Panduan Beli Rumah dengan KPR Syariah

KPR Syariah juga punya beragam jenis, mulai dari jual-beli, sewa, hingga kepemilikan bertahap. Bagi Anda yang ingin mengajukan KPR Syariah, lihat panduannya disini.
1 How-to-find-good-investment-property-in-Oklahoma-City-Metro

RumahCom – Bila Anda ingin memiliki rumah impian, salah satu jalur yang dapat ditempuh adalah dengan memilih KPR Syariah. KPR Syariah merupakan salah satu produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang banyak ditawarkan bank-bank di Indonesia.

 KPR Syariah akhir-akhir ini menjadi skema pembiayaan rumah yang populer. Banyak orang yang mulai mempertimbangkan masalah bunga cicilan (riba) pada angsuran KPR konvensional. KPR Syariah dapat menjadi solusi bagi Anda yang mempertimbangkan masalah tersebut. KPR Syariah berbeda dengan KPR konvensional pada umumnya dan akan dijelaskan dalam artikel ini. Berikut beberapa poin yang akan dibahas:

  1. Mengenal KPR Syariah
  2. KPR Syariah Sebagai Solusi Kepemilikan Rumah Tanpa Bunga dan Riba
  3. Perbandingan KPR Syariah dengan Konvensional
  4. Ragam KPR Syariah atau KPR iB (Islamic Banking)
  5. Kelebihan dak Kekurangan KPR Syariah
  6. Syarat dan Ketentuan Wajib Calon Debitur
  7. Bank Penyedia KPR Syariah
  8. Simulasi KPR Syariah
  9. KPR Syariah untuk Rumah Subsidi
  10. Pertanyaan Umum Seputar KPR Syariah

Nah, langsung saja yuk simak pembahasan lengkapnya!

1. Mengenal KPR Syariah

Jenis KPR ini mengedepankan akad yang adil dalam jual beli rumah. (Sumber: Pinterest.com)

Jenis KPR ini mengedepankan akad yang adil dalam jual beli rumah. (Sumber: Pinterest.com)

Seperti dijelaskan dalam situs resmi OJK, Pada KPR syariah, yang ditransaksikan adalah barang (dalam hal ini rumah) dengan prinsip jual-beli (murabahah). Dalam transaksi tersebut, bank syariah ‘seakan’ membeli rumah yang diinginkan konsumen dan menjualnya kepada konsumen tersebut dengan cara dicicil. KPR Syariah juga tidak mengenakan bunga, namun bank mengambil margin keuntungan dari harga jual rumah.

KPR syariah yang ditawarkan oleh bank syariah menerapkan prinsip syariah yang bebas dari riba. Perbedaan yang paling menonjol antara KPR yang ditawarkan oleh bank konvensional dengan KPR syariah terletak pada proses transaksi. Pada KPR konvensional yang dilakukan adalah transaksi uang, sedangkan KPR syariah melakukan transaksi barang.

KPR Syariah tidak menerapkan sistem bunga tetapi menggunakan perhitungan margin, bagi hasil atau ujrah tergantung pada akad yang digunakan. Hal yang menjadi salah satu daya tarik dari KPR Syariah adalah berbagai jenis akadnya. Jenis akad dalam pembiayaan KPR Syariah bergantung pada penggunaanya. Secara umum akad dalam pembiayaan KPR Syariah antara lain: Akad Jual Beli (Murabahah), akad sewa beli (IMBT) dan akad yang berdasarkan kesepakatan kepemilikan porsi (Musyarakah Mutanaqisah).

2. KPR Syariah Sebagai Solusi Kepemilikan Rumah Tanpa Bunga dan Riba

Bunga bank dalam cicilan menjadi hal yang dihindari sebagian orang. (Sumber: Unsplash.com)

Bunga bank dalam cicilan menjadi hal yang dihindari sebagian orang. (Sumber: Unsplash.com)

Salah satu pilihan pembelian rumah secara angsuran adalah dengan memanfaatkan salah satu produk keuangan yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR). KPR disediakan oleh bank konvensional atau KPR Syariah yang  pembiayaannya disediakan oleh bank syariah atau Unit Usaha Syariah (UUS). KPR Syariah dapat berupa pembiayaan rumah jangka pendek, menengah, atau panjang guna membiayai pembelian rumah tinggal, baik baru maupun bekas dengan prinsip atau akad murabahah atau dengan akad lainnya.

Selain lebih memudahkan dari sisi cicilan tetap tanpa riba, nasabah KPR syariah pun diuntungkan ketika ingin melunasi angsuran sebelum masa kontrak berakhir. Sebab bank syariah tidak akan mengenakan biaya penalti seperti bank konvensional. Bunga bank yang naik turun atau fluktuatif tidak ditemui dalam KPR Syariah. Membeli rumah dengan halal dan angsuran yang adil dapat Anda realisasi dengan KPR Syariah. Ada banyak pilihan dalam rekomendasi rumah 2 kamar tidur di Depok, Jawa Barat.

3. Perbandingan KPR Syariah dengan Konvensional

KPR konvensional masih lebih banyak dikenal masyarakat. (Sumber: 123RF)

KPR konvensional masih lebih banyak dikenal masyarakat. (Sumber: 123RF)

KPR Syariah secara konsep dasar berbeda dengan KPR Konvensional. Agar lebih jelas, berikut merupakan perbedaan keduanya dalam tabel di bawah ini:

Perjanjian Jual Beli

Skema cicilan dengan dengan bunga.

Akad murabahah atau perjanjian jual beli dan musyarakah atau kepemilikan bertahap

Bunga KPR

Fluktuatif mengikuti perkembangan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Tidak menerapkan sistem bunga atau bebas riba. Bank syariah hanya mengambil keuntungan dari penjualan rumah.

Jangka Waktu Kredit

Tenor panjang pada produk KPR umumnya hingga 20 tahun atau lebih.

KPR syariah menerapkan tenor yang lebih pendek, sekitar 10 tahun sampai 15 tahun.

Denda Keterlambatan

Keterlambatan pembayaran cicilan akan dikenakan sanksi oleh pihak bank.

KPR syariah tidak menerapkan denda keterlambatan.

Jumlah Cicilan

Besaran cicilan KPR pada KPR konvensional tidak selalu sama.

Margin bank sudah ditentukan sejak awal, sehingga jumlah cicilan akan selalu sama dari awal kredit hingga selesai.

 

4. Ragam KPR Syariah atau KPR iB (Islamic Banking)

Ragam iB yang paling umum ialah jual beli dan sewa. (Sumber: Pinterest.com)

Ragam iB yang paling umum ialah jual beli dan sewa. (Sumber: Pinterest.com)

Di bank syariah juga tersedia berbagai KPR iB (Islamic Banking) yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, seperti:

  • KPR iB jual beli
  • KPR iB sewa
  • KPR iB sewa beli, dan
  • KPR iB kepemilikan bertahap

Namun diantara keempatnya, yang paling sering ditawarkan oleh bank syariah adalah skema jual beli dan skema sewa beli. Berikut penjelasan mengenai skema jual beli dan skema sewa beli.

KPR iB dengan skema jual beli memberi kepastian jumlah angsuran yang harus dibayar setiap bulan karena harga rumah sudah ditetapkan di awal ketika nasabah menandatangani perjanjian pembiayaan jual beli rumah. Skema ini membuat masyarakat tidak akan dipusingkan dengan masalah naiknya angsuran apabila terjadi kenaikan suku bunga pasar karena besarnya nilai angsuran tetap sampai masa angsuran selesai.

KPR iB dengan skema sewa beli memungkinkan masyarakat menyewa rumah yang diinginkan dan bisa dimiliki di akhir masa sewa.

5. Kelebihan dan Kekurangan KPR Syariah

Angka DP awal yang cukup besar menjadi salah satu kekurangan pembiayaan syariah. (Sumber: QZ.com)

Angka DP awal yang cukup besar menjadi salah satu kekurangan pembiayaan syariah. (Sumber: QZ.com)

Seperti produk pembiayaan lainnya, tentu saja jenis KPR ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebagai bahan pertimbangan Anda, berikut tabel kelebihan dan kekurangannya untuk lebih memahami  dalam memutuskan skema pembiayaan syariah.

1.

Cicilan bersifat tetap, tidak tergantung pada suku bunga Bank Indonesia.

Tidak dapat menikmati keuntungan saat bunga bank turun.

2.

Ketika ingin melunasi pembayaran lebih awal, bank syariah tidak akan mengenakan penalti atau denda seperti pada KPR konvensional.

Pada keterlambatan tertentu akan tetap dikenakan biaya denda dengan skema tertentu yang jumlahnya lebih besar dari bank konvensional.

3.

Dapat melakukan perencanaan keuangan bagi keluarga karena sifat cicilan yang tetap.

Angka DP (down payment) yang dibutuhkan di awal jumlahnya cukup besar.

4.

Proses lebih tepat dengan persyaratan yang mudah sesuai dengan prinsip syariah.

Terkadang persyaratan dan syaratnya lebih banyak yang harus dilengkapi.

Tip Rumah
Sebelum mulai memutuskan untuk memilih KPR Syariah pastikan Anda telah menyiapkan dan mengatur ketersediaan uang muka yang cukup

6. Syarat dan Ketentuan Wajib Calon Debitur

Debitur harus sesuai dengan syarat-syarat agar disetujui bank syariah. (Sumber: Pexels.com)

Debitur harus sesuai dengan syarat-syarat agar disetujui bank syariah. (Sumber: Pexels.com)

Meski proses pengajuan KPR Syariah lebih mudah dengan prinsip Islami, namun terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh calon debitur, yakni:

  1. Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun
  2. Wiraswasta dengan pengalaman usaha minimal 3 tahun
  3. Profesional dengan pengalaman praktek minimal 2 tahun
  4. Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dan profesional
  5. Tidak termasuk dalam Daftar Pembiayaan Bermasalah
  6. Memenuhi persyaratan sebagai pemegang polis Asuransi Jiwa

7. Bank Penyedia KPR Syariah

Terdapat banyak pilihan bank syariah dengan bunga 0% untuk kredit rumah. (Sumber: 123RF)

Terdapat banyak pilihan bank syariah dengan bunga 0% untuk kredit rumah. (Sumber: 123RF)

Ketika KPR Syariah mulai diperkenalkan, hanya bank-bank syariah yang memiliki fasilitas ini. Namun ketika KPR Syariah mulai terkenal, bank umum pun mulai menawarkan fasilitas ini. Antara lain:

  • BTN Syariah KPR

Bank BTN merupakan bank yang tenar dengan fasilitas KPR-nya. Awalnya hanya menyediakan KPR konvensional, tapi akhirnya BTN juga menyediakan KPR jenis syariah.

  • Bank Syariah Mandiri KPR

Masa pembiayaan yang ditetapkan oleh BSM maksimal 15 tahun. Down payment (DP) yang ditetapkan adalah sesuai ketentuan Bank Indonesia yakni 15% untuk pembelian rumah pertama. Namun nasabah bisa membayar 10% dengan syarat tertentu.

  • BNI Syariah KPR

BNI juga memiliki layanan KPR BNI syariah. Sama seperti bank lain, KPR BNI syariah juga memberikan uang muka yang cukup murah.

Sebelum mengambil KPR BNI syariah, calon nasabah dapat melakukan simulasi KPR Syariah langsung di situs BNI. Proses pengajuan KPR BNI syariah juga cukup mudah dan cepat.

  • BCA Syariah KPR

KPR BCA syariah (dinamakan KPR iB) adalah pembiayaan berdasarkan prinsip murabahah di mana BCA Syariah membiayai pembelian rumah/apartemen yang diperlukan oleh nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan margin keuntungan bank yang disepakati. Jangka waktu maksimal pembiayaan adalah 20 tahun.

  • BRI Syariah KPR

KPR BRI syariah memiliki jangka waktu hingga 15 tahun dan uang muka yang cukup ringan. Selain itu, calon nasabah juga bebas penalti untuk pelunasan sebelum jatuh tempo.

Tips Beli Rumah Bekas Pakai KPR Syariah

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Tips Beli Rumah Bekas Pakai KPR Syariah

8. Simulasi KPR Syariah

Anda dapat memanfaatkan fitur penghitungan KPR pada website properti untuk menghindari kesalahan penghitungan manual. (Sumber: 123RF)

Anda dapat memanfaatkan fitur penghitungan KPR pada website properti untuk menghindari kesalahan penghitungan manual. (Sumber: 123RF)

Contoh simulasi KPR Syariah dengan skema jual beli: Pak Irfan ingin membeli rumah seharga Rp300 juta. Untuk jangka waktu delapan tahun, bank syariah misalnya mengambil keuntungan atau margin sebesar 10% dari harga rumah yang dibayarkan dalam bentuk cicilan setiap bulannya. Maka yang harus dibayarkan Pak Irfan adalah Rp4.552.249 selama delapan tahun. Untuk simulasi cicilan per bulan dengan KPR konvensional, silakan gunakan Kalkulator KPR dari Rumah.com.

Dalam skema ini, harga sewa ditentukan secara berkala berdasarkan kesepakatan antara nasabah dengan bank. Skema ini umumnya digunakan untuk pembiayaan KPR iB berjangka waktu panjang, misalnya 15 tahun.

Dalam dua tahun pertama, biaya sewa rumah misalnya ditetapkan sebesar Rp1,5 juta per bulan. Untuk dua tahun kedua disepakati sebesar Rp2 juta per bulan, begitu juga untuk tahun-tahun selanjutnya, harga akan di-review dan ditetapkan biaya sewa per bulannya.

Pada akhir tahun ke-15, nasabah dapat membeli rumah yang disewa, misalnya dengan harga Rp20 juta.

9. KPR Syariah untuk Rumah Subsidi

Kerja sama lembaga pemerintah dan bank syariah turut membantu menyediakan KPR dengan prinsip syariah bagi masyarakat dengan pendapatan rendah. (Sumber: Pexels.com)

Kerja sama lembaga pemerintah dan bank syariah turut membantu menyediakan KPR dengan prinsip syariah bagi masyarakat dengan pendapatan rendah. (Sumber: Pexels.com)

Penyaluran pembiayaan syariah rumah subsidi mulai digalakkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian PUPR bekerja sama dengan bank syariah. Seperti dilansir dari laman Kompas.com, program ini merupakan wujud komitmen bank dalam mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dikelola melalui Kementerian PUPR BNI Syariah terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah dengan prinsip syariah. Jangka waktu pembiayaan yang ditawarkan sampai dengan 20 tahun, pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis, dan bebas kontribusi asuransi serta PPN.

Syarat untuk mengikuti mengikuti program ini adalah nasabah yang memiliki penghasilan maksimal Rp8 juta berdasarkan seluruh pendapatan bersih, memiliki KTP, dan berstatus pegawai aktif/pengusaha/wirausaha. Nasabah selanjutnya harus berusia minimal 21 tahun, belum pernah memiliki rumah atau mendapatkan bantuan kepemilikan rumah dari pemerintah, dan wajib menempati rumah yang dibeli dalam jangka waktu lima tahun pertama kepemilikan

10. Pertanyaan Umum Seputar KPR Syariah

Sistem keuntungan dan take over menjadi pertanyaan umum mengenai KPR Syariah. (Sumber: Pexels.com)

Sistem keuntungan dan take over menjadi pertanyaan umum mengenai KPR Syariah. (Sumber: Pexels.com)

Pertanyaan paling umum mengenai KPR Syariah adalah bagaimana bank bisa mengambil keuntungan tanpa bunga. Hal ini merupakan bagian dari skema murabahah yaitu keuntungan diambil bank dari nilai tambah keuntungan jual beli. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Anda dapat melakukan take over atau mengalihkan KPR Konvensional menjadi KPR Syariah. Jawabannya adalah bisa. Kini banyak bank yang menyediakan fasilitas pengalihan skema pembiayaan menjadi KPR Syariah dengan persyaratan dan ketentuan bank. Walaupun cicilan sudah berjalan Anda tetap dapat melakukan take over ke KPR Syariah atau sebaliknya.

Sekarang Anda sudah memahami dengan lebih jelas KPR Syariah. Setelah memahaminya Anda mungkin mulai mempertimbangkan kelebihan, komponen dan pilihan penyedia KPR. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih skema pembiayaan rumah impian.

Tidak hanya rumah baru, rumah bekas juga bisa dibeli dengan KPR Syariah. Simak cara mengajukannya. Simak video berikut ini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Lihat Empat Perumahan Terjangkau di Depok dan Bogor

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan