Bioplastik Adalah Pengganti Plastik Konvensional. Ketahui Lebih Jauh!

Tim Editorial Rumah.com
Bioplastik Adalah Pengganti Plastik Konvensional. Ketahui Lebih Jauh!
RumahCom – Sampah plastik merupakan salah satu penyebab masalah pencemaran lingkungan terbesar di dunia. Hampir seluruh dari masalah dan kerusakan yang ada disebabkan karena banyaknya sampah plastik yang terbuang begitu saja tanpa adanya pengelolaan yang baik. Maka dari itu, untuk mengurangi sampah plastik yang susah terurai kini ada bioplastik sebagai pengganti plastik. Apa itu bioplastik dan manfaatnya bagi lingkungan? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini!
  • Apa itu Bioplastik?
  • Perbedaan Bioplastik dengan Plastik
  • Sejarah Bioplastik
  • Keunggulan Bioplastik
  • Penggunaan Bioplastik
Biomassa: Pengertian, Manfaat, Contoh, dan 7 Fakta yang Perlu Anda Tahu

Biomassa: Pengertian, Manfaat, Contoh, dan 7 Fakta yang Perlu Anda Tahu

Apa itu Bioplastik?

Bioplastik dapat digunakan sebagai kemasan karena tidak mudah ditembus uap air. (Foto: Pexels – Anna Shvets)
Bioplastik adalah suatu jenis plastik ramah lingkungan, dapat terurai oleh mikroorganisme serta seluruh komponennya terbuat dari bahan baku yang dapat diperbaharui. Bioplastik biasanya terbuat dari pati, minyak nabati dan mikrobiota, dimana dalam kondisi tertentu dan waktu tertentu mengalami perubahan dalam struktur kimianya, yang mempengaruhi sifat-sifat yang dimilikinya karena pengaruh mikroorganisme sehingga dapat terurai dengan mudah.
Plastik biodegradable merupakan jenis plastik yang terbuat dari biopolimer, yaitu sejenis polimer yang tersusun atas biomassa yang dapat diperbaharui. Bioplastik dapat digunakan sebagai kemasan karena tidak mudah ditembus uap air sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengemas pengganti plastik biasa. Bioplastik yang terbakar tidak menghasilkan senyawa kimia berbahaya. Selain itu, kualitas tanah akan meningkat dengan adanya bioplastik, karena hasil penguraian mikroorganisme meningkatkan unsur hara dalam tanah.
Bioplastik dapat digunakan untuk pengemasan produk-produk pangan. Bioplastik berfungsi sebagai penahan difusi oksigen dan uap air serta komponen flavor sehingga mampu menciptakan suatu kondisi atmosfer internal yang sesuai dengan kebutuhan produk yang dikemas. Keuntungan penggunaan bioplastik sebagai pengemas bahan pangan adalah mampu memperpanjang umur simpan produk dan bersifat ramah lingkungan.

Perbedaan Bioplastik dengan Plastik

Bioplastik adalah jenis plastik yang ramah lingkungan yaitu dapat terdegradasi lebih cepat. (Foto: Pexels – Juan Pablo Serrano Arenas)
Plastik bioplastik dan plastik konvensional memiliki kesamaan fungi, tetapi berbeda bila ditinjau dari bahan baku pembuatan keduanya. Bioplastik adalah jenis plastik yang ramah lingkungan yaitu dapat terdegradasi lebih cepat karena terbuat dari bahan yang berasal dari tumbuhan (biomassa) salah satu produk pertanian yang terbarukan.
Sedangkan plastik konvensional yang tidak bisa di daur ulang akan menjadi sebuah polusi bagi tanah karena tanah bisa menjadi rusak apabila terkena zat yang terdapat di dalam bahan dasar dari plastik. Tak pelak, banyak pihak yang punya concern terhadap lingkungan hidup mendorong penggunaan bioplastik karena relatif dianggap lebih ramah lingkungan. Mau punya rumah dengan lingkungan hunian yang ramah anak? Cek pilihan rumahnya di daerah Parung Panjang dengan harga di bawah 500 jutaan di sini!

Sejarah Bioplastik

Bioplastik diciptakan sebagai solusi dalam mengatasi pencemaran lingkungan. (Foto: Pexels – Ron Lach)
Pencemaran lingkungan merupakan masalah yang sangat serius yang perlu perhatian seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya adalah pencemaran yang disebabkan oleh limbah plastik. Plastik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena memiliki sifat yang kuat, stabil dan ringan. Namun material plastik tersebut terbuat dari bahan-bahan yang tidak dapat diperbaharui dan tidak dapat diuraikan oleh mikroba. Untuk mengatasi hal tersebut, maka material bioplastik dibuat dari bahan-bahan alami yaitu pati.
Pati merupakan biopolimer karbohidrat yang dapat terdegradasi secara mudah di alam. Selain itu, sumber-sumber pati sangat mudah dan murah didapatkan sebagai bahan utama dalam proses sintesis plastik biodegradable. Untuk lingkup Indonesia, pemanfaatan tapioka yang merupakan pati ubi kayu merupakan pilihan yang baik.
Lantaran ubi kayu adalah sumber utama pati, maka ketersediaannya melimpah dan sangat mudah diperbarui (renewable). Untuk memberikan ketahanan dan kekuatan mekanis pada pati, sejumlah pengisi (penguat) berupa bahan logam dan alami biasanya ditambahkan ke dalam matriks polimer.

Keunggulan Bioplastik

Keunggulan utama bioplastik adalah untuk mencegah pencemaran lingkungan. (Foto: Pexels – Julia M Cameron)
Sebagai bahan ramah lingkungan, bioplastik tentu memiliki dampak dan manfaat bagi lingkungan. Berikut beberapa dampak dan manfaat dari bioplastik:
  • Mencegah pencemaran lingkungan
Dengan mengurangi pemakaian plastik tradisional. Dalam lima tahun terakhir, banyak perusahaan barang konsumen terbesar di dunia mulai menggunakan bioplastik dalam kemasan produk mereka. Jika perusahan besar lebih sadar akan resiko pencemaran lingkungan akibat plastik tradisional, sehingga banyak dari mereka yang mulai berinvestasi untuk mengembangkan kemasan bioplastik mereka sendiri.
  • Mengurangi jumlah sampah permanen
Tas belanja plastik sekali pakai adalah contoh paling jelas tentang bagaimana plastik dapat sangat mencemari lingkungan. Sebagian besar sampah di lautan pun adalah kantong plastik sekali pakai. Melihat kenyataan ini, berbagai kota dan negara di seluruh dunia mengambil tindakan untuk mengurangi jumlah sampah permanen dengan melarang penggunaan kantong plastik yang tidak dapat terurai sepenuhnya.
Dengan adanya bioplastik, orang-orang tidak perlu khawatir akan sampah yang tidak akan terurai dan justru menyebabkan pencemaran lingkungan. Selain itu, apabila kebutuhan akan plastik tradisional berkurang, maka produsen plastik juga akan berhenti menebangi hutan. Dengan begitu, kelestarian alam daratan maupun lautan akan tetap terjaga.

Tips Rumah.com

Bioplastik adalah jenis plastik yang ramah lingkungan yaitu dapat terdegradasi lebih cepat karena terbuat dari bahan yang berasal dari tumbuhan (biomassa) salah satu produk pertanian yang terbarukan.

Penggunaan Bioplastik

Bioplastik dapat dipakai sebagai kemasan alternatif. (Foto: Unsplash – John Cameron)
Plastik biodegradable ramah lingkungan telah dikembangkan sebagai substitusi penggunaan plastik konvensional. Plastik biodegradable dapat diproduksi dari bahan dasar pati yang banyak tersedia di Indonesia, di antaranya pati sagu dan pati ubi kayu. Teknologi produksi bioplastik pun relatif sederhana dan produk yang dihasilkan memiliki karakteristik yang menyerupai jenis kemasan plastik yang banyak digunakan, seperti LDPE, HDPE, dan PP.
Bioplastik terbuat dari biopolimer yakni sejenis polimer yang tersusun atas biomassa yang memiliki sifat dapat diperbaharui. Plastik biodegradable dapat dipakai sebagai kemasan karena tidak mudah ditembus uap air. Oleh sebab itu, jenis ini dapat dipakai sebagai kemasan alternatif. Penggunaan bioplastik saat ini terus mengalami perkembangan di beberapa sektor, diantaranya:
  • Pada sektor medis untuk pembuatan prosthesis dan benang jahitan
  • Sektor pangan untuk produk katering dan kemasan
  • Mainan anak
  • Fashion (Versace memiliki clothing line bernama Ingeo yang produknya terbuat dari jagung).
Tonton video berikut untuk mengetahui cara menata ruangan rumah yang minimalis!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini