Cara Mengajukan Kredit Pemilikan Tanah (KPT) dan Syarat 2021

KPT merupakan salah satu solusi yang bisa ditempuh apabila Anda ingin membeli sebidang tanah namun belum sanggup menyiapkan dana dalam jumlah besar.
Cara Mengajukan Kredit Pemilikan Tanah (KPT)

RumahCom - Anda ingin membeli sebidang tanah tetapi belum sanggup menyiapkan dana tunai dalam jumlah besar? Jangan khawatir, sebab Anda bisa menggunakan KPT atau Kredit Pemilikan Tanah.

KPT merupakan salah satu solusi yang bisa ditempuh bila ingin membeli sebidang tanah, tetapi belum sanggup menyiapkan dana dalam jumlah besar. Proses pengajuan KPT pun relatif mirip dengan langkah dan cara mengajukan KPR.

Artikel ini akan mengulas langkah-langkah mengajukan Kredit Pemilikan Tanah yang dibagi dalam beberapa poin di bawah ini:

  1. Apa Itu Kredit Kepemilikan Tanah (KPT)
  2. Apa Perbedaan KPT dan KPR?
  3. Manfaat KPT Bagi Masyarakat
  4. Daftar Bank yang Bisa KPT
  5. Syarat Mengajukan KPT
  6. Dokumen yang Harus Disiapkan
  7. Proses Pengajuan Kredit Pemilikan Tanah
  8. Cara Memilih Tanah yang Tepat

Yuk, langsung saja simak ulasan lengkap mengenai Kredit Pemilikan Tanah atau KPT di bawah ini.

1. Apa Itu Kredit Kepemilikan Tanah (KPT)

KPT adalah layanan yang diberikan bank untuk membeli lahan (Foto: brenkee-Pixabay)

KPT adalah layanan yang diberikan bank untuk membeli lahan (Foto: brenkee-Pixabay)

Kredit Pemilikan Tanah (KPT) merupakan fasilitas cicilan maupun pinjaman atau pembiayaan dari bank kepada pemohon untuk membantu pembelian tanah maupun kavling lahan. Secara umum produk layanan ini hampir sama dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Yang membedakan hanya objek yang dibelinya saja. Dalam kredit tanah objeknya berupa lahan kosong yang belum mempunyai bangunan.

Tujuannya pemilikan lahan itu bisa beragam. Lahan tersebut dapat digunakan untuk investasi properti ataupun tempat tinggal di masa yang akan datang. Selain itu, tanah itu juga bisa digunakan sebagai tempat usaha. Tujuannya bergantung pada kepentingan pemilik lahan. Untuk durasi kreditnya dapat disesuaikan dengan kemampuan juga harga tanah. Durasinya bisa dari satu tahun sampai belasan tahun.

2. Apa Perbedaan KPT dan KPR?

KPR layanan kredit untuk rumah sedangan KPT untuk pembelian lahan (foto: TierraMallorca-Pixabay)

KPR layanan kredit untuk rumah sedangan KPT untuk pembelian lahan (foto: TierraMallorca-Pixabay)

Anda tentu pernah juga mendengar istilah KPR, bukan? KPR atau Kredit Pemilikan Rumah pada dasarnya sama dengan KPT, yakni prosedur meminjam uang pada bank untuk membeli sebuah properti. Bedanya, KPT untuk membeli tanah, KPR untuk membeli rumah. Ada pula istilah lain, yaitu KPA atau Kredit Pemilikan Apartemen yang objek propertinya merupakan apartemen.

2. Syarat Mengajukan KPT

Perhatikan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan KPT (foto: image4you-Pixabay)

Perhatikan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan KPT (foto: image4you-Pixabay)

Untuk mengajukan Kredit Pemilikan Tanah, Anda bisa langsung mendatangi beberapa bank yang menawarkan program tersebut. Akan tetapi, memang tidak banyak bank yang menghadirkan fasilitas tersebut.

Syarat utama untuk mengajukan Kredit Pemilikan Tanah adalah siapkan uang muka sebesar 30% dari total harga tanahnya. Jika tanah yang akan dibeli dijual seharga Rp500 juta, maka uang Rp 150 juta sudah harus ada di tangan.

Syarat lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  3. Usia maksimal 55 tahun (karyawan/pegawai) & 65 tahun (wiraswastawan/profesional)
  4. Karyawan/pegawai tetap minimal dua tahun bekerja, wiraswastawan, profesional

4. Manfaat KPT Bagi Masyarakat

Keuntungan dari membeli tanah melalui KPT (foto: cchristianandersen-Pixabay)

Keuntungan dari membeli tanah melalui KPT (foto: cchristianandersen-Pixabay)

Properti adalah salah satu pilihan untuk investasi. Seperti quote terkenal dari Mark Twain, “Buy land, they’re not making it anymore”. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari KPT:

  • Dibandingkan KPR harga belinya relatif lebih murah
  • Harga tanah cenderung mengalami kenaikan tiap tahunnya
  • Bisa untuk investasi jangka panjang
  • Penggunaan lahan yang fleksibel
  • Hemat biaya perawatan

5. Daftar Bank yang Bisa KPT

Daftar Bank yang Bisa KPT_revBank sekarang menyediakan layanan kredit untuk membeli tanah (sumber: Setyaki Irham-Unsplash)

Selama ini, kebanyakan orang mengetahui kalau bank menyediakan kredit untuk pembelian rumah melalui layanan KPR.  Bagaimana dengan layanan pembelian tanah? Kini bank juga memberikan kredit untuk pembelian tanah. Hanya saja sampai sekarang baru beberapa bank yang menawarkan produk layanan tersebut, di antaranya adalah bank syariah dan konvensional.

Jika Anda sedang mencari bank yang menyediakan layanan Kredit Pemilikan Tanah, berikut ini adalah beberapa bank yang memberikan layanan tersebut.

  • Bank Syariah
  • Bank BNI
  • Bank BTN
  • Bank BRI
  • Bank BCA

6. Dokumen yang Harus Disiapkan

Dokumen yang harus Anda persiapkan sebelum mengajukan KPT (foto: Anete Lusina-Pexels)

Dokumen yang harus Anda persiapkan sebelum mengajukan KPT (foto: Anete Lusina-Pexels)

Jika Anda sudah memenuhi syarat-syarat di atas, mengajukan Kredit Pemilikan Tanah juga membutuhkan dokumen-dokumen penting. Berikut ini beberapa dokumen yang harus Anda persiapkan untuk mengajukan KPT ke bank:

  1. Fotokopi KTP pemohon
  2. Fotokopi NPWP pemohon
  3. Fotokopi Surat Nikah (bagi yang sudah menikah)
  4. Fotokopi Kartu keluarga
  5. Fotokopi buku rekening tabungan yang menampilkan kondisi keuangan 3 bulan terakhir bagi pegawai tetap
  6. Surat Keterangan Kerja asli & slip gaji
  7. Pas foto pemohon
  8. Fotokopi rekening koran yang menampilkan kondisi keuangan 6 bulan terakhir bagi wiraswasta/profesional
  9. Apabila bekerja sebagai wiraswasta, diperlukan bukti transaksi keuangan usaha, SIUP, dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  10. Apabila bekerja sebagai professional, diperlukan bukti Surat Iijin Profesi/Praktik
  11. Dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB)
Buku Tanah Dan Sertifikat Tanah Apa Bedanya?

Mengurus Sertifikat Tanah

Buku Tanah Dan Sertifikat Tanah Apa Bedanya?

7. Proses Pengajuan Kredit Pemilikan Tanah'

Sesudah menyiapkan dokumen, proses KPT baru akan bisa diproses (sumber: ccfb-Pixabay)

Sesudah menyiapkan dokumen, proses KPT baru akan bisa diproses (sumber: ccfb-Pixabay)

Setelah mengetahui bank mana yang menyediakan fasilitas KPT, selanjutnya siapkan dokumen pendukung yang sudah disebutkan di atas. Lalu, datangi bank dan isi formulir permohonan Kredit Pemilikan Tanah.

Umumnya, proses dari pengajuan sampai menunggu jawaban dari bank memakan waktu sekitar dua minggu sampai satu bulan. Ada banyak hal yang dianalisa bank saat menilai permohonan kredit tanah, di antaranya:

  • Luas tanah;
  • Lokasi (apakah posisinya berada di pinggir jalan atau masuk ke dalam gang);
  • Harga pasaran.

Pastikan juga tanah yang akan dicicil sudah mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM). Sebab jika masih berstatus girik atau sebatas Akta Jual Beli (AJB), bank umumnya akan sulit untuk mencairkan plafon kreditnya. 

Di satu sisi, mencicil tanah yang sudah bersertifikat memiliki keistimewaan seperti tercantum dalam Pasal 20 UUPA. Hak milik atas tanah adalah hak turun-temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah.

Hak milik atas tanah memberikan kewenangan untuk menggunakannya bagi segala macam keperluan dengan jangka waktu yang tidak terbatas. Hak milik atas tanah dapat berlangsung terus selama pemiliknya masih hidup.

8. Cara Memilih Tanah yang Tepat

Hal-hal yang harus diketahui konsumen sebelum membeli tanah (sumber: Jeff King-Unsplash)

Hal-hal yang harus diketahui konsumen sebelum membeli tanah (sumber: Jeff King-Unsplash)

Sebelum membeli tanah, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti supaya bisa membeli tanah yang tepat:

  1. Cek langsung ke lokasi untuk mengetahui lingkungan di sekitar tanah. Apakah ada akses jalan yang memadai? Bagaimana kondisi batas-batas wilayah tanah tersebut?
  2. Ketahui jenis tanahnya. Sebab, jika ingin ditinggali, jenis tanah akan memengaruhi kualitas air yang dihasilkannya. Hindari membeli tanah yang dekat sungai, pabrik, jalur listrik tekanan tinggi untuk mencegah risiko yang bisa datang di kemudian hari.
  3. Untuk keperluan investasi dan prospek kenaikan harga properti, Anda juga harus jeli melihat perkembangan lingkungan sekitar. Apakah sudah tersedia fasilitas umum seperti sekolah, layanan kesehatan, perbelanjaan dan akses transportasi terdekat?
  4. Anda juga harus mengetahui status tanah dan peruntukan terbarunya. Misalnya, adakah rencana tata kota pada wilayah tersebut? Anda bisa mengecek penggunaan tanah yang dicerminkan oleh KLB (Koefisien Lantai Bangunan) dan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) di lokasi tersebut melalui pejabat daerah setempat.

Ada sebagian orang yang asal membeli tanah tanpa mengetahui peruntukan tanah tersebut. Alhasil, setelah dibeli, baru tahu bahwa tanah tersebut adalah lahan hijau yang tidak boleh digunakan untuk mendirikan bangunan. 

Mengetahui proyek terkini seperti fasilitas umum atau infrastruktur yang akan dibangun pemerintah di sekitar area kavling juga bisa menjadi nilai tambah investasi Anda. Selamat mencari tanah terbaik bagi investasi Anda!

Agar lebih jelas, berikut video cara mengajukan kredit kepemilikan tanah (KPT):

 

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan