Cara Cek Sertifikat BPN Online 2022 yang Berlaku di Indonesia

Boy Leonard
Cara Cek Sertifikat BPN Online 2022 yang Berlaku di Indonesia
RumahCom – Permasalahan seputar keaslian sertifikat tanah terutama sertifikat tanah warisan yang kerap terjadi, umumnya disebabkan kecerobohan masyarakat sebelum proses transaksi berjalan. Untuk itu, si pemilik tanah harus paham betul bagaimana cara mengecek sertifikat BPN online.
Sebab seringkali permasalahan yang ada bukan mengenai proses hukum, tetapi kondisi fisik tanah yang beragam. Di Indonesia, terdapat beberapa kasus seputar sertifikat tanah. Yang paling sering terjadi, ialah sertifikat bodong dan duplikasi sertifikat asli sehingga menyebabkan terjadinya sengketa tanah.
Sertifikat bodong terjadi apabila penjual berusaha untuk memanipulasi sertifikat yang akan dibelinya. Sedangkan kasus duplikasi sertifikat kerap terjadi ketika proses pengecekan berlangsung, ternyata lahan yang tercantum dalam sertifikat tidak ada.
Untuk mengetahui keaslian sertifikat tanah masyarakat bisa melakukan dua cara yakni; menggunakan jasa notaris yang segalanya akan diurus atau melakukan pengecekan secara mandiri alias cek sertifikat BPN secara online.
Selain itu, dalam artikel ini Anda juga akan diajak memahami segala hal mengenai sertifikat BPN online mulai dari:
  • Peta BPN Online
  • Loket BPN Online
  • Aplikasi layanan Online BPN
Lagi cari-cari lahan untuk membangun hunian idaman? Cek pilihannya di sini!

Peta BPN Online

peta bpn online
Peta BPN online dapat diakses melalui peta.bpn.go.id
Kementerian Agraria dan Tata Ruang melalui situs resminya menyediakan beragam informasi tentang pertanahan yang dapat diakses dengan mudah, cepat dan akurat. Salah satunya adalah peta BPN online yang dapat diakses melalui bhumi.atrbpn.go.id.
Peta BPN online ini memiliki beberapa fitur informasi di antaranya tentang bidang, peta nilai bidang tanah, informasi bidang tanah dalam proses pengumuman, zonasi nilai tanah, peta indikatif penghentian pemberian izin baru (PIPPIB), kawasan hutan, lahan baku sawah, penetapan lahan sawah hingga penggunaan tanah.

1. Cek Berkas BPN Online

Jika ingin mengecek berkas BPN online agar mengetahui status pengerjaan sertifikat tanah Anda sudah sampai di loket mana, Anda bisa mengaksesnya melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Untuk android, aplikasi ini bisa diunduh di Google Play Store dan untuk iOS bisa diunduh di App Store. Pada aplikasi ini tersedia fitur Info Berkas dan Info Sertipikat (sertifikat).
Namun sebelum mengakses kedua fitur tersebut, Anda harus melakukan proses aktivasi terlebih dahulu. Caranya yaitu dengan mengkonfirmasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke kantor pertanahan yang terdekat.
Untuk mengecek berkas Anda secara online di aplikasi, berikut ini langkah-langkahnya:
  • Login di aplikasi Sentuh Tanahku
  • Klik menu Info Berkas
  • Pilih nama Kantor Pertanahan tempat Anda mengajukan berkas
  • Masukan nomor urut berkas
  • Masukan tahun pengajuan berkas
  • Terakhir klik tombol Proses
Setelahnya, Anda akan mendapati nama pemohon yang mengajukan pembuatan sertifikat tanah serta alur berkas secara rinci lengkap dengan nama petugas dan tanggalnya.
Alur Berkas
Tanggal
Loket Pelayanan Pendaftaran
11/04/2017
Loket Pembayaran
11/04/2017
Pelaksana Subsi Pendaftaran Hak
26/04/2017
Kepala Sub Seksi Pendaftaran Hak
28/04/2017
Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah
02/05/2017
Cek berkas BPN online dapat dilihat langsung aplikasi Sentuh Tanahku.
Cek berkas BPN online dapat dilihat langsung aplikasi Sentuh Tanahku
Selanjutnya jika hanya ingin mengecek keaslian sertifikat tanah yang Anda miliki, bisa langsung datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sesuai Pasal 34 PP No. 24 Tahun 1997, BPN akan mengecek keaslian sertifikat tanah berdasarkan peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, dan buku tanah.
Berapa Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah?

Berapa Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah?

Waktu pengecekan keaslian sertifikat tanah umumnya tidak lama. Bahkan dalam sehari saja, Anda sudah bisa mengetahui keaslian dari sertifikat tersebut. Jika menurut BPN aman, sertifikat tersebut akan dicap. Namun bila BPN menilai ada kejanggalan, biasanya akan diajukan plotting.
Plotting sendiri merupakan upaya pengajuan BPN kepada pemohon—baik individu maupun atas nama notaris—dengan tujuan memastikan kebenaran dari data sertifikat tersebut. Upaya Plotting ini sendiri menggunakan GPS (global positioning system) untuk masuk ke dalam peta pendaftaran.
Nantinya, hasil plotting akan menunjukkan apakah benar di lokasi tersebut terdapat lahan kepemilikan sesuai keterangan sertifikat. Apabila benar, hasilnya akan 100% menunjukkan kepemilikan asli. Artinya, baik data pendaftaran dan lokasi bersifat valid.
Sebaliknya, bila tidak ditemukan tanah pada lokasi, maka sertifikat dinilai tidak valid. Maksudnya, bisa saja dalam data pendaftaran memang sudah tercantum, namun dalam pengecekan lokasi menggunakan GPS tanah bersifat fiktif.
Pengecekan dengan plotting ini cukup membantu pihak notaris. Biasanya, pihak yang menghadiri untuk menyaksikan plotting adalah pihak BPN, pengembang, dan notaris. Waktu yang diperlukan memang sedikit lama dibandingkan tahap pertama (dalam kondisi tidak terjadi kejanggalan).

2. Siapkan lima berkas utama

Saat melakukan cek keaslian sertifikat tanah, ada sejumlah berkas-berkas yang harus disiapkan untuk melakukan pengecekan langsung ke BPN, yaitu:
  • Sertifikat tanah yang hendak diperiksa
  • Surat tugas atau surat kuasa pengecekan dari PPAT kepada pegawainya
  • Permohonan pengecekkan sertifikat dimana form permohonan sudah ada di BPN
  • Fotokopi KTP pemilik sertifikat
  • Biaya Rp50.000 per sertifikat yang dicek

Loket BPN Online

Saat ini beberapa kantor wilayah dan kantor pertanahan sudah memiliki situs resmi yang juga bisa bertindak sebagai loket BPN online. Loket BPN online ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti yang tertera pada tabel di bawah ini. Daftar lengkap wilayah lainnya bisa dicek di sini!
Kantor
Kota
Jakarta Timur
Jakarta Utara
Jakarta Selatan
Palembang
Bandar Lampung
Pesisir Barat
Kota Samarinda
Palangkaraya
Denpasar

Aplikasi Layanan BPN Online

cek sertifikat bpn online
Jika secara mandiri, bisa langsung datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk cek berkas BPN online.
Dalam rangka memberi kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses informasi, Badan Pertanahan Nasional kini menyediakan layanan akses Informasi pertanahan secara online. Layanan cek sertifikat BPN online ini dihadirkan dalam berbagai sarana, diantaranya:

1. KiosK

KiosK merupakan suatu media informasi pertanahan yang tersedia di lobi atau ruang pelayanan Kantor Pertanahan. Melalui KiosK masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi secara mandiri dan gratis tanpa harus antri untuk bertemu petugas di loket.
Informasi yang tersedia pada KiosK antara lain informasi jenis pelayanan pertanahan beserta persyaratan, jangka waktu, alur proses penyelesaiannya, informasi biaya layanan dan simulasinya, informasi berkas permohonan, informasi pegawai, informasi PPAT serta informasi jadwal Layanan Jemput Bola (LARASITA).
KiosK juga menyajikan informasi hasil layanan pertanahan yang meliputi jumlah penerbitan sertifikat, jumlah nilai jual beli, jumlah nilai Hak Tanggungan dan jumlah nilai BPHTB/Pph, serta menjadi media bagi masyarakat atau pengguna layanan untuk menyampaikan pengaduan.

2. Sentuh Tanahku

Badan Pertanahan Nasional juga meluncurkan aplikasi Sentuh Tanahku (Android dan iOS) supaya masyarakat dapat memperoleh informasi yang resmi dengan cepat dan mudah. Fitur yang tersedia di dalam aplikasi ini antara lain adalah Notifikasi, Info Berkas, Plot Bidang Tanah, Info Sertifikat, Lokasi Bidang Tanah, dan Info Layanan.
Dengan menggunakan aplikasi ini pada smartphone, Anda dapat mencari tahu persyaratan, menelusuri proses pengurusan sertifikat tanah, mengetahui lokasi suatu bidang tanah, dan mengetahui prediksi perhitungan biaya yang akan dikeluarkan.
Langkah-langkah dalam mengecek keaslian sertifikat tanah melalui BPN online yaitu:
  • Semua pengguna perangkat berbasis Android dan iOS dapat mendaftarkan diri untuk menjadi pengguna aplikasi Sentuh Tanahku.
  • Namun jika ingin menggunakan fitur Info Berkas dan Info Sertifikat, Anda perlu mendaftar ke Badan Pertanahan Nasional dengan cara mengisi Formulir Verifikasi Pengguna Aplikasi Sentuh Tanahku, serta melampirkan fotokopi KTP dan sertifikat.
  • Selanjutnya, pengguna yang terverifikasi dapat memperoleh fitur tambahan, contohnya daftar sertifikat yang dimiliki dan daftar berkas yang sedang diproses di Badan Pertanahan Nasional.
Melakukan pengecekan sertifikat tanah secara mandiri sekarang bisa dilakukan secara online. Lihat caranya di video ini!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini

    Tanya Jawab tentang BPN (Badan Pertanahan Nasional)

    Buka situs atrbpn.go.id di browser Anda.Klik menu "Publikasi".Lengkapi data yang ingin dicari di kolom-kolom yang tersedia. Setelah itu, klik "Cari berkas".Akan muncul data sertifikat tanah beserta info kepemilikannya.

    Jangka waktu pengecekan keaslian sertifikat tanah di BPN umumnya hanya sehari. Dengan begitu, Anda sudah bisa mengetahui keaslian dari sertifikat tersebut. Sementara itu, untuk biaya pelayanan pengecekannya, yakni dipatok sebesar Rp 50.000 per sertifikat hak atas tanah.

    Jenis -jenis Pelayanan Pertanahan yang ada di BPN antara lain Pelayanan Pendaftaran Keputusan Pemberian Hak atas Tanah untuk : Perorangan. Badan Hukum. Pelayanan Pendaftaran Keputusan Perpanjangan Hak atas. Tanah untuk HGU dan Hak Pakai diatas Hak Pengelolaan.

    Selain mendatangi langsung kantor BPN, Anda bisa mengecek sertifikat tanah secara online melalui laman atrbpn.go.id. Atau, bisa juga melalui aplikasi “Sentuh Tanahku” di appstore dan playstore.

    Dalam melaksanakan tugasnya, BPN mengerjakan beberapa fungsi seperti penyusunan dan penetapan kebijakan di bidang pertanahan, perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang survei, pengukuran, dan pemetaan, dan masih banyak lainnya.