Panduan Menjadi Agen Properti Sukses dan Profesional

Apakah Anda tertarik untuk meniti karier di bidang sales? Mungkin agen properti atau istilah kerennya broker, bisa menjadi salah satu daftar pekerjaan yang patut digeluti.
Agen Properti Cover
Seorang agen properti adalah orang atau usaha penjualan tanah atau bangunan yang menjadi perantara antara pemilik properti dan calon pembeli. (sumber: pixabay)

RumahCom – Sebelumnya perlu kita ketahui dulu apa sebenarnya tugas seorang agen properti? Agen properti adalah orang yang mengurus penjualan tanah dan bangunan, mulai dari membuat materi promosi untuk properti, menjadi konsultan bagi calon pembeli, dan bertanggung jawab atas transaksi antara pemilik properti dan pembeli.

Syarat utama menjalani profesi agen properti adalah ulet, jujur, dan pantang menyerah. Tentunya jika Anda punya latar belakang di bidang pemasaran, akan membantu juga. Selanjutnya, Anda bisa mempelajari seluk-beluk properti sembari memulai karier di bidang ini. Berikut beberapa poin penting yang akan dibahas dalam artikel ini:

  1. Prospek Karier Agen Properti
    1. Komisi Agen Properti
    2. Jenjang Karier Agen Properti
  2. Cara Menjual Rumah yang Efektif
  3. Langkah Menjadi Agen Properti
    1. Dapatkan Izin    
    2. Cari Kantor Agen Properti
    3. Siapkan Anggaran
    4. Membangun Relasi dan Portofolio
    5. Aktif di Media Sosial
    6. Bergabung dengan Asosiasi Agen Properti
    7. Membangun Brand
    8. Perluas Pengetahuan
    9. Pasang Listing Properti di Media Online

1. Prospek Karier Agen Properti 

Agen properti mendapatkan keuntungan dari komisi penjualan. (sumber: pixabay)

Agen properti mendapatkan keuntungan dari komisi penjualan. (sumber: pixabay)

Sebelum kita bahas lebih lanjut syarat-syarat menjadi agen properti, ada baiknya kita cari tahu dulu seperti apa prospek kerja seorang agen properti? Gaji pokok seorang agen properti bisa kurang lebih sama dengan profesi di bidang marketing lainnya, tapi yang membedakan adalah komisi yang diterima. Agen properti sudah pasti menerima komisi penjualan atas setiap transaksi yang berhasil dilakukan.

a. Komisi Agen Properti

Seorang agen properti bekerja sebagai perantara penjual properti dan calon pembeli, karena itu, adalah hal yang wajar bagi seorang agen properti untuk mendapatkan komisi dari setiap kesuksesan transaksi. Kementerian Perdagangan telah menetapkan jumlah besaran komisi tersebut, yang dituangkan dalam Permendag No 51 tahun 2017 tentang P4 yaitu Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Pada pasal 12, disebutkan bahwa komisi yang berhak diterima seorang agen properti adalah sebesar 2 hingga 5% dari nilai transaksi.

Meski demikian, jumlah atau persentase komisi itu sendiri dapat berbeda-beda, tergantung pada beberapa pertimbangan berikut ini:

  • Apakah Anda adalah seorang agen properti lepas (freelance) atau bekerja di bawah perusahaan. Jika Anda bekerja untuk suatu perusahaan pemasaran properti, berarti Anda juga harus membagi komisi dengan perusahaan tersebut.
  • Apakah Anda memiliki lisensi sebagai agen properti. Tentunya agen properti yang berlisensi memiliki pengalaman dan skill yang lebih tinggi sehingga komisi atas jasanya pun dapat lebih tinggi;
  • Apa saja lingkup jasa Anda dalam proses penjualan, apakah hanya menghubungkan penjual dengan pembeli, atau menyediakan paket lengkap mulai dari promosi, pengumpulan informasi, konsultasi, hingga transaksi; dan yang paling penting
  • Kesepakatan antara agen properti dengan pengguna jasa, juga dengan perusahaan yang menaunginya.

b. Jenjang Karier Agen Properti

Ketika baru terjun ke industri pekerjaan ini, Anda akan menjadi agen properti junior. Seiring bertambahnya pengalaman dan kemampuan, Anda bisa naik ke jenjang agen properti senior, hingga menjadi manajer pemasaran di perusahaan real estate itu sendiri. Sebagai manajer, Anda akan mengatur pekerjaan agen-agen properti di bawah Anda.

Selain itu, dengan banyak pengetahuan yang Anda dapatkan ketika menjalani karier sebagai agen properti, bukan tidak mungkin untuk merambah ke karier lain, seperti juru taksir (appraisal), manajer properti, atau bahkan pengacara real estate.

2. Cara Menjual Rumah yang Efektif

Agen properti masih menjadi cara yang efektif dan umum untuk transaksi jual-beli rumah hingga saat ini. (Sumber:Pexels.com)

Agen properti masih menjadi cara yang efektif dan umum untuk transaksi jual-beli rumah hingga saat ini. (Sumber:Pexels.com)

Meskipun banyak yang memilih menjual rumah sendiri tanpa mencari bantuan profesional, namun fakta membuktikan bahwa agen properti dapat memainkan peran penting dalam penjualan rumah secara cepat. Mereka menggunakan database yang luas, kontak dan alat-alat yang efektif untuk mencari pembeli terbaik dan mempercepat proses penjualan.

Kebanyakan masyarakat modern saat ini lebih sering menggunakan listing properti online untuk mencari rumah idaman, jadi seorang agen properti juga harus up to date dengan tren dan pasaran. Berikut daftar perumahan di Jakarta dengan harga jual Rp500-700 juta untuk Anda.

3. Langkah Menjadi Agen Properti Sukses

Salah satu hal yang paling penting yang harus dilakukan untuk menjadi agen properti adalah mendapatkan izin usaha. (sumber: pexels)

Salah satu hal yang paling penting yang harus dilakukan untuk menjadi agen properti adalah mendapatkan izin usaha. (sumber: pexels)

Ketekunan dan kemampuan pemasaran tentunya jadi modal awal yang paling penting untuk memulai karier di bidang properti. Tapi, bagi pemula ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum terjun ke dalamnya. Setelah menjadi seorang agen properti pun, masih ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan.

Kebanyakan masyarakat modern saat ini lebih sering menggunakan listing properti online untuk mencari rumah idaman, jadi seorang agen properti juga harus up to date dengan tren dan pasaran. Nah, beberapa poin ini akan membantu Anda sebagai langkah awal menjadi agen properti dan mendorong kesuksesan di masa mendatang.

a. Dapatkan Izin

Sejak akhir tahun 2015 lalu, AREBI (Asosiasi Real Estate Broker Indonesia) terus menggiatkan lisensi bagi para agen properti melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti.

Dengan memiliki sertifikat/lisensi, maka agen properti dianggap sudah memiliki kemampuan menjalankan pekerjaan sebagai broker. Ada tiga jenis skema sertifikasi profesi yang diselenggarakan, yakni Broker Properti, Manajemen Broker Properti, dan Manajemen Properti dan Investasi. Masing-masing memiliki persyaratan dan proses yang berbeda-beda. Cermati masing-masing skema di website resmi LSP Broker Properti.

Anda juga bisa datang langsung ke Sekretariat LSP Broker Properti di  Jl Jambu No. 2, Menteng, Jakarta Pusat (Telp: 021-3909913). Untuk broker di luar Jakarta dan Pulau Jawa, juga dapat mengajukan sertifikasi secara kolektif.

Keberadaan aturan ini dianggap penting mengingat Indonesia telah membuka peluang untuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dengan diberlakukan MEA, broker properti asing akan mudah masuk ke Indonesia, sehingga persaingan antar broker pun akan semakin ketat.

b. Cari Kantor Agen Properti

Langkah yang kedua ini sebenarnya adalah opsi. Anda bisa memilih antara menjadi agen properti perorangan/individual atau tergabung dalam sebuah badan usaha. Bila memilih opsi kedua, maka carilah perusahaan agen properti yang memiliki reputasi bagus dan terpercaya. Cara mudahnya adalah dengan memeriksa kredibilitas perusahaan tersebut melalui ulasan di media sosial atau blog.

Anda bisa juga meminta saran dari kerabat yang memahami seluk beluk sejumlah agen pemasaran properti. Lalu, lihat apakah kantor broker tersebut tengah membuka lowongan untuk sales. Saat sudah menemukannya, ini waktunya Anda untuk mengajukan lamaran. Beruntung bila Anda diberi kesempatan untuk walk-in interview, karena Anda bisa langsung bertanya seputar profil perusahaan.

Sebagai bahan pertimbangan, jangan lupa tanyakan empat hal ini kepada bagian personalia;

  1. Apakah perusahaan memberi kursus tambahan kepada karyawan atau agen properti?
  2. Apakah ada pendamping yang siap mengajarkan saya?
  3. Haruskah menerapkan gaya khas perusahaan saat berkomunikasi dengan klien?
  4. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mendapatkan komisi?

Keuntungan menjadi bagian dari agensi properti adalah Anda bisa mendapatkan bimbingan dari senior dan database klien yang bisa Anda kembangkan sendiri.

c. Siapkan Anggaran

Anggaran ini dibutuhkan untuk mempersiapkan diri. Minimal dibutuhkan dana awal sekitar Rp1 juta untuk membuat kartu nama, menjadi member berbayar di website properti terdepan, atau mungkin mendaftar sebagai anggota di portal AgentNet.

Belum lagi untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas, Anda sebaiknya mengikuti berbagai kursus atau seminar yang mengupas tuntas dunia properti. Meski harus mengeluarkan sejumlah uang, akan tetapi informasi yang didapat mampu memperkaya diri sekaligus modal berjualan.

d. Membangun Relasi dan Portofolio

Metode terbaik untuk membangun portofolio ada dua: mencari mentor dan menggunakan jaringan pribadi. Barbara Kennon, dari National Association of Realtors, mengungkapkan bahwa menemukan mentor yang tepat sangat perlu khususnya bagi agen properti pemula.

Mereka tentu mampu memandu Anda dalam melakukan proses jual beli properti hingga cara cepat mendapatkan klien. Sedangkan metode yang kedua bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan orang terdekat Anda. Hubungi kerabat yang tengah berencana menjual rumah, tanah, atau apartemennya, dan tawarkan mereka untuk menggunakan jasa Anda sebagai agen properti.

Tip Rumah
Ada baiknya Anda juga menentukan spesialisasi Anda dan berfokus pada satu bidang secara mendalam, misalnya sustainable building. Dengan demikian, Anda akan menjadi ahli bagi klien yang mencari properti jenis ini.

e. Aktif di Media Sosial

Langkah berikut ini tentu tak membutuhkan modal besar, hanya memerlukan kuota internet di ponsel pintar Anda. Jejaring sosial yang bisa digunakan untuk memasarkan listing properti Anda meliputi Facebook, Twitter, atau bahkan Path. Manfaatkan pertemanan Anda di media sosial untuk menjangkau lebih banyak orang.

f. Perluas Pengetahuan

Sebagai agen properti, terkadang Anda juga dituntut untuk menjadi konsultan bagi calon pembeli. Karena itulah, penting untuk menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya agar Anda juga bisa memberikan informasi yang tepat dan lengkap untuk klien. Dengan ilmu, tentunya Anda juga menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai isu yang dapat muncul dalam pekerjaan, selalu up to date dengan tren terbaru, dan paling penting membuka kesempatan ke jenjang karier yang lebih tinggi.

Ada banyak cara untuk melakukannya. Cari seminar dan workshop dengan topik yang ingin Anda dalami. Jika perusahaan Anda menyediakan kursus untuk agen properti di bawah naungannya, itu lebih bagus lagi. Bacalah buku-buku dari tokoh-tokoh inspiratif di bidang properti, seperti The Millionaire Real Estate Agent karya Gary Keller atau The King of Property: 36 Secrets of Powerful Closing karya Ir. Eddie Muljawan Soetedjo CPA. Perbanyak diskusi dengan senior-senior Anda. Tak kalah penting, tingkatkan jam terbang karena pengalaman adalah guru terbaik.

Seperti apa seminar atau workshop untuk agen properti? Simak video berikut untuk melihat salah satu contohnya:

 

g. Bangun Citra yang Profesional

Sebagai agen properti, Anda akan bertemu banyak orang, sehingga citra yang profesional sangatlah penting. Citra yang bagus akan menjadi modal bagi Anda untuk mendapatkan lebih banyak klien. Dilansir dari investopedia.com, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk membangun image Anda:

  • Penampilan yang rapi. Rambut, pakaian, aksesori atau make up yang pantas dan tidak berlebihan. Hindari parfum yang menyengat atau pakaian yang terlalu terbuka.
  • Dalam meeting tatap muka, lakukan kontak mata dan gestur tubuh yang positif. Bersikaplah ramah dan penuh perhatian.
  • Materi pemasaran dan periklanan yang berkualitas, mulai dari foto properti yang akurat, teks yang menarik dan bebas kesalahan.
  • Saat bicara melalui telepon, pastikan Anda terdengar jelas dan sopan.
  • Bangun tampilan website serta media sosial yang menarik dan informatif.
  • Dalam komunikasi tertulis, seperti surat, email, atau chat, harus dibuat dengan sebaik mungkin dengan menghindari kesalahan eja atau penulisan.

h. Pasang Listing Properti di Media Online

Di dunia digital yang semakin maju, penting bagi seorang agen properti untuk mengikuti tren teknologi terbaru. Berdasarkan laporan National Association of Realtors di tahun 2019 tentang bisnis properti di dunia digital, lebih dari 90% perusahaan real estate memiliki website, dan fitur yang paling sering digunakan adalah listing properti.

Listing properti online akan menjangkau lebih banyak calon pembeli. Contohnya, semua orang bisa mendapatkan listing rumah idaman dengan sangat mudah melalui website seperti Rumah.com. Bahkan juga dapat menentukan lokasi yang mereka inginkan, jumlah tempat tidur, dan filter lainnya.

i. Bergabung dengan Asosiasi Agen Properti

Di Indonesia sudah ada AREBI (Asosiasi Real Estate Broker Indonesia) yang menaungi lebih dari 500 perusahaan broker real estate. AREBI sudah berdiri sejak 1992 dan menjadi garda depan yang memastikan perusahaan properti Indonesia mengikuti kode etik yang telah ditentukan dan menjalankan usaha dengan jujur.

Sebagai anggota asosiasi atau perusahaan yang bergabung dengan asosiasi ini, tentunya akan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai agen properti dan membantu branding Anda di hadapan klien.

7 Tugas Agen Properti, Ini yang Bisa Anda Minta dari Mereka

Menggunakan Jasa Agen Properti

7 Tugas Agen Properti, Ini yang Bisa Anda Minta dari Mereka

Nah, itulah sejumlah hal yang perlu Anda ketahui untuk memulai karier sebagai agen properti. Ingat, yang paling penting, Anda harus memiliki keuletan dan ketekunan untuk memulai. Seiring berjalannya waktu, perbanyak jam terbang dan pengalaman Anda untuk menambah kredibilitas.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

4 Review Properti Untuk Hunian Berkelas

Masukan