Tarif Jasa Arsitek, Cara Hitung, dan 5 Cara Memilih Arsitek yang Tepat

Tim Editorial Rumah.com
Tarif Jasa Arsitek, Cara Hitung, dan 5 Cara Memilih Arsitek yang Tepat
Rumah.com – Jasa arsitek bukan hanya terbatas dengan mendesain bangunan fisik rumah semata. Dengan menggunakan perantara arsitek, rumah dapat dibangun secara efisien. Baik dari segi struktur, material bangunan, hingga bujet yang nantinya akan dikeluarkan dalam pembangunan rumah.
Apakah Anda penasaran dengan tarif jasa arsitek dan bagaimana cara menemukan jasa arsitek yang tepat? Sebelum membahas lebih lanjut terkait tarif arsitek, cara perhitungan, dan bagaimana menemukan arsitek yang tepat, akan lebih baik jika Anda mengetahui poin-poin bahasan artikel di bawah ini.
  • Perhitungan dan Tarif Jasa Arsitek Paling Umum Di Indonesia
  • Keunggulan Menggunakan Jasa Arsitek
  • 5 Cara Menemukan Jasa Arsitek yang Tepat
Berikut penjelasan penghitungan tarif jasa arsitek dan bagaimana menemukan jasa arsitek yang tepat sesuai kebutuhan Anda.

Perhitungan dan Tarif Jasa Arsitek Paling Umum di Indonesia

Perhitungan dan Tarif Jasa Arsitek Paling Umum di Indonesia
Mengusahakan agar pembangunan memakan biaya yang ekonomis masuk dalam lingkup kerja arsitek. (Foto: Pexels.com)
Perhitungan tarif jasa arsitek di Indonesia secara umum telah diatur oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Tarif arsitek dipengaruhi oleh total keseluruhan biaya pembangunan dan kategori jenis bangunan yang rencananya dibangun. Kedua aspek ini akan menjadi pertimbangan sebelum akhirnya tarif jasa arsitek ditentukan.
Dengan tarif yang dibayarkan tersebut, klien yang bersangkutan akan mendapatkan layanan jasa arsitek mulai dari tahap perencanaan, pengembangan, hingga pengawasan berkala. Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan dan tarif jasa arsitek di Indonesia, akan dijelaskan lebih lanjut pada poin-poin di bawah ini.

Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Rencana Anggarannya

Perhitungan tarif arsitek paling umum adalah dengan menggunakan acuan rencana anggaran pembangunan rumah. Namun selain itu, perlu diketahui kategori bangunan yang akan dibangun, karena hal ini juga akan mempengaruhi tarif arsitek yang berlaku.
Sebagai penjelasan lebih lanjut, kategori jenis bangunan yang dimaksud adalah berdasarkan tingkat kesulitan dan kegunaannya. Tipe kategori bangunan dibagi menjadi lima meliputi kategori bangunan khusus, sosial, kategori bangunan 1, 2 dan 3. Masing-masing kategori tersebut memiliki persentase besaran tarif yang dikenakan untuk arsitek.
Bangunan rumah tinggal pribadi, masuk dalam kategori 3. Di bawah ini Rumah.com akan memberikan contoh perhitungan tarif biaya arsitek berdasarkan rencana anggaran biaya untuk pembangunan rumah tinggal pribadi.
Jika rencana anggaran biaya pembangunan rumah pribadi sebesar Rp300 juta, dengan masuk tarif pada kategori 3, maka perhitungan tarif jasa arsitek, sebagai berikut:
RAB RumahRp300.000.000
Tarif Arsitek (kategori 3)8% x Rp300.000.000 = 24.000.000
Jadi tarif yang dikenakan untuk jasa arsitek dengan rencana anggaran sebesar Rp300 juta adalah sebesar Rp24 juta.

Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Luas Per Meter Persegi

Perhitungan berikutnya adalah dengan berdasarkan luas per meter persegi bangunan yang dibangun. Besaran tarif jasa arsitek per meter biasanya berkisar antara 150-800 ribu/m2. Namun, beberapa arsitek dapat menerapkan harga dibawah maupun di atas tarif umum. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh kapasitas pengalaman dan portofolio arsitektur sebelumnya.
Luasan lingkup kerja jasa arsitek juga akan mempengaruhi tarifnya. Secara umum, ruang lingkup arsitek dibagi menjadi beberapa tahap, mulai dari proses membuat konsep rancangan hingga tahap pengawasan pembangunan. Ruang lingkup ini memberikan ruang arsitek juga untuk menjadi kontraktor yang bertanggung jawab dalam pengawasan, pemilihan bahan material, dan kewajiban kontraktor lainnya.

Keunggulan Menggunakan Jasa Arsitek

Hak intelektual desain atau hasil akhir proyek pembangunan rumah dengan desain dari arsitek secara penuh akan tetap dimiliki oleh arsitek tersebut . (Sumber: Pexels.com)
Pertimbangan menggunakan jasa arsitek untuk perencanaan pembangunan rumah tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat pada proses pembangunan rumah nantinya. Manfaat dari menggunakan arsitek tersebut secara langsung akan berdampak kepada kualitas bangunan yang dibangun. Bahkan mulai dari sketsa denah yang dirancang oleh arsitek saja, Anda dapat melihat gambaran rumah yang akan dibangun nantinya.
Berbagai faktor seperti kenyamanan, keamanan, dan kesehatan penghuni dalam sebuah bangunan dapat diwujudkan oleh arsitek melalui rancangan desain yang efisien. Jika Anda sedang mencari rumah baru tanpa perlu renovasi, Daftar rumah di DI Yogyakarta dengan arsitektur tradisional yang bisa ditemukan di Rumah.com.
Berikut beberapa keunggulan jasa arsitek lainnya yang bisa menjadi pertimbangan.
  • Efisiensi dalam penggunaan anggaran untuk material bangunan melalui perencanaan desain bangunan yang efisien
  • Terhindar dari kesalahan struktur bangunan yang dapat membahayakan keselamatan penghuni rumah.
  • Kualitas bangunan rumah yang prima dan tahan lama
  • Memiliki hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan dengan desain yang khusus menjadi keunikan tersendiri, membedakan dengan hunian lain.
  • Nilai jual rumah bertambah

5 Cara Menemukan Jasa Arsitek yang Tepat

Terdapat 13 poin kompetensi standar bagi arsitek untuk bisa mendapatkan Sertifikasi. (Sumber: Pexels.com)
Bagi Anda yang berencana mendirikan rumah, menggunakan arsitek rumah akan sangat membantu. Jasa arsitek rumah akan memberikan keuntungan dalam proses perencanaan rumah seperti yang telah dibahas pada poin sebelumnya.
Setelah mengetahui keuntungan menggunakan arsitek, lalu bagaimana cara memilih jasa arsitek yang tepat? Ada beberapa pertimbangan penting yang perlu diperhatikan saat memilih jasa arsitek yang tepat.

Jasa Arsitek Bersertifikat

Kredibilitas arsitek rumah salah satunya ditentukan oleh sertifikat arsitek yang dimiliki. Dengan adanya sertifikasi arsitek, kapabilitas pengetahuan, cara kerja, serta keterampilan dalam lingkup perencanaan rancangan bangunan telah memenuhi standar. Di Indonesia sendiri, lembaga pemberi Sertifikasi Keahlian Arsitek (SKA) profesi pada arsitek adalah Ikatan Arsitek Indonesia berasosiasi dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).
Terdapat 13 poin kompetensi standar bagi arsitek untuk bisa mendapatkan Sertifikasi Keahlian Arsitek. Poin-poin ini menjadi standar dan tolok ukur keahlian seseorang dalam bidang arsitektur. Pastikan saat Anda berencana menggunakan jasa arsitek rumah, jasa arsitek tersebut telah memiliki Sertifikat Keahlian Arsitek. Demi keamanan dan keberhasilan proyek pembangunan rumah Anda.

Lihat Portofolio Jasa Arsitek

Pengalaman kerja dari jasa arsitek rumah dapat dilihat dari portofolio proyek sebelumnya. Dengan melihat dan mengamati portofolio tersebut, Anda dapat memastikan jasa arsitek yang akan digunakan telah sesuai dengan preferensi Anda.
Selain itu kualitas dan kuantitas hasil pengerjaan dari portofolio sebelumnya, dapat menunjukkan ciri khas dari seorang arsitek yang mungkin akan atau tidak sesuai dengan selera Anda. Pastikan Anda memilih arsitek yang memiliki latar belakang jenis bangunan yang sesuai. Contohnya, disarankan memilih arsitek yang khusus mendesain hunian pribadi jika Anda berencana membangun rumah pribadi. Bukan arsitek yang berlatar belakang di desain bangunan komersil seperti restoran, bandara, dan gedung lainnya.

Ketahui Testimoni Klien Sebelumnya

Ulasan atau testimoni arsitek rumah dari klien sebelumnya, bisa Anda jadikan salah satu indikator apakah jasa arsitek rumah tersebut cocok untuk Anda. Testimoni tersebut biasanya cukup menggambarkan bagaimana cara kerja calon arsitek rumah yang akan anda pekerjakan.
Apakah hasil akhirnya bagus atau kurang, apakah durasi pengerjaan tepat waktu, hingga tarif arsitek rumah adalah beberapa informasi yang bisa Anda ketahui dari testimoni klien sebelumnya. Karena tidak dapat dipungkiri, kepuasan maupun kekecewaan klien sebelumnya akan memberikan sentimen dan persepsi terhadap jasa arsitek tersebut.

Tips Rumah.com

Arsitek melakukan pengawasan berkala setelah menyelesaikan bangunan, secara umum dilakukan satu kali dalam dua minggu atau satu kali dalam sebulan .

Ketahui Cara Kerja dan Kesesuaian Gaya

Poin berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk menilai jasa arsitek rumah adalah dengan mengetahui cara kerja dan kesesuaian gaya arsitektur. Tahapan ini biasanya dapat diketahui setelah melakukan pembicaraan langsung dengan sang arsitek. Dengan menanyakan pertanyaan ini, Anda dapat melihat bagaimana cara kerja dan kesesuaian gaya dari jasa arsitek rumah tersebut. Hal ini dikarenakan masing-masing jasa arsitek rumah memiliki kesesuaian gaya yang menjadi ciri khas dan cara kerja yang berbeda.

Jasa Arsitek Rumah yang Sesuai Bujet

Tahap terakhir yang perlu dipertimbangkan adalah menyesuaikan arsitek rumah yang sesuai dengan anggaran. Walaupun arsitek telah memiliki acuan tarif umum, namun tidak dipungkiri arsitek rumah yang berpengalaman dan telah dikenal akan karya-karyanya memiliki tarif yang lebih tinggi.
Pada tahapan ini, perlu dilihat kembali prioritas dan kebutuhan akan jasa arsitek rumah bagi perencanaan pembangunan rumah Anda. Diharapkan dengan memperhatikan poin ini, anggaran yang telah dipersiapkan sebelumnya tidak membengkak.
Demikian penjelasan lengkap terkait tarif jasa arsitek rumah dan cara menghitungnya. Selain itu, dengan membaca penjelasan di atas, diharapkan dapat mengetahui bagaimana cara menemukan arsitek yang tepat, sesuai dengan kebutuhan Anda.
Selain memasukan bujet jasa arsitek, ada biaya-biaya penting lainnya yang perlu dipersiapkan saat membangun rumah. Simak penjelasannya pada video di bawah!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini

Tanya Jawab Seputar Arsitek

Gaji seorang arsitek pemula atau yang baru saja lulus perkuliahan, standar gajinya adalah Rp 4,3 juta. Sementara karyawan arsitek entry level atau memiliki pengalaman di pekerjaan bidang ini selama satu hingga dua tahun, umumnya bisa m endapatkan gaji hingga Rp 7 juta.

Mengacu pada Undang-Undang No. 6 tahun 2017 tentang Arsitek, ruang lingkup layanan untuk jasa arsitek meliputi penyusunan studi awal arsitektur, perencanaan bangunan dan lingkungannya, pelestarian bangunan gedung dan lingkungannya, perencanaan tata bangunan dan lingkungannya, dan/atau penyusunan perencanaan teknis.

Kisaran biaya desain untuk jasa arsitek per meter perseginya adalah sekitar 100 ribu hingga 1 juta rupiah per meternya. Perbedaan harga ini tergantung pada pengalaman dan skill dari masing-masing arsitek. Jadi, semakin berpengalaman, harganya juga akan semakin mahal.

Arsitektur adalah ilmu yang mempelajari tentang perencanaan serta rancang bangun ruang dan bangunan mulai dari perabot, ruang, bangunan hingga kawasan. Sedangkan, arsitek merupakan orang yang mempelajari ilmu arsitektur dan berprofesi sebagai perancang desain bangunan.

Dengan menggunakan jasa arsitek, Anda dapat menghemat waktu pembangunan. Karena, arsitek memiliki timelinenya sendiri saat sedang mengerjakan suatu proyek.