Cerita Rumah Retno: Terlanjur Jatuh Hati, Rumah Kontrakan Pun Dibeli

"Rumah adalah segalanya. Karena, rumah bisa menjadi sumber kedamaian, kehangatan, kasih sayang, dan keharmonisan keluarga. Rumah juga sebagai sumber energi buat kami." - Cerita Rumah Retno
Cerita Rumah Retno: Terlanjur Jatuh Hati, Rumah Kontrakan Pun Dibeli

Jika kita melihat akun Instagram @mama_adeevano, milik Retno yang punya nama lengkap Pamindari Ratnasari, akan terlihat suasana rumah yang apik, nyaman, dan tertata indah. Padahal dibaliknya ada cerita yang mendebarkan di masa lalu.

Retno, Dedik Darmanto sang suami, dan kedua anaknya Adeeva dan Devano kini telah nyaman dan merasa aman bernaung di sebuah rumah pada suatu pojokan perumahan di kawasan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur.

Sebuah rumah dengan luas tanah 98m2 dan luas bangunan 90m2 begitu terlihat cantik berkat sentuhan tangan dingin Retno. Meski rumah ini telah dibeli sejak tahun 2012, namun baru pada tahun 2020 kemarin mereka benar-benar lega, merasa aman dan nyaman.

Mau punya rumah yang nyaman seperti rumah Retno di kawasan Malang, Jawa Timur, yang potensi investasinya tumbuh subur? Temukan pilihan rumahnya mulai harga Rp300 jutaan di sini!

Sebuah cerita tentang kegigihan dan keyakinan untuk punya rumah sendiri, menciptakan rumah impian yang nyaman, serta buah kesabaran dalam menghadapi setiap masalah yang tanpa disangka-sangka hadir di depan mata.

Cerita Rumah Retno: Jelang Pernikahan, Cari Rumah Kontrakan 

Cerita Rumah Retno: Jelang Pernikahan, Cari Rumah Kontrakan

Rumah milik Retno yang sekarang ini, adalah rumah kontrakan yang pada tahun 2008 itu ia sewa.

“Cerita tentang rumah ini, mulanya dulu karena rencana 6 bulan ke depan itu mau nikah, nyari rumah buat ditempatin setelah nikah. Tapi karena belum ada dana, terpaksa cari rumah kontrakan dulu,” ujar Retno mengawali kisahnya.

Kala itu tahun 2008. Retno kebetulan bekerja di sebuah manajemen mal milik sebuah pengembang ternama di Kota Malang. Nah, rumah milik Retno yang sekarang ini, adalah rumah kontrakan yang pada tahun 2008 itu ia sewa.

Dahulu saat berkeliling mencari rumah kontrakan, rumah ini nyaris terlewat. Retno berkeliling mencari rumah yang bisa ia sewa di perumahan yang saat itu baru satu tahun berdiri. Rumah baru itu memang kosong, dan tidak ada tanda-tanda akan disewakan.

Namun tetangga di depan rumah tersebut mengatakan bahwa sepertinya rumahnya mau disewakan. Retno pun diberi nomor telpon pemilik rumah tersebut. Namun setelah Retno hubungi, dengan tegas suara lelaki yang menjawab mengatakan bahwa rumah tersebut tidak dikontrakkan.

Menikah Dulu Atau Beli Rumah Dulu?

Membeli Rumah, Ruko, dan Properti Lainnya

Menikah Dulu Atau Beli Rumah Dulu?

“Selang beberapa hari saya mendapat telpon, ternyata dari istri sang pemilik rumah tersebut. Ia mengatakan bahwa rumahnya hendak dikontrakkan, tapi hanya satu tahun. Saya pikir tak apa deh, saya sreg karena lokasinya dekat dengan kantor saya. Akhirnya saya pun kontrak di rumah itu,” ujar Retno.

Singkat cerita, setelah hampir setahun berlalu, Retno pun mengajukan permintaan untuk bisa mengontrak lagi. Dan permintaannya pun dibolehkan meski hanya satu tahun lagi. Namun jika sebelumnya harga sewanya Rp3,5 juta setahun, tahun kedua ini naik jadi Rp4,5 juta setahunnya.

Selama dua tahun itu Retno dan Dedik terus menabung, karena niatan ingin membeli rumah sejak akan menikah harus segera terealisasi. Retno dan Dedik juga mulai mencari-cari rumah yang sekiranya cocok untuk mereka. Pencarian dilakukan melalui internet seperti pada listing properti di jual milik Rumah.com, hingga survei langsung ke perumahan baru.

Cerita Rumah Retno: Terlanjur Nyaman Tinggal di Rumah Kontrakan

Cerita Rumah Retno: Terlanjur Nyaman Tinggal di Rumah Kontrakan

meskipun sedang mencari rumah yang ingin dibeli, namun Retno memiliki keyakinan bahwa suatu hari rumah yang mereka sewa ini akan dijual. Ia pun terus berdoa untuk hal itu.

“Selama dua tahun tinggal di rumah kontrakan, kita memang sudah sangat kerasan. Tetangganya seumuran, anak-anak juga seumuran. Wah, sama tetangga itu sudah kayak saudara,” jelas Retno yang ketika itu ingin sekali bisa membeli rumah tersebut.

Ada banyak alasan mengapa Retno dan Dedik ingin segera membeli rumah, yang memang sudah diniatkan sejak akan menikah. Selain tidak ingin selamanya harus terus-terusan mengontrak, juga agar bisa leluasa mendekor rumah sesuai keinginan.

Retno memang banyak membenahi rumah kontrakan tersebut, namun jelas tidak bisa melakukan renovasi besar atau permanen seperti yang diinginkan. Dan meskipun sedang mencari rumah yang ingin dibeli, namun Retno memiliki keyakinan bahwa suatu hari rumah yang mereka sewa ini akan dijual. Ia pun terus berdoa untuk itu.

“Ketika mau tahun ketiga, saya tanya lagi ke pemilik rumah kontrakan, kali ini pertanyaannya beda. Saya bilang: rumahnya kalau boleh saya beli ya,” ujar Retno. Ia tahu bahwa suami istri ini sedang tidak sepaham tentang masalah rumah yang Retno sewa ini, sang suami tidak mau menjual namun sang istri ingin menjual.

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

AreaInsider

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

Istri pemilik rumah senang karena Retno terlihat merawat rumah tersebut sejak awal menyewa rumahnya. Mulai dari mengecat dinding rumah, menanami rumput di halaman, dan tidak pernah komplain jika ada kerusakan-kerusakan kecil seperti bocor misalnya.

Keungulan rumah ini memang banyak. Suasana klaster yang memberi rasa aman dan nyaman, posisi rumah yang berada paling pojok atau di hook, memang sayang kalau sampai rumah itu dijual dan Retno tidak beli.

“Perumahan ini juga dekat dengan jalan raya propinsi, jadi keluarga saya terutama orang tua yang tinggal di Sidoarjo, sangat mudah ke sini. Turun dari bis dan bisa jalan kaki menuju rumah. Dari sini ke Tol juga nggak sampai 5 menit. Aksesnya mudah dan sangat strategis,” papar Retno.

Cerita Rumah Retno: Rumah Kontrakan Dibeli, Langsung Renovasi

Cerita Rumah Retno: Rumah Kontrakan Dibeli, Langsung Renovasi

Setelah kantor Dedik melunasi pembelian rumah tersebut, Retno langsung melakukan serangkaian renovasi.

Retno dan suami sangat berharap rumah tersebut dijual agar bisa dibeli, selain memang sudah sangat cocok, di perumahan tersebut juga sudah tidak ada lagi unit rumah yang dijual. Mereka juga gigih bertanya ke sang pemilik, plus dengan sedikit bujukan.

“Suatu hari istri pemilik menelpon saya, mengabarkan kalau tiba-tiba suaminya setuju untuk jual rumah yang saya sewa ini. Syaratnya, tolong jangan ditawar. Mumpung suaminya saat itu mau jual,” ujar Retno.

Retno dan Dedik pun langsung merasa lega dan menyambutnya dengan gembira, apalagi harga yang ditawarkan pun bagus. Jika pada tahun 2007 sang pemilik membeli dengan harga Rp150 juta, maka ia menjual ke Retno sekitar 1,5 kali lipatnya saja. Jauh dari harga pasar rumah di area tersebut yang telah mencapai Rp325 juta pada tahun 2012.

Kebetulan Dedik juga bekerja sebagai karyawan di sebuah bank milik pemerintah. Dan aturan dari tempatnya bekerja, karyawan yang telah bekerja minimal 4 tahun, bisa mendapatkan fasilitas kredit dari kantor yang peruntukannya bisa apa saja. Retno dan Dedik pun memanfaatkan fasilitas kredit ini tidak hanya untuk pembelian rumahnya saja, tapi sekaligus dana untuk renovasinya.

Penting! Inilah Pengertian Tenor dan Jenisnya yang Perlu Anda Ketahui

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Penting! Inilah Pengertian Tenor dan Jenisnya yang Perlu Anda Ketahui

“Setelah dihitung-hitung, plafon kredit ternyata cukup untuk peminjaman dana beli rumah sekaligus renovasinya. Bunganya terhitung ringan dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk DP pula. Cicilannya setiap bulan juga dipotong dari gaji suami,” papar Retno.

Retno menambahkan, “Karena kami ingin cicilan bulanannya seminim mungkin, jadi suami sengaja mengambil tenor panjang, sampai masa pensiun.” Beruntung bagi Retno dan Dedik, berkat fasilitas kredit dari kantor, tabungan mereka pun jadi tidak terpakai untuk bayar DP rumah yang kemudian digunakan untuk membeli mobil.

Setelah kantor Dedik melunasi pembelian rumah tersebut, Retno langsung melakukan serangkaian renovasi. Mulai dari mengubah taman menjadi dapur, mengubah fasad depan, memindahkan dua kamar yang awalnya di depan ke area taman belakang, sehingga ruang tamu jadi lebih lapang.

Cerita Rumah Retno: Tembok Rumah Retak Imbas Land Clearing

Cerita Rumah Retno: Tembok Rumah Retak Imbas Land Clearing Pembangunan Hotel dan Apartemen

Selama setahun, kamar belakang akhirnya tidak berani dipakai demi keamanan. Negosiasi untuk mencari win-win solution juga terus dilaksanakan.

Pada tahun 2019, tepatnya 7 tahun setelah Retno dan keluarganya berhasil membeli rumah kontrakan tersebut, cobaan tiba-tiba datang. Tepat di belakang deretan rumah Retno, akan ada rencana pembangunan hotel dan apartemen.

Walaupun rencana pembangunan besar tersebut baru akan dilakukan pada tahun 2022, namun mereka sudah melakukan pembersihan lahan (land clearing) serta membangun beberapa unit townhouse.

“Wah getarannya membuat salah satu kamar di belakang temboknya retak. Sampai tanaman liar dan cahaya bisa masuk!” papar Retno. Batas pagar proyek pembangunan tersebut memang sangat dekat, hanya berjarak sekitar 10 meter saja dari area belakang rumah Retno.

Proses land clearing di sini merupakan proses menyiapkan lahan untuk dijadikan area pembangunan properti. Dalam praktiknya, hal ini baru bisa dilakukan ketika perusahaan pembangun tersebut telah mengantongi izin dari pemerintah dan lulus studi kelayakan Amdal.

Temukan juga beragam tips, panduan, dan informasi mengenai pembelian rumah, KPR, pajak, hingga legalitas properti di Panduan Rumah.com

“Kontur tanah di Malang itu berundak-undak. Proyek pembangunan yang hanya berjarak 10 meter dari dinding belakang rumah saya itu menyebabkan 7 rumah terimbas, tapi paling parah rumah saya karena di hook,” ujar Retno dengan nada sedikit berapi-api.  

Proyek pembangunan itu sendiri berada di dataran yang lebih rendah dari area perumahan Retno. Bahkan Retno sempat melihat dari halaman area proyek ke arah rumahnya, terlihat posisi rumah Retno menjadi agak miring.

Selama setahun, kamar belakang akhirnya tidak berani dipakai demi keamanan. Negosiasi untuk mencari win-win solution juga terus dilaksanakan. Prosesnya sedikit lama karena terkait dengan banyak pihak.

Cerita Rumah Retno: Sempat Coba Jual Rumah Pakai Jasa Tiga Agen Properti

Cerita Rumah Retno: Coba Jual Rumah Pakai Jasa Tiga Agen Properti

Semua agen properti memberikan jawaban yang sama, mereka tidak sanggup menjual dengan kondisi rumah yang terdampak proyek land clearing.

“Saya sudah punya rencana mau jual rumah ini karena hopeless. Lewat listing properti di jual milik Rumah.com saya sudah mengecek harga rumah, aturan menjual rumah menggunakan agen properti, berapa presentase biaya yang harus saya bayarkan ke agen, hingga akhirnya sempat menggunakan jasa tiga agen properti untuk coba menjual rumah ini,” ujar Retno.

Namun semua agen properti memberikan jawaban yang sama, mereka tidak sanggup menjual dengan kondisi rumah yang seperti itu. Mereka menyarankan Retno untuk membetulkan rumah tersebut terlebih dahulu sebelum dijual.

Sementara itu, dari pihak proyek pembangunan hotel dan apartemen tersebut membuat plengsengan atau tembok yang berfungsi sebagai penahan dampak getaran untuk menahan longsor. Ini sebagai bentuk upaya awal, sambil terus bernegosiasi dengan warga terkait solusi yang bisa dilakukan.

“Pada suatu hari utusan dari pihak proyek pembangun mendatangi kita dan menawarkan solusi sesuai dengan permintaan kami agar seluruh kerusakan rumah akibat pembangunan proyek bisa diperbaiki. Namun menggunakan tukang dari mereka,” ungkap Retno.

Tip Rumah
Ketika hendak menjual rumah, ada banyak manfaat yang bisa didapat jika menggunakan jasa agen properti. Di antaranya memberikan saran dan solusi kepada penjual agar properti yang ditawarkan mampu memikat hati pembeli, dan mampu memengaruhi klien yang potensial untuk membeli.

Enam rumah atau tetangga Retno menyetujui hal ini. Mereka menandatangani surat perjanjian. Namun Retno dan Dedik belum setuju sepenuhnya. Kondisi rumah Retno yang paling dekat dengan pagar pembatas harus ditangani dengan lebih serius.

“Saya enggak percaya dengan tawaran menggunakan tukang mereka. Mereka memang menyanggupi seluruh perbaikan selesai dalam 3 bulan saja. Sementara, saat itu saja belum dimulai pembangunan hotel dan apartemennya. Bagaimana nanti kalau sudah dimulai?!" tukas Retno.

"Kalau pondasi rumah saya tidak dibangun ulang, saya tidak merasa aman. Dan proses tersebut tidak bisa selesai dalam 3 bulan saja. Saya pernah kerja di pengembang, jadi saya cukup mengerti mengenai hal ini. Saya tidak mau rumah direnovasi asal-asalan,” papar Retno lagi.

Cerita Rumah Retno: Pilih Kontraktor Sendiri untuk Bangun Pondasi

Cerita Rumah Retno: Pilih Kontraktor Sendiri untuk Bangun Pondasi

Rumah Retno pun selesai dibangun dalam 6 bulan. Seluruhnya dihancurkan dan rumah berdiri dengan pondasi baru, yang tentunya lebih kuat dan aman.

Akhirnya Retno memilih opsi menggunakan jasa kontraktor pilihannya sendiri untuk memperbaiki rumahnya. “Untuk menggunakan jasa kontraktor, tentunya saya mencari yang sebagus mungkin, harga seminim mungkin, tapi hasilnya sebaik mungkin,” tegas Retno.

Retno pun membagi tipsnya, “Mencari kontraktor terpercaya memang bisa dari referensi orang lain atau melalui situs online. Tapi jangan lupa untuk mengecek beberapa hal lagi. Biasanya kontraktor berkualitas juga punya situs website, cek juga alamat kantor yang bisa dikunjungi."

"Cek juga apakah izin usahanya masih berlaku atau tidak. Lalu cari tahu proyek yang pernah mereka buat, lihat langsung hasil kerjanya seperti apa. Pilih kontraktor yang kasih penawaran harga sewajarnya, yang disusun dalam rencana anggaran dan biaya (RAB) yang jelas," tambah Retno.

Tak kalah penting, kontraktor yang baik harus mau memberikan jaminan atau garansi yang telah disepakati bersama. Misalnya garansi perbaikan jika tiba-tiba ada kebocoran pada atap atau talang air karena waktu pemasangan sedang dalam musim kemarau, tidak ada hujan, sehingga tidak diketahui apakah memang tidak bocor.

Mengenal Jasa Kontraktor dan 3 Cakupan Kerjanya

Tips Rumah dan Apartemen

Mengenal Jasa Kontraktor dan 3 Cakupan Kerjanya

"Jangan lupa untuk membuat surat perjanjian kerja (SPK) juga untuk mencegah kesalahpahaman saat pengerjaan. Isinya tentang detail jumlah jam kerja dan tarif yang disepakati. Hal ini untuk konsumen dapat mencegah proses pengerjaan yang lambat atau lewat dari tenggat waktu yang disepakati,” papar Retno. 

Dengan menggunakan jasa kontraktor pilihan Retno, rumah pun selesai dibangun dalam 6 bulan. Seluruhnya dihancurkan dan rumah berdiri dengan pondasi baru, yang tentunya lebih kuat dan aman. Jadi, jika nanti pembangunan proyek akan dimulai. Pondasi yang kuat tentunya akan aman menahan getaran.

Demi menjaga kenyamanan warga selama nanti masa pembangunan, pihak proyek pembangun juga membuat dokumen perjanjian pertanggungjawaban untuk para warga yang berada tepat di balik tembok batas proyek.

Cerita Rumah Retno: Rumah Minim Sekat yang Nilai Investasinya Naik 2 Kali Lipat

Cerita Rumah Retno: Rumah Minim Sekat yang Nilai Investasinya Naik 2 Kali Lipat

Selama hampir 10 tahun terakhir, peningkatan harga rumah Retno terhitung mencapai 2,5 kali lipat.

Kejelian mencari rumah berdasarkan lokasi yang strategis dan prospektif jelas akan membuahkan nilai investasi yang terus meningkat. Begitu pula dengan rumah Retno yang memiliki akses mudah dan berada di lokasi yang strategis.

Tahun ini harga rumah mereka kini sudah menyentuh kisaran harga Rp800 juta. Selama hampir 10 tahun terakhir peningkatannya terhitung mencapai 2,5 kali lipat. Maklum, selain berada di pinggir Kota Malang dengan akses yang mudah dicapai, baik ke tengah kota maupun jika ingin keluar kota, beberapa properti besar pun ada di sekitar kawasan perumahan mereka.

Fasilitas lengkap juga dimiliki oleh beberapa perumahan mewah di dekat rumah Retno seperti sport club, golf range, mal, tempat jajan kuliner, hingga sekolah swasta banyak tersedia. Hal ini menjadikan Retno dan keluarganya tak perlu ke tengah kota untuk mencari hiburan dan kebutuhan.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

“Sekarang rasanya rumah lebih sesuai dengan karakter kami sekeluarga. Minim sekat sehingga semua mudah berinteraksi. Masih mimpi sih punya rooftop dan menambahkan mezzanine, ha ha ha,” ujar Retno.

Hobi Retno memotret dan mendekorasi rumah juga membuat akun Instagram miliknya sangat inspiratif. Keuntungan yang diakuinya dari membuat akun khusus tentang rumahnya, ia bisa bertemu dengan sesama pencinta dekorasi rumah se-Indonesia bahkan luar negeri untuk bertukar inspirasi dekor rumah.

Hobi ini pun dituangkannya pada kariernya kini. Ya, ia sudah tidak lagi bekerja kantoran, tapi membuat usaha @nodicake_malang yaitu party planner untuk anak-anak sekaligus menerima pesanan kue ulangtahun yang sangat cantik.

Itulah cerita pengalaman Retno yang beli rumah kontrakan karena terlanjur jatuh hati. Kondisi yang memaksa harus renovasi, bikin dekorasi rumahnya tampil menginspirasi. Masih banyak lagi kisah seputar perjuangan mewujudkan mimpi punya rumah sendiri lainnya yang juga tak kalah menginspirasi. Temukan kisahnya hanya di Cerita Rumah.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

 

Teks: Erin Metasari, Foto: Sony SM

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Rekomendasi Perumahan di Jawa Timur

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan