7 Bank yang Bisa Take Over Kredit Pinjaman Rumah

Tim Editorial Rumah.com
7 Bank yang Bisa Take Over Kredit Pinjaman Rumah
RumahCom – Lazimnya, take over KPR adalah pemindahan kepemilikan dan pembayaran KPR sebuah rumah yang sedang berjalan ke pihak lain yang diawasi oleh bank sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku. Namun, sebenarnya, dalam take over KPR terdapat dua jenis berbeda, yaitu over kredit dari satu bank ke bank lain dan over kredit dari debitur lama ke debitur baru.
Pertama, take over antar bank. Jenis take over KPR ini bisa dilakukan perorangan yang tidak terlibat jual beli rumah, hanya ingin memindahkan saja pinjaman dari satu bank ke bank lain. Banyak bank yang bisa take over kredit. Pada umumnya, orang memindahkan KPR dari satu bank ke bank lain karena ingin mendapatkan bunga yang lebih rendah dari bank asal. Dengan demikian, mereka bisa melunasi total pinjaman KPR dengan biaya lebih rendah dari perkiraan awal.
Kedua, adalah jual beli rumah secara take over KPR yang berarti mengalihkan tanggung jawab cicilan dari satu orang ke orang yang lain. Dengan ini, Anda bisa saja tidak membuat perjanjian KPR dengan pihak bank atas properti baru, tapi tinggal melanjutkan KPR yang sudah ada. Ada berbagai alasan mengapa banyak juga orang yang memilih untuk take over KPR ketimbang KPR dari awal.
Alasan yang paling banyak jadi penyebab orang lebih memilih take over KPR dibanding KPR biasa adalah kemungkinan untuk mendapatkan bunga yang lebih ringan. Selain itu, biasanya orang melakukan take over KPR saat ingin membeli rumah yang lebih besar, namun tidak terburu-buru dan ingin sesuai dengan kebutuhan.
  • Bank yang Bisa Take Over Kredit Pinjaman Rumah
  • Syarat Take Over KPR
  • Keuntungan dan Kekurangan Take Over KPR
  • Tips Take Over KPR Supaya Untung

Bank yang Bisa Take Over Kredit Pinjaman Rumah

Bank akan memberikan kemudahan bagi nasabah yang dinilai bankable.
Opsi take over KPR bisa menjadi sebuah pilihan yang tepat terutama jika Anda sudah mengetahui skema dan rincian biayanya. Saat ini banyak bank yang sudah menyediakan layanan take over KPR. Pihak perbankan pun melihat ini sebagai pangsa pasar yang prospektif, sehingga biasanya memberi banyak kemudahan terutama bagi nasabah yang dinilai bankable.
Untuk memindahkan pinjaman KPR dari bank lama ke bank yang baru, hal yang terjadi adalah mengajukan KPR baru di bank yang baru kemudian menutup KPR di bank yang lama lewat dana dari bank yang baru tersebut. Dalam proses tersebut, ada biaya KPR baru dan biaya penalti pada KPR yang lama.
Guna memuluskan proses ini, pertama Anda harus tahu terlebih dahulu berapa penalti KPR dari bank yang lama, lalu memikirkan berapa plafon yang Anda butuhkan dari bank baru. Penalti adalah denda yang harus Anda bayarkan karena melunasi pinjaman KPR lebih cepat dari yang seharusnya. Anda bisa mengetahui besaran penalti ini dari perjanjian KPR dengan bank lama. Jika tidak tahu, Anda bisa menanyakan langsung pada pihak bank.
Berikut ini sejumlah bank yang bisa take over kredit pinjaman rumah:

1. Danamon

Bank Danamon menyediakan program Balance Transfer yakni take over pinjaman individu fasilitas KPR dari bank lain atau developer. Hanya nasabah yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur pada syarat dan ketentuan yang berlaku di Bank Danamon yang berhak mendaftar program ini. Program ini berlaku bagi produk Konvensional dan Syariah.
Syarat dan ketentuan yang berlaku adalah status bangunan wajib 100 persen sudah jadi.SLIK Checking tidak bermasalah dan tidak memiliki kredit macet. Usia maksimum bagi Pengusaha dan Profesional adalah 65 tahun dan Karyawan adalah 55 tahun.
Berikut adalah dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan take over KPR Bank Danamon:
  • Form aplikasi yang ditandatangani
  • Fotokopi KTP suami & istri yang masih berlaku
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Akta Nikah/Akta Cerai/Akta Kematian
  • Fotokopi Akta Pisah Harta (jika ada)
  • Fotokopi NPWP
  • Surat pernyataan fasilitas pinjaman
  • Fotokopi tabungan/rekening koran 3 bulan terakhir
  • Slip gaji asli 3 bulan terakhir
  • Fotokopi TDP atau SIUP atau dokumen usaha sejenis
  • Fotokopi laporan keuangan 2 tahun terakhir
  • Fotokopi izin professional atau surat izin praktik profesi.

2. CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga merupakan salah satu bank yang bisa take over kredit pinjaman rumah. Biaya proses kredit yang dikenakan adalah biaya provisi dan administrasi kredit, biaya asuransi jiwa kredit, biaya asuransi kebakaran, biaya penilaian agunan (jika ada), dan biaya notaris. Persyaratan utama untuk bisa mendaftarnya adalah:
  • Warga Negara Indonesia yang berdomisili Indonesia
  • Perorangan (bukan Badan Usaha)
  • Usia minimal 21 tahun
  • Usia maksimal pada akhir masa kredit adalah 58 Tahun atau sesuai ketentuan pensiun perusahaan untuk karyawan dan 70 Tahun untuk profesional/wiraswasta

3. Bank Mandiri

Bank Mandiri menawarkan program pemindahan fasilitas KPR dari bank lain ke Bank Mandiri dengan maksimum limit kredit sebesar outstanding terakhir di bank asal atau sebesar limit kredit baru sesuai perhitungan bank. Dengan program take over KPR ini, angsuran kredit lebih ringan. Tenor yang dikenakan maksimal 20 tahun untuk jenis agunan rumah tinggal dan maksimal 15 tahun untuk apartemen.
Tambahan limit atas pemindahan fasilitas kredit ke Bank Mandiri yang dapat digunakan untuk kebutuhan konsumtif lainnya. Syarat dan ketentuannya adalah:
  • Debitur KPR atau multiguna bank lain dengan ketentuan umur kredit telah berjalan minimum 12 bulan dengan kolektibilitas lancar 6 bulan terakhir.
  • Minimum income Rp2,5 Juta/bulan.
  • Minimum usia 21 tahun atau sudah (pernah) menikah.
  • Usia pada saat kredit lunas maksimum 55 tahun untuk pegawai atau 60 tahun untuk profesional/wiraswasta.
Anda dapat mengajukan permohonan Mandiri KPR Take Over/Mandiri KPR Multiguna Take Over secara online, dengan urutan sebagai berikut:
  • Download form pada link
  • Mengisi dan menandatangani form tersebut
  • Mengunggah scan form dan scan KTP ke email mandirikpr@bankmandiri.co.id dengan format yang ditetapkan. Subject email:Pengajuan Mandiri KPR Take Over_nama debitur_cabang terdekat, attachment file yang berisi scan form dan KTP, di body email adalah Nama Lengkap, No. KTP, Kantor Cabang Terdekat, Nomor HP.

4. BSI

Sama seperti KPR biasanya, proses untuk melakukan take over KPR juga harus melibatkan perjanjian secara resmi dalam bentuk surat perjanjian. Hal ini dilakukan demi menjaga agar kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan. Pertimbangan tersebut sangat penting mengingat rumah adalah properti jangka panjang dan harganya tidak murah.
BSI merupakan salah satu bank yang bisa take over kredit pinjaman rumah dengan penawaran angsuran ringan dan tetap dengan margin spesial setara 3,3 persen untuk tetap 1 tahun. Syarat untuk take over-nya adalah WNI berdomisili di Indonesia. Kemudian lama pembiayaan pada fasilitas sebelumnya minimum 12 bulan dengan kondisi lancar. Rumah juga atas nama nasabah atau pasangan.

5. Bank Permata

Bank Permata juga menawarkan program Permata KPR Take Over khusus dengan suku bunga/margin hingga 0 persen dengan PermataKPR Bijak atau PermataKPR iB Bijak. Untuk Floating rate transparan setelah masa fixed sampai dengan akhir tenor. Kemudian, bebas biaya provisi untuk produk Konvensional atau administrasi untuk produk Syariah.

6. Bank HSBC

Bank HSBC menyediakan take over KPR, yakni HSBC Home Loan dengan memberikan fleksibilitas yang memungkinkan Anda mengendalikan keuangan lewat pilihan suku bunga, pembiayaan pembelian properti, alih pinjaman serta pembiayaan. Keistimewaan take over KPR adalah sesuai untuk pembiayaan pembelian properti, alih pinjaman, dan top up pinjaman yang telah berjalan.
Kemudian, suku bunga tetap dan kompetitif serta prosesnya cepat dan mudah. Jika ingin memanfaatkan program ini, syaratnya adalah:
  • Fotokopi KTP Pemohon dan suami/istri (yang masih berlaku)
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Akta Nikah
  • Slip Gaji dan Surat Keterangan Penghasilan
  • Fotokopi Tabungan(rekening koran)
  • Fotokopi SIUP
  • Fotokopi TDP
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan
  • Fotokopi Surat Izin Praktek

7. Bank BCA

Bank yang bisa take over kredit pinjaman rumah selanjutnya adalah BCA. Melalui fasilitas KPR Refinancing, nasabah bisa menikmati fasilitas bebas penalti, kecuali untuk suku bunga dalam masa fix 3 tahun, 5 tahun, dan fix & cap. Pengajuan KPR juga bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja karena dilakukan secara online. Anda juga bisa memanfaatkannya untuk top up pinjaman dengan jaminan yang sama dengan pinjaman pertama, selama ketentuan LTV mencukupi.
Keunggulan dari take over KPR di Bank BCA adalah suku bunga yang lebih rendah. Pasalnya dengan take over, otomatis nasabah menjadi nasabah baru di bank lain. Saat menjadi nasabah baru, suku bunga yang dikenakan adalah bunga tetap yang tingkatnya jauh di bawah bunga normal.

Syarat Take Over KPR

Prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan pun tak sulit.
Ada banyak alasan orang-orang memilih untuk membeli rumah dengan cara take over kredit. Bisa jadi karena mencari bunga rendah, atau mencari harga miring. Apa pun itu, biaya membeli rumah tetap saja tidak sedikit meski secara take over. Jadi, tetap banyak hal-hal yang perlu diperhatikan agar sistem ini tetap aman dan menguntungkan.
Prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan untuk take over KPR srbetulnya tak sulit. Jika Anda memiliki rekam jejak kredit yang bagus, kemampuan membayar yang baik, dan memenuhi persyaratan yang tidak jauh berbeda dari kredit pertama Anda, semua akan berjalan dengan lancar.
Tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi sebelum mengajukan take over kredit ke bank pilihan Anda. Untuk melakukan take over kredit rumah, dokumen yang perlu dipersiapkan penjual dan pembeli antara lain:
  • Fotokopi perjanjian kredit
  • Fotokopi sertifikat dengan stempel bank
  • Fotokopi IMB
  • Fotokopi PBB yang sudah dibayar
  • Fotokopi bukti pembayaran angsuran
  • Asli buku tabungan bernomor rekening untuk pembayaran angsuran
  • Data penjual dan pembeli, seperti KTP, Kartu Keluarga, buku nikah, NPWP, slip gaji terakhir, surat keterangan kerja, surat keterangan penghasilan, fotokopi mutasi keuangan tiga bulan terakhir dari rekening, dan sebagainya.
Itulah syarat take over KPR yang bisa harus Anda persiapkan jika Anda ingin melakukan take over kredit. Namun jika Anda ingin membeli rumah baru, Anda bisa cek daftar hunian terbaik di kawasan Jakarta Selatan. Berikut rumah dijual dibawah Rp1 miliar di sini!

Keuntungan dan Kekurangan Take Over KPR

Biasanya, bunga di awal pembelian lebih rendah jika melakukan pembelian saat ini.
Anda bisa mencari tahu pengalaman over kredit rumah dari beberapa rekanan dan memperhitungkan dengan rumah yang akan kamu beli nantinya. Banyak yang menganggap pembelian rumah dengan metode ini lebih menguntungkan karena bunga yang dibebankan merupakan bunga awal ketika pembeli pertama melaksanakan akad jual beli. Biasanya, bunga di awal pembelian lebih rendah jika melakukan pembelian saat ini.
Anda tidak boleh terburu-buru mengambil keputusan untuk melakukan over kredit. Ketahuilah apa saja yang menjadi untung dan rugi membeli rumah over kredit.Pastikan agar Anda sudah secara matang memikirkan seluruh risiko yang ada serta melakukan riset ke tempat rumah yang akan Anda beli terlebih dahulu. Inilah beberapa keuntungan dan kerugian membeli rumah over kredit:
Keuntungan Take Over KPRKerugian Take Over KPR
Sertifikat rumah bisa dibalik nama sesuai dengan nama pembeli meski masih tetap menjadi jaminan bank dan baru bisa diambil setelah kredit lunas.Proses pengajuan lebih rumit
Pembeli bisa mengangsur ke bank atas nama sendiri.Butuh waktu lama karena bank harus melakukan analisis
SHM atau Sertifikat Hak Milik lebih aman karena diawasi oleh pihak bank.Ada kemungkinan debitur baru ditolak oleh bank karena tidak memenuhi syarat
Suku bunga KPR yang relatif lebih rendah.Biaya lebih mahal karena mengikuti prosedur dari bank.

Tips Rumah.com

Saat ini banyak bank yang sudah menyediakan layanan take over KPR. Pihak perbankan pun melihat ini sebagai pangsa pasar yang prospektif, sehingga biasanya memberi banyak kemudahan terutama bagi nasabah yang dinilai bankable.

Tips Take Over KPR Supaya Untung

Anda yang ingin membeli rumah yang masih di dalam proses pencicilan KPR harus turut melibatkan bank yang memberi KPR.
Setelah Anda mengetahui rincian biaya dari over kredit dan tertarik untuk membeli rumah over kredit maka di bawah ini adalah beberapa tips over kredit rumah supaya untung. Selain lebih menguntungkan, Anda juga harus jeli dalam hal keamanan dan kelancaran supaya terhindar dari masalah di kemudian hari:

Ketahui Keunggulan dan Kelemahan Beli Rumah dengan Over Kredit

Keputusan penjualan rumah dengan cara over kredit umumnya dikarenakan si pemilik sebelumnya ingin berpindah lokasi atau kesulitan membayar angsuran cicilan. Karena itulah, umumnya rumah yang dijual dengan cara ini dilepas dengan total harga yang lebih rendah dari pasaran.
Namun, Anda harus tahu juga kalau mereka yang membeli rumah dengan cara KPR, belum memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Pihak bank sebagai pemberi kredit akan menahan SHM rumah tersebut untuk dijadikan jaminan.
Anda yang ingin membeli rumah yang masih di dalam proses pencicilan KPR harus turut melibatkan bank yang memberi KPR. Proses over kredit ini tentu butuh waktu dan biaya yang menjadi salah satu kelemahan utamanya.

Lakukan Riset Pasar

Riset pasar sangat penting untuk dilakukan agar Anda bisa mengetahui nilai jual dari rumah yang berada di kawasan yang sama. Tidak hanya itu saja, Anda juga harus mengetahui apakah lingkungan tempat rumah tersebut memiliki akses yang mudah dan terhindar dari banjir agar Anda tidak pusing di kemudian harinya.
Periksalah kondisi rumah yang akan dibeli bersama dengan penjual yang ingin melakukan over kredit agar Anda bisa mengetahui besaran biaya untuk memperbaiki kondisi rumah tersebut.

Mengkaji Ulang Biaya Pembelian dan Simulasi Cicilan Bulanan

Karena pembelian rumah dengan cara over kredit adalah pengalihan pembayaran cicilan maka sudah seharusnya Anda melakukan penghitungan simulasi cicilan bulanan yang perlu Anda bayarkan. Jangan sampai saat Anda sudah melakukan pembelian malah Anda yang menjadi terlilit masalah pembayaran cicilan bulanan dari rumah tersebut.
Tonton video berikut ini untuk mencari tahu cara mengecek sertifikat tanah secara online!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini