Kamus Istilah KPR Terlengkap 2021

Di Indonesia, istilah KPR tentu sudah bukan sesuatu yang awam bagi masyarakat. KPR menjadi solusi paling jitu untuk masyarakat memiliki rumah.
1 Istilah KPR
Istilah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan. Sumber: Pexels - Sora Shimazaki

RumahCom – Istilah KPR atau Kredit Pemilikan Rumah merupakan suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah. Laman Sikapi Uangmu OJK menyebut, di Indonesia, saat ini dikenal ada 2 jenis KPR.

Pertama, KPR Subsidi. Istilah KPR ini digunakan untuk mendefinisikan kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Kedua, KPR Non Subsidi. Istilah KPR ini digunakan untuk menjelaskan KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.

Higga September 2021, Bank Indonesia (BI) mencatat seluruh kelompok penggunaan kredit telah tumbuh positif. Kenaikan kredit yang lebih tinggi tercatat pada KPR yakni sebesar 8,67 persen pada September 2021. Tumbuhnya kredit tersebut sejalan dengan tingginya permintaan kredit kepemilikan rumah.

Secara umum, persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan oleh bank untuk nasabah yang akan mengambil KPR relatif sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya. Untuk mengajukan KPR, pemohon harus melengkapi jumlah dokumen yang dipersyaratkan. KPR banyak dimanfaatkan oleh nasabah yang tidak harus menyediakan dana secara tunai untuk membeli rumah. Nasabah hanya cukup menyediakan uang muka. Karena KPR memiliki jangka waktu yang panjang, angsuran yang dibayar dapat diiringi dengan ekspektasi peningkatan penghasilan.

Supaya lebih memudahkan saat hendak mengambil KPR, sebaiknya Anda juga memahami terlebih dahulu istilah yang sering digunakan dalam KPR. Pasalnya istilah mengenai KPR cenderung terus meningkat, baik di kalangan akademisi, pemerintah, dunia usaha (khususnya perbankan dan pengembang), praktisi, maupun masyarakat, terutama setelah diterbitkannya Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011, tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Istilah-istilah KPR maupun definisi-definisi baru dapat menjadi acuan dalam menyamakan penafsiran atau persepsi, sehingga Anda dapat memanfaatkan sistem KPR secara optimal. Di bawah ini ulasan lengkapnya soal istilah KPR.

  1. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
  2. Uang Muka
  3. Tenor KPR
  4. BI Checking/iDeb SLIK
  5. Agunan
  6. Appraisal
  7. Roya
  8. Akad
  9. Balik Nama
  10. Akta Jual Beli (AJB)
  11. Plafon Kredit Bank di Indonesia
  12. Suku Bunga
  13. SBDK
  14. Loan to Value (LTV)
  15. Angsuran
  16. KPR Subsidi
  17. KPR Konvensional
  18. PPJB
  19. Sertifikat Properti
  20. Booking fee
  21. Nomor Urut Pemesanan (NUP)
Apa itu KPR? Pahami Syarat dan Jenisnya Di Sini

Mengajukan KPR Dan Mengatur Cicilan

Apa itu KPR? Pahami Syarat dan Jenisnya Di Sini

1. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Istilah KPR yang digunakan dalam perbankan syariah memiliki berbagai macam perbedaan dengan KPR pada bank konvensional. Sumber: Puri Rinda Residence, Jakarta Selatan

Istilah KPR yang digunakan dalam perbankan syariah memiliki berbagai macam perbedaan dengan KPR pada bank konvensional. Sumber: Puri Rinda Residence, Jakarta Selatan

Istilah KPR atau Kredit Pemilikan Rumah merupakan salah satu jenis pelayanan pembiayaan yang diberikan oleh bank kepada para nasabah yang menginginkan pinjaman khusus untuk memenuhi kebutuhan dalam pembangunan rumah atau renovasi rumah. Istilah KPR lainnya secara ringkas juga digunakan oleh Bank Indonesia sebagai suatu fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah.

Apabila dari beberapa definisi sebelumnya merupakan pengertian KPR, OJK juga menjelaskan bahwa KPR syariah biasa disebut Kepemilikan Pembiayaan Rumah (KPR) yang dapat berupa pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang guna membiayai pembelian rumah tinggal, baik baru maupun bekas dengan prinsip/ akad (murabahah) atau dengan akad syariah lainnya.

Istilah KPR yang digunakan dalam perbankan syariah memiliki berbagai macam perbedaan dengan KPR pada perbankan konvensional. Hal ini merupakan implikasi dari perbedaan prinsipal yang diterapkan perbankan syariah dan perbankan konvensional, yaitu konsep bagi hasil dan kerugian (profit and loss sharing) sebagai pengganti sistem bunga perbankan konvensional. Dalam produk pembiayaan kepemilikan rumah ini, terdapat beberapa perbedaan antara perbankan syariah dan perbankan konvensional, diantaranya adalah pemberlakuan sistem kredit dan sistem markup, kebolehan dan ketidakbolehan tawar menawar antara nasabah dengan bank, prosedur pembiayaan dan lain sebagainya

2. Uang Muka

Namun dalam ketentuan terbaru, kini besaran uang muka di sektor properti mulai dari 5%.  Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Namun dalam ketentuan terbaru, kini besaran uang muka di sektor properti mulai dari 5%.  Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Uang muka berasal dari bahasa Inggris down payment atau DP. Istilah KPR ini digunakan untuk menjelaskan sebagian pembayaran yang dilakukan pada awal pembelian, sementara sisanya akan dibayar kemudian. Lama waktu pembayaran ditentukan sesuai perjanjian di antara penjual dan pembeli.

Merujuk laman BRI, jumlah uang muka bergantung kepada aturan pemerintah yang berlaku, serta kesepakatan antara nasabah dengan developer. Namun umumnya developer menetapkan uang muka dalam kisaran tertentu bagi konsumen. Dengan begitu, uang muka untuk pembelian rumah itu bisa 10%, 20%, atau persentase lainnya. Cari rumah dengan uang muka rendah? Coba cek properti pilihan di Surabaya status SHM ini.

Sebelumnya memang sempat berlaku aturan berupa  DP sebesar 30%. Bahkan juga ada peraturan DP sampai 50% untuk rumah kedua, ketiga dan seterusnya.  Namun dalam ketentuan terbaru, kini DP di sektor properti mulai dari sebesar 5%. Peraturan ini ditetapkan oleh Bank Indonesia dan mulai berlaku sejak 2 Desember 2019. Harapannya dengan begitu sektor properti akan terus bertumbuh

Sebelumnya aturan untuk  DP adalah  rumah tapak tipe 21-70 adalah 15%. Kini uang muka tersebut turun menjadi 10% saja. Begitupun dengan uang KPR kepemilikan rumah kedua yang sebelumnya adalah 15% kini menjadi 10% untuk tipe rumah di bawah 21 dan tipe 21-70. Sedangkan untuk pembelian apartemen atau rumah susun, uang muka yang sebelumnya minimal 20% kini menjadi 15% saja.

Tak hanya itu, peraturan terbaru juga menyebutkan uang muka untuk KPR kedua rumah tapak berwawasan lingkungan tipe 21 - 70 kini hanya 5% saja. Adapun untuk tipe rumah di atas 70, maka uang muka yang perlu dibayarkan adalah sebesar 10%. Aturan terkait uang muka 5% ini juga berlaku untuk pembelian rumah susun atau apartemen berwawasan lingkungan dengan tipe di bawah 21 atau tipe 21-70. Sementara untuk apartemen dengan tipe di atas 70, maka uang mukanya adalah 10%.

3. Tenor KPR

KPR membagi tenor menjadi dua berdasarkan periode waktu. Sumber: Pexels - Ivan Samkov

KPR membagi tenor menjadi dua berdasarkan periode waktu. Sumber: Pexels - Ivan Samkov

Dalam istilah KPR juga dikenal tenor. Tenor KPR adalah sebuah jangka waktu dari pinjaman kredit yang Anda lakukan yang dimana Anda harus membayarkan sesuai dengan jangka waktu yang sudah disebutkan dan disetujui bersama. Untuk mempermudah Anda dalam melakukan KPR, kreditur atau bank akan memberikan beberapa opsi tenor berbeda yang bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan membayar Dana Pertama atau DP dan cicilan setiap bulannya.

KPR membagi tenor menjadi dua berdasarkan periode waktu. Pertama KPR tenor panjang. Sesuai istilah KPR, tenor ini memiliki waktu pengembalian yang panjang yakni mulai dari 3 hingga 30 tahun lamanya. Ada pula tenor pendek untuk menjelaskan tenor yang biasanya memiliki waktu pengembalian yang jauh lebih singkat dengan waktu mulai dari 1 bulan hingga maksimal selama 3 tahun.

4. BI Checking/iDeb SLIK

iDEB SLIK mumnya diperlukan saat Anda mengajukan pinjaman seperti KPr. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

iDEB SLIK mumnya diperlukan saat Anda mengajukan pinjaman seperti KPr. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Dalam istilah KPR dikenal juga BI Checking yang merupakan pengecekan riwayat kredit di Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia yang dilakukan oleh debitur. Hal ini saling dibagikan satu sama lain oleh bank dan lembaga keuangan. Informasi BI Checking tersebut umumnya diperlukan saat Anda mengajukan pinjaman seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), atau kartu kredit.

Informasi Debitur Individual Historis (IDI) digunakan dalam BI Checking untuk mengetahui apakah pembayaran kredit telah diterima (kolektibilitas) atau belum. Singkatnya, BI Checking adalah penentu apakah calon debitur memenuhi syarat untuk diberi pinjaman atau tidak.Ketika permohonan kredit seseorang berulang kali ditolak bank, bisa jadi karena kolektibilitasnya di Sistem Informasi Debitur buruk.

OJK memastikan, bank Indonesia memiliki Sistem Informasi Debitur/SID yang di dalamnya berisi informasi nasabah-nasabah yang memiliki kredit. Di dalam sistem tersebut akan terinformasikan apakah riwayat kredit nasabah tersebut baik atau buruk. Hal tersebut akan berdampak terhadap disetujuinya atau tidak pemberian fasilitas kredit selanjutnya. Istilah "Blacklist Bank" yang umum beredar di masyarakat sebenarnya mengacu pada data debitur bermasalah dalam Sistem Informasi Debitur (SIB) Bank Indonesia. Dengan beralihnya pengawasan perbankan kepada OJK sejak 31 Desember 2013, Sistem Informasi Debitur secara bertahap dialihkan pula kepada OJK.

5. Agunan

Sebenarnya, perbedaan agunan dan jaminan dalam istilah KPR dari segi bahasa tidak terlalu signifikan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Sebenarnya, perbedaan agunan dan jaminan dalam istilah KPR dari segi bahasa tidak terlalu signifikan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Agunan adalah jaminan tambahan yang diserahkan nasabah debitur kepada bank dalam rangka pemberian fasilitas kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip Syariah. Sayangnya, tidak semua jenis aset atau barang berharga bisa dijadikan agunan hutang. Agar bisa memenuhi syarat sebagai agunan harus memenuhi kriteria, antara lain yakni memiliki nilai ekonomi dan bisa ditukar dengan uang, Bisa diperjual-belikan atau barang bisa dipindahtangankan kepada pihak kreditur. Serta terdapat unsur yuridis sesuai Undang-undang dan likuiditas aset.

Sebenarnya, perbedaan agunan dengan jaminan dalam istilah KPR dari segi bahasa tidak terlalu signifikan. Akan tetapi, dalam dunia perbankan sangat penting diketahui agar akad transaksi layanan bisa lebih jelas. Jaminan sebagai kepercayaan bagi pihak bank yang telah yakin pada peminjam uang untuk sanggup dan mampu melunasi kewajiban hutang-hutangnya. Sedangkan agunan sebagai benda yang menjadi jaminan pelunasan hutang oleh si peminjam uang.

6. Appraisal

Istilah KPR yakni appraisal bermaksud fokus menilai keseluruhan dan kondisi dasar rumah. Sumber: Pexels - Kindel Media

Istilah KPR yakni appraisal bermaksud fokus menilai keseluruhan dan kondisi dasar rumah. Sumber: Pexels - Kindel Media

Appraisal adalah istilah KPR untuk penilaian rumah yang menentukan nilai pasar yang wajar dari sebuah rumah, yang memastikan pembeli membayar harga yang wajar untuk properti tersebut. Berbeda dengan pemeriksaan rumah yang mendalam dan secara khusus mencari setiap dan semua cacat kecil, penilai rumah saat appraisal lebih fokus pada nilai keseluruhan dan kondisi dasar rumah.

Situs Rocket Mortgage menjelaskan, penilai akan mempertimbangkan kondisi keseluruhan rumah, setiap peningkatan atau perbaikan yang dilakukan pada properti dan melakukan riset pasar ke rumah serupa di area tersebut untuk menghitung estimasi akhir nilai properti. Kemudian dilaporkan kembali ke pemberi pinjaman KPR Anda.

Berapa lama proses appraisal rumah? Umumnya proses appraisal membutuhkan waktu satu atau dua minggu. Berapa lama waktu penilaian tergantung pada jenis rumah yang dinilai dan areanya. Proses ini serupa ketika mendapatkan penilaian pembiayaan kembali, meskipun pemilik rumah yang membiayai kembali properti mereka diizinkan untuk menghadiri penilaian, sedangkan pembeli rumah tidak.

7. Roya

Istilah KPR lainnya yakni surat roya adalah dokumen penting untuk menyatakan sebuah aset tanah telah bebas hutang dari lembaga peminjaman bank. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska

Istilah KPR lainnya yakni surat roya adalah dokumen penting untuk menyatakan sebuah aset tanah telah bebas hutang dari lembaga peminjaman bank. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska

Roya adalah pencoretan pada buku tanah Hak Tanggungan karena hak tanggungan telah hapus. Hak Tanggungan dalam roya adalah hak jaminan atas tanah untuk pelunas hutang tertentu, yang memberikan kedudukan diutamakan kepada kreditor tertentu terhadap kreditor-kreditor lain. Anda dapat temukan informasinya pada Penghapusan Hak Tanggungan, Pasal 18 ayat (1) UU Hak Tanggungan yang berisi dijaminnya penghapusan hutang dan pembersihan hak tanggungan berdasarkan penetapan peringkat oleh Ketua Pengadilan Negeri.

Dengan banyaknya masyarakat yang membeli rumah dengan cara kredit atau angsuran, informasi surat roya seperti ini penting untuk diketahui terlebih di penghujung pelunasan cicilan rumah. Istilah KPR yakni surat roya adalah dokumen yang penting untuk menyatakan sebuah aset tanah telah bebas hutang dari lembaga peminjaman bank.

8. Akad

Dalam istilah KPR, akad adalah rangkaian proses kredit di mana pihak bank memberikan penjelasan kepada calon debitur terkait dokumen perjanjian. Sumber: Pexels - Ron Lach

Dalam istilah KPR, akad adalah rangkaian proses kredit di mana pihak bank memberikan penjelasan kepada calon debitur terkait dokumen perjanjian. Sumber: Pexels - Ron Lach

Akad adalah perjanjian dalam proses KPR. Bank dan nasabah membuat komitmen bersama bahwa masing-masing akan menjalani hak dan kewajiban sesuai ketentuan. Jadi, dalam istilah KPR, akad adalah rangkaian proses kredit kepemilikan di mana pihak bank memberikan penjelasan kepada calon debitur (pembeli rumah) agar dokumen perjanjian yang akan ditandatangani benar-benar dimengerti dan dapat disetujui kedua belah pihak. Akad merupakan puncak dari proses pengajuan KPR.

Setelah pihak bank menganalisis keuangan Anda, rumah yang dipilih, dan disetujui, barulah pihak bank memanggil debitur untuk melakukan akad. Sama seperti prosesi akad dalam pernikahan, penandatanganan akad KPR wajib dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya kreditur, debitur, notaris, dan pengembang.

9. Balik Nama

Balik nama sertifikat rumah biasanya didahului dengan proses jual beli. Sumber: Pexels - Ron Lach

Balik nama sertifikat rumah biasanya didahului dengan proses jual beli. Sumber: Pexels - Ron Lach

Balik nama merupakan proses penggantian nama di sertifikat hak milik (SHM) dari pemilik lama ke pemilik baru. Pada prinsipnya, balik nama sertifikat atau pengalihan hak sertifikat tentunya harus berdasarkan pada asas terang dan tunai. balik nama sertifikat rumah biasanya didahului dengan proses jual beli antara penjual selaku pemilik objek rumah KPR, dan pembeli dengan dilakukan proses alih debitur atau take over kredit bila ingin meneruskan pinjaman.

Namun terlebih dulu pembeli harus telah diverifikasi dan disetujui oleh pihak bank dalam pengajuan alih debitur tersebut. Setelah itu, proses alih debitur bisa segera dilakukan dan kelebihannya bila melakukan alih debitur atau take over KPR langsung di bank maka proses balik nama sertifikat akan lebih mudah.

10. Akta Jual Beli (AJB)

AJB bukan salah satu jenis sertifikat tanah, namun merupakan sebuah bukti sah adanya peralihan hak atas tanah karena proses jual-beli. Sumber: Pexels - Ron Lach

AJB bukan salah satu jenis sertifikat tanah, namun merupakan sebuah bukti sah adanya peralihan hak atas tanah karena proses jual-beli. Sumber: Pexels - Ron Lach

Akta Jual Beli (AJB) merupakan dokumen sah yang menjadi bukti peralihan hak atas tanah dari penjual kepada pembeli. Dibuat oleh notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT), dokumen ini merupakan bukti bahwa Anda merupakan pemilik sah dari tanah dan bangunan terkait. Selain dilakukan oleh pejabat khusus, penandatanganan harus dilakukan di hadapan notaris. AJB bukanlah bukti sah kepemilikan atas sebuah properti. AJB bukan salah satu jenis sertifikat tanah, namun merupakan sebuah bukti sah adanya peralihan hak atas tanah karena proses jual-beli.

11. Plafon Kredit Bank di Indonesia

Dalam istilah KPR, plafon kredit berarti jumlah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Sumber: Pexels - Anna Shvets

Dalam istilah KPR, plafon kredit berarti jumlah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Sumber: Pexels - Anna Shvets

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), plafon kredit adalah batas tertinggi (biaya, kredit dan sebagainya) yang disediakan. Dalam istilah KPR, plafon kredit berarti jumlah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah.

Cara menghitung plafon kredit adalah harga rumah dikurangi jumlah uang muka yang Anda bayarkan kepada bank. Sehingga uang muka akan sangat mempengaruhi jumlah plafon pinjaman yang Anda ajukan yang pada akhirnya akan mempengaruhi cicilan angsuran pinjaman rumah setiap bulan.

12. Suku Bunga

Bank menggunakan bunga tetap (fixed) atau bunga mengambang (floating). Sumber: Pexels - Nataliya Vaitkevich

Bank menggunakan bunga tetap (fixed) atau bunga mengambang (floating). Sumber: Pexels - Nataliya Vaitkevich

Bank menggunakan bunga tetap (fixed) atau bunga mengambang (floating). Bunga mengambang artinya bunga kredit dapat berubah setiap saat selama jangka waktu kredit. Sementara, bunga tetap berarti bunga tidak berubah selama jangka waktu kredit atau hanya pada jangka waktu tertentu.

Dengan bunga mengambang, besarnya jumlah bunga yang harus dibayar oleh debitur dapat berubah–ubah sesuai dengan tingkat bunga yang ditetapkan oleh bank. Umumnya, bank menetapkan besarnya suku bunga mengambang setiap bulan dan akan memberitahukan ke debitur secara tertulis, jika terdapat perubahan suku bunga.

13. SBDK

Informasi istilah KPR SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor bank dan/atau situs web Bank.Sumber: Pixabay - Free Photos

Informasi istilah KPR SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor bank dan/atau situs web Bank.Sumber: Pixabay - Free Photos

Istilah KPR SBDK merupakan kepanjangan dari Suku Bunga Dasar Kredit. Istilah KPR ini merupakan suku bunga acuan yang digunakan oleh bank sebagai dasar pemberian bunga kredit kepada nasabah. Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah.

SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK. Dalam kredit konsumsi non-KPR tidak termasuk penyaluran dana melalui kartu kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Informasi istilah KPR SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor bank dan/atau situs web Bank.

14. Loan to Value (LTV)

Istilah KPR yakni loan to value dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai rasio pinjaman terhadap nilai. Sumber: Pixabay - Nattanan 23

Istilah KPR yakni loan to value dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai rasio pinjaman terhadap nilai. Sumber: Pixabay - Nattanan 23

Istilah KPR LTV (Loan to Value) adalah rasio perbandingan antara jumlah pinjaman dengan harga jual tanah/ bangunan. Atau dengan kata lain istilah loan to value adalah istilah keuangan yang digunakan oleh pemberi pinjaman untuk mengekspresikan rasio pinjaman terhadap nilai aset yang dibeli. Pengertian lainnya, Loan to Value adalah pengukuran nilai risiko yang menghitung jumlah pinjaman sebagai persentase dari nilai agunan yang ada.

Dari pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa loan to value adalah alat yang digunakan untuk membandingkan jumlah pinjaman dengan nilai properti yang dibeli dengan tujuan mengevaluasi risiko suatu pinjaman. Rasio Loan to Value biasanya dihitung sebelum sebuah lembaga keuangan menyetujui suatu permohonan KPR atau pinjaman untuk properti. Penilaian pinjaman dengan rasio LTV yang tinggi dianggap sebagai pinjaman yang berisiko tinggi juga dan sebaliknya rasio LTV yang rendah dianggap sebagai pinjaman beresiko rendah.

15. Angsuran

Angsuran juga dapat didefinisikan sebagai besarnya pembayaran kredit yang dilakukan dengan cara dicicil dalam jangka waktu tertentu. Sumber: Pixabay - Nattanan 23

Angsuran juga dapat didefinisikan sebagai besarnya pembayaran kredit yang dilakukan dengan cara dicicil dalam jangka waktu tertentu. Sumber: Pixabay - Nattanan 23

Angsuran merupakan pembayaran uang tunai periodik sebagai pembayaran angsuran yang besarnya telah ditentukan sebelumnya atau ditentukan besar kecilnya yang tergantung pada lamanya jangka waktu angsuran. Angsuran juga dapat didefinisikan sebagai besarnya pembayaran kredit yang dilakukan dengan cara dicicil dalam jangka waktu tertentu. Nilainya juga sudah termasuk angsuran pokok kredit dan bunga.

Tip Rumah
Istilah KPR sendiri pada dasarnya banyak dikenal baik dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang lazim digunakan untuk kegiatan pembiayaan perumahan, ekonomi, perpajakan, investasi, pasar primer maupun pasar sekunder perumahan di Indonesia.

16. KPR Subsidi

KPR Subsidi mendapat bantuan dan/atau kemudahan perolehan rumah bagi pemerintah berupa dana murah jangka panjang. Sumber: Pondok Permata Cileungsi

KPR Subsidi mendapat bantuan dan/atau kemudahan perolehan rumah bagi pemerintah berupa dana murah jangka panjang. Sumber: Pondok Permata Cileungsi

KPR Subsidi adalah suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Bentuk subsidi yang diberikan berupa subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.

Istilah KPR bersubsidi juga merupakan Kredit/pembiayaan pemilikan rumah yang mendapat bantuan dan/atau kemudahan perolehan rumah bagi pemerintah berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

17. KPR Konvensional

KPR konvensional diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Sumber: The Jasmine Boulevard, Parung

KPR konvensional diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Sumber: The Jasmine Boulevard, Parung

KPR konvensional diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan. Secara umum persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan oleh bank untuk nasabah yang akan mengambil KPR relatif sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya.

Perbedaan yang paling menonjol antara KPR konvensional dan KPR syariah terletak pada proses transaksi. Pada KPR konvensional alat transaksi yang digunakan berupa uang, sementara KPR syariah menggunakan transaksi barang.

18. PPJB

Singkatnya, istilah KPR PPJB adalah isi kesepakatan penjual untuk mengikatkan diri akan menjual kepada pembeli.Sumber: Unsplash - Arisa Chattasa

Singkatnya, istilah KPR PPJB adalah isi kesepakatan penjual untuk mengikatkan diri akan menjual kepada pembeli.Sumber: Unsplash - Arisa Chattasa

Dalam proses jual beli tanah, rumah, atau bangunan Anda akan dihadapkan pada istilah perjanjian legal Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Dalam istilah KPR, PPJB adalah perjanjian jual-beli antara pihak penjual dan pembeli. Dimana statusnya masih sebatas kesepakatan dan belum ada peralihan hak kepemilikan tanah/rumah secara hukum.

Singkatnya, PPJB adalah isi kesepakatan penjual untuk mengikatkan diri akan menjual kepada pembeli. PPJB berbeda dengan PJB dan AJB.

19. Sertifikat Properti

Sertifikat properti merupakan dokumen yang menandakan bahwa properti tersebut punya kepemilikan baik dari perorangan maupun perusahaan. Sumber: Unsplash - Sebastian Herrmann

Sertifikat properti merupakan dokumen yang menandakan bahwa properti tersebut punya kepemilikan baik dari perorangan maupun perusahaan. Sumber: Unsplash - Sebastian Herrmann

Pada saat membeli atau memiliki sebuah properti, kelengkapan dokumen dari properti tersebut adalah hal yang paling penting untuk diingat. Dokumen yang dimaksud adalah sebuah sertifikat properti yang menandakan bahwa properti tersebut terdapat kepemilikan baik dari perorangan maupun perusahaan.

Dalam istilah properti, ada beberapa jenis Sertifikat Properti yang Ada Sesuai Undang-Undang yang Berlaku. Mungkin sertifikat yang satu ini adalah sertifikat yang seringkali kalian dengar. SHM atau Sertifikat Hak Milik merupakan salah satu sertifikat dengan kepemilikan hak penuh atas lahan atau tanah oleh pemegang sertifikat tersebut. Adapula SHGB, SGHB ini adalah jenis sertifikat dimana pemegang dari sertifikat itu hanya dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk mendirikan bangunan dalam kurun waktu tertentu, sementara kepemilikan lahannya dipegang oleh negara

Untuk Anda yang ingin membeli sebuah apartemen, penting untuk memahami jenis Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS) tersebut merupakan sertifikat dengan kepemilikan seseorang atas rumah vertikal atau rumah susun yang dibangun di atas tanah dengan kepemilikan bersama.

20. Booking Fee

Istilah KPR yakni booking fee menjadi bukti dari keseriusan calon pembeli untuk membeli rumah. Sumber: Unsplash - Luis Villasmil

Istilah KPR yakni booking fee menjadi bukti dari keseriusan calon pembeli untuk membeli rumah. Sumber: Unsplash - Luis Villasmil

Istilah KPR lainnya yaitu booking fee adalah sejumlah uang yang dibayarkan sebagai bentuk komitmen, keseriusan atau tanda jadi dalam pembelian suatu barang. Booking fee digunakan sebagai tanda jadi ketika calon pembeli berkomitmen untuk memesan suatu unit properti.

Biaya booking menjadi  bukti dari keseriusan calon pembeli untuk membeli rumah. Kebanyakan pada pemesanan properti, jika Anda telah menyerahkan uang tanda jadi dan membatalkan pesanan, booking fee ini bisa hangus atau uang tidak bisa dikembalikan. Namun, ada juga sebagian pengembang yang akan mengembalikan uang uang tanda jadi. Hal ini disesuaikan dengan pengembang properti karena tidak ada aturan resmi yang mengatur tentang uang tanda jadi ini.

21. Nomor Urut Pemesanan (NUP)

NUP dilakukan developer untuk melakukan riset terhadap suatu lokasi yang sedang direncanakan pembangunannya. Sumber: Unsplash - Scott Graham

NUP dilakukan developer untuk melakukan riset terhadap suatu lokasi yang sedang direncanakan pembangunannya. Sumber: Unsplash - Scott Graham

Istilah KPR terakhir adalah NUP, yang menjadi salah satu metode dalam memesan properti. Metode ini sering digunakan oleh para developer untuk menawarkan area atau unit properti kepada konsumen lebih awal. Dengan demikian, NUP dianggap sebagai priority pass yang diberikan kepada calon pembeli potensial sebelum properti secara resmi diluncurkan. Beberapa pengembang atau developer juga menggunakan istilah VVIP phase atau priority card untuk menyebut NUP.

Di dalam prosesnya, calon pembeli properti yang menggunakan sistem NUP diharuskan membayar sejumlah uang. Untuk besarannya bervariasi tergantung dari pihak developer. Biasanya biaya NUP ada di rentang Rp500.000 hingga Rp25 juta. Biasanya developer akan menggunakan metode NUP ini untuk melakukan riset terhadap suatu lokasi yang sedang direncanakan pembangunannya. Apabila antrean NUP panjang, maka developer akan segera mengeksekusi pembangunan area properti tersebut.

Bagi pencari rumah pasti sering mendengar istilah KPR. Namun masih banyak yang belum mengetahui apa itu KPR. Untuk itu simak pembahasannya di video ini.

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan