Bagaimana Cara Memenangkan Sengketa Tanah? Ini Jawabannya!

Tim Editorial Rumah.com
Bagaimana Cara Memenangkan Sengketa Tanah? Ini Jawabannya!
RumahCom – Sengketa adalah timbulnya perbedaan kepentingan antar lembaga maupun individu pada suatu objek yang sama dan dimanifestasikan dalam hubungan diantara mereka. Salah satu yang paling sering terjadi adalah sengketa tanah.
Sengketa tanah biasanya tidak hanya terjadi antar individu namun juga bisa antar kelompok. Lalu bagaimana cara memenangkan sengketa tanah dan bagaimana hukum mengatur hal ini? Berikut penjelasan detail yang bisa anda temukan dalam artikel ini:
  • Cara Memenangkan Sengketa Tanah
  • Dasar Hukum Penyelesaian Sengketa Tanah
  • Poin Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Menyelesaikan Sengketa Tanah
  • Hal-Hal yang Bisa Dilakukan Jika Terjerat Tanah Sengketa
  • Tips untuk Menyelesaikan Sengketa Tanah dengan Baik
Bagaimana Penyelesaian Sengketa Tanah yang Belum Bersertifikat? Ini Caranya!

Bagaimana Penyelesaian Sengketa Tanah yang Belum Bersertifikat? Ini Caranya!

Cara Memenangkan Sengketa Tanah

Proses penyelesaian sengketa tanah.
Cara menyelesaikan sengketa tanah pada dasarnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini karena berkaitan dengan Peraturan Menteri Agraria Nomor 11 tahun 2016.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa ada tiga level yang berkaitan dengan masalah lahan. Yakni, sengketa, konflik dan perkara lahan.
Pada level konflik lahan yang mengalami sengketa mempunyai kecenderungan dampak yang lebih luas. Sedangkan perkara tanah bentuk penanganannnya harus dilakukan pada lembaga peradilan atau persidangan.
Jika kasus anda belum memasuki area persidangan bisa dipastikan bahwa kasus tersebut masih berbentuk sengketa tanah. Maka tidak perlu heran jika sengketa tanah tanpa sertifikat dapat diselesaikan tanpa disertai proses persidangan.
Proses penyelesaian sengketa tanah juga dapat dimenangkan tanpa harus ke pengadilan. Walaupun tentunya ada perbedaan dengan penyelesaian sengketa tanah melalui pengadilan. Anda dapat membuat pengaduan kepada Kepala Kantor Pertanahan melalui website resmi ataupun loket pengaduan.
Dari pengaduan tersebut nantinya pihak-pihak berwenang akan melakukan pengecekan dan pengumpulan data. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah kasus tersebut benar menjadi kewenangan pihak kementrian bersangkutan atau tidak.
Jika kasus tersebut benar di bawah wewenang mereka, maka permasalahan sengketa akan diproses untuk diselesaikan dengan segera. Dan untuk hasilnya, akan menjadi keputusan dari Kepala Kantor BPN atau menteri yang bersangkutan.
Sengketa tanah merupakan salah satu kasus yang rumit dan tidak mudah untuk diselesaikan. Namun, jika Anda ingin menghindari sengketa tanah pastikan saat membeli rumah atau tanah dokumen kepemilikannya lengkap. Cek daftar hunian di kawasan Jakarta Barat dibawah Rp1 miliar yang aman dari kasus sengketa di sini!

Dasar Hukum Penyelesaian Sengketa Tanah

Penyelesaian sengketa bisa dilaksanakan melalui proses litigasi maupun proses non-litigasi.
Penyelesaian sengketa tanah dapat dilakukan melalui dua proses. Yakni litigasi dan non litigasi. Proses penyelesaian sengketa melalui proses litigasi adalah penyelesaian sengketa melalui pengadilan. Sedangkan penyelesaian non litigasi adalah proses penyelesaian sengketa yang dilakukan di luar persidangan.
Disebutkan dalam Pasal 1 Angka 10 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, penyelesaian sengketa non litigasi memiliki 5 cara, yakni:
  • Konsultasi, yaitu tindakan yang dilakukan oleh satu pihak dengan pihak lain yang merupakan konsultan
  • ‘Negosiasi, yakni penyelesaian di luar pengadilan yang memiliki tujuan mencapai kesepakatan bersama atas dasar kerjasama yang harmonis
  • Mediasi, yaitu perundingan untuk mencapai kesepakatan antara dua belah pihak dan dibantu oleh seorang mediator
  • Konsiliasi yaitu penyelesaian sengketa dibantu oleh konsiliator yang bertugas menjadi penengah para pihak untuk mencari solusi dan kesepakatan
  • Penilaian ahli yaitu pendapat para ahli yang bersifat teknis sesuai dengan bidang keahlian.

Tips Rumah.com

Proses penyelesaian sengketa memiliki beberapa cara, diantaranya adalah litigasi dan non litigasi

Poin Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Menyelesaikan Sengketa Tanah

Aturan tersebut diterbitkan karena aturan sebelumnya yakni Peraturan Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2011 dinilai kurang berjalan dengan efektif.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan telah mengesahkan aturan terbaru di bidang pertanahan terkait dengan penyelesaian sengketa, konflik dan perkara pertanahan pada Maret 2016.
Aturan tersebut diterbitkan karena aturan sebelumnya yakni Peraturan Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2011 dinilai kurang berjalan dengan efektif.
Melalui aturan yang baru yakni Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Permen Agraria) Nomor 11 Tahun 2016 diharapkan dapat berjalan dengan lebih efektif
Berikut ini adalah peraturan penyelesaian pertahanan yang wajib untuk anda ketahui:
  1. Seperti yang telah dikemukakan diatas, kasus pertanahan membedakan yang namanya sengketa, konflik dan perkara pertanahan. Sengketa adalah perselisihan antara orang, hukum, atau lembaga yang tidak berdampak luas. Sementara konflik tanah perselisihan baik perorangan, organisasi/kelompok, badan hukum yang memiliki dampak luas. Sedangkan perkara tanah merupakan perselisihan pertanahan yang penanganan perkara diselesaikan melalui lembaga peradilan.
  2. Pasal 4 Permen Agraria membedakan Nomor 11 membedakan jenis lapran berdasarkan dua jenis yakni dari pengaduan masyarakat dan kementrian.
Dan dalam dua mekanisme pengaduan tersebut terdapat perbedaan proses administrasi dan pencatatan pengaduan. Namun keduanya akan di proses dengan mekanisme yang sama setelah temuan dan aduan di register.
  1. Keputusan penyelesaian sengketa atau konflik dilaksanakan oleh Kepala Kantor Pertanahan, dan wajib untuk dilaksanakan kecuali memiliki alasan yang sah untuk melakukan penundaan. Pasal 33 ayat (2) Permen Agraria Nomor 11 Tahun 2016 menyebutkan ada tiga alasan yang sah untuk melakukan penundaan yaitu sertifikat yang disita oleh kejaksaan, kepolisian, pengadilan atau lembaga penegak hukum lainnya, tanah yang menjadi objek pembatalan menjadi objek hak tanggungan, dan tanah telah dialihkan kepada pihak lain.
  2. Penanganan perkara yang dilaksanakan dalam perkara di peradilan perdata atau tata usaha negara (TUN) dimana Kementerian Agraria dan Tata Ruang menjadi pihak. Jika kementerian kalah dalam perkara, Kementerian dapat melakukan upaya hukum meliputi perlawanan (verzet), banding, kasasi, dan peninjauan kembali.

Hal-hal yang Bisa Dilakukan Jika Terjerat Tanah Sengketa

Segera lakukan pengaduan jika anda tersandung kasus sengketa tanah.
Apabila anda tengah tersandung dengan kasus sengketa tanah, berikut ini merupakan langkah-langkah yang dapat membantu anda untuk melakukan penyelesaian:

1. Pelayanan Pengaduan dan Informasi Khusus

  • Pengaduan disampaikan melalui loket pengaduan
  • Melakukan register terhadap pengaduan yang diterima
  • Penyampaian informasi
  • Informasi rahasia: memerlukan izin kepada Kepala BPN RI atau pejabat yang ditunjuk
  • Informasi terbatas: diberikan untuk pihak yang telah memenuhi persyaratan
  • Informasi terbuka untuk umum: DIberikan untuk pihak yang membutuhkan

2. Pengkajian Kasus

  • Untuk mengetahui faktor penyebab.
  • Menganalisis data yang ada.
  • Menyusun suatu rekomendasi penyelesaian kasus.

3. Penanganan Kasus

Berikut ini merupakan tahapan penanganan kasus pertanahan yang ditangani oleh Badan Pertanahan Nasional RI:
  • Pengolahan data pengaduan dan penelitian lapangan/koordinasi/investigasi.
  • Penyelenggaraan gelar kasus atau penyiapan berita acara.
  • Analisis/Penyusunan Risalah Pengolahan Data/surat keputusan.
  • Monitoring juga evaluasi terhadap hasil penanganan kasus.
    Jika kasus pertanahan tertentu dianggap strategis, dilaksanakan pembentukan tim penanganan kasus potensi konflik strategis.

4. Penyelesaian Kasus

Penyelesaian suatu kasus pertanahan dikelompokkan menjadi dua, yakni penyelesaian melalui jalur hukum/pengadilan dan proses mediasi. Pengaduan sengketa tanah dapat dilakukan secara tertulis, serta dapat disampaikan melalui loket, kotak pengaduan, maupun website.
Biasanya untuk memproses pengaduan membutuhkan waktu sekitar 14 (empat belas) hari kerja. Namun jika dalam penyelesaian atas pengaduan membutuhkan waktu lebih dari 14 hari, maka unit kerja terkait berkewajiban memberikan tanggapan atau jawaban terhadap pengaduan yang disampaikan.

Tips untuk Menyelesaikan Sengketa Tanah dengan Baik

Lakukan pengecekan dengan teliti agar terhindar dari resiko sengketa tanah.
Agar dapat menghindari kasus sengketa tanah, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk memastikan status tanah. Berikut adalah tips yang bisa anda perhatikan
  • Cek kembali asal muasal kepemilikan lahan
Sebelum membeli, pastikan dengan seksama dan rinci terkait status lahan yang akan anda beli. Pastikan lahan tersebut benar-benar dimiliki oleh penjual melalui Sertifikat Hak Milik (SHM) atau girik.
  • Cek keabsahan sertifikat
Jika penjual dapat memberikan bukti SHM atau girik, anda juga perlu memastikan kembali keabsahan dokumen tersebut. Yaitu dengan mendatangi Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memastikan keaslian dokumen dan membuktikan bebas dari sengketa tanah.
  • Pastikan kredibilitas dari penjual
Penting bagi anda untuk memastikan kredibilitas penjual. Apabila penjual adalah pengembang maka periksa dengan teliti rekam jejak perusahaan tersebut. Jika pengembang statusnya perusahaan terbuka maka anda dapat melihat rekam jejaknya melalui bursa efek.
Dan jika perusahaannya milik individu maka anda bisa memastikan melalui tetangga, pengurus RT/RW di sekitar lahan.
  • Lakukan pengaduan
Pengaduan dapat dilakukan secara tertulis melalui website, kotak surat atau loket kementerian.
Tonton video berikut ini untuk mengetahui 3 klasifikasi konflik dan sengketa tanah!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini