Air Keruh? Ini Cara Menjernihkan Air Sumur

Air sumur hingga kini masih menjadi elemen penting bagi kehidupan masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun pedesaan. Air sumur punya banyak manfaat yang bagus bagi kesehatan tubuh.
Air Keruh Ini Cara Menjernihkan Air Sumur
Sumber: Pixabay

RumahCom - Air sumur hingga saat ini masih menjadi sumber utama kehidupan masyarakat Indonesia. Jika dijelaskan menurut proses kerjanya, air sumur adalah air yang keluar langsung dari dalam tanah setelah digali mencapai batas kedalaman tertentu. Sehingga bisa dikatakan bahwa air sumur merupakan air alami yang berasal dari bumi.

Lantaran air sumur mengambil sumber dari resapan tanah di sekelilingnya, maka tak heran jika air yang dihasilkan kerap menjadi keruh. Ada berbagai cara menjernihkan air sumur yang bisa Anda lakukan, semuanya tertuang dalam artikel berikut ini.

  1. Perbedaan Air Sumur dengan Air PAM
  2. Air Sumur, Sumber Kehidupan Rumah Tangga
  3. Ciri-Ciri Air Sumur yang Sehat
  4. Cara Menjernihkan Air Sumur
    a. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Penyaring
    b. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Kaporit
    c. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Tawas
    d. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan PAC
  5. Dampak Penggunaan Air Sumur yang Keruh dalam Kehidupan

1. Perbedaan Air Sumur dengan Air PAM

Sumber air bersih yang berasal dari air PAM menggunakan bantuan teknologi terkini untuk mengolah air. Sumber: mediaindonesia.com

Sumber air bersih yang berasal dari air PAM menggunakan bantuan teknologi terkini untuk mengolah air. Sumber: mediaindonesia.com

Air sumur dan air PAM memiliki perbedaan yang cukup jelas. Jika air sumur dihasilkan melalui proses kerja alami, maka air PAM atau kepanjangannya Perusahaan Air Minum dihasilkan oleh negara dengan cara mengalirkannya melalui rangkaian pipa. Untuk bisa memanfaatkan air bersih dari PAM, warga harus berlangganan dan membayar sesuai jumlah air yang dikonsumsi per bulan.

Air PAM relatif lebih bersih meski kadang juga ikut keruh dalam kondisi tertentu. Sayangnya tidak semua wilayah di Indonesia terjangkau oleh air PAM. Ini sebabnya masih banyak warga yang mengandalkan air sumur sebagai peran utama.

Mengutip laman Liputan6.com, sumber air bersih yang berasal dari air PAM menggunakan bantuan teknologi terkini untuk mengolah air. Berbagai teknologi ini yang akan membantu dalam mengolah air agar layak untuk dikonsumsi. Dan ketika air dari PAM ini sudah mengalami proses penjernihan, maka air bersih dari PAM siap didistribusikan ke masyarakat.

Air PAM sangat disarankan untuk dimanfaatkan warga yang tinggal di beberapa daerah yang sangat rawan akan kondisi pencemaran lingkungan. Misalnya kawasan sekitar pabrik, lokasi industri, maupun tempat pengelolaan sampah.

2. Air Sumur, Sumber Kehidupan Rumah Tangga

Air sangat mudah terkontaminasi dengan bakteri Escherecia Coli (EC), kandungan besi (FE), Mangan (Mn), serta kadar keasaman dari air tersebut. Sumber: britannica.com

Air sangat mudah terkontaminasi dengan bakteri Escherecia Coli (EC), kandungan besi (FE), Mangan (Mn), serta kadar keasaman dari air tersebut. Sumber: britannica.com

Jika Anda berencana membeli rumah baru di lokasi yang masih punya lingkungan asri dan jauh dari pencemaran lingkungan, maka memberdayakan air sumur sah-sah saja. Sebagai referensi, Anda bisa melihat daftar hunian perumahan di Kota Depok dan sekitarnya mulai Rp600 jutaan yang punya sumber mata air cukup bagus.

Akan tetapi perlu diketahui, ada sejumlah hal yang wajib diperhatikan agar air sumur bisa dikonsumsi dengan layak. Pasalnya, air sangat mudah terkontaminasi dengan bakteri Escherecia Coli (EC), kandungan besi (FE), Mangan (Mn), serta kadar keasaman dari air tersebut.

Tip Rumah
Ada berbagai indikasi yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi air sumur, salah satunya memastikan bebas dari zah berbahaya.

Tak heran pada beberapa daerah yang kondisi lingkungannya kurang baik, air sumur yang dihasilkan akan berwarna kuning hingga berminyak. Jika sudah begini, maka air hanya layak digunakan sebagai MCK atau mandi, cuci, kakus. Sementara untuk dikonsumsi, air dalam kondisi kuning dan berminyak sangat tidak disarankan.

3. Ciri-Ciri Air Sumur yang Sehat

Ciri-Ciri Air Sumur yang Sehat

Selain harus memastikannya tidak berwarna, air sumur yang baik adalah yang tidak memberikan rasa apapun selain tawar. Sumber: theguardian.com

Melanjutkan pembahasan di atas, ada beberapa indikasi air sumur yang sehat dan layak digunakan untuk minum dan masak.

a. Tidak Berwarna

Air sumur yang sehat adalah yang jernih dan tidak berwarna. Untuk memastikan air dalam kondisi jernih, Anda bisa menuang air sumur yang dialirkan melalui keran ke dalam gelas bening. Jika air berwarna kuning atau keruh, artinya air sumur perlu treatment tambahan agar bisa dikonsumsi.

b. Tidak Berasa

Selain harus memastikannya tidak berwarna, air sumur yang baik adalah yang tidak memberikan rasa apapun selain tawar. Sehingga apabila ada kandungan rasa seperti minyak atau besi saat Anda meminumnya, maka air sumur tidak dalam kondisi sehat.

Baca juga: Manfaat Membuat Sumur Resapan dan Panduan Membuatnya di Rumah

c. pH netral

Melansir dari laman lenntech.com, beberapa karakteristik air tanah atau air sumur yang paling umum adalah kesedahan yang rendah, suhu dan komposisi kimia yang konstan, dan hampir tidak adanya oksigen secara keseluruhan. Air sumur yang bersirkulasi dapat memiliki variasi berbeda dalam komposisinya, diikuti dengan munculnya polutan dan berbagai kontaminan lainnya. Selain itu, air sumur seringkali sangat murni secara mikrobiologis.

Oleh karenanya, sangat penting mengetahui tingkat keasaman (pH) air sebelum dikonsumsi. Air sumur yang sehat memiliki pH netral antara 6,8 hingga 7,2 untuk bak penampungan kecil, serta 6,5 hingga 7,5 untuk bak penampungan besar. Untuk mengecek pH air, Anda bisa gunakan kertas lakmus yang dijual di pasaran.

d. Bebas kandungan berbahaya

Terakhir, air sumur yang sehat adalah yang tidak mengandung kandungan berbahaya. Kandungan berbahaya yang dimaksud diantaranya Escherecia Coli (EC), Salmonella typhii, Vibrio cholera, kandungan besi (FE), serta Mangan (Mn).

4. Cara Menjernihkan Air Sumur

Cara Menjernihkan Air Sumur

Filter air dapat dengan mudah ditemukan di toko-toko bangunan, yang terdiri dari jenis UV dan keramik. Sumber: pinterest

Apabila air sumur di rumah Anda berada dalam kondisi keruh, sejumlah perawatan bisa dilakukan untuk membuatnya jernih kembali. Berikut cara-cara menjernihkan air sumur yang dirangkum dari sejumlah sumber:

A. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Penyaring

Cara pertama yang paling umum dilakukan banyak orang adalah menyaring air alias filterisasi. Filter air dapat dengan mudah ditemukan di toko-toko bangunan, yang terdiri dari jenis UV dan keramik. Filter air UV dijual dengan harga di atas Rp500 ribu sementara jenis keramik hanya berkisar paling mahal Rp100 ribu saja.

Harga yang lebih mahal sepadan sebab filter UV memiliki sistem kerja Reverse Osmosis atau langsung bisa dikonsumsi sebagai air minum. Sinar UV-nya mampu mengurangi 99.999% bakteri, virus, dan protozoa dalam air sehingga air menjadi aman untuk dikonsumsi, tetapi logam berat dan partikel lainnya tidak mampu dihilangkan.

Sementara filter keramik dilengkapi teknologi Nano-KDF untuk menghambat pertumbuhan bakteri, sehingga mampu mengubah air yang disaring menjadi air keran yang bisa dikonsumsi. Hanya saja, jika menggunakan filter ini, Anda perlu melakukan pembersihan pada cartridge keramik penyaringan agar air yang dihasilkan selalu baik.

B. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Klorin

Dalam kondisi darurat, cara menjernihkan air sumur bisa dilakukan dengan memanfaatkan zat klorin. Mengutip doh.wa.gov, berikut tipsnya:

  • Air sumur yang telah ditampung ditambahkan cairan pemutih pakaian yang mengandung klorin antara 5,25 persen dan 8,25 persen.
  • Hindari penggunaan cairan pemutih yang mengandung parfum, pewarna, dan bahan tambahan lainnya. Pastikan untuk membaca labelnya.
  • Air keruh harus disaring sebelum menambahkan pemutih.
  • Tempatkan air dalam wadah bersih. Tambahkan jumlah pemutih sesuai anjuran berikut: 5 tetes cairan pemutih untuk 1 liter air, 10 tetes untuk 1/2 galon atau 2 liter air, ¼ sendok teh untuk 1 galon, 1 sendok teh untuk 5 galon, dan 2 sendok teh untuk 10 galon air.
  • Setelah tercampur, aduk rata dan diamkan minimal 60 menit sebelum air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Panduan Beli Rumah untuk Pengantin Baru

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

Panduan Beli Rumah untuk Pengantin Baru

C. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan Tawas

Selain klorin, tawas juga akrab dipakai banyak orang untuk menjernihkan air. Cara penggunannya pun hampir sama dengan klorin. Larutkan bubuk tawas ke dalam air sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.

D. Cara Menjernihkan Air Sumur dengan PAC

Poly Aluminium Chloride atau PAC adalah salah satu media berbahan dasar alumunium klorida yang biasa digunakan untuk menjernihkan air. PAC bisa digunakan sebagai pengganti tawas maupun klorin.

Cara menjernihkan air sumur dengan PAC sebaiknya dilakukan pada malam hari, sehingga Anda bisa menyaring air bersih dan membuang kotoran yang mengendap di pagi harinya. Untuk air sebanyak 1.000 liter, larutkan PAC ± 1/2 sendok makan hingga 1 sendok makan. Sementara untuk air 2.000 liter, larutkan PAC sebanyak kurang lebih 1-2 sendok makan.

5. Dampak Penggunaan Air Sumur yang Keruh dalam Kehidupan

Dampak Penggunaan Air Sumur yang Keruh dalam Kehidupan

Hal paling umum, air keruh dapat menyebabkan muntah, diare, demam, mual, pusing, sakit tenggorokan, hingga kram perut. Sumber: nyunews.com

Mengonsumi air sumur yang keruh akan berdampak bagi kehidupan terutama kesehatan. Merujuk alodokter, air sumur yang terkontaminasi dengan air laut, parasit, bakteri, bahan kimia, nitrat, merkuri, timah, bahkan feses, akan menimbulkan beragam masalah kesehatan jika masuk ke dalam tubuh.

Seperti kandungan timah yang terkandung dalam air tanah jika dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu panjang, bisa menyebabkan masalah perkembangan mental pada anak-anak dan bayi. Bahkan dapat memicu hipertensi dan gangguan pada ginjal.

Sementara kandungan parasit Cryptosporidium di dalam air sumur merupakan patogen yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan yang mematikan. Air sumur yang keruh karena memiliki zat nitrat juga bisa memicu sulitnya darah untuk menyalurkan oksigen ke dalam organ tubuh. Hal paling umum, air keruh dapat menyebabkan muntah, diare, demam, mual, pusing, sakit tenggorokan, hingga kram perut.

Bagi sebagian orang beli rumah memang tak berarti harus membeli rumah yang sudah jadi. Simak video tips membangun rumah dengan budget minim berikut ini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Pilihan Perumahan Baru dengan Kolam Renang

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan