Hitungan Jawa Berdasarkan Primbon Weton untuk Jodoh dan Pernikahan

Kenali hitungan Jawa berdasarkan Primbon Weton secara lengkap pada artikel ini.
Hitungan Jawa Berdasarkan Primbon Weton untuk Jodoh dan Pernikahan
Perhitungan primbon weton masih banyak sekali digunakan hingga saat ini. (Foto: Woop)

RumahCom - Tidak bisa dipungkiri, bahwa suku Jawa merupakan salah satu suku di Indonesia yang masih memegang teguh adat-istiadat serta budaya yang mereka miliki. Hal ini juga yang mengakibatkan adanya sedikit percampuran kepercayaan yang mereka bawa sejak lahir dengan agama yang mereka miliki. Perlu diperhatikan, walaupun mayoritas masyarakat Jawa yang sudah beragama Islam, tetapi masih banyak yang menganut aliran kepercayaan nenek moyang mereka. Salah satu contohnya adalah hitungan Jawa yang sudah ditulis dalam primbon yang biasanya berisi tentang berbagai macam ramalan, termasuk juga weton.

Supaya Anda bisa lebih paham dan mengerti tentang penghitungan weton, maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Mengenal Hitungan Jawa, Primbon dan Weton
    1. Hitungan Jawa
    2. Hitungan Primbon
    3. Hitungan Weton
  2. Hitungan Jawa Weton untuk Jodoh dan Pernikahan
    1. Menghitung Weton Calon Pengantin
    2. Menghitung Hari Baik Berdasarkan Weton
  3. Tafsir Hasil Hitungan Jawa Weton untuk Jodoh dan Pernikahan

1. Mengenal Hitungan Jawa, Primbon dan Weton

Sejak dulu hingga sekarang, hitungan Jawa selalu akurat dan tepat. (Foto: Hops)

Sejak dulu hingga sekarang, hitungan Jawa selalu akurat dan tepat. (Foto: Hops)

Walaupun istilah weton ataupun primbon bukanlah suatu hal yang asing, tidak banyak orang yang mengerti apa itu weton dan apa itu primbon. Kebanyakan dari mereka hanya mengerti bahwa primbon dan weton adalah dua hal yang saling berkaitan dalam meramal masa depan di dalam budaya suku Jawa. Maka dari itu, jika Anda juga tidak tahu apa itu primbon dan weton, tidak ada salahnya sedikit belajar mengenai dua hal yang menjadi ciri khas suku Jawa ini.

1. Hitungan Jawa

Sebelum adanya penghitungan primbon atau weton, pertama kali masyarakat tradisional masih mengandalkan sebuah hitungan manual atau disebut sebagai hitungan Jawa. Penduduk menggunakan hitungan Jawa tersebut untuk mengetahui sekaligus menghitung berbagai hal yang ada seperti masalah jodoh, urusan pekerjaan hingga waktu yang tepat untuk menanam berbagai tanaman.

2. Hitungan Primbon

Sejak zaman dahulu, suku Jawa memang terkenal sebagai salah satu suku yang sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan. Hal ini karena suku Jawa memiliki hitungan Jawa yang berpendapat bahwa manusia mempunyai hubungan dengan alam semesta. Semua penghitungan ini tertulis dalam suatu buku atau kitab yang bernama primbon. Jadi, primbon bisa dikatakan sebagai kitab yang berisi tentang perhitungan serta ramalan yang digunakan dalam mengambil suatu keputusan.

Tiga Jenis Surat Tanah Perlu Kamu Tahu

Mengurus Sertifikat Tanah, Hukum, dan Pajak Properti

Tiga Jenis Surat Tanah Perlu Kamu Tahu

3. Hitungan Weton

Karena primbon berhubungan dengan perhitungan serta ramalan akan masa depan, maka muncullah weton. Secara gampang, weton bisa dikatakan sebagai perhitungan hari yang biasa digunakan dalam hitungan Jawa. Perhitungan hari menjadi suatu hal yang sangat penting bagi masyarakat suku Jawa karena mereka beranggapan bahwa hari adalah isyarat dari alam semesta. Dengan kata lain, jika mereka mendengarkan isyarat dari alam semesta, maka apa saja yang mereka lakukan pasti akan mendapat pertolongan dari alam semesta.

Dalam pernikahan, hitungan Jawa untuk weton sering dilakukan untuk mengetahui apakah calon mempelai sudah tepat jodoh. Bicara jodoh, buat Anda yang lagi cari rumah dan berharap berjodoh dengan Anda dari sisi kriteria maupun harga, cek pilihan rumahnya di kawasan BSD City dengan harga di bawah Rp1 M di sini!

Baca Juga:  Filosofi dan 5 Gambar Rumah Adat Jawa Tengah

2. Hitungan Jawa Weton untuk Jodoh dan Pernikahan

Masyarakat bisa mengenali dan mengetahui jodoh yang tepat menggunakan perhitungan secara manual. (Foto: YuKepo)

Masyarakat bisa mengenali dan mengetahui jodoh yang tepat menggunakan perhitungan secara manual. (Foto: YuKepo)

Salah satu contoh yang paling umum adalah perhitungan weton untuk pasangan atau pernikahan. Sampai saat ini, penentuan tanggal pernikahan di masyarakat Jawa masih menggunakan hitungan Jawa berupa weton. Dengan menghitung weton, pasangan pengantin juga bisa diramal kira-kira bagaimana masa depan pernikahannya. Tentu saja hal tersebut dengan cara yang berbeda.

Menghitung weton dalam menentukan pasangan yang tepat atau juga tanggal pernikahan yang tepat bukanlah suatu hal yang sulit. Cara menghitung weton calon pengantin dan menentukan hari pernikahan yang tepat bukanlah suatu hal yang sulit.

1. Menghitung Weton Calon Pengantin

Memilih pasangan bukanlah suatu hal yang mudah. Hal ini karena pernikahan sebaiknya dilakukan sekali seumur hidup. Hal ini juga yang membuat masyarakat Jawa mempunyai hitungan Jawa yang harus dipenuhi dalam memilih pasangan yang biasa disebut weton. Dalam menghitung weton, ada dua hal yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah hari kelahiran calon pengantin dan yang kedua adalah pasarannya.

Hari kelahiran dan pasaran memiliki angkanya masing-masing yang harus dijumlahkan. Angka tersebut biasa disebut neptu. Hasil penjumlahan neptu nantinya akan merujuk kembali kepada primbon yang akan menentukan apakah masa depan kedua calon pengantin akan baik atau tidak berdasarkan hitungan Jawa. Berikut tabel yang bisa digunakan dalam menghitung weton calon pengantin.

Senin

4

Kliwon

8

Selasa

3

Legi

5

Rabu

7

Pahing

9

Kamis

8

Pon

7

Jumat

6

Wage

4

Sabtu

9

 

 

Minggu

5

 

 

2. Menghitung Hari Baik Berdasarkan Weton

Sedikit berbeda dengan menghitung weton calon pengantin, dalam menentukan hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan, ada rumus dalam menghitungnya. Rumus yang digunakan adalah jumlah neptu kedua calon pengantin jika ditambahkan hari baik lalu dibagi dengan angka lima hasilnya harus menyisakan tiga. Untuk mengetahui neptu berapa saja yang bisa digunakan dalam hitungan Jawa, berikut tabelnya.

Senin

12

9

13

10

8

Selasa

11

8

12

11

7

Rabu

15

12

16

14

11

Kamis

16

13

17

15

12

Jumat

14

11

15

13

10

Sabtu

17

14

18

16

13

Minggu

13

10

14

12

9

Secara mudah, rumusnya adalah sebagai berikut (neptu pengantin + HARI BAIK) : 5 = LEBIH TIGA. Untuk menentukan hari baik, maka tabel di atas bisa digunakan. Sebagai contoh, jika neptu calon pengantin 24, maka untuk menghasilkan LEBIH TIGA, angka yang harus digunakan untuk HARI BAIK adalah 4, 9, atau 14. Dengan begitu, hasil akhirnya adalah 5 lebih 3, 6 lebih 3, atau 7 lebih 3.

Akan tetapi, bagaimana cara menggunakan hitungan Jawa untuk menentukan hari baik? Untuk menentukannya, cari apakah hari baik ada di dalam tabel di atas. Dari angka 4, 9, dan 14, yang ada di tabel adalah angka 9 dan 14. Maka, hari dan pasaran yang baik adalah yang mempunyai hasil 9 atau 14. Contoh hari baik dengan hasil 9 adalah Senin Legi ataupun Minggu Wage. Sedangkan untuk hari baik dengan hasil 14 adalah Jumat Kliwon, Sabtu Legi, Minggu Pahing, dan juga Rabu Pon.

Tip Rumah
Sebelum Anda menikah, usahakan untuk menghitung hari baik terlebih dahulu supaya pernikahannya lancar dan berjalan dengan baik.

3. Tafsir Hasil Hitungan Jawa Weton untuk Jodoh dan Pernikahan

Kenali tafsir hitungan dengan baik untuk mengetahui waktu menikah dengan pasangan Anda. (Foto: Tokopedia)

Kenali tafsir hitungan dengan baik untuk mengetahui waktu menikah dengan pasangan Anda. (Foto: Tokopedia)

Setelah mengetahui neptu dari kedua pasangan, maka langkah selanjutnya adalah memeriksa tafsir hubungan berdasarkan neptu tersebut. Dalam primbon hitungan Jawa, ada beberapa tafsir weton jodoh yang sering dikaitkan dengan hubungan pasangan berdasarkan neptu calon pengantin.

  • Dalam bahasa Jawa, pegat artinya cerai atau berpisah. Jadi, jika neptu calon pengantin berjumlah 1, 9, 17, 25, ataupun 33, maka kemungkinan besar pasangan tersebut akan pisah di tengah jalan. Rumah tangga pasangan dengan neptu ini biasanya akan dirundung banyak masalah.
  • Padu dalam bahasa Jawa dan bahasa Indonesia memiliki makna yang bertolak belakang. Padu dalam bahasa Jawa artinya pertengkaran. Berdasarkan hitungan Jawa, pasangan dengan neptu padu akan sering bertengkar. Ada kemungkinan pasangan dengan neptu ini akan berpisah. Akan tetapi, semua bergantung kepada pasangan pengantin. Padu memiliki neptu 6, 14, 22, dan 30.
  • Sujanan memiliki makna yang mirip dengan Padu. Akan tetapi, pasangan dengan tafsir Sujanan biasanya akan menghadapi masalah dengan perselingkuhan. Neptu untuk Sujanan adalah 7, 15, 23, dan 31.
  • Berdasarkan hitungan Jawa, Topo adalah gambaran hidup manusia seutuhnya. Tafsir ini mengatakan bahwa pasangan akan memiliki banyak masalah di awal pernikahan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, semuanya akan membaik selama pasangan tersebut bisa bertahan. Neptu untuk Topo adalah 4, 12, 20, 28, dan 36.
  • Sesuai namanya, pasangan ini akan hidup bagaikan seorang ratu dengan banyak harta dan hidup harmonis. Dewi fortuna akan selalu bersama pasangan ini. Neptu untuk Ratu adalah 2, 10, 18, 26, dan 34.
  • 3, 11, 19, 27, dan 35 adalah neptu impian dalam hitungan Jawa karena neptu tersebut berarti Jodoh. Pasangan dengan neptu ini dipercaya akan memiliki rumah tangga yang harmonis hingga Tuhan memisahkan.
  • Banyak yang beranggapan bahwa Tinari lebih baik dari Jodoh karena Tinari juga menggambarkan kemapanan finansial. Dengan kata lain, pasangan dengan tafsir Tinari biasanya akan hidup bahagia dengan kondisi keuangan yang berkecukupan. Neptu untuk tafsir Tinari adalah 5, 13, 21, dan 29.
  • Yang terakhir adalah Pesthi, yaitu keluarga yang Sakinah, Mawadah, dan Warohmah. Bagi masyarakat Jawa yang tergolong agamis, hitungan Jawa ini adalah yang terbaik karena kebahagiaan pasangan bukan Cuma di dunia, tetapi juga di akhirat. Neptu untuk Pesthi adalah 8, 16, 254, dan 32.

Itulah pembahasan lengkap mengenai hitungan jawa berdasarkan primbon weton untuk jodoh dan pernikahan yang bisa menjadi referensi terbaik bagi Anda. Pastikan untuk melakukan penghitungan secara lengkap dan mendetail supaya tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan.

Melalui video yang informatif dan menarik berikut ini, Anda bisa mempelajari cara mudah untuk melakukan investasi rumah dengan menggunakan KPR!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Cari Rumah Baru di Bandung?

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan