Cerita Rumah Devvy: Orang Tua Jadi Inspirasi Punya Banyak Rumah Sebagai Investasi

Wahyu Ardiyanto
Cerita Rumah Devvy: Orang Tua Jadi Inspirasi Punya Banyak Rumah Sebagai Investasi
“Rumah adalah tempat tinggal yang dapat menciptakan kebersamaan, kehangatan, dan kebahagiaan bersama keluarga.” – Cerita rumah Devvy
Setiap orang memiliki impian berbeda-beda dalam memiliki rumah. Ada yang ingin punya rumah ala Korea karena hobi nonton drama Korea, ada juga yang menginginkan rumah bergaya industrial yang terlihat gagah sekaligus ramah anggaran. Di sisi lain, ada juga yang ingin memiliki rumah berhalaman luas, ingin rumah yang terasa lega.
Di antara beragam keinginan orang dalam mewujudkan rumah impiannya, Devvy Herawati termasuk orang yang memiliki keinginan unik. Sejak punya niat membeli rumah, ia sudah berpikir bahwa itu bukan rumah terakhirnya. Devvy ingin punya banyak rumah, bukan hanya satu atau dua saja.
Keinginan tersebut tak lepas dari lingkungan yang membesarkannya. Orang tuanya yang tinggal di daerah Jatiwaringin, Bekasi memiliki beberapa rumah, termasuk rumah kontrakan. Devvy pun bercita-cita suatu saat nanti harus punya beberapa rumah, termasuk rumah kontrakan yang bisa diandalkan sebagai pasive income.
Mau punya rumah yang aksesnya mudah ke Jakarta, fasilitas lengkap tersedia, yang bernilai investasi tinggi seperti rumah milik Devvy? Temukan pilihan rumahnya di Bekasi dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

Cerita Rumah Devvy: Rumah Pertama Berkamar Dua, Viral Karena Konsep Vintage Jawa

iral Karena Konsep Vintage Jawa
Ketika dua putrinya beranjak memasuki jenjang sekolah, ternyata ruang di rumah yang sempat viral tersebut kurang memadai karena hanya terdiri dua kamar tidur saja.
Devvy menikah dengan Abi Dwiaji Wicahyo, co-founder perusahaan digital yang bergerak di bidang teknologi kesehatan atau industri HealthTech, tahun 2010. Setelah menikah, mereka sempat tinggal dua tahun di rumah orang tua Devvy. Setahun menikah, mereka dikaruniai seorang putri. Saat buah hati pertama lahir, Devvy berpikir sudah waktunya memiliki rumah sendiri.
Rumah pertama yang berhasil mereka beli adalah hasil survei dari beberapa tempat seperti daerah Pondok Melati dan Pondok Gede. Mereka berjodoh dengan sebuah rumah di wilayah Jatimakmur, Kota Bekasi, yang dibeli secara KPR. Berkat disiplin dalam menabung, Devvy bisa membayar DP sebesar 50% dari harga rumahnya dan mengambil tenor 10 tahun.
Di rumah pertama mereka yang memiliki luas tanah 96m2 dengan luas bangunan 60m2, Devvy mulai asyik mempercantik rumahnya tersebut. Salah satunya dengan mengubah teras menjadi ruang tamu, dengan konsep vintage Jawa. Menggunakan lantai bermotif batik gaya jadul dan memadukannya dengan meja-kursi model jengki berbahan kayu jati.
Kreasi ruang tamu tersebut diunggah Devvy ke Instagram dan ternyata konten tersebut viral. Banyak orang bertanya mulai dari di mana membeli keramik lantai model vintage, ukuran terasnya berapa, sampai pertanyaan seputar jenis material atap yang digunakan.
Sayang, kecantikan ruang tamu yang jadi spot favorit dan sempat viral itu tidak bisa dihuni lebih lama. Ketika dua putrinya beranjak memasuki jenjang sekolah, ternyata ruang di rumah tersebut kurang memadai, karena hanya terdiri dua kamar tidur saja.
Satu adalah kamar tidur utama yang digunakan Devvy dan suami, satunya lagi hanya berukuran sekitar 3X3 meter yang diisi dua tempat tidur anak. Karena meja belajar hanya muat satu, akhirnya mereka sering berebut meja belajar dan berebut space untuk mainan masing-masing.

Cerita Rumah Devvy: Cari Rumah Kedua yang Lebih Lega, Lokasi Dekat Rumah Orang Tua

Cerita Rumah Devvy: Cari Rumah Kedua yang Lebih Lega, Lokasi Dekat Rumah Orang Tua
Selain anak-anaknya yang perlu kamar sendiri-sendiri, Devvy memang memerlukan rumah yang lebih luas untuk mendukung bisnis kue rumahannya.
“Anak-anak zaman sekarang itu kayaknya mikirin banget soal privasi. Jadi mereka berdua itu ingin punya kamar sendiri-sendiri. Mereka ingin punya meja belajar sendiri-sendiri,” kata Devvy. Masuk tahun 2019, Devvy sempat berdiskusi dengan suaminya untuk membeli rumah yang lebih luas, lebih lega.
Kebetulan KPR rumah pertama juga sudah lunas, meski ambil tenor 10 tahun, Devvy bisa melunasinya dalam waktu 7 tahun. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Suaminya setuju usul Devvy, bahkan langsung memintanya untuk mencari info rumah yang lingkungan tempat tinggalnya nyaman. Minimal mirip dengan kawasan rumah pertama mereka yang berada di lingkungan asri De’Sanctuary, Bekasi. Jika mungkin malah yang lebih nyaman dan strategis.
Jawaban sang suami jelas membuat Devvy gembira. Sebab, selain anak-anaknya yang perlu kamar sendiri-sendiri, dia pun sebenarnya juga memerlukan rumah yang lebih luas. Devvy yang menjalankan bisnis kue rumahan, memerlukan dua dapur untuk usahanya tersebut.
Penting sekali bagi para pencari hunian untuk meneliti site plan perumahan atau properti incaran agar tak menyesal di masa depan. Simak alasannya lewat video berikut ini.
Sebelumnya, mereka hanya memiliki satu dapur yang digunakan untuk kebutuhan ganda, yaitu memasak kebutuhan keluarga dan membuat kue. Dapur berukuran mini tersebut sering berantakan, karena berbagai peralatan tercampur jadi satu. Itu sebab Devvy begitu bersemangat.
Selain lingkungan yang nyaman, ada satu persyaratan lagi yang tak bisa ditawar, lokasinya tidak boleh jauh dari rumah orang tuanya. Tak perlu menunggu lama, Devvy segera mencari informasi rumah di daerah Pondok Gede dan Pondok Melati yang masih masuk wilayah Kota Bekasi, yang tidak jauh dari rumah orang tuanya di Jatiwaringin.
Hal pertama yang dilakukan Devvy adalah mencari informasi di internet. Salah satunya melalui laman listing properti di jual di Rumah.com. Devvy merasa nyaman dengan peta pencarian di portal properti ini, karena hasilnya muncul dalam waktu hitungan detik. Ia tinggal menerapkan filter yang ada di fitur pencarian seperti jumlah kamar, luas bangunan, dan luas tanah, bahkan kisaran harga.

Cerita Rumah Devvy: Khawatir Mulur Berbulan-bulan, Rumah Ready Stock Jadi Pilihan

Cerita Rumah Devvy: Khawatir Mulur Berbulan-bulan, Rumah Ready Stock Jadi Pilihan
Lingkungan perumahan rumah kedua mereka juga asri dan sejuk, karena banyak pepohonan. Setiap hari juga ada petugas yang membersihkan lingkungan perumahan, kebersihannya terjaga.
Dari beberapa daftar perumahan yang didapat, Devvy kemudian menyeleksinya lagi berdasar fasilitas yang ada di dalam dan di sekitar kompleks perumahannya. Dari daftar tersebut akhirnya ada dua perumahan yang masuk kandidat utama.
Selanjutnya, dengan berbagi pertimbangan, pilihan akhirnya mengerucut ke perumahan Premier Estate 2 di Jatimakmur, Bekasi. Pilihan rumah kedua jatuh ke kompleks perumahan ini karena hampir semua kriteria yang diinginkan ada di kompleks perumahan ini. Salah satunya tersedia unit ready stock.
Sejak awal Devvy memang lebih mengutamakan rumah yang ready stock, bukan yang indent. Menurutnya, rumah ready stock lebih meyakinkan dan tidak perlu menyimpan kekhawatiran. Sebab, dalam beberapa kasus rumah indent waktu penyelesaiannya terkadang mulur dari tenggat yang yang disepakati. Bahkan ada kasus yang molornya sampai berbulan-bulan.
Kedua, fasilitas pendukung di dalam kompleks juga terbilang lengkap. Di kompleks perumahan tersebut terdapat club house, kolam renang, jogging track, tempat ibadah, dan juga danau. Lingkungan di Premier Estate 2 juga asri dan sejuk, karena banyak pepohonan di perumahan tersebut. Setiap hari juga ada pekerja yang membersihkan lingkungan perumahan, sehingga kebersihannya terjaga.
“Saya juga browsing rekam jejak pengembang perumahan ini dan ternyata proyeknya cukup banyak dan diselesaikan dengan baik. Yang tak kalah penting, tentu ukuran rumahnya lebih besar. Kami memilih rumah dua lantai dengan luas bangunan 150m2 dengan luas tanah 144m2,” kata Devvy.
Selain fasilitas di dalam kompleks perumahan, fasilitas pendukung di sekitar kompleks perumahan juga jadi pertimbangan penting. Fasilitas belanja, pendidikan, kesehatan, hingga akses ke jalan tol jadi pertimbangan penting saat memilih rumah.

Cerita Rumah Devvy: Fasilitas Perumahan dan Sekitar yang Memudahkan Jadi Pertimbangan

yang Memudahkan Jadi Pertimbangan
Proses pembelian rumah kedua Devvy terbilang mudah. Bulan Mei 2020, setelah proses akad KPR, langsung serah terima kunci.
Perumahan rumah kedua mereka punya berbagai fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan dan aktivitas harian keluarga Devvy. Misalnya untuk kebutuhan belanja kebutuhan harian, terdapat Pasar Kecapi yang jaraknya hanya satu kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu lima menit.
Devvy mengaku lebih sering belanja di pasar tradisional, karena barangnya terbilang lengkap dengan harga bersahabat. Semua barang yang diperlukan, baik untuk kebutuhan keluarga, maupun kebutuhan bisnis kuenya, bisa diperoleh di pasar tradisional.
Fasilitas pendidikan juga tersedia cukup lengkap di daerah Jatimakmur, mulai dari SD sampai SMA, baik sekolah negeri maupun swasta. Beberapa sekolah seperti SD Nur Hikmah dan SMAN 16 Bekasi jaraknya hanya sekitar satu kilometer dan bisa dijangkau dalam waktu lima menit.
Lagi cari rumah, ruko, apartemen, atau investasi properti? Pahami potensi wilayahnya mulai dari fasilitas, infrastruktur, hingga pergerakan tren harganya pada laman AreaInsider
Akses dari kompleks perumahan ke jalan tol juga jadi pertimbangan penting, karena sangat membantu mobilitas. Dari perumahan mereka ke gerbang Tol Jatiwarna jaraknya kurang dari dua kilometer dan bisa ditempuh sekira lima menit.
“Enaknya lagi, keluar dari kompleks perumahan itu sampingnya ada SPBU. Jadi fasilitas di perumahan ini, baik di dalam maupun di luar kompleks cukup lengkap. Fasilitasnya benar-benar memudahkan hidup kami sekeluarga,” ujar Devvy.
Proses pembelian rumah kedua Devvy juga terbilang mudah. Devvy mengajukan KPR dengan DP 20 persen dengan tenor 10 tahun untuk pembelian rumah senilai Rp2,8 miliar tersebut. Saat proses pengajuan KPR, semua proses berjalan lancar, tanpa kendala sama sekali. Terpenting, seluruh dokumen yang diminta sebagai persyaratan pengajuan KPR lengkap. Bulan Mei 2020, setelah proses akad KPR, langsung serah terima kunci.

Cerita Rumah Devvy: Beda Konsep Rumah Pertama dan Kedua Mudahkan Pindah Rumah

Cerita Rumah Devvy: Beda Konsep Rumah Pertama dan Kedua Mudahkan Proses Pindah Rumah
Namun, Devvy tak langsung pindah ke rumah tersebut. Dia melakukan renovasi minor untuk rumah keduanya. Seperti keinginan awal, Devvy ingin memiliki dua dapur. Satu dapur bersih, satu lagi dapur kotor. Tanah sisa di bagian belakang rumah kedua, dibangun sebagai dapur kotor.
Hal ini memudahkannya saat memasak maupun membuat kue. Selain membuat dapur tambahan, sisa tanah di bagian belakang juga dibuat taman. Hal ini membuat rumah terasa lebih sejuk dan nyaman. Taman di belakang yang ditanami kaktus dan dikombinasikan dengan batu-batu putih, terasa simpel tapi sangat elegan.
Setelah proses renovasi selesai pada Desember 2020, akhirnya mereka bersiap berpindah ke rumah baru. Namun, saat akan pindah, Devvy tak ingin direpotkan dengan membawa banyak barang dari rumah pertama ke rumah keduanya.

Tips Rumah.com

Sebelum mengajukan KPR, selain melengkapi persyaratan seluruh dokumen yang dibutuhkan, pastikan catatan Anda di bank sehat. Tak ada tunggakan pinjaman sekecil apapun nominalnya karena bisa mengganjal pengajuan KPR Anda.

“Selain repot bawa banyak barang, konsep rumah pertama dan kedua ini berbeda. Rumah pertama kan bergaya vintage. Nah, yang rumah kedua ini lebih modern minimalis. Jadi barang yang saya bawa itu hanya sofa dan mesin jahit lama untuk dekorasi,” kata Devvy.
Barang-barang bergaya vintage dari rumah pertama akhirnya diberikan kepada orang tua Devvy yang memang jadi kolektor barang antik. Sebagian lagi ada barang yang dibeli oleh tetangga. Akhirnya Devvy bisa pindah tanpa repot membawa banyak barang. Cara pindah rumah yang cerdas dan memudahkan pemilik rumah.
Untuk perabot rumah kedua, Devvy membeli baru, disesuaikan dengan gaya rumah yang modern minimalis. Dia punya tips unik saat belanja furnitur yang diinginkan dengan harga terjangkau, yaitu dengan memesan di workshop langsung!

Cerita Rumah Devvy: Rumah Pertama Dikontrakkan, Agar Aman Pakai Surat Perjanjian

Cerita Rumah Devvy: Rumah Pertama Dikontrakkan, Agar Aman Gunakan Surat Perjanjian
Ada syarat khusus bagi pengontrak rumah Devvy, yaitu harus membuat surat perjanjian. Ia tak ingin direpotkan mengurus perbaikan rumah kontrakan, agar bisa fokus mengurus rumah yang ditinggali sendiri.
“Jadi saya cari model furnitur di internet. Setelah itu cari workshop yang bisa membuat furnitur custom. Nah, dapat di Instagram. Untuk meyakinkan bahwa workshop tersebut bisa dipercaya, saya kirim direct massage ke 3-4 pelanggan yang sudah memberi testimoni. Alhamdulillah barang yang dipesan sesuai ekspektasi dengan harga sekitar 60% dari harga merek ternama,” kata Devvy.
Desember 2020, akhirnya Devvy pindah di rumah kedua yang lebih luas dan nyaman. Anak-anaknya sudah punya kamar sendiri-sendiri dan tak lagi rebutan meja belajar. Dua impian tentang rumah sudah terwujud.
Setelah pindah ke rumah kedua, rumah pertama mereka di De Sanctuary kosong. Daripada tidak terpakai, Devvy memutuskan untuk mengontrakkan rumah tersebut. Lokasinya yang strategis membuat dirinya tak kesulitan mencari pengontrak.
Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, KPR, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com
Namun, ada syarat khusus bagi pengontrak rumah Devvy, yaitu harus membuat surat perjanjian dengan tanda tangan di atas materai. Selain berisi biaya sewa rumah, ada klausul yang menyatakan bahwa pengontrak rumah bertanggung jawab untuk memperbaiki rumah bila terdapat kerusakan seperti adanya kebocoran.
Cara ini dipilih, karena ia mendengar cerita dari teman yang rumahnya dikontrakkan dan sering mendapat komplain dari pengontrak tentang adanya kerusakan. Akhirnya pemilik rumah harus bolak-balik memperbaiki rumah dengan biaya cukup besar. Devvy tak ingin hal itu terjadi, karena tak ingin repot dan ingin fokus mengurus rumah yang ditinggali sendiri.
Surat perjanjian ini menurut Devy bisa jadi jalan tengah saat mengontrakkan rumah. Pemilik rumah jadi tidak direpotkan dengan keluhan dan komplain dari pengontrak, di sisi lain pengontrak juga mendapatkan haknya secara jelas sesuai kesepakatan.

Cerita Rumah Devvy: Impian Punya Rumah Joglo untuk Dihuni dan Banyak Rumah untuk Investasi

Cerita Rumah Devvy: Impian Punya Rumah Joglo untuk Dihuni, dan Banyak Rumah untuk Investasi
Devvy sebenarnya memiliki tanah kosong, tak jauh dari rumah yang sekarang ditinggali. Dan Devvy masih tetap rajin menabung untuk menambah aset properti.
Namun, Devvy tak asal juga mengontrakkan rumah kepada orang lain. Rumah pertamanya tentunya dalam kondisinya siap ditinggali dan sudah direnovasi dengan sangat baik. Salah satu buktinya rumah tersebut viral dan banyak yang menyukai.
Kini, Devvy dan keluarga kecilnya sudah memiliki rumah impian yang nyaman untuk ditinggali. Namun, ini bukan akhir dari impiannya. Devvy punya cita-cita memiliki banyak rumah untuk dijadikan investasi. Menurutnya, investasi di bidang properti selain aman juga sangat prospektif, nilainya tak pernah susut, akan meningkat terus.
“Untuk rumah pribadi yang ditinggali, sebenarnya saya masih punya satu impian lagi. Saya itu ingin punya rumah bergaya etnik vintage, rumah joglo gitu,” kata Devvy.
Devvy sebenarnya memiliki tanah kosong yang lokasinya tak jauh dari rumah yang sekarang ditinggali. Namun, dia belum memutuskan apakah akan membangun rumah di atas lahan tersebut atau membeli rumah baru lagi. Yang pasti, Devvy masih tetap rajin menabung untuk menambah aset properti yang dianggapnya sangat menguntungkan.
Itulah cerita pengalaman Devvy beli rumah kedua yang terinspirasi orang tuanya. Bercita-cita punya banyak rumah untuk dihuni dan punya banyak aset properti. Masih banyak lagi kisah seputar perjuangan mewujudkan mimpi punya rumah sendiri yang juga tak kalah menginspirasi. Temukan kisahnya hanya di Cerita Rumah.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Teks: Agung Marhaenis, Foto: Rudyanto Wibisono

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini