Mau Beli Rumah Seken atau Baru?

rumah seken atau baru
39036365 - beautiful family sitting on the meadow under a dream home, shot outdoors

RumahCom - Bingung antara mau beli rumah seken atau baru? Keduanya memang punya kelebihan sekaligus kekurangannya masing-masing. Sedang yang jadi pertimbangan orang ketika hendak membeli rumah biasanya adalah seberapa strategis lokasinya, fasilitas di sekitar hunian, infrastruktur pendukung, hingga kesesuaian harga.

Dan untuk Anda yang masih galau antara beli rumah seken atau baru, simak dulu keunggulannya masing-masing. Misalnya untuk rumah baru, keunggulannya:

  • Bangunannya baru dan bergaransi
  • Desain rumah kekinian, lebih modern
  • Sirkulasi udara dan cahaya lebih baik
  • Lebih nyaman dan aman karena didukung fasilitas seperti taman, sarana olahraga, dan keamanan lingkungan.

Sedang keunggulan rumah seken yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan pada perumahan baru seperti:

  • Lokasi yang strategis
  • Infrastruktur di sekitar hunian yang cukup lengkap
  • Harga yang ditawarkan tak selalu mengikuti harga pasaran

Jadi mau beli rumah seken atau baru? Jika pilihan Anda rumah baru, begini strateginya:

  • Lakukan Perbandingan

Pilih perumahannya di perumahan baru yang terdapat di Rumah.com. Bandingkan rumah yang akan dibeli dengan perumahan yang berada di lokasi sekitar baik dalam hal desain, kualitas bangunan, fasilitas, dan juga harganya.

Untuk mudahnya, manfaatkan review properti yang dipersembahkan Rumah.com yang mengulas secara detil dan transparan spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

  • Kumpulkan Informasi

Kumpulkan segala informasi selengkap mungkin terkait perumahan yang akan dibeli. Mulai dari legalitasnya seperti status tanah dan bangunan, fasilitas dan keunggulannya, dan lain sebagainya. Dan jika rumahnya tidak ready stok atau inden pastikan dengan jelas waktu serah terimanya.

  • Survei Langsung ke Rumahnya

Perhatikan kondisi lingkungan sekitar mulai dari akses ke lokasi, keamanan lingkungan, kebersihan, dan lain sebagainya. Jika rumahnya ready stok teliti kondisi bangunan, tata letak, dan interior rumahnya. Jelajahi setiap ruangan dan tanyakan semua secara detail kepada pengembang.

  • Pelajari Harga Pasar

Kumpulkan dan bandingkan harga-harga rumah di wilayah tersebut dengan jenis atau tipe rumah yang sama. Dengan mempelajari pasaran harga, akan ditemukan harga yang terbilang wajar dan tidak mahal, bahkan juga potensial jika dijadikan investasi.

Cara mudahnya manfaatkan Rumah.com Property Index. Anda bisa menggali informasi properti secara komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia.

  • Minta Pendapat Pihak Ketiga

Mintalah pendapat dari pihak lain untuk rumah idaman Anda. Pihak ketiga yang perlu dimintai pendapat antara lain pasangan, keluarga, dan mungkin juga sahabat.

Dan yang tak kalah pentingnya penilaian dari agen properti profesional yang bisa Anda temukan di Rumah.com, yang dapat membantu transaksi pembelian rumah Anda. Selain memahami prosedur transaksi jual beli rumah, mereka juga memahami perkembangan hingga pergerakan harga pada area spesialisasinya.

  • Pilih Bank KPR dengan Cerdas

Tiap bank umumnya punya banyak pilihan dan juga penawaran menarik terkait skema pembayaran dan suku bunga cicilan KPR. Bandingkan beberapa bank, dan pilih yang terbaik dan cocok untuk Anda.

Simak tips jangka waktu mencicil rumah yang sesuai untuk Anda.

Namun jika pilihan Anda ternyata rumah seken harus lebih cermat. Terlebih jika membeli dengan pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR). Simak tipsnya:

  • Survei Lapangan

Jangan terburu-buru menentukan pilihan. Pilih beberapa rumah bekas dan lakukan survei untuk melihat kondisi rumahnya langsung. Lakukan perbandingan dengan mempertimbangkan kondisi rumah, harga, lokasi, dan fasilitas lainnya.

Jika sudah, tentukan rumah yang akan Anda pilih, namun jangan langsung sepakat untuk membeli. Lakukan survei sekali lagi untuk melihat kondisi rumah lebih detil. Ini penting agar Anda tidak merasa tertipu setelahnya.

  • Manfaatkan Jasa Agen

Membeli rumah yang dijual tanpa perantara mungkin memang menguntungkan karena Anda bisa saja mendapatkan harga lebih murah karena tak perlu membayar komisi. Tapi ingat, membeli properti bekas lebih banyak risikonya terkait kondisi bangunan atau legalitasnya. Jadi untuk amannya, Anda bisa manfaatkan jasa agen properti yang berpengalaman untuk urusan seperti ini.

  • Perhatikan Usia Bangunan

Usia bangunan tentu akan memengaruhi kualitas sebuah rumah. Rumah yang semakin tua kualiatasnya semakin turun. Artinya, Anda harus menyiapkan dana tambahan untuk merenovasinya.

Rumah dengan usia kurang dari 10 tahun terbilang baru, rumah usia 10-20 tahun tergolong sedang, dan rumah lebih dari 20 tahun termasuk kategori bangunan tua. Penting untuk menanyakan waktu terakhir kali rumah tersebut direnovasi. Ketahui juga kualitas bahan, tipe struktur, dan kualitas pengerjaannya.

  • Kelengkapan Surat

Cermat dan teliti dalam memeriksa surat-surat kepemilikan rumah, seperti Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan sertifikat rumah beserta tanah tersebut. Pastikan juga bahwa nama yang tertera pada setiap surat sama, yaitu merupakan nama asli pemilik rumah.

Jika tidak, harus segera melakukan balik nama atau surat jual beli dengan pemilik sebelumnya. Tahapan ini penting, karena menyangkut hukum kepemilikan. Pastikan juga rumah tidak dalam sengketa. Jika dalam sengketa lebih baik batalkan pembelian daripada repot di kemudian hari.

  • Anggaran Renovasi

Siapkan anggaran untuk renovasi. Sebab umumnya rumah bekas pasti membutuhkan renovasi, meski tidak banyak. Anda dapat mengantisipasi dengan menambahkan anggaran sekitar 10 persen untuk dana renovasi rumah.

Terakhir, baik beli rumah seken atau baru, manfaatkan jasa notaris untuk membantu proses transaksi pembelian. Ingat, masalah hukum dalam jual-beli rumah adalah hal kompleks, rumit, dan memerlukan kepastian hukum. Dan guna meminimalkan risiko kejahatan lakukan pembayaran melalui transfer bank.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Wahyu Ardiyanto
Penulis adalah editor di Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: Wahyuardiyanto@rumah.com atau melalui Twitter: @orang_rumah.

Baca Selanjutnya

Masukan