Cek Saldo, Klaim, dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Online

Manfaat jaminan sosial yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan membantu memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Foto Utama BPJSTK

RumahCom – BPJS Ketenagakerjaan atau yang juga dikenal dengan BPJSTK dimiliki oleh banyak pekerja di Indonesia. Apabila Anda sudah terdaftar di program BPJSTK, Anda akan mendapatkan fasilitas jaminan sosial ini.

Sejarah berdirinya BPJSTK bermula dari adanya program jaminan sosial yang menjadi tanggung jawab negara. Lalu, muncul undang-undang yang mengatur kecelakaan kerja yaitu UU No. 33 Tahun 1974 jo UU No. 22 Tahun 1951. Terdapat juga beberapa peraturan pemerintah dan undang-undang lainnya yang pada akhirnya membuat proses asuransi sosial menjadi transparan.

Tahun 1977 pemerintah mengeluarkan PP (Peraturan Pemerintah) No. 33 Tahun 1977 yang berisikan pelaksanaan program asuransi sosial tenaga kerja (ASTEK). Kemudian, Perum ASTEK menjadi penyelenggara yang diwadahi oleh PP No. 34 Tahun 1977. Di tahun 1992 pemerintah mengeluarkan UU No. 3 Tahun 1992 yang berisikan jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek). PT Jamsostek kemudian ditetapkan sebagai penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja melalui PP No. 36 Tahun 1995.

Beberapa tahun kemudian, pemerintah menetapkan UU No. 24 Tahun 2011 mengenai badan penyelenggara jaminan sosial. Sesuai dengan undang-undang yang ada, sejak 1 Januari 2014 PT Jamsostek berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Hingga tahun 2015, BPJSTK memiliki berbagai program jaminan sosial termasuk jaminan pensiun.

BPJSTK merupakan badan hukum yang memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kerja Indonesia dari kemungkinan adanya masalah sosial ekonomi. Program jaminan sosial BPJSTK dilakukan berdasarkan funded social security, yaitu program ini didanai dari peserta dan pesertanya masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal.

Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) adalah dua hal yang berbeda. Simak penjelasannya pada video berikut ini.

Tentu Anda ingin mengetahui lebih banyak hal mengenai BPJSTK. Untuk menambah informasi, artikel ini akan membahas:

  1. Jenis-Jenis Program BPJSTK
    1. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
    2. Program Jaminan Hari Tua (JHT)
    3. Program Jaminan Pensiun (JP)
    4. Program Jaminan Kematian (JKM)
  2. Cara Daftar BPJSTK Online
  3. Tiga Cara Mudah Cek Saldo BPJSTK
    1. Datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan
    2. Melalui situs BPJS Ketenagakerjaan
    3. Aplikasi BPJSTKU
  4. Cara Mudah Klaim BPJSTK Online
  5. Manfaat Ikut Serta BPJSTK

Jenis-Jenis Program BPJSTK

Terdapat 4 program BPJSTK, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian. (Foto: Pexels)

Terdapat 4 program BPJSTK, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian. (Foto: Pexels)

BPJSTK memiliki empat program publik yang memberikan hak dan kewajiban terhadap para pekerja Indonesia. Setiap program memiliki manfaat yang berbeda sesuai dengan tujuan program tersebut.

1. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Program JKK dari BPJSTK memberikan perlindungan akan risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja. Risiko kecelakaan yang terjadi ialah kecelakaan dalam perjalanan dari rumah menuju ke tempat kerja dan sebaliknya serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Dilansir dari Kontan, ada peningkatan manfaat untuk JKK dan JKM. Peningkatan manfaat ini diatur dalam PP No. 82 Tahun 2019. Bentuk manfaat yang diberikan dapat Anda temukan pada tabel ini.

No.

Manfaat

1.

Pelayanan kesehatan

●        Pemeriksaan dasar dan penunjang.

●        Perawatan tingkat pertama dan lanjutan.

●        Rawat inap dengan kelas ruang perawatan yang setara dengan kelas I rumah sakit pemerintah.

●        Perawatan intensif (HCU, ICCU, ICU).

●        Penunjang diagnostic.

●        Pengobatan dengan obat generik atau dengan obat bermerek.

●        Pelayanan khusus.

●        Alat kesehatan serta implan.

●        Jasa dokter atau medis.

●        Operasi.

●        Transfusi darah.

●        Rehabilitasi medis.

 

Pelayanan home care

Manfaat diberikan maksimal 1 tahun dengan plafon biaya maksimal Rp20.000.000.

2.

Santunan berbentuk uang

●        Penggantian biaya pengangkutan apabila terjadi kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.

●        Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB).

●        Santunan kecacatan.

●        Santunan kematian dan biaya kematian.

3.

Program kembali bekerja yang merupakan pendampingan untuk peserta yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja yang berpotensi mengalami kecacatan. Peserta akan didampingi sejak masuk perawatan di rumah sakit hingga peserta dapat kembali bekerja.

4.

Kegiatan promotif dan preventif untuk menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

5.

Rehabilitasi berupa alat bantu dan alat ganti untuk peserta yang kehilangan anggota tubuhnya akibat kecelakaan kerja. Patokan harga yang ditetapkan berdasarkan Pusat Rehabilitasi Rumah Sakit Umum Pemerintah ditambah 40% dari harga alat serta biaya rehabilitasi medik.

6.

Santunan beasiswa:

●        Diberikan kepada peserta yang mengalami cacat total atau meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

●        Diberikan kepada 2 orang anak peserta.

●        Diberikan secara berkala setiap tahun sesuai dengan tingkat pendidikan anak peserta.

●        Manfaat beasiswa JKK akan disesuikan dengan tingkat pendidikan anak peserta.

7.

Penggantian kacamata.

8.

Penggantian alat bantu dengar.

9.

Penggantian gigi tiruan, maksimal sebesar Rp5.000.000.

10.

Hak peserta atau pemberi kerja selain penyelenggara negara untuk menuntut manfaat JKK akan gugur jika telah lewat 5 tahun sejak kecelakaan terjadi.

11.

Hak peserta atau pemberi kerja selain penyelenggara negara untuk menuntut manfaat JKK akan gugur jika telah lewat dari 5 tahun sejak PAK (Penyakit Akibat Kerja) didiagnosis.

2. Program Jaminan Hari Tua (JHT)

Program JHT telah diatur dalam PP No. 46 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan program hari tua. Berdasarkan peraturan, JHT merupakan manfaat uang tunai yang dibayarkan sekaligus pada saat peserta sudah memasuki usia pensiun, meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap. Yang dimaksud dengan peserta JHT adalah:

  1. Penerima upah (semua pekerja yang bekerja pada perusahaan atau perseorangan).
  2. Bukan penerima upah
    • Pemberi kerja.
    • Pekerja di luar hubungan kerja atau mandiri.
    • Pekerja bukan penerima upah selain yang telah disebutkan.

Usia pensiun yang dimaksudkan pada JHT adalah peserta yang berhenti bekerja karena mengungurkan diri, terkena PHK, dan sedang tidak aktif bekerja di manapun. Kemudian, manfaat JHT sebelum usia 56 tahun dapat diambil sebagian, tanpa harus menjadi peserta selama 10 tahun dengan ketentuan berikut ini.

  • Diambil maksimal 10% dari total saldo sebagai persiapan usia pensiun.
  • Diambil maksimal 30% dari total saldo untuk uang perumahan.

Ketahui Pentingnya Paklaring: Punya BPJSTK? Ini Penting!

Panduan dan Referensi

Ketahui Pentingnya Paklaring: Punya BPJSTK? Ini Penting!

https://www.rumah.com/panduan-properti/ketahui-pentingnya-paklaring-punya-bpjs-tk-ini-penting-26087

3. Program Jaminan Pensiun (JP)

Program jaminan pensiun memiliki manfaat berupa sejumlah uang tunai yang diberikan kepada peserta yang telah memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris untuk peserta yang telah meninggal dunia. Kepesertaan pada program ini adalah pekerja yang bekerja pada perusahaan dan pekerja yang bekerja pada perseorangan. Pemberi kerja juga dapat mengikuti jaminan pensiun sesuai dengan tahapan kepersetaan. Berikut ini manfaat dari jaminan pension.

No.

Manfaat Jaminan Pensiun

1.

Manfaat Pensiun Hari Tua (MPHT)

2.

Manfaat Pensiun Cacat (MPC)

3.

Manfaat Pensiun Janda atau Duda (MPJD)

4.

Manfaat Pensiun Anak (MPA)

5.

Manfaat Pensiun Orang Tua (MPOT)

6.

Manfaat Lumpsum

Peserta tidak berhak atas manfaat pensiun bulanan, tetapi berhak mendapatkan manfaat berupa akumulasi dari iurannya ditambah hasil pengembangannya. Syaratnya:

●        Peserta memasuki usia pensiun dan tidak memenuhi iuran minimum 15 tahun.

●        Peserta mengalami cacat total tetap serta tidak memenuhi kejadian cacat setelah minimum 1 bulan menjadi peserta dan minimal density rate 80%.

●        Peserta meninggal dunia dan tidak memenuhi masa kepersetaan minimum 1 tahun dan minimal density rate 80%.

7.

Manfaat pensiun berupa manfaat pasti dengan ketetapan:

●        1 tahun pertama, manfaat pensiun dihitung berdasarkan formula manfaat pensiun.

●        1 tahun selanjutnya, manfaat pensiun dihitung sebesar manfaat pensiun sebelumnya dikali faktor indeksasi.

8.

Formula manfaat pensiun 1% dikali masa iuran dibagi 12 bulan dikali rata-rata upah tahunan tertimbang selama masa iuran dibagi 12.

9.

Pembayaran dibayarkan pertama kali setelah dokumen secara lengkap. Pembayaran berikutnya setiap tanggal 1 setiap bulan. Jika tanggal 1 jatuh di hari libur, pembayaran dilaksanakan di hari berikutnya.

10.

Apabila peserta telah memasuki masa pensiun tetapi peserta diperkerjakan, peserta dapat memilih untuk menerima manfaat pensiun saat telah mencapai usia pensiun. Bisa juga dilakukan saat peserta telah berhenti bekerja, dengan ketentuan paling lama 3 tahun setelah usia pensiun.

11.

Penerima manfaat pensiun adalah peserta atau ahli waris peserta yang memiliki hak untuk menerima manfaat pensiun.

Baca juga: Pajak, Definisi, Jenis, dan Fungsinya

4. Program Jaminan Kematian (JKM)

Program JKM memiliki manfaat untuk memberikan uang tunai kepada ahli waris. Manfaat diberikan ketika peserta meninggal dunia saat status kepersertaan masih aktif dan bukan dikarenakan kecelakaan kerja. Berikut ini adalah manfaat JKM.

No.

Manfaat Jaminan Kematian

1.

Santunan sekaligus sebesar Rp20.000.000.

2.

Santunan berkala selama 24 bulan sebesar Rp12.000.000.

3.

Biaya pemakaman sebesar Rp10.000.000.

 

Total biaya JKM yang diterima ialah sebesar Rp42.000.000.

Selanjutnya, santunan beasiswa untuk anak dari peserta:

  • Diberikan kepada anak dari peserta yang meninggal dunia bukan dari kecelakaan akibat kerja. Memiliki masa iuran paling sedikit 3 tahun.
  • Diberikan untuk 2 orang anak peserta.
  • Diberikan berkala setiap tahun sesuai tingkat pendidikan anak peserta.
  • Manfaat beasiswa JKM sesuai dengan tingkat pendidikan anak peserta.
  1. TK sampai SD: Rp1.500.000/orang/tahun maksimal 8 tahun.
  2. SMP: Rp2.000.000/orang/tahun maksimal 3 tahun.
  3. SMA: Rp3.000.000/orang/tahun maksimal 3 tahun.
  4. Pendidikan tertinggi maksimal S1 atau pelatihan: Rp12.000.000/orang/tahun maksimal 5 tahun.
  • Pengajuan klaim beasiswa dilakukan setiap tahun.
  • Apabila anak dari peserta belum memasuki usia sekolah sampai dengan sekolah di tingkat dasar pada saat peserta meninggal dunia, beasiswa diberikan pada saat anak memasuki usia sekolah.
  • Beasiswa terakhir diberikan pada saat anak peserta berusia 23 tahun, menikah, atau bekerja.

Cara Daftar BPJSTK Online

BPJSTK dapat Anda daftarkan secara online dengan cara yang mudah. (Foto: Pixabay)

BPJSTK dapat Anda daftarkan secara online dengan cara yang mudah. (Foto: Pixabay)

Untuk menjadi peserta BPJSTK caranya mudah dan Anda dapat mendaftar secara online. Berikut ini tahapan yang harus Anda lakukan.

  • Anda masuk ke situs resmi https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  • Pada menu “Daftarkan Saya”, Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan. Terdapat Perusahaan (Pemberi Kerja), Individu (Individu Pekerja Bukan Penerima Upah), Pekerja Migran (TKI) dan Pekerja Kontruksi (Jakon).
  • Jika Anda memilih perusahaan, lengkapi email perusahaan atau perwakilan kelompok.
  • Anda perlu menunggu email notifikasi masuk ke alamat email yang didaftarkan. Kemudian ikuti langkah-langkah yang tercantum pada email tersebut.
  • Siapkan dokumen sesuai dengan persyaratan yang diminta. Lalu, Anda dapat membawa kelengkapan dokumen ke kantor BPJSTK di kota Anda.

Tiga Cara Mudah Cek Saldo BPJSTK

Cek saldo BPJSTK dapat dilakukan melalui situs resmi BPJSTK dan aplikasi resmi BPJSTKU. (Foto: Unsplash)

Cek saldo BPJSTK dapat dilakukan melalui situs resmi BPJSTK dan aplikasi resmi BPJSTKU. (Foto: Unsplash)

Simak cara mudah mengecek saldo BPJSTK berikut ini.

1. Datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan

Ada beberapa alasan yang membuat orang langsung menuju ke kantor BPJSTK untuk mengecek saldo mereka. Di antaranya ialah kesulitan untuk mengakses internet, tidak ada sinyal atau pulsa, hingga tidak memiliki akses internet. Dilansir dari Merdeka.com, Anda dapat mendatangi kantor BPJSTK di kota Anda dengan membawa kartu BPJSTK dan KTP. Sesampainya di sana, jelaskan tujuan Anda dan akan ada petugas yang membantu untuk mengecek saldo di akun Anda. Petugas juga bisa membantu mencetak saldo BPJS Ketenagakerjaan.

2. Melalui situs BPJS Ketenagakerjaan

Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk dapat mengecek saldo di situs BPJSTK:

  • Masuk ke situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  • Pada saat login, masukkan email yang digunakan untuk mendaftar dan juga password.
  • Centang bagian “Saya Bukan Robot” kemudian klik login.
  • Pilih menu Cek Saldo JHT (Jaminan Hari Tua).
  • Informasi saldo akhir akan tampil di layar Anda.

3. Aplikasi BPJSTKU

Untuk mempermudah pengecekan saldo di mana saja dan kapan saja, terdapat aplikasi BPJSTKU yang dapat digunakan oleh Anda. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menggunakannya:

  • Unduh aplikasi BPJSTKU Mobile pada App Store atau Google Play.
  • Buka aplikasinya kemudian klik login.
  • Masukkan email dan password yang Anda gunakan untuk mendaftar, kemudian klik login.
  • Setelah aplikasi berhasil dibuka, klik menu “Lihat Saldo”.
  • Pilih saldo JHT yang Anda ingin lihat.
  • Setelah itu, Anda dapat melihat saldo akhir berikut rinciannya.

Cara Mudah Klaim BPJSTK Online

Melakukan klaim BPJSTK secara online dapat Anda lakukan di rumah. (Foto: Pexels)

Melakukan klaim BPJSTK secara online dapat Anda lakukan di rumah. (Foto: Pexels)

Sistem klaim BPJSTK secara online akan mempermudah Anda karena tidak perlu repot antre secara langsung di kantor BPJSTK. Di bawah ini terdapat langkah-langkah yang bisa Anda lakukan.

  • Masuk ke situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  • Lengkapi isian data yang diperlukan. Rinciannya ialah nomor KTP, nama sesuai dengan KTP, tanggal lahir, nomor kartu BPJSTK, alasan klaim (terdapat pilihannya pada menu yang tersedia), nomor ponsel yang aktif dan alamat email yang valid.
  • Melalui nomor ponsel yang aktif dan alamat email yang valid, Anda akan menerima kode verifikasi.
  • Isi formulir yang ada dengan baik dan benar. Jika semua isian formulir sudah Anda pastikan kembali, masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke nomor ponsel atau alamat email Anda.
  • Siapkan dokumen untuk e-klaim. Dokumen untuk e-klaim dan yang Anda klaim manual adalah dokumen yang sama. Dokumen untuk e-klaim diharapkan dalam format scan .jpeg, .jpg, .png, .bmp, .pdf. Unggah semua dokumen ke formulir e-klaim. Apabila sudah selesai, nantinya Anda akan menerima email dari BPJSTK.
  • Anda diharapkan untuk menunggu konfirmasi dari BPJSTK. Jika isian Anda sudah benar, nantinya akan muncul notifikasi melalui email. Notifikasi ini berisi pemberitahuan bahwa data Anda berhasil direkam. Lalu, Anda dapat memilih kantor BPJSTK cabang terdekat untuk dituju.
  • Bawalah semua dokumen sesuai dengan persyaratan ke kantor BPJSTK yang sudah Anda pilih. Tunjukkan email konfirmasi kedatangan dan dokumen Anda pada petugas. Proses verifikasi dokumen fisik akan dilakukan oleh petugas counter.
  • Pencairan dana JHT membutuhkan waktu kurang lebih 10 hari kerja untuk sampai ke rekening Anda.
Tip Rumah
Usahakan untuk mengecek saldo BPJSTK Anda secara rutin untuk mengetahui kelancaran pembayaran iuran yang dilakukan oleh tempat kerja Anda.

Manfaat Ikut Serta BPJSTK

BPJSTK memberikan keamanan terhadap dana pensiun di hari tua. (Foto: Pexels)

BPJSTK memberikan keamanan terhadap dana pensiun di hari tua. (Foto: Pexels)

Ikut serta dalam program BPJSTK memberikan keuntungan untuk Anda sebagai peserta, meskipun terdapat iuran yang harus dibayarkan setiap bulan. Pada akhirnya uang ini akan dapat Anda gunakan kembali. Simak manfaatnya berikut ini.

  • Dana pensiun yang Anda terima ketika sudah berhenti bekerja dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dana ini juga bisa Anda manfaatkan untuk modal usaha agar tidak habis begitu saja.
  • Beasiswa yang diberikan kepada anak peserta apabila peserta meninggal dunia dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan. Meskipun salah satu orang tua telah meninggal, pendidikan anak tidak terputus. Melalui program beasiswa, anak dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang diinginkan.
  • Program JKK memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja. Program ini juga memiliki pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan home care. Manfaat lainnya meliputi rehabilitasi alat bantu dan program kembali bekerja.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Cek Empat Listing Perumahan Modern di Tangsel

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan