Mengenal Istilah Demplot dalam Pertanian dan Manfaatnya

Dalam pertanian ada istilah demplot yang merupakan aktivitas penyuluhan pertanian di suatu wilayah untuk mendemonstrasikan teknik-teknik pertanian.
Alt Text - Mengenal Istilah Demplot dalam Pertanian dan Manfaatnya
Dalam melakukan demplot pun ada banyak hal yang wajib diperhatikan. (Foto: Pexels - Karolina Grabowska)

RumahCom - Dalam pertanian ada banyak istilah yang wajib dikenal oleh para pelaku pertanian agar tidak salah langkah saat melakukan kegiatan bertani. Salah satunya adalah Demplot yang merupakan istilah dalam pertanian yang merupakan aktivitas penyuluhan pertanian di suatu wilayah. Bagi orang awam, mungkin istilah ini masih sangat asing namun sebagai informasi istilah demplot merupakan kepanjangan dari Demonstration Plot.

Dalam melakukan demplot pun ada banyak hal yang wajib diperhatikan. Mulai dari siapa saja yang wajib berpartisipasi dalam saat demplot berlangsung, hingga hal-hal apa saja yang dilakukan dalam demplot. Agar Anda dapat mengenal apa itu demplot lebih jauh dan cara menerapkannya di dalam pertanian, berikut pembahasan yang ada di dalam artikel kali ini:

  1. Apa itu Demplot?
  2. Kegiatan yang dilakukan dalam Penyuluhan
  3. Tujuan Demplot
  4. Siapa Saja yang Terlibat
  5. Manfaat Demplot untuk Masa Depan Pertanian
15 Ide Usaha Pertanian Rumahan yang Jadi Tren di 2021

Tips Rumah dan Apartemen

15 Ide Usaha Pertanian Rumahan yang Jadi Tren di 2021

Apa itu Demplot?

Biasanya kegiatan penyuluhan ini dilakukan di daerah yang memiliki lahan pertanian yang luas. (Foto: Pexels - Anna Shvets)

Biasanya kegiatan penyuluhan ini dilakukan di daerah yang memiliki lahan pertanian yang luas. (Foto: Pexels - Anna Shvets)

Demplot  atau demonstration plot adalah aktivitas penyuluhan pertanian di suatu wilayah dengan cara memperkenalkan dan memperagakan teknik-teknik pertanian. Dalam acara penyuluhan ini, biasanya pihak penyuluhan akan menjelaskan dan memperkenalkan keterampilan, varietas, teknologi, dan pupuk yang bisa dimanfaatkan dalam aktivitas pertanian.

Dilansir dari Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng demplot atau Demonstration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemonstrasikan. Demplot bisa berupa Inovasi teknologi budidaya, VUB (Varietas Unggul Baru), Pemupukan dan lain-lain yang disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut.

Beberapa program yang dicanangkan pemerintah dalam aktivitas demplot biasanya memiliki  hubungan dengan tingkat produksi bahan-bahan pangan. Pemerintah mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dan upaya demonstrasi yang dilakukan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi pertanian.

Biasanya kegiatan penyuluhan ini dilakukan di daerah yang memiliki lahan pertanian yang luas. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa penyelenggaraan demplot diadakan di wilayah lain yang berpotensi dalam hal pertanian. Sehingga kegiatan penyuluhan ini dapat memanfaatkan potensi pertanian yang ada sehingga lebih maksimal.

Umumnya aktivitas penyuluhan ini akan dilakukan di daerah yang punya basis pertanian kuat. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan juga penyelenggaraannya diadakan di daerah-daerah yang memiliki potensi pertanian namun masih belum dimanfaatkan dengan maksimal.​​

Kegiatan yang dilakukan dalam Penyuluhan Demplot

Pertemuan antar petani atau rapat biasa dilakukan di awal penyuluhan. (Foto: Pexels - Quang Nguyen Vinh)

Pertemuan antar petani atau rapat biasa dilakukan di awal penyuluhan. (Foto: Pexels - Quang Nguyen Vinh)

Dalam penyuluhan demplot ada beberapa tahap kegiatan yang wajib dilakukan saat kegiatan tersebut berlangsung. Setiap program penyuluhan biasanya memiliki susunan acara yang mengatur kegiatan apa saja yang akan dilakukan saat demplot berlangsung. Berikut daftar kegiatan lengkap yang dilakukan saat penyuluhan berlangsung:

  • Pertemuan antar petani atau rapat biasa dilakukan di awal penyuluhan. Hal ini dilakukan untuk memberikan penjelasan dasar mengenai tujuan demplot tersebut dan agenda apa saja yang akan diberikan.
  • Seminar biasa dihadirkan setelah penjelasan agenda apa saja yang akan dilakukan. Dalam seminar ini biasanya akan diberikan informasi-informasi terkait kegiatan-kegiatan pertanian mulai dari pemupukan hingga alat-alat pertanian terbaru.
  • Pemutaran materi video mengenai pertanian untuk memberikan edukasi terkait hal-hal apa saja yang bisa dilakukan saat bertani. Biasanya hal ini juga menjadi kegiatan untuk mendapatkan informasi terbaru terkait kemajuan teknologi di dunia pertanian lokal.
  • Diskusi kelompok tani dilakukan untuk bertukar pikiran dan pengalaman antar petani dan pemberi penyuluhan.
  • Demonstrasi atau praktek pertanian biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah para petani sudah memahami penjelasan yang diberikan. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk mendemonstrasikan dan melihat proses serta hasilnya.
  • Kunjungan ke usaha pertanian biasanya dilakukan oleh Dinas Pertanian untuk mengecek lahan pertanian masyarakat dan proses mereka dalam bercocok tanam.
  • Komunikasi melalui jaringan telepon dilakukan untuk berkomunikasi dengan para petani agar selalu menerapkan hal-hal yang diberikan saat penyuluhan.

Menarik ya ternyata informasi tentang demplot dan orang-orang yang terlibat dalam demplot. Apabila Anda sedang mencari lahan kosong untuk pertanian bisa cek listing tanah terbaik di bawah Rp250 jutaan di kawasan Cianjur!

Tujuan Demplot

Berdasarkan data dari riset Tech-Operation Aspac FAO sekitar 69% tanah pertanian di Indonesia rusak parah. (Foto: Pexels - Pixabay)

Berdasarkan data dari riset Tech-Operation Aspac FAO sekitar 69% tanah pertanian di Indonesia rusak parah. (Foto: Pexels - Pixabay)

Menurut situs Dinas Pertanian Kota Semarang kegiatan demplot dilaksanakan untuk memberikan contoh secara nyata tentang proses budidaya pertanian, dari pembibitan hingga panen. Sehingga petani atau masyarakat dapat membuktikan dan mengikuti budidaya bercocok tanam. Supaya kedepannya, petani atau masyarakat dapat mempraktekan prosesnya dengan baik.

Selain itu, dari pelaksanaan penyuluhan dengan cara demplot ini, hasil yang diharapkan adalah para petani dapat mengadopsi informasi, teknologi, ilmu, dan keterampilan yang sudah diperagakan dalam susunan acara. Dengan diberikannya informasi seusia susunan kegiatan, output yang dihasilkan adalah kuantitas dan kualitas produksi pertanian di wilayah tersebut semakin membaik.

Pihak pemberi penyuluhan juga diharapkan dapat mengajak para petani untuk mengadopsi varietas atau produk tani yang dipresentasikan. Keberhasilan dari tujuan demplot tergantung pada interaksi antara pihak pemberi penyuluhan dengan para petani atau masyarakat yang ikut serta dalam penyuluhan.

Selain itu, tujuan demplot lainnya adalah untuk mengedukasi para petani agar dapat memilih produk pupuk organik dan anti hama yang tepat. Berdasarkan data dari riset Tech-Operation Aspac FAO sekitar 69% tanah pertanian di Indonesia rusak parah. Hal ini diakibatkan oleh penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang kurang bijak.

Oleh sebab itu, demplot sangat diperlukan untuk mengedukasi para petani agar dapat menjaga lahan pertaniannya. Beberapa penyuluhan tersebut bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut, caranya dengan memberikan informasi mengenai cara mengolah lahan yang sudah rusak. Selain itu, demplot juga memiliki tujuan untuk membantu para petani yang terimbas dengan persebaran COVID-19 sejak 2020 lalu.

Persebaran virus corona ternyata berimbas besar pada sektor pertanian, terutama pada tingkat produktivitas petani yang cenderung menurun. Oleh karena itu, Dinas Pertanian tiap wilayah mengadakan penyuluhan-penyuluhan tersebut untuk menjawab permasalahan produksi di masa pandemi.

Tip Rumah
Dalam merawat tanaman atau lahan pertanian pilihlah pupuk organik untuk menghindari kerusakan tanah di area hunian Anda.

Siapa Saja yang Terlibat di Penyuluhan Demplot

Pihak penyelenggara biasanya adalah Dinas Pertanian masing-masing daerah. (Foto: Pexels - Thor Garlan)

Pihak penyelenggara biasanya adalah Dinas Pertanian masing-masing daerah. (Foto: Pexels - Thor Garlan)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada dua pihak yang ikut serta dalam penyuluhan demplot ini. Diantaranya adalah pihak penyelenggara atau pemberi penyuluhan dan para petani yang merupakan anggota yang mengikuti kegiatan demplot. Pihak penyelenggara biasanya adalah Dinas Pertanian masing-masing daerah.

Namun tidak menutup kemungkinan bahwa pihak penyelenggara berasal dari komunitas, badan, atau instansi yang berkaitan dengan sektor pertanian. Sedangkan anggota yang ikut serta dalam penyuluhan adalah para petani atau masyarakat yang memiliki lahan pertanian. Namun bisa juga masyarakat yang ingin belajar mengenai pertanian untuk ikut serta dalam penyuluhan demplot.

Edukasi dan demonstrasi pertanian ini bisa juga dilakukan di institusi pendidikan yang mengajarkan sektor pertanian. Namun biasanya tidak dilakukan secara lengkap seperti penyuluhan yang diberikan kepada para petani. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan anggota yang ikut serta dalam Demonstration Plot adalah mahasiswa atau pelajar.

Orang-orang yang terlibat tidak dibatasi usia dan jenis kelamin. Sehingga siapa saja bisa bebas ikut serta dan memiliki ketertarikan terhadap sektor pertanian. Bagi Anda yang tertarik untuk belajar bercocok tanam atau memiliki lahan pertanian kosong mungkin bisa ikut serta dalam pelatihan tersebut.

Tonton video yang informatif berikut ini untuk mempelajari tahapan membangun rumah tumbuh lebih mudah!

 

Manfaat Demplot untuk Masa Depan Pertanian

Metode ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan produktivitas pertanian saat musim hujan. (Foto: Pexels - Ashan Rai)

Metode ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan produktivitas pertanian saat musim hujan. (Foto: Pexels - Ashan Rai)

Salah satu manfaat demplot yang paling berdampak untuk pertanian adalah mengatasi curah hujan yang tinggi. Metode ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan produktivitas pertanian saat musim hujan. Biasanya, saat curah hujan tinggi memberi dampak besar terhadap komoditas pertanian hingga kerap kali mengakibatkan gagal panen.

Dikutip dari Bisnis.com para kelompok tani Ambalawi Jaya yang diwakili oleh Damrus memaparkan selama musim hujan petani bawang merah di Kecamatan Ambalawi mengalami penurunan produksi dan hanya bisa menghasilkan 15 ton per hektar. Akan tetapi pada program demplot dengan pola pemupukan berimbang, meski curah hujan cukup tinggi, hasilnya hasil panen tidak terpengaruh sama sekali.

“Umbi bawang yang dihasilkan juga jauh lebih besar dari biasanya. Apalagi kalau musim hujan seperti saat ini, pasti banyak yang busuk. Tapi hasil demplot sepertinya tidak terpengaruh curah hujan dan panen tetap maksimal,” ujar Damrus.

Itulah penjelasan detail mengenai demplot yang diterapkan di Indonesia. Sebagai masyarakat modern kita tidak boleh melupakan akar kita yakni sebagai negara agraris, sehingga tidak ada salahnya mengenal lebih dekat pada sektor pertanian.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan