Panduan Mengatur Keuangan untuk Beli Rumah

Mortgage calculator. House on buttons. Real estate concept.
Mortgage calculator. House on buttons. Real estate concept. 3d

Impian yang tak dibarengi dengan tekad kuat tentu akan menghasilkan sesuatu yang sia-sia. Begitu juga berlaku apabila Anda hendak membeli rumah baru dengan cara KPR. Pasalnya, urusan mencicil baru bisa dilakukan setelah Anda sudah melunasi pembayaran uang mukanya.

Berbicara soal uang muka, tak sedikit masyarakat yang masih mengaku kesulitan dalam mengumpulkannya. Jika Anda termasuk yang demikian, enam cara di bawah ini sepertinya patut dipraktekkan.

1. Buat Anggaran Bulanan

Anda bisa mulai program menabung uang muka atau DP rumah jika sebelumnya sudah memahami alur pengeluaran dan pemasukan setiap bulannya. Setelah mengetahui anggaran bulanan, kurangi pengeluaran berdasarkan skala prioritas.

Dari sisa uang yang ada, maka Anda bisa menentukan berapa nominal yang ingin ditabung. Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi tagihan di ponsel pintar untuk membantu perhitungan keuangan secara teliti.

2. Tabungan Deposito

Sebelumnya Anda perlu mengetahui berapa besaran uang muka yang Anda butuhkan. Selanjutnya tentukan jangka waktu menabung berdasarkan nominal uang yang bisa ditabung setiap bulannya.

Manfaatkan fasilitas deposito dari bank yang menarik uang secara otomatis dari rekening tabungan setiap bulan. Cara ini terbilang cukup efektif karena ada biaya denda yang dikenakan apabila Anda terpaksa ingin menarik uang sebelum jangka waktu yang ditentukan.

3. Simpan Pendapatan Ekstra

Selain pendapatan rutin yang didapat setiap bulannya, terkadang ada beberapa pemasukan tak terduga yang mungkin Anda dapatkan. Salah satu contohnya ialah bonus tengah tahun atau tunjangan hari raya (THR).

Dengan menyimpan minimal 50 persen dari pendapatan tak terduga tersebut maka tabungan uang muka Anda bisa lebih cepat terkumpul!

4. Pindah ke Kontrakan Lebih Kecil

Tidak ada salahnya bersusah payah dahulu sebelum akhirnya membeli rumah idaman. Jika saat ini Anda menyewa indekos mewah atau apartemen dua kamar tidur, ada baiknya pindah ke ukuran kontrakan yang lebih kecil atau sederhana. Langkah ini bisa menghemat pengeluaran sewa hingga 30 persen.

5. Bekerja Sambilan

Mengurangi pengeluaran adalah salah satu cara yang tepat untuk berhemat. Akan tetapi jika Anda menambah penghasilan dari bekerja sambilan akan lebih efektif guna mencapai tujuan menabung.

Untuk itu cari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan misalnya dengan menjual sarapan pagi atau camilan di tempat bekerja, atau berjualan menjadi dropshipper atau reseller secara online.

6. Cari Bank dengan Suku Bunga Terendah

Setelah tabungan untuk uang muka terkumpul, lakukan riset mendalam tentang beberapa perbankan yang menawarkan fasilitas cicilan KPR. Pilih bank yang menawarkan cicilan dengan suku bunga terendah meskipun hanya berjalan tetap (fix) dalam beberapa tahun saja.

Jangan khawatir, setelah suku bunga fix berakhir, Anda bisa mengajukan refinance ke lembaga perbankan lain yang menawarkan suku bunga rendah lainnya. Refinance merupakan sistem penilaian ulang rumah yang telah Anda beli secara kredit.

Penilaian ulang ini bisa dilakukan bank tempat Anda mengajukan KPR atau bisa juga di bank lainnya.

Nah, jika tabungan untuk uang mukanya sudah terkumpul dan Anda telah menemukan bank dengan bunga cicilan KPR yang rendah, maka langkah selanjutnya Anda hanya tinggal mencari rumahnya saja. Untuk perumahan dengan harga di bawah Rp200 Jutaan, simak puluhan daftarnya di sini!

Baca Selanjutnya

Masukan