Cara Punya Rumah dalam Waktu Seminggu

Woman calculate and plan for your good property
Woman calculate and plan for your good property with real agency property.

RumahCom-Menurut riset Rumah.com, orang Indonesia membutuhkan waktu 7-9 bulan sebelum memutuskan membeli rumah. Ini karena rumah merupakan salah satu keputusan penting dalam hidup sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk memutuskan.

Pihak yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia dalam pengambilan keputusan soal rumah adalah teman dan keluarga. Lalu, mungkinkah memiliki rumah dalam waktu lebih cepat? Tentu saja bisa, asal tahu cara yang efektif. Secara singkat, ini cara punya rumah yang bisa Anda lakukan dalam tujuh hari:

  1. Hari Pertama: Temukan Rumah yang Akan Dibeli
  2. Hari Kedua: Lakukan Diskusi
  3. Hari Ketiga: Survei Lokasi
  4. Hari Keempat: Membayar Tanda Jadi (Booking Fee)
  5. Hari Kelima: Membayar Uang Muka
  6. Hari Keenam: Mengajukan KPR ke Pihak Bank
  7. Hari Ketujuh: Siapkan Dana Tambahan

Agar lebih jelas, yuk simak panduan lengkap cara punya rumah dalam waktu seminggu di bawah ini.

1. Hari Pertama: Temukan Rumah yang Akan Dibeli

Sudah bukan zamannya lagi cari rumah dengan membolak-balik halaman koran atau berkeliling di lokasi yang Anda incar. Dengan portal properti online seperti Rumah.com, Anda dapat menemukan ratusan rumah baru dari seluruh Indonesia. Di portal properti online, Anda tidak boleh mempercayai informasi dari developer begitu saja. Klaim 5 menit dari pintu tol bisa menyesatkan Anda.

2. Hari Kedua: Lakukan Diskusi

Cara punya rumah dalam waktu seminggu selanjutnya ialah setelah menemukan pilihan perumahan baru. Diskusikan dengan keluarga, pasangan, atau teman Anda.

Pertimbangkan bahwa membeli rumah adalah menyiapkan masa depan untuk keluarga. Anda harus mengetahui kondisi jalan, keamanan, hingga sekolah-sekolah favorit yang akan menjadi tempat pendidikan anak di masa depan.

Tanyakan pula pengalaman teman yang tinggal di dekat atau sama dengan lokasi yang Anda incar. Dari mereka, Anda akan mengetahui kelemahan dan kelebihan tinggal di area tersebut, misalnya terkait banjir, macet, atau pilihan perumahan lain.

Pastikan Anda sudah menemukan rumah idaman agar tidak menyesal di kemudian hari. Ini tanda-tandanya.

3. Hari Ketiga: Survei Lokasi

Dengan menyimak review properti seperti yang ada di Rumah.com, Anda dapat menghemat waktu dan energi. Sebab, review ini menampilkan foto kondisi jalan, video virtual, hingga video 360 derajat unit perumahan. Anda pun dapat melakukan survei virtual pada rumah yang telah Anda pilih dengan mantap.

4. Hari Keempat: Membayar Tanda Jadi (Booking Fee)

Setelah menemukan rumah pilihan, lanjutkan dengan pembayaran tanda jadi. Tanda jadi ini seperti tanda booking yang merupakan bukti pemesanan supaya rumah yang Anda inginkan tidak dibeli orang lain atau agar Anda tidak mendapat harga baru yang lebih tinggi.

Umumnya, setiap developer memiliki aturan yang berbeda-beda terkait tanda jadi ini. Ada yang membebaskan tanpa batas waktu, ada yang mengharuskan bayar uang muka setelah beberapa waktu, tetapi ada pula developer yang menganggap hangus tanda jadi bila tidak jadi membeli.

5. Hari Kelima: Membayar Uang Muka

Anda mungkin melakukan proses ini di hari keempat, setelah membayar tanda jadi. Bahkan sebagian developer menyatakan bahwa tanda jadi merupakan bagian dari uang muka.

Uang muka adalah pembayaran pertama yang Anda lakukan ke developer. Saat ini, pemerintah telah mengeluarkan aturan bahwa besaran uang muka untuk rumah pertama bisa sampai 0% alias tanpa DPSetelah pembayaran uang muka, Anda sebenarnya telah berhak memiliki rumah pilihan tersebut. Sisanya? Anda dapat lunasi melalui cicilan Kredit Pembiayaan Rumah alias KPR.

6. Hari Keenam: Mengajukan KPR ke Pihak Bank

Setelah melunasi uang muka, Anda tinggal mengajukan kredit KPR ke bank. Di proses ini, umumnya developer akan membantu Anda mengurus pengajuan ke bank yang sudah menjadi partnernya. Tetapi, bila Anda memilih bank yang bukan partner developer, maka Anda terpaksa harus mengurusnya sendiri.

Beberapa persyaratan KPR yang harus Anda lengkapi antara lain fotokopi rekening koran semua tabungan, surat keterangan bekerja (sebagai karyawan tetap minimal 2 tahun), slip gaji 3 bulan terakhir, fotokopi KTP, KK, dan juga surat nikah.

Waktu pengajuan KPR sendiri umumnya sekitar satu bulan. Dalam masa ini, pihak bank akan melakukan survei yang meliputi pantauan ke tempat Anda bekerja, pengecekan ke BI (Bank Indonesia) untuk memastikan Anda dan istri Anda (jika sudah berkeluarga) tidak termasuk dalam blacklist, terkait catatan kredit yang mungkin pernah dilakukan sebelumnya, dan juga proses wawancara terkait kondisi keuangan Anda.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengajuan ini adalah kemampuan finansial Anda di mata bank. Umumnya bank akan mensyaratkan cicilan maksimal 30% gaji. Sebagian bank mengijinkan jumlah persentase dari penggabungan penghasilan Anda dengan istri.

Panduan Utama Beli Rumah Bagi Pemula

Membeli Rumah

Panduan Utama Beli Rumah Bagi Pemula

7. Hari Ketujuh: Siapkan Dana Tambahan

Setelah memutuskan membeli rumah, alokasikan biaya tambahan di luar harga beli rumah. Biaya tambahan ini biasanya meliputi PPN, biaya KPR, biaya peningkatan BPHTB, dan sebagainya. 

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Bisa Punya Rumah Mulai Rp140 Jutaan

Masukan