Atap Asbes: Plus-Minus, Harga, Hingga Bahayanya

Tim Editorial Rumah.com
RumahCom – Atap rumah adalah komponen penting pada bangunan. Fungsinya menaungi segala sesuatu yang berada di bawahnya, termasuk melindungi penghuni dari panas matahari, debu, dan hujan. Dahulu, rumah-rumah tradisional Indonesia dibuat dari bahan-bahan yang sederhana dan alami, termasuk rumbia, ijuk, dan jerami. Kini dengan perkembangan zaman yang semakin modern, material atap lebih kokoh dan awet.
Salah satu material atap yang sering digunakan oleh masyarakat adalah atap asbes. Bahan ini dikenal kedap air, mampu menahan panas serta api, dan harganya pun terjangkau. Ditambah lagi, pemasangan asbes mudah dilakukan, sehingga mempercepat pengerjaan bangunan. Namun, apa baik dan buruknya bahan asbes untuk atap rumah? Untuk mengetahuinya, artikel ini akan membahas semua tentang atap asbes, di antaranya:
  1. Mengenal Atap Asbes
    1. Pengertian asbes
    2. Atap asbes
  2. Plus Minus Atap Asbes
    1. Kelebihan atap asbes
    2. Kekurangan atap asbes
  3. Daftar Harga Atap Asbes Terbaru
    1. Harga asbes merek Jabesmen
    2. Harga asbes Merek Harvlex.
  4. Tips Memasang Atap Asbes yang Benar
    1. Menggunakan masker
    2. Ekstra hati-hat
    3. Pastikan rapat untuk cegah kebocoran
  5. Atap Asbes Lebih Berbahaya dari Asap Rokok?
    1. Asbes dapat memicu sel kanker paru-paru
    2. Asbes dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas
    3. Asbes menyebabkan plak s

1. Mengenal Atap Asbes

Asbes mampu menahan panas hingga 800 derajat. (Foto: pinhome.id)
Asbes mampu menahan panas hingga 800 derajat. (Foto: pinhome.id)
Sebelum mengulas lebih jauh tentang atap asbes, simak dahulu penjelasan lengkap tentang material asbes dan penggunaannya sebagai atap bangunan.

a. Pengertian asbes

Dilansir dari Kumparan, asbes atau asbestos adalah mineral alami yang terbentuk di alam, sama seperti besi dan juga tembaga. Bahan tambang ini terdiri dari serat dan silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Bahan asbes dikenal kuat, namun tidak bisa diuraikan oleh alam.
Asbes terkenal karena memiliki ketahan terhadap api dan kemampuan untuk ditenun menjadi kain. Karena keunggulan ini, asbes digunakan untuk membuat tirai tahan api untuk teater dan pakaian tahan panas untuk pekerja logam dan petugas kebakaran.

b. Atap asbes

Di Amerika, Asbes digunakan sebagai bahan penyekat. Keunggulannya yang tahan terhadap panas hingga 800 derajat membuat asbes dipakai di industri konstruksi dan pabrik. Beberapa barang yang menggunakan asbes antara lain panel anti api, pelapis kabel listik, pipa semen dengan serat asbes, dan tentunya produk atap bangunan.

2. Plus Minus Atap Asbes

Asbes dikenal ringan, murah, dan proses instalasinya lebih cepat. (Foto: lawankanker.org)
Asbes dikenal ringan, murah, dan proses instalasinya lebih cepat. (Foto: lawankanker.org)
Dilansir dari Medium atap asbes memiliki keunggulan dibandingkan dengan material lainnya. Namun, jika Anda memilih atap dari bahan asbes, disarankan untuk melakukan pemeliharaan secara teratur. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan atap asbes.

a. Kelebihan atap asbes

Atap asbes umumnya dipilih karena biaya yang lebih murah dan bobot ringan. Berikut daftar keunggulannya:
  • Harga murah

Semua orang ingin memiliki anggaran membangun rumah atau renovasi dengan biaya yang paling efektif. Ini adalah faktor utama mengapa banyak orang menggunakan atap asbes yang harganya cenderung lebih terjangkau dibandingkan bahan genteng lainnya.
  • Lebih ringan

Asbes dikenal ringan. Akan lebih aman jika menggunakan atap yang lebih ringan, karena jika Anda memilih bahan yang lebih berat, Anda akan membutuhkan banyak pengeluaran. Memasang asbes tidak memerlukan banyak dukungan, sehingga Anda akan menghemat lebih banyak uang.
  • Proses instalasi lebih cepat dan murah

Bentuk atap asbes adalah lembaran panjang yang ringan dengan tekstur halus dan berserat. Hal ini akan membuat proses pemasangan lebih mudah dan hemat waktu daripada jenis bahan lainnya. Anda juga tidak memerlukan banyak upaya untuk memasangnya.

Tips Rumah.com

Untuk mencegah dampak pada kesehatan Anda, penting untuk selalu memelihara atap asbes dan membersihkannya secara teratur. Jika atap asbes telah digunakan selama beberapa tahun, sebaiknya Anda menggantinya. Selain itu, berikan batas antara asbes dengan bagian dalam ruangan rumah.

b. Kekurangan atap asbes

Konsumen yang mengabaikan atap asbes biasanya karena pilihan desain yang sedikit. Berikut kelemahan atap asbes:
  • Desain tidak variatif

Atap ini tidak memiliki desain yang menarik. Berbeda jika Anda memilih atap genteng yang dijual dengan banyak pilihan warna yang indah.
  • Mudah patah

Asbes mudah rapuh dan patah, sehingga Anda perlu ekstra hati-hati dalam pemasangan atau menyerahkan pemasangan pada orang yang berpengalaman.
  • Tidak menyerap panas

Walaupun tahan panas dan api, asbes tidak cocok digunakan pada area bersuhu panas. Hal ini karena atap berbahan asbes tidak mampu menyerap panas. Untuk mencegah suhu panas turun ke dalam ruangan, sebaiknya Anda melapisi rangka atap menggunakan alumunium foil.
  • Menimbulkan masalah kesehatan

Selain tiga kekurangan tersebut, asbes pun bisa menyebabkan penyakit apabila debu dan partikel asbes terhirup.
Itulah informasi lengkap seputar atap asbes, semoga dapat memberikan solusi terbaik bagi hunian Anda dan keluarga. Nah, solusi rumah tinggal di bawah 1M di Jakarta, Anda dapat melihat beragam pilihannya di sini.

3. Daftar Harga Asbes Terbaru

Salah satu desain atap rumah menggunakan asbes (Foto: houzz.com)
Salah satu desain atap rumah menggunakan asbes (Foto: houzz.com)
Ingin tahu harga asbes terbaru? Simak detailnya berikut ini, yang dilansir dari arsiteki.com.

a. Harga asbes merk Jabesmen

Jabesmen gelombang
150x105 mm
Rp42.500
Jabesmen gelombang
180x105 mm
Rp52.500
Jabesmen gelombang
210x105 mm
Rp57.000
Jabesmen gelombang
240x105 mm
Rp65.000
Jabesmen gelombang
270x105 mm
Rp75.000
Jabesmen gelombang
300x105 mm
Rp82.500

b. Harga asbes merk Harvlex

150x80x0.35 cm
8,3 kg
Rp28.500
180x80x0.35 cm
10,2kg
Rp33.500
210x80 x0.35 cm
11,9 kg
Rp37.500
240x80x0.35 cm
13,3 kg
Rp42.500
270x80x0.35 cm
15 kg
Rp50.000
300x80x0.35 cm
16,6 kg
Rp55.500
150x105x0.4 cm
12,6 kg
Rp45.000

4. Tips Memasang Asbes yang Benar

Selalu gunakan masker saat memasang atau merenovasi atap asbes. (Foto: umweltbundesamt.de)
Selalu gunakan masker saat memasang atau merenovasi atap asbes. (Foto: umweltbundesamt.de)
Jika Anda ingin memasang Asbes yang benar sebagai atap rumah, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, salah satunya adalah persoalan kesehatan. Asbes memiliki serat mikroskopik yang akan tahan terhadap bagan kimia, air, dan api. Alasan inilah yang membuat asbes tidak dapat dihancurkan dan memiliki sifat kekal di alam.
Jika serat asbes terhirup atau tertelan karena partikelnya halus, yang dikhawatirkan adalah dapat melekat pada paru-paru. Bagi Anda yang menggunakan asbes sebagai atap rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat memasang asbes, yaitu:

1. Menggunakan masker

Hindari memotong, melubangi, dan melakukan kegiatan lainnya dengan asbes tanpa menggunakan pelindung masker.

2. Ekstra hati-hati

Asbes mudah patah dan rapuh, maka pemasangannya harus dilakukan dengan hati-hati dan jangan sampai terinjak. Untuk menempelkan atap asbes, gunakan paku payung. Cek antar bagian dan pastikan tidak ada rongga pada asbes.

3. Pastikan rapat untuk cegah kebocoran

Usahakan setiap pemasangan sambungan tumpukan akhir dan samping telah rapat untuk menghindari kebocoran atap.

5. Atap Asbes Lebih Berbahaya dari Asap Rokok?

Serat asbes dianggap mengancam kesehatan. (Foto: whitehousesurveyors.co.uk)
Serat asbes dianggap mengancam kesehatan. (Foto: whitehousesurveyors.co.uk)
Sayangnya, atap asbes dianggap dapat merugikan kesehatan. Tahukah Anda, bahan ini mengandung zat yang berbahaya bagi paru-paru? Dampaknya tidak langsung terasa ketika Anda menghirup debu dari asbes, namun akan mulai muncul dan mengancam kesehatan setelah 20 tahun kemudian. Asbes memicu sel kanker paru-paru, infeksi saluran pernafasan, dan plak pleura. Berikut ini informasinya.

1. Asbes dapat memicu sel kanker paru-paru

Asbes adalah sejenis serat mineral silika dan dapat menghasilkan debu dalam kondisi tertentu. Debu yang mengandung asbes ini dapat mudah terhirup dan masuk ke dalam paru-paru.
Paparan jangka panjang terhadap asbes tidak hanya memicu kanker paru-paru tetapi juga menyebabkan asbestosis. Asbestosis adalah penyakit paru yang disebabkan oleh paparan asbes dalam jangka waktu yang lama. Penyakit ini tidak dapat sembuh sepenuhnya karena jaringan paru telah rusak dan tidak dapat diperbaiki kembali.

2. Asbes menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas

Infeksi saluran pernafasan atas dapat terjadi karena beberapa alasan, salah satunya adalah zat asbes. Serat halus yang terkandung di dalam asbes akan membuat saluran pernafasan menjadi kotor. Tidak hanya itu, saluran pernafasan juga akan terluka dan mengalami infeksi. Gejala yang terlihat adalah sesak nafas, nyeri dada, dan radang paru-paru.

3. Asbes menyebabkan plak pleura

Plak pleura adalah dampak paling umum dari paparan asbes dan merupakan penebalan pleura, yaitu rongga di antara lapisan pleura yang membungkus paru-paru. Plak pleura berkembang 20 tahun hingga 40 tahun setelah paparan pertama. Penyakit ini biasanya tanpa gejala, namun menimbulkan penyakit berbahaya setelah bertahun-tahun.
Merasa khawatir saat membeli rumah bekas? Simak tipsnya pada video berikut ini.
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini