Cara Budidaya Tanaman Sayuran untuk Pemula

Budidaya tanaman sayuran saat ini menjadi tren di masyarakat. Hal ini juga sesuai dengan anjuran pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dengan menanam sayur mayur di rumah.
1. TANAMAN SAYURAN
Untuk budidaya tanaman sayuran di rumah, Anda bisa memanfaatkan pekarangan, balkon, hingga atap rumah. Sumber: Gardening Know How

RumahCom – Dewasa ini, hobi berkebun tidak hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki lahan luas. Di lahan terbatas pun, hal ini bisa diterapkan asal punya niat dan kemauan tinggi. Apalagi melakukann budidaya tanaman sayuran sendiri di rumah adalah salah satu hal positif yang punya banyak manfaat. Diantaranya  mengisi waktu luang Anda di samping juga bisa menghasilkan pundi penghasilan tambahan.

Untuk mewujudkan budidaya tanaman sayuran di rumah, Anda bisa memanfaatkan pekarangan, balkon, hingga atap rumah. Namun, sebelum membahas lebih lanjut cara budidaya tanaman sayuran untuk pemula, berikut ini poin-poin bahasan yang akan diulas dalam artikel kali ini.

  1. Mengapa Perlu Budidaya Tanaman Sayuran?
    1. Menjaga Ketahanan Pangan
    2. Makan Makanan Lebih Sehat dan Segar
    3. Menghemat Pengeluaran
  2. Budidaya Tanaman Sayuran Organik Pemula
    1. Pilih Bibit yang Terbaik
    2. Siapkan Lahan untuk Penanaman
    3. Perawatan Tanaman Sayuran Organik
  3. Tanaman Sayuran untuk Budidaya dan Konsumsi
Bisnis Budidaya Cacing Sutra, Untung Melimpah

Tips Rumah Dan Apartemen

Bisnis Budidaya Cacing Sutra, Untung Melimpah

1. Mengapa Perlu Budidaya Tanaman Sayuran?

Ada banyak dampak positif yang ditimbulkan dari kegiatan budidaya tanaman sayuran baik untuk diri sendiri maupun lingkungan. Sumber: Gardening Know How

Ada banyak dampak positif yang ditimbulkan dari kegiatan budidaya tanaman sayuran baik untuk diri sendiri maupun lingkungan. Sumber: Gardening Know How

Aktivitas budidaya tanaman saat ini banyak dipilih masyarakat untuk mengisi waktu luang di masa pandemi. Melalui kegiatan ini, tanpa Anda sadari budidaya tanaman sayuran di rumah dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Setidaknya ada banyak dampak positif yang ditimbulkan dari kegiatan berkebun tanaman sayuran di rumah, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan.

Salah satu kontribusi bagi gaya hidup sehat adalah jaminan konsumsi sayuran organik yang lebih mudah dan lebih terjangkau. Hal ini disebabkan proses penanaman sayuran dapat diawasi langsung oleh Anda. Sehingga tidak perlu khawatir akan pestisida atau zat kimia lainnya yang terkandung dalam sayuran yang akan dikonsumsi.

Mengutip laman Trubus, dampak positif lainnya dari budidaya tanaman sayuran di rumah adalah menciptakan kondisi ramah lingkungan. Sampah dapur organik yang tidak terpakai lagi, nantinya bisa didaur ulang menjadi pupuk kompos. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi keberlangsungan alam khususnya bagi penurunan karbon dioksida hasil pengolahan sampah konvensional.

1. Menjaga Ketahanan Pangan

Fakta di lapangan menunjukkan, petani terus bekerja dan berupaya untuk memenuhi kondisi suplai pangan yang ada agar produktivitas pangan nasional bisa terjaga dengan sangat baik. Sistem yang digunakan agar kebutuhan pangan tersebut bisa terpenuhi adalah dengan menanam berbagai tanaman sayuran.

Oleh karenanya, untuk menjaga ketahanan pangan, Anda bisa memulai budidaya tanaman sayuran sendiri di rumah. Selain untuk menjaga ketahanan pangan, budidaya tanaman sayuran juga dapat menjamin kesehatan dan kesegaran dari sayuran yang dikonsumsi.

Baca juga: Struktur Tanah, Tekstur Tanah, Jenis, dan Fungsinya

2. Makan Makanan Lebih Sehat dan Segar

Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari berkebun sayuran di rumah. Selain gaya hidup sehat, berkebun juga bermanfaat bagi estetika rumah. Adanya tanaman di sekeliling rumah, akan memberikan kesan asri pada rumah. Bukan hanya berguna sebagai dekorasi rumah, tanaman dapat memberikan sirkulasi udara yang lebih segar pada rumah. Seperti yang Anda ketahui, tanaman dapat memproduksi oksigen yang baik untuk kesehatan pernapasan.

3. Menghemat Pengeluaran

Memulai sebuah budidaya tanaman sayuran adalah sebuah proses yang panjang. Anda akan melewati banyak sekali tahapan agar proses budidaya tanaman sayuran bisa berlangsung dengan lancar dan menghasilkan sayuran dengan kualitas baik.

Dengan budidaya tanaman sayuran tentunya ada banyak manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan. Salah satunya, menghemat pengeluaran untuk berbelanja sayuran. Keuntungan berikutnya yang bisa dirasakan dalam jangka waktu panjang adalah untuk menjaga ketahanan pangan.

Tip Rumah
Tanpa Anda sadari budidaya tanaman sayuran di rumah dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Yakni jaminan konsumsi sayuran organik yang lebih mudah dan lebih terjangkau.

2. Budidaya Tanaman Sayuran Organik Pemula

Sayur organik dapat dipanen sesuai dengan jenis sayurnya, sebab setiap sayuran memiliki masa panen berbeda. Sumber: Pinterest

Sayur organik dapat dipanen sesuai dengan jenis sayurnya, sebab setiap sayuran memiliki masa panen berbeda. Sumber: Pinterest

US Department of Agriculture menyebut, produk makanan termasuk sayuran bisa dikatakan organik apabila tumbuh di tanah yang tidak memiliki zat terlarang. Zat terlarang termasuk sebagian besar pupuk dan pestisida sintetis. Maka dari itu, kandungan dalam sayuran organik benar-benar alami dan menyehatkan bagi tubuh manusia.

Terkait budidaya tanaman sayuran organik, ada beberapa jenis yang layak dicoba para pemula. Diantaranya sawi hijau, sawi putih, kangkung, dan selada. Selain mudah dibudidayakan, ketiga jenis sayuran tersebut juga punya ketahanan terhadap serangan hama yang sangat kuat. Sebelum memulai budidaya tanaman sayuran organik, simak tipsnya berikut ini!

1. Pilih Bibit yang Terbaik

Untuk dapat menanam sayuran organik, Anda perlu membuat bibitnya terlebih dahulu. Bibit dapat Anda buat dengan cara menyemai benih pada media tanam yang telah disediakan. Media tanam dapat dibuat dengan cara mencampurkan tanah dengan kompos perbandingan 1:3.

Gunakan tempat persemaian yang cukup lebar, misalnya baki semai atau sejenisnya. Semai biji dengan jarak sekitar 2 cm, kemudian tunggu hingga biji tersebut tumbuh dan keluar daunnya. Dalam masa penungguan. Anda dapat menyiraminya secara rutin tiap pagi dan sore.

2. Siapkan Lahan untuk Penanaman

Sebenarnya sayuran organik dapat ditanam pada dua media, baik itu di tanah langsung ataupun di pot atau polybag. Keduanya memerlukan perlakuan yang berbeda, persiapan lahannya pun berbeda. Untuk lahan yang berupa tanah langsung, Anda dapat membuat greenhouse dengan pelindung plastic di bagian atapnya. Greenhouse ini sangat membantu pertumbuhan sayuran organik karena menghindarkan sayuran dari terik matahari langsung, tetesan air hujan serta hama yang mungkin menyerang.

Sedangkan untuk media tanam di polybag, Anda perlu membuat campuran tanah dan kompos dengan perbandingan kira-kira 1:2. Sementara untuk lahan di tanah langsung, Anda juga perlu memberi kompos agar kesuburan tanah tetap terjaga.

3. Perawatan Tanaman Sayuran Organik

Perawatan untuk budidaya sayuran organik sebenarnya tidaklah sulit, hanya saja Anda perlu memberi perhatian lebih untuk setiap hari memeriksanya. Pemeriksaan ini sangat penting guna menjaga sayuran organik dari kemungkinan terserang hama dan penyakit. Ada juga beberapa treatment yang perlu Anda lakukan seperti dikutip dari The Spruce, diantaranya:

  • Lakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore dengan kadar yang pas sehingga tidak menyebabkan tanahnya becek.
  • Jangan lupa melakukan penyiangan terhadap area sekitar sayuran agar rumput-rumput liar tidak tumbuh dan mengganggu pertumbuhan sayuran organik tersebut.
  • Pemberian pupuk pada sayuran organik memang sangat penting guna menambah kesuburan tanah demi menjaga agar pertumbuhan sayuran organik.
  • Sayuran organik memang sangat rentan diserang hama. Untuk dapat mengendalikan hama, Anda dapat melakukan pengendalian secara fisik, misalnya dengan membuang secara langsung, menangkap, atau memancingnya dengan agar hama pergi dengan sendirinya.
  • Sayur organik dapat dipanen sesuai dengan jenis sayurnya, sebab setiap sayuran memiliki masa panen berbeda. Masa panen sayur organik juga tidak jauh berbeda dengan sayuran biasa, cara pemanenannya pun juga demikian.

3. Tanaman Sayuran untuk Budidaya dan Konsumsi

Budidaya tanaman sayuran tidak hanya bisa mengisi waktu luang, namun juga menjadi peluang bisnis menjanjikan. Sumber: Gardening Know How

Budidaya tanaman sayuran tidak hanya bisa mengisi waktu luang, namun juga menjadi peluang bisnis menjanjikan. Sumber: Gardening Know How

Peluang bisnis budidaya tanaman sayuran kini semakin terbuka lebar seiring dengan semakin populernya konsep urban farming di antara masyarakat perkotaan. Kegiatan bercocok tanam yang awalnya dilakukan untuk mengisi waktu luang di tengah karantina mandiri karena adanya situasi pandemi, ternyata bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Tanpa perlu lahan yang luas, budidaya tanaman sayuran bisa Anda lakukan di lahan terbatas, seperti pekarangan, balkon, hingga atap rumah. Namun apabila Anda ingin budidaya tanaman sayuran lebih masif namun luas hunian kurang memadai, cek rekomendasi rumah di Surabaya luas lantai di atas 200 meter persegi berikut!

Menanam tanaman sayuran sendiri di rumah tentu bisa memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah sebuah pengalaman dan pembelajaran untuk merawat tanaman. Anda bisa menanam berbagai tanaman sayuran di rumah sendiri. Ingat, menanam berbagai tanaman sayuran yang bisa dibudidaya dan dikonsumsi merupakan hal yang sangat bermanfaat.

Tidak hanya mampu membuat halaman rumah nampak lebih cantik, Anda pun bisa berhemat dengan cara menikmati hasil pangan dari apa yang sudah ditanam di rumah. Bahkan jika panen melimpah, sayuran bisa dijual atau dibagikan ke tetangga. Selamat mencoba!

Jadikan rumah Anda lebih nyaman dan Instagramable, dengan menyimak tipsnya di sini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Hunian dibawah Rp1 Miliar

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan