Lima Persiapan Sebelum Jual Rumah

House-for-Sale

Banyak persiapan yang harus Anda lakukan sebelum menjual rumah, dari persiapan mental sampai persiapan fisik. Jika persiapan ini luput dari perhatian Anda, maka proses menjual rumah tidak akan sesempurna yang Anda harapkan.

Belum lagi ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi keputusan calon pembeli untuk menentukan ketertarikannya. Agar penjualan rumah Anda jadi lebih cepat dan mudah, simak strategi penjualannya.

Persiapan mental dan fisik (rumah)

Maksudnya di sini adalah Anda harus siap mental untuk menjual rumah. Jika Anda belum siap mental dengan alasan masih menyayangi rumah tersebut, itu akan menyebabkan pertimbangan Anda dan keputusan yang Anda ambil akan berlandaskan emosional belaka.

Hal itu tidak dibenarkan, karena proses menjual rumah adalah aktivitas bisnis yang sebaiknya menghindari segala sesuatu yang bersikap emosional.

(100 Rumah Dijual Terpopuler di Indonesia)

Persiapan fisik maksudnya adalah, jualah rumah Anda saat proses perbaikan fisik rumah telah seluruhnya selesai dengan sempurna. Jika sudah, barulah Anda dapat menjualnya. Jika belum selesai, maka akan berpotensi mengancam keselamatan pembeli rumah Anda selanjutnya.

Riset tentang regulasi

Ada berbagai regulasi yang berkaitan dengan proses menjual rumah. Jika Anda tidak menambah pengetahuan Anda tetang regulasi terkait jual beli rumah, maka Anda mungkin tidak akan tahu hak Anda sebagai penjual rumah. 

Riset harga pasar

Penting untuk mengetahui harga jual rumah di kawasan rumah Anda. Jika harga yang Anda tetapkan terlalu mahal, maka pembeli akan menganggap Anda tidak serius menjual rumah itu. Namun jika harganya terlalu rendah dari harga pasar, maka Anda akan merugi.

Selain itu, patut diketahui juga properti punya kenaikan harga yang relatif stabil. Tetapi Anda bisa mengoptimalkan investasi pada properti dengan progres kenaikan harga yang lebih baik. 

Rumah.com Property Index menyajikan data kuartalan terkait pergerakan kenaikan harga pasar. Anda bissa menjadikannya sebagai referensi.

Renovasi berlebihan

Ada benarnya jika Anda melakukan renovasi agar rumah Anda sempurna untuk dijual. Akan tetapi jika renovasi atau perbaikan yang dilakukan membuat rumah Anda bak istana di antara gubuk petani, maka calon pembeli akan ketakutan melihat rumah Anda.

Profesional dalam memilih broker

Memang lebih baik jika Anda menggunakan jasa broker dalam menjual rumah. Oleh karenanya, pilihlah broker yang profesional dan mempunyai rekam jejak karir yang sukses dalam menjual rumah.

Jika Anda memilih seorang broker hanya karena dia adalah sepupu Anda, bisa jadi Anda mengesampingkan rekam jejaknya yang mungkin tidak begitu baik dalam menjual rumah.

Ingin punya rumah baru dengan harga terjangkau dan lingkungan yang nyaman? Simak aneka pilihannya di sini.

Baca Selanjutnya

Masukan