Fungsi dan Biaya Akta Notaris dalam Jual Beli Rumah Berdasarkan UU No. 30 Tahun 2004

Anda pasti pernah mendengar istilah akta notaris. Ini adalah salah satu dokumen paling penting dalam berbagai prosedur yang berhubungan dengan hukum dan legalitas. Tapi apa sebenarnya fungsi dan isi akta notaris itu sendiri?
Fakta dan Panduan Lengkap Akta Notaris
Tidak semua orang paham apa itu akta notaris.(Foto: Pexels-Sora Shimazaki)

RumahCom - Akta notaris adalah salah satu dokumen resmi yang berguna dalam upaya legalitas banyak hal mulai dari legalitas properti, perpajakan, hingga surat wasiat. Tapi nyatanya tidak semua orang paham apa itu akta notaris, fungsi dan jenisnya. Banyak pula yang menyamakannya dengan surat notaris.

Ketentuan mengenai kewenangan notaris untuk membuat akta notaris autentik ini diatur dalam Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang jabatan notaris sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 (“UUJN”). Artikel ini akan membantu Anda memahami penjelasan mengenai akta notaris dengan penjabaran sebagai berikut:

  1. Seputar Akta Notaris
    • Pengertian Notaris
    • Fungsi Notaris
    • Biaya Notaris
    • Akta Notaris Tanah
  2. Macam-macam Akta Notaris
    1. Akta yang Dibuat oleh Notaris (Akta Relaas atau Akta Pejabat)
    2. Akta yang Dibuat di Hadapan Notaris/Akta Pihak (Akta Partij)
  3. Contoh Akta Notaris
  4. Panduan Kode Etik Notaris
    • Pengertian Kode Etik Notaris
    • Kewajiban, Larangan, dan Pengecualian Notaris
    • Perbedaan Kode Etik Notaris, dan PPAT
    • Tautan Kode Etik Notaris Terbaru

Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Seputar Akta Notaris

Akta notaris adalah surat bukti yang paling penting. (Foto:Unsplash- Romain Dancre)

Akta notaris adalah surat bukti yang paling penting. (Foto:Unsplash- Romain Dancre)

Segala bentuk perbuatan hukum perlu dibuktikan dalam bentuk dokumen yang mengikat, alias akta. Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta ini. Nah, apa selengkapnya apa sebenarnya akta notaris itu? Apa fungsinya dan bagaimana membedakannya dalam konteks pertanahan?

1) Pengertian Notaris

Pengertian atau definisi akta notaris adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh notaris menurut KUH Perdata pasal 1870 dan HIR pasal 165 (Rbg 285). Dokumen ini mempunyai kekuatan pembuktian mutlak dan mengikat.

Surat notaris dan akta notaris memiliki perbedaan. Surat yang dikeluarkan oleh notaris bukanlah akta notaris, tapi surat. Notaris biasa mengeluarkan surat untuk kepentingan administrasi dan surat menyurat, seperti surat keterangan (cover note), surat laporan ke Kementerian Hukum dan HAM, dan sebagainya.

Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum dan Pajak Properti

Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah

2) Fungsi Notaris

Mengenai akta notaris ini, hukum yang mendasarinya adalah Pasal 1868 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUH Perdata”). Akta notaris merupakan bukti yang sempurna sehingga tidak perlu lagi dibuktikan dengan pembuktian lain selama ketidakbenarannya tidak dapat dibuktikan.

Berdasarkan KUH Perdata pasal 1866 dan HIR 165, akta notaris merupakan alat bukti tulisan atau surat pembuktian yang utama sehingga dokumen ini merupakan alat bukti persidangan yang memiliki kedudukan yang sangat penting. Selain pembuktian, akta notaris juga merupakan syarat formal yang melengkapi suatu perbuatan hukum, misalnya dalam perjanjian utang piutang

3) Biaya Notaris

Tarif jasa atau dikenal juga dengan biaya notaris bisa dilihat dari nilai ekonomis dan nilai sosiologis untuk setiap aktanya. Berdasarkan UU No. 30 Tahun 2004, tarif jasa berdasarkan nilai ekonomisnya adalah sebagai berikut:

Transaksi hingga Rp100 juta

2,5%

Transaksi Rp100 juta-Rp1 miliar

1,5%

Transaksi di atas Rp1 miliar

1%

Sementara itu, jika dilihat dari nilai sosiologisnya yang didasari atas fungsi sosial dari objek setiap aktanya, honor notaris paling besar Rp5 juta. 

4) Akta Notaris Tanah

Lantas, bagaimana dengan akta notaris dalam hal pertanahan? Mungkin Anda lebih familiar dengan istilah PPAT dalam proses legalitas tanah atau properti. Meskipun keduanya sama-sama berwenang mengeluarkan akta autentik, ternyata jenis akta notaris yang dikeluarkan berbeda, lho.

Ya, PPAT secara khusus berwenang mengeluarkan akta untuk perbuatan hukum yang berkaitan dengan tanah, sementara notaris berwenang membuat akta atas perbuatan hukum yang umum. Jadi jika Anda hendak melakukan transaksi terkait tanah atau properti, Anda harus menggunakan jasa PPAT, bukan sembarang notaris.

2. Macam-Macam Akta Notaris

Akta Notaris adalah akta notaris autentik yang dibuat oleh atau di hadapan Notaris menurut bentuk dan tata cara yang ditetapkan dalam Undang-Undang. (Foto: Pexels-Anna Tarazevich)

Akta Notaris adalah akta notaris autentik yang dibuat oleh atau di hadapan Notaris menurut bentuk dan tata cara yang ditetapkan dalam Undang-Undang. (Foto: Pexels-Anna Tarazevich)

Seperti yang disebutkan di atas, dasar hukum dan tugas pokok notaris dan PPAT sangat berbeda. Bagi Anda yang sedang melakukan jual beli rumah dan hendak mengurus pemindahan kepemilikan, Anda sebaiknya merujuk ke PPAT. Tapi jika Anda sedang cari hunian di Medan dengan sertifikat hak milik, cek pilihannya di sini.

Menurut Pasal 1 angka 7 UU 2/2014, akta notaris adalah akta autentik yang dibuat oleh atau di hadapan Notaris menurut bentuk dan tata cara yang ditetapkan dalam Undang-Undang. Berikut adalah penjelasan macam-macam akta notaris, yakni:

1) Akta yang Dibuat oleh Notaris (Akta Relaas atau Akta Pejabat)

Akta notaris ini disebut juga akta berita acara, yaitu akta yang dibuat oleh notaris. Memuat uraian secara otentik dari notaris mengenai suatu tindakan yang dilakukan, atau suatu keadaan yang dilihat, atau disaksikan oleh notaris di dalam menjalankan jabatannya sebagai notaris. Dokumen tersebut, semisalnya: Akta berita acara/risalah rapat RUPS suatu perseroan terbatas, akta pencatatan budel, dan lain-lain.

2) Akta yang Dibuat di Hadapan Notaris/Akta Pihak (Akta Partij)

Merupakan akta notaris yang dibuat di hadapan notaris yang memuat uraian dari apa yang diterangkan atau diceritakan oleh para pihak yang menghadap kepada notaris. Misalnya perjanjian kredit dan sebagainya.

Baca Juga: Biaya Notaris dalam Proses Jual Beli Rumah Terbaru

3. Contoh Akta Notaris

Akta notaris memiliki beberapa jenis. (Foto: Pixabay-delphinmedia)

Akta notaris memiliki beberapa jenis. (Foto: Pixabay-delphinmedia)

Perlu diketahui, berikut adalah beberapa contoh akta notaris yang bisa dibuat di notaris, mencakup:

  • Pendirian Perseroan Terbatas (PT), perubahan juga Risalah Rapat Umum Pemegang Saham
  • Pendirian Yayasan
  • Pendirian badan usaha lainnya
  • Kuasa untuk menjual
  • Perjanjian sewa menyewa, perjanjian jual beli
  • Keterangan hak waris
  • Wasiat
  • Pendirian CV termasuk perubahannya
  • Pengakuan utang, perjanjian kredit dan pemberian hak tanggungan
  • Perjanjian kerjasama, kontrak kerja
  • Segala bentuk perjanjian yang tidak dikecualikan kepada pejabat lain

4. Panduan Kode Etik Notaris

Pahami wewenang dan tugas notaris sebelum menyewa jasa mereka untuk membuat akta notaris. (Foto: Pexels-Oleg Magni)

Pahami wewenang dan tugas notaris sebelum menyewa jasa mereka untuk membuat akta notaris. (Foto: Pexels-Oleg Magni)

Dengan banyaknya notaris di Indonesia dan pentingnya pekerjaan mereka, mungkin memilih notaris yang tepat bisa jadi satu tantangan bagi Anda. Untuk itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencari tahu dulu tentang kode etik notaris sehingga Anda jadi lebih tahu apa saja sebenarnya wewenang dan batas-batas tugas mereka.

1) Pengertian Kode Etik Notaris

Kode etik notaris wajib ditaati oleh setiap notaris. (Foto: Pexels-pixabay)

Kode etik notaris wajib ditaati oleh setiap notaris. (Foto: Pexels-pixabay)

Kode etik notaris merupakan kaidah moral yang ditentukan oleh perkumpulan ikatan notaris Indonesia berdasarkan keputusan kongres perkumpulan. Hal ini diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai semua orang yang menjalankan tugas jabatan sebagai notaris, termasuk pejabat sementara notaris dan notaris pengganti ketika menjalankan jabatan. 

Secara umum, kode etik notaris berisi pengaturan tentang etika notaris dalam menjalankan tugas, kewajiban profesional notaris, etika tentang hubungan notaris dengan kliennya, serta larangan-larangan bagi notaris.

2) Kewajiban, Larangan, dan Pengecualian Notaris

Ikatan Notaris Indonesia telah menyusun kode etik ini untuk menjelaskan ketentuan dan tanggung jawab profesi. (Foto: Pexels-Oleg Magni)

Ikatan Notaris Indonesia telah menyusun kode etik ini untuk menjelaskan ketentuan dan tanggung jawab profesi. (Foto: Pexels-Oleg Magni)

Kode etik notaris disusun dan dirancang oleh Ikatan Notaris Indonesia pada tahun 2005 dan diperbaharui pada tahun 2015 yang berisikan ketentuan-ketentuan tanggung jawab profesi notaris, termasuk kewajiban, larangan, dan pengecualian profesi notaris.

Secara singkat, berikut ini kewajiban notaris yang tertuang dalam Pasal 3, Kode Etik Notaris.

  1. Memiliki moral, akhlak, serta kepribadian yang baik.
  2. Menghormati dan menjunjung tinggi martabat jabatan notaris.
  3. Menjaga dan membela kehormatan perkumpulan.
  4. Berperilaku jujur, mandiri, tidak berpihak, amanah, dan penuh rasa tanggung jawab berdasarkan peraturan perundang-undangan dan isi sumpah jabatan notaris.
  5. Mengutamakan pengabdian kepada kepentingan masyarakat dan negara.
  6. Memberikan jasa pembuatan akta notaris untuk masyarakat yang tidak mampu tanpa memungut honorarium.
  7. Menetapkan satu kantor di tempat kedudukan dan kantor itu merupakan satu-satunya kantor bagi notaris yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas jabatan sehari-hari.

Dalam Kode Etik Notaris pada tahun 2015, larangan etika notaris diatur dalam pasal 4 dan berikut ini adalah ringkasannya.

  1. Mempunyai lebih dari satu kantor, yaitu kantor cabang ataupun kantor perwakilan.
  2. Memasang papan nama atau tulisan yang berbunyi “Notaris atau Kantor Notaris” di luar lingkungan kantor.
  3. Bekerja sama dengan biro jasa, orang, atau badan hukum yang bertindak sebagai perantara untuk mendapatkan klien.
  4. Menandatangani akta yang proses pembuatannya telah dipersiapkan oleh pihak lain.
  5. Mengirimkan minuta kepada klien untuk ditandatangani.

Dari larangan-larangan dalam kode etik notaris, ada juga pengecualian yang tercantum dalam pasal 5.

  1. Memberikan ucapan selamat atau berduka cita dengan menggunakan kartu ucapan, karangan bunga, atau media lain dengan tidak mencantumkan notaris, tetapi nama saja.
  2. Pemuatan nama dan alamat notaris dalam buku panduan nomor telepon yang diterbitkan secara resmi oleh perusahaan atau lembaga resmi.
  3. Memperkenalkan diri, tetapi tidak melakukan promosi diri sebagai notaris.

Jika seorang notaris melanggar kode etik, sanksi yang diterima notaris dapat berupa teguran, peringatan, pemberhentian sementara dari keanggotaan perkumpulan, hingga pemberhentian dengan tidak hormat dari keanggotaan perkumpulan.

Tip Rumah
Carilah referensi atau informasi mengenai notaris terbaik dan bertanggung jawab sebelum Anda menggunakan jasanya..

3) Perbedaan Kode Etik Notaris dan PPAT

Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah dua jabatan yang berbeda, walaupun tidak menutup kemungkinan seorang notaris juga menjabat sebagai PPAT. (Foto: Pixabay)

Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah dua jabatan yang berbeda, walaupun tidak menutup kemungkinan seorang notaris juga menjabat sebagai PPAT. (Foto: Pixabay)

Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah dua jabatan yang berbeda, walaupun tidak menutup kemungkinan seorang notaris juga menjabat sebagai PPAT. Sebelum mengulas mengenai perbedaan kode etik notaris dan PPAT, berikut ini perbedaan profesi notaris dan PPAT.

Pengertian

Dalam UU Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, notaris merupakan pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta notaris asli mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 Tentang Peraturan Jabatan PPAT, PPAT adalah pejabat umum yang diberikan kewenangan untuk membuat akta asli mengenai perbuatan hukum tertentu, contohnya hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun.

Tugas Pokok

Notaris memiliki tugas pokok untuk membuat akta notaris autentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan, menjamin kepastian tanggal pembuatan akta notaris, menyimpan akta notaris, dan memberikan salinan atau kutipan akta notaris.

PPAT bertugas melaksanakan sebagian kegiatan pendaftaran tanah dan membuat akta sebagai bukti telah dilakukannya perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun. Hal ini akan dijadikan dasar bagi pendaftaran perubahan data tanah yang diakibatkan oleh perbuatan hukum itu.

Dasar Hukum

Hak Asasi Manusia No. 62 Tahun 2016 tentang Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta No. 25 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Perpindahan, Pemberhentian, dan Perpanjangan Masa Jabatan Notaris.

PP 24/2016 tentang syarat pengangkatan, larangan bagi PPAT, dan lingkup kewenangan PPAT dalam menjalankan profesi.

Dalam kode etik notaris, pejabat notaris perlu merahasiakan isi akta notaris dan keterangan yang diperoleh dalam pelaksanaan jabatan. Dalam kode etik notaris, yang berwenang melakukan pengawasan dan penindakan kode etik notaris adalah dewan kehormatan.

Sementara itu, kode etik PPAT menyebutkan bahwa kode etik wajib ditaati oleh setiap dan semua anggota perkumpulan IPPAT dan semua orang yang menjalankan tugas jabatan sebagai PPAT. Dalam kode etik PPAT yang berwenang melakukan pengawasan dan penindakan kode etik PPAT adalah majelis kehormatan yang terdiri dari Majelis Kehormatan Daerah dan Majelis Kehormatan Pusat.

4) Tautan Kode Etik Notaris Terbaru

Ikatan Notaris Indonesia telah menyediakan situs untuk informasi tentang profesi notaris.

Ikatan Notaris Indonesia telah menyediakan situs untuk informasi tentang profesi notaris.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai kode etik notaris, inilah tautan kode etik notaris terbaru dari situs Ikatan Notaris Indonesia yang dirancang dan diresmikan pada bulan Mei 2015. Dengan adanya tautan kode etik notaris terbaru ini, Anda dapat menemukan informasi terlengkap mengenai notaris, sehingga mempermudah anda dalam mencari jasa notaris.

Itu dia penjelasan lengkap tentang fakta-fakta akta notaris. Tentunya, Anda sudah lebih yakin dengan fungsi dan jenis akta notaris apa yang Anda butuhkan, ya? Mudah-mudahan informasi di artikel ini bisa membantu Anda menemukan jasa notaris yang tepat untuk kemudahan proses legalitas Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda tidak perlu bingung! Ketahui apa perbedaan antara Notaris dan PPAT melalui video berikut ini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

AreaInsider

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Investasi Apartemen Terbaru Di Depok

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan