Langkah Aman Beli Rumah Bekas

Simak kelebihan dan kekurangan, serta hal-hal yang harus diperhatikan saat membeli rumah bekas.
Angel-Residence-Jakarta-Barat

RumahComSurvei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index mengungkapkan bahwa hampir 50% pencari properti tidak masalah membeli rumah bekas. Bahkan, ada yang dengan sengaja hanya mengincar rumah bekas. Mungkin Anda salah satunya.

Rumah bekas memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan rumah baru. Meski demikian, Anda yang tertarik membeli rumah bekas juga harus sadar akan konsekuensinya. Beli rumah bekas sebaiknya tidak bisa sembarangan.

Ada langkah aman yang perlu diketahui mengingat kondisi fisik rumah bekas yang cenderung menurun. Apalagi harganya pun belum tentu lebih murah dibanding rumah baru, terutama di kawasan sunrise property.

Maka, dalam artikel ini akan dibahas:

  1. Kelebihan dan Kekurangan Rumah Bekas
    1. Kelebihan Rumah Bekas
      • Lingkungan Lebih Mapan
      • Pilihan Harga Beragam
      • Siap Huni
    2. Kekurangan Rumah Bekas
      • Bukan Tangan Pertama
      • Butuh Biaya Tambahan
      • Harga Lebih Tinggi
  2. Keunggulan Rumah Baru vs Seken
  3. Tips Membeli Rumah Seken Agar Tidak Salah Langkah
    1. Survei Lapangan
    2. Manfaatkan Jasa Agen
    3. Perhatikan Usia Bangunan
    4. Kelengkapan Surat
    5. Anggaran Renovasi
  4. Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Rumah Bekas
    1. Cek Kondisi Fisik Rumah
    2. Cek Aspek Non-Fisik
    3. Bandingkan Harga

Yuk, cek selengkapnya deh di bawah ini!

1. Kelebihan dan Kekurangan Rumah Bekas

Sebanyak 59% dari 1002 responden Rumah.com Property Affordability Index H1 2019 mengaku berniat membeli rumah dalam enam bulan ke depan. Sementara itu, 47% dari responden yang berniat membeli rumah bersedia membeli rumah bekas. Rumah bekas punya kelebihan dan kekuranga, berikut di antaranya:

a. Kelebihan Rumah Bekas

  • Lingkungan Lebih Mapan

Rumah bekas yang dijual kembali oleh pemiliknya biasanya sudah berusia cukup lama, hingga tahunan. Ini karena investasi properti merupakan investasi jangka panjang. Sangat jarang rumah bekas hanya berusia hitungan bulan.

Seiring berjalannya waktu, lingkungan rumah yang dijual ini tentu mengalami perkembangan. Selain itu, fasilitas publik seperti ruko, tempat belanja, hingga perkantoran mungkin telah terbangun, begitu juga dengan fasilitas pendidikan pun sudah tersedia.

  • Pilihan Harga Beragam

Tidak seperti rumah baru yang harganya sama, sesuai harga yang dibanderol pengembang, Anda bisa mendapatkan pilihan harga yang lebih beragam pada rumah bekas, tergantung kondisinya. Penjual yang sedang membutuhkan uang dalam waktu cepat biasanya bersedia menjual rumahnya dengan harga di bawah pasaran.  Semakin mendesak kebutuhannya, biasanya harga yang ditawarkan semakin jauh di bawah pasaran.

  • Siap Huni

Kebanyakan pengembang saat ini memasarkan apartemen atau rumah baru dengan sistem inden. Untuk rumah baru, unit rumah akan dibangun saat uang muka dan perjanjian jual-beli telah disepakati.

Kalau Anda membeli rumah bekas, tentu saja, Anda  bisa langsung menempatinya. Kalaupun rumah tersebut perlu renovasi, seharusnya tidak memakan waktu lebih dari tiga bulan.

Bagaimana langkah aman membeli rumah bekas? Cek tayangan video berikut ini untuk informasi lengkapnya.

b. Kekurangan Rumah Bekas

  • Bukan Tangan Pertama

Anda tidak akan bisa merasakan sensasinya memasuki rumah baru, yang benar-benar didesain sesuai keinginan, kebutuhan dan selera Anda. Anda tidak ikut mengawasi proses pembangunannya sehingga mungkin ada satu atau dua hal yang agak kurang cocok dengan selera Anda, baik  dari tata letak maupun pilihan desain rumah.

  • Butuh Biaya Tambahan

Kerusakan-kerusakan atau cacat yang terjadi seiring berjalannya waktu seperti disebutkan di atas ada yang tidak terlalu mengganggu, namun ada pula yang perlu segera ditangani. Namun, jika Anda ingin merasakan sensasi 'rumah baru' pada rumah bekas yang baru Anda beli, mungkin Anda harus melakukan lebih banyak hal lagi. Misalnya, mengecat tembok dan pagar, mengganti panel pintu, mengganti kusen-kusen yang desainnya telah ketinggalan zaman..

  • Harga Lebih Tinggi

Harga pasaran rumah di Indonesia selalu naik setiap tahunnya. Perkembangan infrastruktur, misalnya. Infrastruktur yang paling memengaruhi kenaikan harga adalah jalan dan pintu tol, pusat perbelanjaan, serta sarana transportasi umum seperti stasiun kereta komuter dan terminal bus. Tak heran, ada rumah yang harganya naik hingga dua kali lipat hanya dalam kurun waktu lima tahun karena kemunculan infrastruktur baru di sekelilingnya.

2. Keunggulan Rumah Baru vs Seken

Masih bingung antara mau beli rumah seken atau baru? Keduanya memang punya kelebihan sekaligus kekurangannya masing-masing. Sedang yang jadi pertimbangan orang ketika hendak membeli rumah biasanya adalah seberapa strategis lokasinya, fasilitas di sekitar hunian, infrastruktur pendukung, hingga kesesuaian harga.

Adapun keunggulan rumah baru ialah:

  1. Bangunannya baru dan bergaransi.
  2. Desain rumah kekinian, lebih modern.
  3. Sirkulasi udara dan cahaya lebih baik.
  4. Lebih nyaman dan aman karena didukung fasilitas seperti taman, sarana olahraga, dan keamanan lingkungan.

Sedang keunggulan rumah seken yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan pada perumahan baru seperti:

  1. Lokasi yang strategis.
  2. Infrastruktur di sekitar hunian yang cukup lengkap.
  3. Harga yang ditawarkan tak selalu mengikuti harga pasaran.

Tips Beli Rumah Bekas Pakai KPR Syariah

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Tips Beli Rumah Bekas Pakai KPR Syariah

3. Tips Membeli Rumah Seken agar Tidak Salah Langkah

Jika Anda hendak membeli rumah seken, penting untuk mengetahui tips-tips membeli rumah seken atau bekas agar aman dan nyaman dikemudian hari. Berikut tips-tips yang bisa Anda lakukan. 

  • Survei Lapangan

Jangan terburu-buru menentukan pilihan. Pilih beberapa rumah bekas dan lakukan survei dua kali untuk melihat kondisi rumahnya langsung. Pertama, lakukan perbandingan dengan mempertimbangkan kondisi rumah, harga, lokasi dan fasilitas lainnya.

Kedua, survei sekali lagi untuk melihat kondisi rumah lebih detail. Ini penting agar Anda tidak merasa tertipu setelahnya.

  • Manfaatkan Jasa Agen

Membeli rumah yang dijual tanpa perantara mungkin memang menguntungkan karena Anda bisa saja mendapatkan harga lebih murah karena tak perlu membayar komisi. Tapi ingat, membeli properti bekas lebih banyak risikonya terkait kondisi bangunan atau legalitasnya. Jadi untuk amannya, Anda bisa manfaatkan jasa agen properti yang berpengalaman untuk urusan seperti ini.

  • Perhatikan Usia Bangunan

 

Usia bangunan tentu akan mempengaruhi kualitas sebuah rumah. Rumah dengan usia kurang dari 10 tahun terbilang baru, rumah usia 10-20 tahun tergolong sedang dan rumah lebih dari 20 tahun termasuk kategori bangunan tua.

Penting untuk menanyakan waktu terakhir kali rumah tersebut direnovasi. Ketahui juga kualitas bahan, tipe struktur, dan kualitas pengerjaannya.

  • Kelengkapan Surat

Cermat dan teliti dalam memeriksa surat-surat kepemilikan rumah, seperti Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikat rumah beserta tanah tersebut. Pastikan juga bahwa nama yang tertera pada setiap surat sama, yaitu merupakan nama asli pemilik rumah.

  • Anggaran Renovasi

Siapkan anggaran untuk renovasi. Sebab umumnya rumah bekas pasti membutuhkan renovasi, meski tidak banyak. Anda dapat mengantisipasi dengan menambahkan anggaran sekitar 10 persen untuk dana renovasi rumah.

4. Hal-hal yang Harus Diperhatikan saat Membeli Rumah Bekas

Jangan mudah percaya pendapat pihak ketiga, karena nantinya Anda-lah yang akan tinggal di rumah tersebut. Dengan melakukan pengecekan sendiri, Anda jadi mampu mengambil keputusan lebih mantap. Berikut adalah beberapa petunjuk umum untuk membeli rumah bekas.

  • Cek Kondisi Fisik Rumah

Kondisi fisik rumah sangat menentukan harga rumah itu sendiri. Bahkan, jika memang tak layak, sebaiknya urungkan niat membelinya, kecuali sang penjual mau memberikan potongan harga yang sesuai dengan biaya renovasi. Terkait kondisi fisik rumah, ini yang harus Anda perhatikan:

  • Jangan mudah terbuai dengan tampilan luar rumah.
  • Jangan lupa untuk memeriksa usia efektif bangunan.
  • Perhatikan layout rumah.
  • Pastikan sumber airnya.
  • Cek kondisi kelistrikan.

 

  • Cek Aspek Non-fisik

Memastikan aspek-aspek nonfisik, seperti legalitas, harga rumah, dan fasilitas pembiayaan yang disetujui penjual. Salah satunya, surat-surat yang perlu diperiksa antara lain adalah surat izin mendirikan bangunan (IMB) dan sertifikat kepemilikan atau hak atas tanah (SHM atau SHGB).

Jika status rumah sedang dalam status sengketa, sebaiknya Anda selesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya. Periksa dengan seksama riwayat rumah yang ingin Anda beli jika ingin terhindar dari masalah.

  • Bandingkan Harga

Setelah status hukumnya jelas, Anda boleh membandingkan harga rumah dengan rumah di sekitarnya, atau rumah yang kondisi dan karakternya mirip dengan rumah Anda sebagai perbandingan.

Selain itu lakukan perhitungkan biaya renovasi (jika diperlukan), biaya transportasi dari tempat kerja, ketersediaan fasilitas di sekitar rumah, keamanan lingkungannya dan pilih broker terbaik jika Anda memanfaatkan jasa broker.

Terakhir, sebaiknya cek apakah pembelian rumah ini dapat dilakukan melalui KPR. Dengan demikian, Anda juga berkesempatan untuk meminta bank melakukan penilaian nilai properti dengan benar dan dapat menjadi patokan untuk menawar harga rumah dengan pantas.

Perlu diingat, beli rumah jangan keburu nafsu. Cek dulu review properti persembahan Rumah.com yang disajikan secara objektif dan transparan sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah 

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Rumah Baru di Jakarta Selatan

Masukan