Cerita Rumah Indri: Berusaha Punya Rumah Hingga Punya Usaha Dari Rumah

“Rumah menjadi media terbaik untuk membangun bonding. Rumah yang baik tentunya harus bisa mendukung dan mewakili perasaan masing-masing anggota keluarga agar tercipta hubungan yang erat, hubungan yang hangat.”
Cerita Rumah Indri: Berusaha Punya Rumah Hingga Punya Usaha Dari Rumah
Rumah di hook yang awalnya tak sengaja ditemukan kini menjadi naungan yang aman dan nyaman bagi keluarga Indri dan Chirson.

Bagi Indri Atiyyatul Aziz, keluarga adalah faktor utama yang membuat hidup jadi amat berarti. Dalam angannya, bayangan akan keluarga harmonis adalah di mana seluruh anggota keluarganya memiliki keterikatan yang kuat serta saling mengasihi, satu sama lain. Agar semua itu bisa tercapai, diperlukan media yang mendukung, sebuah rumah yang hangat.

Kini Indri dan keluarga kecilnya menempati sebuah rumah di Mean Residence, yang berada di kawasan Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Sebuah rumah di hook yang awalnya tak sengaja ditemukan dan menjadi naungan yang aman dan nyaman bagi keluarga kecilnya kini.

“Tak hanya interaksi dengan keluarga, tapi rumah pun menjadi media interaksi dengan Tuhan dan bahkan dengan makhluk Tuhan lainnya,” ujar istri dari Akhmad Chirshon dan ibu dari Luneta Pinggala Aziz dan Reinata Panggulu Aziz ini.

Mau punya rumah di area Ciledug, Tangerang yang harganya di bawah Rp750 juta? Cek aneka pilihan rumahnya di sini!

Cerita Indri Mulai Cari Rumah Setelah Lahir Anak Pertama

Cerita Indri Mulai Cari Rumah Setelah Lahir Anak Pertama

Dengan lahirnya Luneta yang biasa dipanggil Luna, pasangan ini merasa mulai membutuhkan sebuah rumah.

Sejak awal mereka menikah di tahun 2007, Indri dan Chirson memang sudah punya cita-cita untuk mandiri, punya tempat tinggal sendiri. Nanum belum sempat terealisasikan karena saat itu keduanya langsung berangkat ke Qatar untuk bekerja di sana selama setahun.

Sekembalinya ke Jakarta, selama satu tahun mereka tinggal di rumah orang tua Indri yang berada di Kompleks Perumahan BPPT, Meruya Utara, Jakarta Barat. Saat itu rencana membeli rumah memang belum ada, dengan uang yang berhasil mereka kumpulkan, mereka mencicil sebuah unit Apartemen Gateway Pesanggrahan,Ciledug, Tangerang.

“Waktu itu kita pilih apartemen alasannya karena lebih praktis, dan juga masih terbawa gaya hidup waktu saya bekerja di Kuala Lumpur sebelum menikah,“ cerita Indri yang tertarik dengan Apartemen Gateway Pesanggrahan yang ditemukannya pada listing perumahan di Rumah.com. Selama 3 tahun mereka akhirnya tinggal di apartemen tersebut.

100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia

Namun seiring waktu bergulir, dan dengan lahirnya Luneta yang biasa dipanggil Luna, pasangan ini merasa mulai membutuhkan sebuah rumah. Akhirnya mereka berpikir untuk menjual apartemen dan kembali tinggal di rumah orang tua Indri untuk sementara sambil mencari rumah.

“Alasan mencari rumah sih sederhana, selain sudah ada Luna juga memang mau pisah dari keluarga besar,” jelas Indri yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Tanpa ada dorongan untuk terburu-buru, sekaligus menunggu apartemen laku terjual mereka terus melakukan pencarian.

Cerita Proses Pencarian Rumah Indri Berjalan Hingga 2 Tahun

Cerita Proses Pencarian Rumah Indri Hingga 2 Tahun

Tanpa terasa, ternyata proses pencarian rumah Indri telah berjalan hingga 2 tahun. Tunggu-menunggu hasil penjualan apartemen juga membuat proses pencarian rumah jadi lebih lama.

Suasana yang sudah terasa familiar di daerah Kebon Jeruk dan Meruya membuat Indri ingin mencari rumah di area tersebut. Namun sayangnya setelah melihat harga-harga rumah yang ada pada listing perumahan di Rumah.com membuatnya urung.

“Ambyar harganya, hahaha. Kita juga sempat ke daerah Graha Raya Bintaro, di Tangerang Selatan. Waktu itu sempat juga naksir rumah di sana, tapi sayang harganya ketinggian, sekitar Rp800 jutaan,” papar Indri.

Indri dan suami bahkan juga sempat jatuh hati dengan sebuah perumahan cluster di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Namun kala itu belum ada kendaraan, apalagi lokasi cluster tersebut jauh ke dalam sehingga Indri khawatir akan sulit transportasinya.

Strategi Beli Rumah dalam Waktu Setahun

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

Strategi Beli Rumah dalam Waktu Setahun

Kemudian pencarian tetap dilakukan dengan memperluas wilayah incaran. Namun titik tengahnya tetap ditarik dari rumah orang tua Indri, ia menginginkan jarak rumahnya nanti mudah dijangkau oleh orangtuanya.

Tanpa terasa, ternyata proses pencarian rumah Indri telah berjalan hingga 2 tahun. Tunggu-menunggu hasil penjualan apartemen juga membuat proses pencarian rumah jadi lebih lama. Saat itu apartemen mereka memang sudah ada yang niat membeli, tetapi mereka belum merasa cocok dengan term pembayarannya yang dicicil selama 2 tahun.

Cerita Indri Ganti Lokasi Pencarian Rumah Cari yang Sesuai Bujet

Cerita Indri Ganti Lokasi Pencarian Rumah Cari yang Sesuai Bujet

Dari pencarian beberapa perumahan baru di kawasan Ciledug, mereka terbawa ke area Karang Tengah dan mendapati sebuah perumahan yang berada agak ke dalam kawasan tersebut.

“Kita secara berkala masih terus cari-cari rumah yang lokasi dan harganya cocok. Gagal di area Graha Raya Bintaro, kami mulai ganti lokasi pencarian rumah. Browsing lagi di Rumah.com tapi kali ini lebih untuk cari tahu harga tanah di area Ciledug. Dan sepertinya memang masih masuk kisaran bujet kami,” jelas Indri.

Dari pencarian beberapa perumahan baru di kawasan Ciledug, mereka terbawa ke area Karang Tengah dan mendapati sebuah perumahan yang berada agak ke dalam kawasan tersebut. Bahkan jalan masuknya seakan menuju ke sebuah sekolah kejuruan.

Perumahan Mean Residence ini merupakan area perumahan terbuka dengan beberapa akses masuk. Jalanan yang lapang di depan deretan rumah membuat area ini terasa lapang. Indri dan Chirshon pun kemudian tertarik dengan sebuah rumah dengan tanah seluas 150 m2 yang memanjang ke dalam.

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

AreaInsider

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

“Saat itu saya terpikir mau buat taman di tengah, karena melihat bentuk tanahnya yang memanjang ke dalam,” ujar wanita lulusan Fakultas Teknik Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti ini.

Saat mau pulang, dan mobil yang dikendarai Chirshon memutar di belokan yang berjarak sekitar 3 unit rumah dari rumah yang ditaksir, mereka melihat ada kavling yang terletak di hook dan termasuk area yang dijual namun pembangunannya menunggu ada pembeli.

Cerita Naksir Tanah Kavling di Hook Buat Rumah Idaman dengan Taman

Cerita Naksir Tanah Kavling di Hook Buat Rumah Idaman dengan Taman

Ternyata kavling di hook harganya hanya terpaut sekitar 30 juta rupiah dengan luas tanah yang didapat 212 m2, artinya tanah lebih besar sekitar 62 m2.

Setelah bertanya ke pengembangnya, ternyata kavling di hook harganya hanya terpaut sekitar 30 juta rupiah dengan luas tanah yang didapat 212 m2, artinya tanah lebih besar sekitar 62 m2. Saat itu Chirshon bersemangat dengan kavling di hoek ini, namun Indri punya pemikiran yang lain.

“Saya agak seram awalnya, rasanya kalau di ujung itu kayak sendirian. Agak insecure karena langsung berhadapan dengan jalanan dari kedua sisi. Tapi setelah bertanya tentang rancangan rumahnya, ternyata halamannya berbentuk L, jadi saya langsung suka,” papar Indri.

Pikirannya bahwa rumah di hook itu dibangun melekat sampai ke sisi pagar ternyata salah. Langsung muncul bayangan di kepala Indri dan Chirshon. Bayangan Indri akan sebuah rumah yang memiliki taman dan pergola, sementara bayangan Chirshon dimana ada garasi kecil tempat menyalurkan hobi ngebengkel, rasanya bisa terealisasi di sini.

Panduan dan Desain Taman Rumah Terlengkap

Tips Rumah dan Apartemen

Panduan dan Desain Taman Rumah Terlengkap

Baik Indri dan Chirshon sudah sama-sama sreg dengan rumah tersebut. Lokasi di area Karang Tengah, Ciledug, bagi keduanya dirasa memiliki akses mudah ke mana-mana. Misalnya ke rumah orangtua Indri, ke Blok M, ke Bintaro, atau ke Puri Indah.

“Masalahnya,kita tidak bisa langsung beli karena saat itu uangnya nggak ada hahaha. Kita harus menunggu apartemen laku dulu baru bisa melunasi DP rumah itu,” jelas Indri menjelaskan kendala utama yang membuat mereka tidak bisa dengan segera menyelesaikan proses pembelian rumah.

Cerita Indri Jual Apartemen Demi Lunasi DP Rumah Incaran

Cerita Indri Jual Apartemen Demi Lunasi DP Rumah Incaran

Saat itu Indri dan Chirshon sangat khawatir rumah incarannya gagal dibeli atau bahkan keburu dibeli orang lain.

Sebenarnya saat itu sudah ada pasangan suami istri yang ingin membeli unit apartemen milik mereka. Namun mereka meminta agar bisa menyicil uang mukanya per bulan selama 2 tahun sambil mereka menempati unit apartemen tersebut.

Tetapi memasuki sekitar bulan ke 15, tidak lama setelah Indri dan Chirson naksir kavling di Mean Residence, pembayaran cicilan apartemennya macet. Setelah memberi kelonggaran waktu selama 3 bulan, pasangan penyewa apartemen tersebut benar-benar tak bisa meneruskan cicilannya, dan terpaksa distop.

Saat itu Indri dan Chirshon sangat khawatir rumah incarannya gagal dibeli atau bahkan keburu dibeli orang lain. Akhirnya mereka langsung mempromosikan lagi unit apartemennya untuk dijual, salah satunya melalui agen properti yang memasarkan produknya di Rumah.com.

Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area

Cari Agen

Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area

Ternyata kali ini cukup cepat prosesnya, tiba-tiba ada anak muda yang masih lajang tertarik untuk membeli apartemen yang sudah full-furnished itu. Tidak pakai lama, orangnya cocok dan proses akad jual belinya pun cepat.

“Dulu kita beli apartemen karena memang praktis, ibarat tinggal bawa baju saja, karena furniturnya semua built-in. Ruang makan, kamar tidur, sampai korden sudah siap. Alhamdulillah apartemen kita laku jadinya bisa langsung lunasin DP rumah yang kita incar,” papar Indri.

Cerita Pembangunan Rumah Indri yang Ditinggal Kontraktor

Cerita Pembangunan Rumah Indri yang Ditinggal Kontraktor

Tak sampai satu tahun pengerjaan pembangunan rumah, para pekerja yang membangun rumah mulai melambat hingga tidak menyelesaikan finishing bangunan rumah mereka.

Melalui KPR Bank BTN Indri dan Chirshon kemudian berhasil melunasi DP rumah incarannya. Ini semua berkat unit apartemen yang laku terjual oleh agen properti yang memasarkan produknya di Rumah.com. Dan apartemen mereka pun kini telah berganti kepemilikan .

Proses pembangunan rumah terus dipantau oleh Indri dan Chirshon. Walaupun keduanya sibuk, Indri saat itu masih menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pengkajian dan Penerapan teknologi (BPPT) dan Chirshon seorang desainer grafis di Advertising Agency Jepang Asatsu.

Sesuai dengan konsep awal yang dijual oleh pengembangnya, bangunan asli rumah seluas 90 m2 terdiri dari ruang tamu, kamar mandi, 2 kamar tidur, dan dapur yang berada di area teras belakang.

Pada proses pembangunan awal tersebut, Indri berencana memanfaatkan halaman yang berbentuk L dengan membuat kolam ikan di area halaman belakang serta sebuah gudang. Namun tak sampai satu tahun pengerjaan pembangunan rumah, para pekerja yang membangun rumah mulai melambat hingga tidak menyelesaikan finishing bangunan rumah mereka.

“Waktu pembangunan tiba-tiba melambat, dan kita bertanya timeline-nya, mereka kebingungan. Chirshon saat itu juga melihat pondasi rumah asli materialnya kurang bagus, akhirnya kita teruskan sendiri finishing-nya dengan memakai tukang kepercayaan kami,” jelas Indri.

7 Panduan Memahami Layanan Kontraktor

Tips Rumah dan Apartemen

7 Panduan Memahami Layanan Kontraktor

Buah dari kendala ini ternyata membuahkan hasil. Setiap proses pembangunan rumah yang dikerjakan oleh tukang mereka sendiri kerap diunggah ke akun instagram milik Indri dan Chirshon. Tertarik akan hasil kerjanya, beberapa kawan malah ‘meminjam’ jasa tukang mereka untuk perbaikan rumah.

“Lucu sih saat itu, proses finishing rumah kita kadang jadi tersendat karena teman ada yang perlu jasa tukang kita. Dari situ kita jadi mikir, lucu juga ya kalau dibisnisin, sekaligus memberikan media untuk bekerja untuk para tukang. Maka lahirlah TauBeres.co,” cerita Indri.

Hingga kini bisnis jasa renovasi TauBeres.co malah menjadi fokus utama dan sumber mata pencaharian. Jika saja saat itu kontraktor tidak meninggalkan penyelesaian rumahnya, mungkin tidak terpikir membuat bisnis renovasi ini. 

Cerita Pindah ke Rumah Baru dan Bangun Bisnis dari Rumah

Cerita Pindah ke Rumah Baru dan Bangun Bisnis dari Rumah

Pada akhirnya rumah tumbuh Indri dan Chirshon menjadi basis dari bisnis yang mereka buat.

Tepatnya tahun 2016 mereka menempati rumah barunya. Proses pindah rumahnya persis disaat Indri baru saja melahirkan anak keduanya, Reinata. Proses finishing rumah yang dilakukan mandiri sambil berjalan juga membuat Indri dan Chirshon bebas berekspresi. Mereka membangun kolam koi yang bergemericik, lengkap dengan tambahan gazebo di sudut halaman belakang.

Tapi beberapa hal mulai mengusik mereka. Mereka butuh ruangan untuk sholat, terutama saat orangtua atau sahabat yang bertamu mau sholat. Sementara Chirshon mulai butuh ruang kerja agar lebih bisa konsentrasi sejalan kenaikan jabatan sebagai Art Director dan juga mulai banyak menerima pekerjaan sampingan memproduksi iklan.

Berawal dari dua hal itu, mereka terpikir untuk melanjutkan pembangunan rumahnya mengingat Indri yang mulai berbisnis baju-baju hasil kreasinya yang diberi tajuk Lunare juga butuh ruangan. Proses mendesain hingga membeli material dilakukan sendiri oleh Indri dan Chirshon, berbekal informasi dari internet dan juga tips panduan properti dari Rumah.com.

Mulai dari ruangan shalat, ruang kerja, rooftop, workshop untuk baju-baju jualan Indri, hingga ‘bengkel motor’ Chirshon. Chirshon pun menambahkan, “Kita pasang tangga besi ke atas yang kita cat dengan warna hijau tosca supaya jadi aksen unik. Di atas selain untuk menjemur pakaian, gudang, dan bikin rooftop yang bisa kita pakai untuk barbeque.”

Tip Rumah
Proses pencarian rumah idaman memang tidak mudah. Jika terkendala bujet dengan harga rumah di lokasi incaran, geser lokasi pencarian ke sekitar kawasan incaran. Dan terpenting, jangan berhenti berusaha meskipun butuh waktu.

Dengan luas tanah 212 m2 dan luas bangunan asli 90 m2, kini luas bangunan telah menjadi lebih dari 300 m2. Pada akhirnya rumah tumbuh Indri dan Chirshon menjadi basis dari bisnis yang mereka buat. Chirshon memutuskan resign dari kantornya agar lebih fokus pada TauBeres.co.

Indri yang arsitek lansekap juga resign dari BPPT untuk membantu Chirshon serta fokus pada Lunare. Berkat hobi hunting kopi, mereka serius mengambil kursus membuat kopi dan akhirnya menjual kopi dengan label sendiri, Kopi Sejoli. Sebuah ruang kopi dibangun di samping area ‘bengkel motor’ Chirshon.

Cerita Spot Favorit di Rumah Indri yang Bikin Betah

Cerita Spot Favorit di Rumah Indri yang Bikin Betah

Reinata si kecil suka di ruang tamu dengan televisi besar, sementara Luna yang sedang beranjak remaja senang berangin-anginan di rooftop.

Bagi mereka kini, fungsi rumah bukan sekedar tempat bernaung saja namun juga menghasilkan lewat bisnis yang mereka bangun dari rumah. Masing-masing anggota keluarga kini juga punya spot favoritnya masing-masing.

Indri sendiri sangat menyukai area tangga hingga ke voyer yang berada di depan workshop baju-bajunya. Reinata si kecil suka di ruang tamu dengan televisi besar, sementara Luna yang sedang beranjak remaja senang berangin-anginan di rooftop.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, KPR, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com.

Kepuasan dalam mewujudkan rumah idaman bagi Indri seperti mewujudkan inspirasi dari masing-masing anggota keluarga di dalam satu wadah, yaitu rumah. "Harus dihargai agar semuanya dapat menikmati fungsinya, bikin semua anggota keluarga betah di rumah,” tutup Indri sambil tersenyum ramah.

Itulah cerita perjalanan Indri yang berusaha punya rumah sendiri hingga akhirnya punya usaha dari rumah. Masih ada banyak lagi kisah seputar perjuangan mewujudkan mimpi punya rumah sendiri lainnya yang juga tak kalah menginspirasi. Temukan kisahnya hanya di Cerita Rumah.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

 

Teks: Meta Oepadi, Foto: Tody Harianto

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

4 Perumahan Baru Dekat Pintu Tol di Bawah Rp1 M

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan