Prosedur dan Informasi Biaya Balik Nama Rumah

Biaya balik nama rumah terdiri dari sejumlah komponen, seperti jasa PPAT, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya pendaftaran, dan lainnya. Simak penjelasannya dalam artikel ini.
biaya-balik-nama-sertifikat-tanah
Biaya balik nama sertifikat tanah terdiri dari sejumlah komponen, seperti jasa pengukuran dan biaya pendaftaran. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

RumahCom – Saat Anda membeli rumah dari orang lain, ada prosedur yang wajib dilakukan untuk melegalkan kepemilikan rumah secara hukum, dinamakan balik nama rumah. Prosedur dan biaya balik nama rumah telah diatur secara resmi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Biaya balik nama rumah memiliki nominal pengurusan yang berbeda, tergantung luas tanah dan lokasinya. Biaya balik nama rumah yang harus dibayar umumnya mencakup biaya jasa PPAT, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya pendaftaran, dan biaya lainnya.

Mungkin bagi Anda yang belum pernah mengurus sertifikat rumah atau balik nama rumah, tahapannya terlihat rumit, padahal kenyataannya cukup mudah. Persyaratan, biaya balik nama rumah dan prosedurnya akan dibahas dengan rincian sebagai berikut:

  1. Hal Penting Dalam Mengurus Biaya Balik Nama Rumah
    1. Pastikan Letak dan Luas Tanah
    2. Pastikan Status Kepemilikan Tanah
  2. Tahapan Mengurus Biaya Balik Nama Rumah
    1. Pembuatan Akta Jual Beli Tanah di Kantor PPATK
    2. Mengurus Balik Nama Rumah di Kantor BPN
  3. Persyaratan dan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah
    1. Mengurus Biaya Balik Nama Rumah Secara Mandiri
    2. Mengurus Biaya Balik Nama Rumah dengan Bantuan PPAT
  4. Biaya Balik Nama Rumah dan Sertifikat Tanah

Langsung saja, berikut pembahasan lengkap mengenai prosedur dan biaya balik nama rumah.

1. Hal Penting Dalam Mengurus Biaya Balik Nama Rumah

Memastikan keabsahan surat kepemilikan  tanah maupun bangunan adalah proses penting sebelum melakukan prosedur balik nama rumah. (Sumber: Indonesia.go.id)

Memastikan keabsahan surat kepemilikan  tanah maupun bangunan adalah proses penting sebelum melakukan prosedur balik nama rumah. (Sumber: Indonesia.go.id)

Dalam proses peralihan kepemilikan tanah dan bangunan, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan prosedur balik nama rumah. Dua tahapan awal ini perlu Anda pastikan agar tidak terjadi permasalahan sengketa tanah dan bangunan.

a. Pastikan Letak dan Luas Tanah

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mengecek kejelasan kondisi fisik tanah. Karena ini merupakan kepastian objektif yang bisa menunjukkan batas kepemilikan tanah. Biasanya keterangan objektif tersebut tercantum dalam sertifikat tanah atau surat ukur tanah yang menjelaskan detail letak, batas, bentuk, dan luas tanah. Dengan memperhatikan hal ini, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan tanah orang lain.

Namun, jika diketahui luas tanah berbeda dan dibutuhkan pengukuran ulang, Anda bisa merujuk aturan biaya balik nama rumah pengukuran tanah PP No 13/2010. Berikut biaya pengukuran tanah yang nantinya mungkin masuk dalam anggaran biaya balik nama rumah.

  1. Luas Tanah sampai 10 hektar, Tu = ( L / 500 × HSBKu ) + Rp100.000
  2. Luas Tanah di atas 10 hektar s/d 1.000 hektar, Tu = ( L / 4.000 × HSBKu ) + Rp14. 000.000
  3. Luas Tanah di atas 1.000 hektar, Tu = ( L / 10.000 × HSBKu ) + Rp134.000.000

* Tu (tarif ukur), L (luas tanah), HSBku (harga satuan biaya khusus kegiatan pengukuran)

Ada empat poin penting yang perlu diperhatikan saat bikin sertifikat tanah atau balik nama sertifikat tanah. Simak poin-poin penting tersebut lewat video berikut!

 

b. Pastikan Status Kepemilikan Tanah

Sebelum melangkah ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BTN) di lokasi tanah berada, ada baiknya Anda mencari tahu terlebih lebih dulu status atau dasar hukum atas kepemilikan tanah tersebut, karena akan mempengaruhi biaya balik nama rumah. Entah hasil dari jual-beli, warisan, barter, atau bahkan hibah.

Umumnya, catatan tersebut akan dicantumkan di dalam sertifikat tanah, termasuk ke dalam riwayat kepemilikan tanah. Penting bagi Anda memastikan bahwa sertifikat tanah asli.

Tip Rumah
Saat ini pemerintah Indonesia telah menyediakan aplikasi bernama Sentuh Tanahku, yang dapat mengecek keaslian sertifikat tanah secara online.

Selain itu penting juga memperhatikan jenis sertifikat tanah yang dimiliki. Apakah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), Girik atau Petok, Sertifikat Hak Milik (SHM), dan Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS).

2. Tahapan Mengurus Biaya Balik Nama Rumah

Prosedur pengurusan balik nama rumah di kantor Badan Pertanahan Nasional membutuhkan sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan dengan teliti. (Sumber: pixabay.com)

Prosedur pengurusan balik nama rumah di kantor Badan Pertanahan Nasional membutuhkan sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan dengan teliti. (Sumber: pixabay.com)

Setelah Anda memastikan status, ukuran, dan kelegalitasan tanah dan bangunan seperti yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya, sekarang saatnya Anda perlu mengetahui biaya balik nama rumah dan prosedur balik nama rumah.

Dokumen Akta Jual Beli Tanah (AJB) merupakan dokumen bukti legalitas Anda melakukan jual beli rumah dan tanah. Sebagai pembeli rumah, dalam proses pembuatan Akta Jual Beli Tanah (AJB) sebagai bagian biaya balik nama rumah anda diharuskan untuk membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Sebelumnya, jika Anda tertarik beli rumah di Depok sesuai bujet yang telah bersertifikat, ada banyak pilihan di Rumah.com.

Secara umum, biaya balik nama rumah prosedur pengurusan balik nama rumah harus melalui 2 tahapan. Tahapan pertama adalah dengan pembuatan Akta Jual Beli Tanah di kantor PPATK. Tahapan berikutnya setelah anda memiliki Akta Jual Beli (AJB) adalah mengurus balik nama sertifikat rumah dan tanah di kantor Badan Pertanahan Nasional. Pada proses ini, Anda diharuskan menyerahkan dokumen persyaratan yang akan dibahas pada poin berikutnya. Proses balik nama rumah secara umum dapat dilihat pada bagan di bawah.

Setelah penyerahan dokumen pendukung dan membayar biaya balik nama rumah, sertifikat akan diubah menjadi nama pembeli sebagai pemegang sah. (Sumber: www.atrbpn.go.id)

Setelah penyerahan dokumen pendukung dan membayar biaya balik nama rumah, sertifikat akan diubah menjadi nama pembeli sebagai pemegang sah. (Sumber: www.atrbpn.go.id)


3. Persyaratan, Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Persyaratan dan dokumen balik nama rumah perlu dipersiapkan dengan baik agar tidak menghadapi kendala saat pengurusan di BPN. (Sumber: pixabay.com)

Persyaratan dan dokumen balik nama rumah perlu dipersiapkan dengan baik agar tidak menghadapi kendala saat pengurusan di BPN. (Sumber: pixabay.com)

Secara umum, proses pengurusan prosedur dan biaya balik nama rumah dapat dilakukan dengan dua cara yaitu mengurus biaya balik nama rumah secara mandiri maupun mengurus biaya balik nama rumah dengan bantuan PPAT.

Untuk lebih lengkap terkait persyaratan dan biaya balik nama pengurusan dengan dua cara ini, mari kita bahas di penjelasan lebih rinci di bawah ini.

a. Mengurus Biaya Balik Nama Rumah Secara Mandiri

Mengurus biaya balik nama rumah secara mandiri dilakukan dengan mendatangi Kantor Badan Pertanahan dengan disertai persyaratan yang dibutuhkan. Mengutip laman resmi Kementerian Agraria dan dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), biaya balik nama rumah dan persyaratan yang dibutuhkan untuk balik nama sertifikat tanah meliputi:

  • Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
  • Surat Kuasa apabila dikuasakan
  • Fotokopi identitas pemohon/pemegang dan penerima hak (KTP, KK) serta kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  • Sertifikat asli
  • Untuk perorangan yang keperdataannya tunduk pada hukum perdata dibuktikan dengan penetapan Pengadilan. Atau yang tunduk pada hukum adat dibuktikan dengan surat pernyataan perubahan nama dari yang bersangkutan, diketahui Kepala Desa/Lurah dan Camat setempat.
  • Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket kantor BPN (khusus bagi badan hukum)
  • Sertifikat Tanah Asli Akta Jual Beli Tanah dari PPAT
  • Izin pemindahan hak apabila di dalam sertifikat/keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak itu hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh izin dari instansi yang berwenang
  • Fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  • Bukti SSB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak).
Cara Menghitung Bunga KPR

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Cara Menghitung Bunga KPR

b. Mengurus Biaya Balik Nama Rumah dengan Bantuan PPAT

Cara berikutnya adalah mengurus biaya balik nama rumah dengan bantuan PPAT sebenarnya prosesnya hampir sama dengan mengurus biaya balik nama secara mandiri. Perbedaannya pada proses setelah penyerahan berkas di Badan Pertanahan Nasional, PPAT akan mengambil alih pengurusan berikutnya, hingga sertifikasi tanah dan bangunan selesai dibuat.

Jika dibandingkan biaya balik nama rumah pengurusan secara mandiri dan bantuan PPAT, tentunya biaya balik nama rumah melalui PPAT dibutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan apabila pengurusan mandiri. Kelebihannya, Anda tidak perlu membuang waktu pengurusan ke Badan Pertanahan Nasional, karena semua telah diurus oleh PPAT.

4. Biaya Balik Nama Rumah dan Sertifikat Tanah

Biaya balik nama rumah memiliki beberapa komponen yang perlu diketahui agar perencanaan jual beli rumah berjalan dengan lancar. (Sumber: pixabay.com)

Biaya balik nama rumah memiliki beberapa komponen yang perlu diketahui agar perencanaan jual beli rumah berjalan dengan lancar. (Sumber: pixabay.com)

Biaya balik nama rumah dan sertifikat tanah memiliki besaran yang bervariasi. Hal ini dikarenakan penghitungan biaya balik nama rumah berdasarkan luas tanah maupun bangunan yang akan dibalik nama. Namun secara umum rincian biaya balik nama rumah dan sertifikat tanah sebagai berikut:

  • Jasa PPAT, dengan besaran maksimal 1 persen dari harga rumah dan tanah
  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5 persen dari harga rumah dan tanah dikurang Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak
  • Biaya pelayanan informasi untuk Nilai Tanah atau Nilai Aset Properti per bidang sebesar Rp50.000
  • Biaya pengecekan sertifikat tanah senilai Rp50.000
  • Biaya pelayanan balik nama sertifikat di Kantor Pertanahan. Biaya ditentukan berdasarkan: nilai jual tanah dibagi 1000.

Nah, setelah mengetahui semua informasi terkait prosedur dan informasi biaya balik nama rumah, semoga proses balik nama rumah dan biaya balik nama rumah yang nantinya akan Anda lakukan dapat berjalan dengan lancar.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Inilah Perumahan Populer Di Bogor Untuk Milenial

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan