Ikuti 8 Tahap Pintar Beli Rumah Baru

couple searching a new big house, paper house with key
couple searching a new big house, paper house with key on wooden background

 

Niat untuk pergi dari rumah kontrakan dan tinggal di rumah sendiri semakin membara. Sebagai buktinya, Anda lantas mempersiapkan sejumlah strategi agar rencana baik ini tak lagi sekedar impian semata.

Strategi awal yang Anda lakukan boleh jadi ialah menyusuri perumahan/klaster yang harganya sesuai kantong dan lokasinya tak jauh dari kantor, mengulik informasi seputar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari berbagai sumber, hingga mencoba mengetahui suku bunga bank ter-update.

Nah, bagi Anda yang berencana membeli rumah baru dalam waktu dekat, selain menyiapkan dana, ada baiknya Anda juga mengikuti panduan yang bisa memudahkan Anda menemukan hunian terbaik untuk keluarga. Ini dia langkahnya;

1. Manfaatkan jasa agen real estate

Tidak ada salahnya juga meminta informasi dari  agen mengenai rumah yang sedang dijual. Banyak pengembang properti yang menggunakan jasa agen untuk memasarkan proyek terbarunya.

Selain memiliki informasi terkini, mereka juga punya wawasan luas mengenai prospek properti di suatu lokasi beserta kisaran harga dan fasilitas publik yang ada di sekitarnya.

2. Mengecek pekerjaan kontraktor

Ada beberapa pengembang besar yang telah berpengalaman menggarap perumahan berskala besar, namun ada pula yang belum teruji kredibilitasnya. Jika Anda ragu dengan hasil pekerjaan mereka, tidak ada salahnya mengecek langsung ke lokasi tempat mereka menggarap proyek terbaru.

Cek legalitas izin pembangunan, apakah mereka mematuhi hukum dan menjalankan bisnisnya dengan disiplin? Anda juga bisa mencari tahu hal ini lewat konsumen sebelumnya.

3. Mengenal lingkungan sekitar

Sebelum membeli, cari tahu sebanyak mungkin mengenai area tempat tinggal. Ketahui budaya masyarakat sekitar beserta tingkat kriminalitasnya dengan berkeliling di sekitar perumahan beberapa kali dalam seminggu.

4. Jangan terlalu banyak kustom

Pilih tipe rumah yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Ada beberapa pengembang yang menawarkan kustomisasi pada fasad dan denah ruangan. Meski demikian jangan terlalu banyak melakukan perubahan, khususnya pada bagian eksterior bangunan.

Tetap buat rumah Anda nampak ‘serupa’ dengan beberapa unit rumah disekitar agar tidak nampak mencolok.

5. Memahami denah ruang

Biasanya pemetaan denah ruang dilengkapi dengan ukuran ruangan dengan skala tertentu. Pelajari ukuran ruangan dengan baik agar Anda bisa memiliki visualisasi yang jelas mengenai fungsi ruang satu sama lain.

Beberapa pengembang bahkan ada yang melengkapi proyeknya dengan teknologi virtual reality. Teknologi ini memungkinkan Anda melakukan tur virtual ke dalam proyek seperti berada di dalam ruangannya tanpa Anda perlu datang ke lokasi proyeknya.

6. Bertanya soal garansi

Pada umumnya pengembang menawarkan garansi bahan bangunan dan pekerjaan sekitar tiga bulan setelah proses serah terima. Namun Anda harus bertanya lebih detil mengenai risiko kerusakan yang terjadi jika musim hujan baru berlangsung lebih dari jangka waktu tiga bulan.

Jangan sampai ketika musim hujan tiba, klaim garansi sudah hangus.

7. Lakukan survei langsung

Sebelum melakukan proses akad jual beli, ada baiknya jika Anda melakukan survei ke unit rumah tersebut. Anda akan segera menempati rumah tersebut, maka sebelum resmi melakukan pembelian ada baiknya bertanya banyak hal sedetil mungkin kepada pengembang.

Ada banyak masalah yang tidak diduga yangg bisa terjadi pada rumah baru. Anda bisa meminta bantuan kontraktor kenalan untuk mengecek kondisi bangunan secara detil.

Untuk mendapatkan informasi seputar perumahan baru yang disertai ulasan mendalam dan terpercaya, sehingga sangat layak untuk dijadikan referensi membeli rumah baru, Anda bisa cek di sini.

Baca Selanjutnya

Masukan