Panduan Budidaya Ikan Cupang Bagi Pemula

Memelihara ikan bisa menjadi salah satu hobi yang sangat baik. Inilah panduan budidaya ikan cupang bagi Anda yang masih pemula.
Ikan Cupang 1
Memelihara ikan cupang adalah salah satu bentuk hobi yang sedang naik daun saat ini. (Foto: Pet Life Today)

RumahCom - Salah satu bentuk hobi dan tren yang sedang populer saat ini adalah memelihara ikan cupang. Sejak pandemi, saat ini banyak yang memutuskan untuk mencari hobi baru yang menarik. Menjalankan hobi adalah hal yang sangat baik terutama jika hobi tersebut adalah hal yang sangat positif dan bisa mengisi waktu luang yang kosong.

Dari sekian banyak hobi, salah satu hobi yang bisa dicoba adalah untuk memelihara ikan. Ikan merupakan salah satu hewan yang cukup mudah untuk dirawat dan bisa membuat rumah Anda terlihat lebih menarik. Menurut Feng Shui, ketika merawat dan meletakkan akuarium di rumah maka akan menarik energi kekayaan dan keberuntungan. Pada artikel ini, kami akan membahas lebih dalam tentang budidaya ikan cupang agar Anda dapat memahaminya lebih jauh, di antaranya yaitu:

  1. Varian Ikan Cupang Populer, Pilih yang Mana?
    1. Ikan Cupang Halfmoon
    2. Ikan Cupang Crowntail
    3. Ikan Cupang Double Tail
    4. Ikan Cupang Plakat
    5. Ikan Cupang Giant
  2. Cara Budidaya Ikan Cupang Bagi Pemula, Di Mulai Dari Rumah
    1. Mempersiapkan Lokasi Budidaya
    2. Mengetahui Jenis Ikan Cupang
    3. Memilih Indukan Ikan Cupang
    4. Langkah-langkah Pemijahan
    5. Perawatan Anakan Ikan Cupang
    6. Pakan untuk Budidaya Ikan Cupang
    7. Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan Cupang
    8. Panen Ikan Cupang

1. Varian Ikan Cupang Populer, Pilih yang Mana?

Ikan Cupang 2

Ikan cupang disukai karena bentuknya yang indah. (Foto: The Spruce Pets)

Pertama kali saat tren ikan cupang mulai populer, banyak yang menggunakannya sebagai ikan aduan. Dilansir dari Wikipedia, ikan cupang memiliki nama lain yaitu Siamese Fighting Fish atau Betta Splendens, adalah salah satu ikan air tawar yang berasal dari beberapa negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan negara lainnya. Ikan cupang memiliki bentuk yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Ikan cupang yang disatukan dalam satu wadah yang sama akan menimbulkan pertempuran hingga dapat memakan nyawa mereka.

Meski terlihat garang, ikan cupang termasuk dalam ikan hias yang indah. Warna dan sirip ikan cupang yang berwarna-warni dan ekornya yang menjuntai akan menampilkan pemandangan yang indah ketika ikan ini berenang.Ikan Cupang sudah populer dari dulu dan tidak pernah surut meski banyak ikan hias yang lainnya.

Ikan cupang pun sudah memiliki kelompok pencintanya sendiri. Semakin banyak pecinta cupang, maka semakin marak kontes cupang diselenggarakan. Kontes cupang pun bukan hanya berada di tingkat lokal, namun bisa mencapai tingkat nasional dan internasional. Ada beberapa jenis ikan cupang hias yang banyak diminati sehingga menjadi populer, antara lain:

1. Ikan Cupang Halfmoon

Ikan Cupang  Halfmoon adalah ikan yang berasal dari Thailand. Dikutip dari Fish Keeping World, Ikan cupang jenis ini memiliki karakteristik dengan ekor yang lebar dan membentuk bulan separuh (half moon). Ekornya panjang dan bulat dapat mengembang hingga 180 derajat ketika ikan sedang marah dan ingin bertarung.

2. Ikan Cupang Crowntail

Ikan Cupang 3

Ikan Crowntail memiliki ekor yang indah sesuai dengan namanya. (Foto: Vang Bettas)

Ikan Cupang Crowntail atau biasa disebut sebagai ekor mahkota adalah ikan cupang yang berasal dari Indonesia. Karakteristik dari ikan cupang jenis ini adalah ekornya yang membentuk seperti serit dan mahkota yang terbalik. Karena keindahannya, ikan cupang crowntail sudah diakui dunia dan sudah dipertandingkan di IBC (International Betta Congress).

3. Ikan Cupang Double Tail

Ikan cupang double tail memiliki karakteristik yang cukup unik yaitu memiliki ekor yang terpisah. Jenis ikan ini masih jarang yang membudidayakan sehingga keberadaannya di pasaran masih langka. Karena masih langka dan jarang, menjadikan ikan ini menjadi banyak mencari dan peminat.

4. Ikan Cupang Plakat

Ikan cupang plakat adalah ikan yang berasal dari Thailand. Ikan ini lebih dikenal sebagai ikan cupang aduan dan keberadaannya sangat mudah ditemui di pasaran. Ikan ini memiliki karakteristik dengan tubuh yang besar, ekor yang pendek dan warna yang mencolok. Harga ikan cupang plakat berkisar sekitar Rp60.000 hingga Rp2 jutaan.

5. Ikan Cupang Giant

Ikan Cupang 4

Ikan cupang yang berukuran besar ini sangat indah untuk berada di akuarium rumah Anda. (Foto: Pinterest)

Seperti namanya, ikan cupang giant memiliki bentuk yang besar. Ikan yang berasal dari Thailand ini banyak hidup di sungai dan danau disana. Ikan ini biasanya berukuran 2 hingga 3 kali lipat dari ikan cupang biasanya sehingga cocok digunakan untuk cupang aduan. Meskipun demikian, ikan cupang giant ini juga bisa menjadi penghias menarik di akuarium rumah Anda.

2. Cara Budidaya Ikan Cupang Bagi Pemula, Di Mulai Dari Rumah

Ikan Cupang 5

Membudidaya ikan sendiri di rumah bisa menjadi sebuah hobi yang menghasilkan. (Foto: Geocities)

Karena keindahan dan kepopuleran ikan cupang, maka cupang pun banyak dibudidayakan. Budidaya ikan cupang dapat dilakukan di rumah. Budidaya ikan cupang selain untuk menambah koleksi peliharaan, bisa juga untuk mendapatkan penghasilan tambahan karena bisnis ikan cupang cukup menjanjikan. Ada beberapa cara budidaya ikan cupang di rumah antara lain sebagai berikut:

1. Mempersiapkan Lokasi Budidaya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan lokasi untuk budidaya. Lokasi yang digunakan bisa di dalam atau luar ruma. Tapi, jika dilihat dari masalah keamanan maka sebaiknya Anda melakukan budidaya di dalam rumah. Tidak hanya itu saja, pengawasan juga bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Ingin budidaya ikan cupang di rumah? Jika sudah berhasil maka Anda bisa mengembangkan bisnis tersebut. Cek juga Rekomendasi properti dijual daerah Bogor sekitarnya Di Bawah Rp600 juta.

Baca Juga: Cara Membuat Planter Box Sendiri, Ini Panduannya

2.   Mengetahui Jenis Ikan Cupang

Setelah menyiapkan lokasi dan media untuk budidaya, hal selanjutnya yang dapat dilakukan adalah mengetahui jenis ikan cupang yang akan dibudidaya. Lihatlah tren dari ikan yang ada agar Anda bisa dengan mudah menjual ikan yang sudah dibudidayakan.

Dilansir dari Betta Fish, ikan cupang membutuhkan kondisi air akuarium atau tempat budidaya yang memiliki kondisi suhu mulai dari 24 hingga 27 derajat celcius agar bisa hidup dengan baik. Usahakan untuk memasang termometer di dalam kolam agar Anda bisa memonitor kondisi suhu air secara terus menerus dengan mudah.

3.   Memilih Indukan Ikan Cupang

Ikan Cupang 6

Memilih indukan adalah sebuah proses yang rumit. (Foto: Nippyfish)

Dengan memilih indukan ikan cupang yang bagus maka akan menghasilkan bibit ikan cupang yang bagus pula. Penting untuk mengetahui kriteria indukan ikan cupang yang baik sebelum melakukan pemijahan. Kriteria indukan yang baik adalah seperti yang ada di bawah ini:

  • Sehat
  • Dewasa (umurnya tidak kurang dari 4 bulan)
  • Memiliki corak warna yang menarik
  • Tidak memiliki cacat tubuh
Tip Rumah
Pastikan untuk mendapatkan indukan yang kuat dan sehat agar tidak mudah terserang penyakit dan tahan untuk hidup dalam waktu yang lama pada saat hendak dibudidayakan.

4. Langkah-langkah Pemijahan

Setelah melakukan persiapan diatas, maka hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah melakukan pemijahan ikan cupang. Adapun langkah-langkah pemijahan ikan cupang sebagai berikut:

  • Mengisi tempat pemijahan dengan air jernih
  • Masukkan indukan ikan cupang jantan ke dalam tempat pemijahan, lalu letakkan tempat pemijahan pada lokasi yang agak gelap (cahaya yang minim) selama 24 jam
  • Lalu masukkan indukan ikan cupang betina ke tempat pemijahan bersama indukan ikan cupang jantan.
  • Letakkan kembali tempat pemijahan pada lokasi yang agak gelap dan biarkan selama 24 jam. Lalu Anda bisa memeriksa apakah sudah ada telur pada tempat pemijahan yang berupa gelembung-gelembung yang menyatu di permukaan air.
  • Jika sudah ada gelembung, maka indukan ikan cupang betina dapat diambil dan biarkan indukan ikan cupang jantan yang merawat telurnya sampai menetas (sekitar 3-4 hari)

5. Perawatan Anakan Ikan Cupang

Apabila telurnya sudah menetas, maka Anda akan melihat anakan berenang sendiri. Setelah itu pisahkan anakan cupang tersebut dari indukannya dan tempatkan pada akuarium yang besar. Setelah dipindahkan ke akuarium besar, Anda dapat menggunakan kutu air artemia sebagai makanan awal anakan ikan cupang yang masih kecil. Pastikan untuk memindahkan ikan ke tempat masing-masing setelah memasuki usia satu bulan untuk menghindari agar ikan tidak saling berkelahi.

6. Pakan untuk Budidaya Ikan Cupang

Setelah ikan berusia lebih dari satu bulan, maka pakan ikan cupang dapat diganti dengan cacing sutra atau bisa juga dengan pelet ikan hias. Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore.

Memberi pakan dengan menggunakan pelet ikan hias sangat simpel. Namun Anda harus memberikan pelet sesuai dengan takaran dan diusahakan langsung habis dimakan oleh ikan cupang agar tidak menimbulkan residu air yang dapat mengotori air dan menjadi sumber penyakit.

Cara Alternatif Miliki Rumah Murah

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

Cara Alternatif Miliki Rumah Murah

7. Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan Cupang

Budidaya ikan memiliki potensi terserang hama penyakit, maka dari itu Anda perlu mengetahui beberapa penyakit yang mungkin akan menyerang ikan cupang Anda. Jaga kebersihan air pada akuarium dengan sering mengganti air sekitar 3-4 hari sekali untuk mencegah tumbuhnya bakteri.

8. Panen Ikan Cupang

Ikan Cupang 7

Panen adalah saat-saat yang paling ditunggu. (Foto: TeddyFeed)

Setelah Anda memiliki banyak ikan cupang, Anda bisa menjual ikan cupang tersebut. Ikan cupang sudah bisa dipasarkan pada usia 3,5 bulan. Anda dapat menggunakan platform online untuk memasarkan ikan cupang agar dapat mencakup pasar yang lebih luas

Itulah panduan budidaya ikan cupang bagi pemula yang lengkap dan bisa Anda jadikan sebagai referensi. Pastikan agar Anda melakukan pemasaran dengan tepat agar ikan Anda bisa menjangkau pasar yang lebih luas lagi. Selamat mencoba!

Tontonlah video inspiratif berikut yang mengisahkan tentang Mega yang memiliki tekad untuk membeli rumah sendiri karena biaya kontrakan dan harga rumah yang terus mengalami kenaikan!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Daftar Perumahan Syariah

Masukan