Rumus Cara Hitung Bunga Anuitas 2021, Pengertian, dan Simulasi

Sudah pernah mendengar bunga anuitas yang awam di dunia perbankan? Jika belum, artikel ini akan menjabarkan secara rinci mengenai bunga anuitas.
1. BUNGA ANUITAS
Anuitas memiliki sejumlah penghitungan jika dilihat dari jenisnya. Sumber: Pixabay

RumahCom – Sebagian besar dari Anda pasti memiliki pengalaman melakukan serangkaian pembayaran tetap selama periode waktu tertentu. Misalnya saja seperti seperti pembayaran kredit mobil. Atau mungkin Anda menerima serangkaian pembayaran untuk jangka waktu tertentu, seperti bunga dari obligasi atau sertifikat deposito. Nah, mengutip Investopedia, pembayaran berulang atau berkelanjutan ini secara teknis disebut sebagai anuitas.

Anuitas memiliki sejumlah penghitungan jika dilihat dari jenisnya. Dalam anuitas biasa, pembayaran dilakukan pada akhir setiap periode. Sebaliknya, dengan anuitas jatuh tempo, dibuat pada awal periode. Ada beberapa cara untuk mengukur biaya melakukan pembayaran tersebut atau berapa nilai akhirnya. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang menghitung nilai sekarang atau nilai masa depan dari anuitas.

  1. Bunga Anuitas Adalah
  2. Jenis-Jenis Bunga Anuitas
    1. Anuitas Jatuh Tempo
    2. Anuitas Langsung
    3. Anuitas Sederhana
    4. Anuitas Tertunda
  3. Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas
  4. Rumus Menghitung Bunga Anuitas
  5. Simulasi Tabel Bunga Anuitas Terbaru

1. Bunga Anuitas Adalah

Anuitas merupakan pembayaran yang dilakukan pada interval tetap. Sumber: Simplilearn

Anuitas merupakan pembayaran yang dilakukan pada interval tetap. Sumber: Simplilearn

Apabila merujuk kepada Dictionary Cambridge, anuitas merupakan sejumlah uang tetap yang dibayarkan kepada seseorang setiap tahun. Biasanya sampai kematian. Atau definisi juga merujuk kepada perjanjian asuransi atau investasi yang menyediakan uang yang dibayarkan.

Sementara Merriam Webster mengartikan anuitas sebagai sejumlah uang yang dibayarkan setiap tahun atau pada interval reguler lainnya. Kemudian hak untuk menerima anuitas, serta kontrak atau perjanjian yang menyediakan pembayaran anuitas

Dengan demikian, bisa disimpulkan kalau anuitas merupakan pembayaran yang dilakukan pada interval tetap. Contoh umum adalah pembayaran yang diterima oleh Anda dari program pensiun. Ada tipe utama anuitas seperti yang dijelaskan Merriam Webster. Ialah anuitas tertentu dan anuitas kontingen.

Di bawah anuitas tertentu, sejumlah pembayaran tertentu dilakukan, setelah itu anuitas berhenti. Sementara dengan anuitas kontingen, setiap pembayaran Anda tergantung pada kelanjutan status yang diberikan. Misalnya anuitas seumur hidup hanya berlanjut selama penerimanya bertahan. Anuitas kontingen lebih bergantung pada risiko bersama.

2. Jenis-Jenis Bunga Anuitas

Jika Anda melakukan pembayaran pinjaman secara teratur, nilai masa depan berguna dalam menentukan total biaya pinjaman. Sumber: Pinterest

Jika Anda melakukan pembayaran pinjaman secara teratur, nilai masa depan berguna dalam menentukan total biaya pinjaman. Sumber: Pinterest

Dengan menghitung bunga anuitas ada beberapa komponen yang dipertmbangkan yakni nilai masa depan dan nilai sekarang. Nilai masa depan adalah ukuran berapa banyak serangkaian pembayaran reguler akan bernilai di beberapa titik di masa depan, dengan tingkat bunga tertentu.

Kalau Anda berencana untuk menginvestasikan jumlah tertentu setiap bulan atau tahun bisa memberitahu Anda berapa banyak diakumulasikan di masa mendatang. Jadi, kalau  Anda melakukan pembayaran pinjaman secara teratur, nilai masa depan berguna dalam menentukan total biaya pinjaman.

Berbeda dengan perhitungan nilai masa depan, perhitungan nilai sekarang bisa membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang akan dibutuhkan sekarang untuk menghasilkan serangkaian pembayaran di masa depan, sekali lagi dengan asumsi tingkat bunga yang ditetapkan.

Cara Menghitung BPHTB Terbaru 2021 di Indonesia

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum, dan Pajak Properti

Cara Menghitung BPHTB Terbaru 2021 di Indonesia

1. Anuitas Jatuh Tempo

Dengan anuitas jatuh tempo, sebaliknya, pembayaran datang pada awal setiap periode. Contoh pembayaran jatuh tempo anuitas termasuk sewa, sewa, dan pembayaran asuransi, yang dilakukan untuk menutupi layanan yang diberikan pada periode setelah pembayaran.

Ringkasnya, pembayaran pertama diterima pada awal periode pertama, dan setelah itu, pada awal setiap periode berikutnya. Pembayaran untuk periode terakhir, yaitu periode x diterima pada awal periode x untuk menyelesaikan total pembayaran yang jatuh tempo.

2. Anuitas Langsung

Anuitas ini memakai metode pembayaran atau penerimaan cicilan secara berkala pada jangka waktu tertentu dan dilakukan secara langsung tanpa penundaan waktu atau tempo seperti pada pembayaran kredit barang. Anuitas langsung adalah jenis anuitas paling dasar dengan  satu kontribusi sekaligus. Ini karena  diubah menjadi aliran pendapatan yang berkelanjutan dan terjamin untuk jangka waktu tertentu (sedikitnya lima tahun) atau seumur hidup. Penarikan dapat dimulai dalam waktu satu tahun.

Baca juga: Informasi Appraisal Properti di Indonesia Melalui Bank

3. Anuitas Sederhana

Anuitas biasa membuat (atau membutuhkan) pembayaran pada akhir setiap periode. Misalnya, obligasi umumnya membayar bunga pada akhir setiap 6 bulan.

4. Anuitas Tertunda

Anuitas yang ditangguhkan dapat datang dengan segala macam fitur dengan biaya yang memberikan beberapa jenis manfaat kematian dan/atau jaminan pendapatan di masa depan. Pembayaran atau penerimaan cicilan anuitas tangguhan dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu atau dilakukan setelah beberapa periode berjalan seperti anuitas pada bunga deposito dan bunga pinjaman.

Bunga anuitas adalah modifikasi dari perhitungan kredit bunga efektif. Nah, bagi Anda yang sedang cari rumah di lokasi yang strategis namun harganya cukup terjangkau hingga cicilannya tidak terlalu besar, cek pilihan rumahnya di kawasan Bintaro dengan harga di bawah Rp1 M di sini!

3. Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas

Jika ingin meminjam bunga anuitas, sebaiknya pertimbangkan dua sisi yaitu kelebihan dan kekurangannya. Sumber: Pinterest

Jika ingin meminjam bunga anuitas, sebaiknya pertimbangkan dua sisi yaitu kelebihan dan kekurangannya. Sumber: Pinterest

Meski terkesan seperti bunga tetap yaitu angsuran setiap bulan sama, namun bunga anuitas merupakan pengembangan dari bunga efektif memiliki kelebihan dan kekurangan yang bakal diketahui kedua belah pihak dalam pinjam-meminjam, terutama nasabah.

Kalau Anda ingin meminjam dan ditawarkan penggunaan bunga anuitas, sebaiknya pertimbangkan dua sisi yaitu kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini penjelasan mengenai dua sisi dari penerapan bunga anuitas tersebut.

Kelebihan

Kekurangan

Angsuran bulanan yang dibayarkan tetap, sehingga tidak memengaruhi arus kas.

Penghitungan rumit karena lebih sulit dihitung manual sehingga disarankan menggunakan software.

Bunga dihitung secara jelas yaitu dari sisa pokok yang belum dibayar.

Meski jumlah cicilan sama setiap bulan, yang kita bayarkan atau dilunasi lebih dulu adalah bunga pinjaman. Sehingga, pokok pinjaman yang dibayarkan semakin besar hingga akhir masa pengembalian pinjaman.

Tidak merepotkan bagi peminjam yang harus terus menghitung sisa pokok pinjaman seperti dalam pinjaman dengan bunga efektif.

 

4. Rumus Menghitung Bunga Anuitas

Sederhananya, bunga anuitas membuat jumlah angsuran setiap bulan sama. Sumber: Pixabay

Sederhananya, bunga anuitas membuat jumlah angsuran setiap bulan sama. Sumber: Pixabay

Mengutip Sikapi Uangmu OJK, metode menghitung bunga anuitas mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar agar sama setiap bulan. Dalam perhitungan bunga anuitas, porsi bunga pada masa awal sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil. Mendekati berakhirnya masa kredit, keadaan akan menjadi berbalik. porsi angsuran pokok akan sangat besar sedangkan porsi bunga menjadi lebih kecil.

Sistem bunga anuitas ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang semisal KPR atau kredit investasi. Untuk menghitung angsuran dengan bunga anuitas secara manual, Amda bisa menerapkan rumus yang digunakan dalam menghitung bunga efektif. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

Bunga = SP x i x (30/360)

Keterangan:

  • SP adalah saldo pokok pinjaman di bulan sebelumnya
  • I adalah suku bunga per tahun
  • 30 adalah jumlah hari dalam sebulan
  • 360 adalah jumlah hari dalam setahun

Namun, rumus ini dikembangkan lagi untuk mendapatkan nilai yang sesuai berdasarkan rumus anuitas menjadi:

P x i x [(1+i)xt) / (1+i)t-1)]

Keterangan:

  • P adalah pokok pinjaman
  • i adalah suku bunga
  • t adalah periode kredit
Tip Rumah
Adapun kalau pada penghitungan bunga efektif, angsuran pokok diperoleh dari pembagian antara jumlah pinjaman dan masa tenornya. Tetapi pada bunga anuitas memungkinkan angsuran pokok dihitung dari total angsuran yang sudah ditetapkan dikurangi hasil penghitungan bunga anuitas.

5. Simulasi Tabel Bunga Anuitas Terbaru

Pada dasarnya semakin lama tenor yang kamu pilih, maka semakin kecil cicilan bulanan. Sumber: Business First Family

Pada dasarnya semakin lama tenor yang kamu pilih, maka semakin kecil cicilan bulanan. Sumber: Business First Family

Supaya lebih jelas, Anda mencoba mengkalkulasikan hitungan menggunakan bunga anuitas. Rumusnya dengan seperti yang telah dijabarkan di atas. Yuk, coba simulasinya!

Anda seorang pebisnis makanan dan memiliki utang modal usaha sebesar Rp12 juta. Utang ini memiliki periode pembayaran selama 12 bulan atau satu tahun dengan bunga 10 persen. Jadi berapa jumlah bunga yang harus dibayar dan jumlah cicilan per bulan Anda?

Dengan rumus bunga anuitas, maka cicilan bulanan dihitung dengan cara berikut:

12.000.000 x 0,83 % x (1,105 / 0,105) = Rp1.054.991

Perhatikan tabel berikut!

1

12.000.000

954.991

100.000

1.054.991

11.045.009

2

11.045.009

962.946

92.042

1.054.991

10.082.060

3

10.082.060

970.973

84.017

1.054.991

9.111.087

4

9.111.087

979.065

75.926

1.054.991

8.132.022

5

8.132.022

987.224

67.767

1.054.991

7.144.798

6

7.144.798

995.451

59.540

1.054.991

6.149.348

7

6.149.348

1.003.746

51.245

1.054.991

5.145.602

8

5.145.602

1.012.111

42.880

1.054.991

4.133.491

9

4.133.491

1.020.545

34.446

1.054.991

3.112.946

10

3.112.946

1.029.049

25.941

1.054.991

2.083.897

11

2.083.897

1.037.625

17.366

1.054.991

1.046.272

12

1.046.272

1.046.272

8.719

1.054.991

0

Total

12.000.000

659.888

12.659.888

Sebelum menghitung semua, pastikan sudah menghitung besaran bunga anuitas seperti di atas. Selain itu, pastikan bahwa jumlah angsuran selalu sama, sehingga terlihat pokok angsuran semakin membesar, sedangkan bunga pinjaman semakin mengecil.

Jangan salah! Cek video yang informatif berikut ini untuk menghindari kekeliruan saat membeli rumah memakai KPR!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan