Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey, Amankah?

Tim Editorial Rumah.com
Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey, Amankah?
RumahCom – Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga sering digunakan sebagai tabungan yang bisa dicairkan pemiliknya saat dibutuhkan. Jika membutuhkan dana, seseorang bisa menggadaikan sertifikat melalui bank.
Sayangnya, syarat dan proses yang harus dilalui biasanya cukup panjang dan hasilnya belum tentu diterima. Karena itu muncul lembaga keuangan non bank yang menawarkan opsi gadai sertifikat tanah tanpa survey.
Pertanyaannya, apakah tersebut aman? Apa saja syarat yang harus dipenuhi jika ingin gadai sertifikat tanah tanpa survey? Bagi Anda yang penasaran, yuk langsung simak artikel berikut karena tim Rumah.com akan membahas selengkapnya melalui poin-poin berikut ini:
  • Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey
  • Cara Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey
  • Syarat Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey
  • Risiko Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey

Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey

Meskipun prosesnya lebih rumit, gadai sertifikat tanah ke bank lebih aman. (Foto: iStock – Yin Yang)
Gadai sertifikat tanah tanpa survey adalah proses penggadaian sertifikat untuk mendapatkan sejumlah pinjaman uang. Cara ini biasanya dilakukan tidak melalui lembaga keuangan resmi seperti bank atau Pegadaian.
Mengapa demikian? Proses gadai sertifikat tanah atau rumah biasanya harus melalui tahapan cukup rumit dan memakan waktu yang tidak sebentar sebab pihak bank perlu melakukan survei ke lokasi bangunan/tanah yang dijadikan jaminan guna melihat kondisinya.
Jika lokasi yang disurvei dinilai tidak layak mendapat pinjaman maka proses pengajuan ditolak dan pemohon harus mencari cara lain. Karena itu, gadai sertifikat tanah tanpa survey sering dijadikan pilihan untuk mendapatkan pinjaman uang secara cepat dalam kondisi mendesak.
Gadai sertifikat tanah tanpa survey tentunya memiliki risiko yang lebih besar daripada yang disurvey. Sama halnya dengan membeli rumah, disarankan Anda lebih baik melakukan survey terlebih dahulu saat ingin membeli rumah. Cek daftar hunian dijual di kawasan Cinere dibawah Rp1 miliar di sini!

Cara Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey

Hitung kemampuan bayar sebelum mengajukan pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah. (Foto: iStock – People Images)
Melakukan gadai sertifikat tanah tanpa survey berarti Anda akan melakukan pinjaman uang pada pihak non-bank alias tidak resmi. Nilai sertifikat tanah/rumah yang sangat bernilai membuat Anda harus ekstra hati-hati dalam memilih lembaga peminjam dana. Agar tidak tertipu, inilah cara gadai sertifikat tanah tanpa survey yang perlu diperhatikan:

1. Pilih Lembaga Peminjam Dana yang Kredibel

Meskipun kondisi sedang mendesak, jangan sampai Anda gegabah dan sembarangan menggadaikan sertifikat tanah tanpa mengetahui latar belakang lembaga yang memberikan pinjaman.
Pastikan lembaga yang menerima gadai sertifikat tanah tanpa survey sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Cari tahu juga bagaimana skema pengelolaan dan cek aktivitas perusahaan misalnya melalui sosial media mereka, apakah aktif atau tidak.
Anda juga bisa memanfaatkan mesin pencarian untuk memeriksa apakah pernah ada laporan penipuan terhadap lembaga peminjam uang tersebut. Jangan pernah serahkan sertifikat tanah jika pihak peminjam tampak tidak jelas atau mencurigakan.

2. Cek Nama di Sertifikat

Ketika melakukan gadai sertifikat tanah tanpa survey, pastikan nama yang tertera di dokumen sama dengan pemohon. Lembaga peminjam dana biasanya enggan memberikan bantuan jika nama pemilik sertifikat beda dengan pemohon karena dikhawatirkan dokumen diambil tanpa sepengetahuan pemiliknya.

3. Gunakan SHM

Ada beberapa jenis kepemilikan sertifikat tanah seperti SHM (Sertifikat Hak Milik) dan SHGB (sertifikat Hak Guna Bangunan). Jika ingin mengajukan pinjaman, tanah/bangunan dengan status SHM akan lebih cepat disetujui karena status kepemilikannya lebih jelas.
Status HGB kurang diminati karena pemilik sertifikat biasanya memiliki masa pakai yang terbatas untuk tanah/bangunan yang dijaminkan misalnya maksimal 25 tahun untuk apartemen. Jika waktunya habis dan tidak diperpanjang, pemilik tidak lagi punya kuasa penuh atas unit bangunannya.

4. Hitung Cicilan

Hal penting ketika meminjam dana adalah pastikan Anda memiliki kemampuan bayar sesuai dengan uang yang diberikan. Jangan sampai akibat tidak mampu membayar cicilan sesuai tenggat waktu, sertifikat tanah/rumah akhirnya disita dan dijual oleh pemberi pinjaman.

5. Siapkan Dokumen Pendukung

Terakhir, dalam proses gadai sertifikat tanah tanpa survey, pastikan pemohon menyiapkan berbagai dokumen pendukung seperti KTP, KK, Surat Nikah, Slip Gaji, Mutasi Rekening, dan NPWP. Semakin cepat Anda melengkapi berkas tersebut, maka permohonan akan segera diproses.

Syarat Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey

Selain dokumen pribadi, pemohon akan diminta mengisi formulir permohonan pinjaman dana.
Meskipun pada gadai sertifikat tanah tanpa survey petugas tidak perlu melihat lokasi agunan, ada sejumlah persyaratan dokumen yang harus dipenuhi oleh pemohon antara lain:
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. NPWP
  4. Surat Nikah (Jika sudah menikah)
  5. Slip Gaji
  6. Mutasi Rekening Koran
  7. Sertifikat Tanah Asli
Jika semua persyaratan dokumen telah dilengkapi, pemohon juga akan diberikan formulir untuk diisi dengan berapa jumlah uang yang ingin dipinjam. Meskipun prosesnya terasa mudah, perlu diingat bahwa nominal dana yang cair bisa saja lebih rendah dari yang Anda ajukan karena pihak peminjam akan mempertimbangkan faktor risiko dari debitur seperti mutasi rekening, gaji yang diterima tiap bulannya, dan lainnya.

Tips Rumah.com

Bawalah saksi dan dokumentasikan proses penyerahan sertifikat pada saat serah terima dana pinjaman di lembaga keuangan non bank.

Risiko Gadai Sertifikat Tanah Tanpa Survey

Dana yang bisa dicairkan lembaga keuangan non bank umumnya hanya 50 persen dari nilai permohonan. (Foto: iStock – Yamtono Sardi)
Setelah mengetahui syarat mengajukan gadai sertifikat tanah tanpa survey, Anda perlu memahami risiko apa saja yang mungkin terjadi dari transaksi tersebut. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Risiko Keamanan

Menyerahkan sertifikat tanah pada lembaga keuangan non bank sangat berisiko tinggi. Jika tidak berhati-hati, seseorang mungkin saja memilih lembaga peminjam uang yang tidak kredibel dan akhirnya sertifikat justru dicuri. Karena itu, sebaiknya pilih lembaga yang telah diawasi OJK dan setelah melunasi pinjaman cek data kepemilikan sertifikat di BPN untuk memastikan sertifikat tidak dibalik nama tanpa sepengetahuan pemilik.

2. Dana Tidak Sesuai Keinginan

Cepatnya proses pengajuan pinjaman memang jadi keunggulan lembaga yang menerima gadai sertifikat tanah tanpa survey. Tapi di balik itu, kekurangan yang harus diperhatikan adalah jumlah dana yang bisa dicairkan rata-rata tidak sesuai dengan keinginan pemohon. Hanya sekitar 50 persen dari pengajuan yang akan diterima sementara bank atau pegadaian bisa memberi pinjaman hingga 75 persen dari permintaan Anda. Kondisi ini tentu memberatkan karena jumlah pinjaman yang tidak sebanding dengan nilai sertifikat tanah
Tonton video berikut ini untuk mendapat tips membuat financial planning yang baik agar bebas utang!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini