau ruang dinding yang baik untuk dibuat instalasi taman vertikal. Pastikan area yang dipilih memiliki akses intensitas cahaya, sirkulasi udara, dan air yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. Jika Anda hanya punya satu dinding atau sudut kosong di dalam rumah, Anda bisa membuat area itu menjadi lebih hidup dengan pencahayaan sistem grow light.
  2. Ukur luas lahan yang akan dimanfaatkan sebagai taman. Jika Anda masih ragu atau enggan mengubah dinding rumah menjadi taman, Anda bisa memilih model taman yang menggunakan pot gantung di plafon atau menggunakan rak bersusun daripada memasang langsung pada dinding. Jika ditempatkan pada dinding, usahakan pilih dinding yang berstruktur kokoh agar bisa menopang beban tanaman secara vertikal.
  3. Selanjutnya, Anda perlu mempertimbangkan jenis tanaman yang dipilih untuk taman. Idealnya tanaman yang cocok untuk taman model vertikal adalah tanaman yang bisa tahan terhadap segala cuaca dan iklim. Untuk pemula, sebaiknya pilih tanaman yang mudah tumbuh serta minim perawatan seperti sirih gading, lidah buaya, atau sansevieria. Anda juga bisa menanam bunga, buah, dan sayuran di dalam rumah.
  4. Selain menentukan jenis tanaman, Anda harus mencari tahu media tanam yang sesuai dengan jenis tanaman yang dipilih serta memperhatikan kondisi taman vertikal rancangan Anda nanti. Selain tanah, Anda bisa menggunakan media tanam yang lebih ringan seperti sekam bakar dan campuran batu dengan pasir agar tidak terlalu membebani struktur dinding taman.
  5. Siapkan semua bahan, mulai dari tanaman, media tanam siap pakai, pupuk, hingga peralatan dan perlengkapan untuk bercocok tanam. Anda bisa memanfaatkan bekas kemasan makanan berbahan plastik atau kaca untuk digunakan sebagai pot tanaman rumah Anda.
  6. Buatlah struktur dasar pada dinding sesuai kebutuhan dengan menggunakan kawat tebal dan pipa PVC yang sudah dilubangi. Bingkai ini berfungsi untuk menopang seluruh komponen taman vertikal yang dipasang langsung pada dinding. Selain itu, lapisi dengan terpal plastik yang tebal untuk mencegah risiko keretakan atau kerusakan besar pada dinding akibat pertumbuhan akar tanaman dan kebocoran akibat air yang merembes.
  7. Jika Anda pilih menanam tanaman dari benih, pastikan Anda menyemai benih tersebut terlebih dulu sebelum dipindahkan ke pot kecil dengan media tanam yang sesuai. Anda pun bisa mencoba menanam kembali sayuran atau bumbu dapur di dalam rumah dengan sistem propagasi atau langsung dibenamkan pada tanah. Sedangkan untuk Anda yang memilih tanaman bibit, berikan jarak yang cukup luas untuk mengantisipasi pertumbuhan tanaman yang cepat sehingga tidak saling berdesak-desakan atau merusak media tanam.
  8. Tanaman juga memerlukan asupan nutrisi dan air yang cukup, jadi buatlah sistem pemupukan dan drainase yang baik agar nutrisi dan air dapat tersalurkan secara merata. Pengaturan sistem pemupukan dan drainase ini akan membantu tanaman tumbuh optimal.
  9. Penentuan tema desain taman sebaiknya disesuaikan dengan konsep atau gaya rumah Anda.

Tips Rumah.com

Pada taman model vertikal, penggunaan pupuk cair yang dilarutkan dalam saluran pipa air dianggap lebih baik daripada penggunaan pupuk padat. Tujuannya supaya lebih cepat terserap oleh tanaman.

5 Inspirasi Taman Vertikal

Taman vertikal akan membuat rumah lebih hijau dan sehat. (Foto: Pexels)
Taman model vertikal akan membuat rumah lebih hijau dan sehat. (Foto: Pexels)
Sebelum Anda menciptakan taman jenis vertikal di rumah, berikut ini 5 inspirasi desain taman untuk menambah semangat Anda dalam berkebun bersama keluarga.

1. Taman Vertikal dari Kayu Bekas

Kayu bekas juga dapat menghias taman rumah Anda. (Foto: balconygardenweb.com)
Kayu bekas juga dapat menghias taman rumah Anda. (Foto: balconygardenweb.com)
Anda mempunyai beberapa kayu bekas di rumah? Kayu bekas yang disusun rapi bermanfaat sebagai penyangga pot sekaligus rangka unik dan simpel untuk taman vertikal Anda. Dilansir dari Kompas, Anda juga dapat memanfaatkan tanaman, seperti Neoregelia, tanduk rusa atau sirih merah untuk menghias taman.

2. Taman Vertikal dengan Pot Mungil

Pot mungil memberi kesan apik untuk dinding Anda. (Foto: homishome.com)
Pot mungil memberi kesan apik untuk dinding Anda. (Foto: homishome.com)
Kumpulan tanaman dalam pot mungil yang ditata dengan apik bisa menjadi sebuah latar dinding yang menarik dan Instagramable. Anda bisa memilih beberapa jenis tanaman bunga untuk menciptakan dinding yang penuh warna saat semua bunga berkembang di waktu yang bersamaan.

3. Taman Vertikal ala Rak Terbuka

Hadirkan kesan rak terbuka di rumah dengan inspirasi taman ini. (Foto: survivallife.com)
Hadirkan kesan rak terbuka di rumah dengan inspirasi taman ini. (Foto: survivallife.com)
Punya beberapa rak susun yang sudah tidak terpakai? Daripada hanya digunakan untuk menumpuk barang-barang di rak terbuka, lebih baik manfaatkan rak susun sebagai alternatif media taman.

4. Pagar Taman Vertikal

Saat ruangan untuk berekspresi terbatas, manfaatkan inspirasi ini. (Foto: morningchores.com)
Saat ruangan untuk berekspresi terbatas, manfaatkan inspirasi ini. (Foto: morningchores.com)
Pagar mungil yang biasanya hanya berfungsi sebagai pembatas bisa dimanfaatkan menjadi taman yang unik. Di pagar ini Anda bisa menyusun beberapa jenis tanaman berbeda. Desain ini bisa dicoba saat Anda kehabisan lahan untuk bercocok tanam di pekarangan rumah.

5. Taman Vertikal Bergaya Industrial

Gaya industrial juga dapat Anda hadirkan di belakang rumah. (Foto: ugaoo.com)
Gaya industrial juga dapat Anda hadirkan di belakang rumah. (Foto: ugaoo.com)
Jika Anda kreatif dan inovatif, ada saja ide unik yang muncul dari benak Anda. Contohnya, bagian belakang rumah bisa dihiasi dengan taman bergaya industrial dengan aneka tanaman berukuran mini. Gaya industrial juga dikenal sebagai gaya yang jujur atau terbuka karena dapat mengekspos banyak hal tanpa harus menutupi apapun.
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Pencarian Agen

Hubungi Agen Profesional yang Akan Membantu Kebutuhan Anda

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini