Jenis Talang Air dan Tips Pemasangan yang Tepat untuk Rumah

Yuk, cari tahu tipe talang air, material talang air, dan hal-hal yang harus dihindari saat proses instalasi agar tidak salah pilih dan bisa memasang talang air dengan benar.
Talang Air Foto Utama

RumahCom – Orang-orang biasanya tidak terlalu sering memikirkan talang air, padahal saluran air berjalan beriringan dengan atap rumah. Selain menambah karakter di rumah Anda, talang air dapat membantu melindungi rumah dari kerusakan akibat kelembaban dan hujan deras. Menggunakan talang air yang tepat juga akan meningkatkan tampilan rumah selama beberapa dekade mendatang.

Sebelum memilih talang air yang Anda inginkan untuk rumah, salah satu pertanyaan penting yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri adalah apakah Anda sudah tahu ragam jenisnya? Simak dahulu tipe-tipe, material, dan kesalahan yang harus dihindari, dan tips saat memasang talang yang akan dijelaskan secara urut dalam poin-poin berikut:

  1. Mengenal Talang Air
  2. Memilih Talang Air yang Tepat untuk Rumah
  3. Ukuran Talang Air
  4. Tipe-Tipe Talang Air
    1. Tipe Talang Air K Style
    2. Tipe Talang Air Victorian Ogee
    3. Tipe Talang Air Half-Round
  5. Material Talang Air
    1. Aluminium
    2. Talang PVC
    3. Galvanized Steel
    4. Galvalum
    5. Copper
    6. Zinc
  6. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memasang Talang Air
    1. Memilih Ukuran yang Terlalu Kecil
    2. Memasang Gantungan Talang Air dengan Jarak Terlalu Jauh
    3. Tetap Menggunakan Talang Air yang Sedikit Rusak Saat Instalasi
  7. Cara Hitung Harga Pasang Talang Air
  8. Cara Pemasangan Talang Air
  9. Tips Perbaiki Talang Air Rumah
  10. Daftar Harga Talang Air 2020

Langsung saja yuk, simak serba-serbi talang air lengkap dalam artikel ini.

1. Mengenal Talang Air

Talang di atas dapat berfungsi mempertahankan konstruksi rumah. (Sumber: Thespruce.com)

Talang di atas dapat berfungsi mempertahankan konstruksi rumah. (Sumber: Thespruce.com)

Talang terkadang sering dianggap remeh saat pembangunan rumah. Namun, sebetulnya talang air memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur sirkulasi air hujan yang jatuh di atap rumah. Bentuk atap rumah dengan kemiringan tertentu seperti atap bentuk pelana, limas, dan sejenisnya perlu dilengkapi dengan talang. Fungsinya sangat dibutuhkan saat memasuki musim penghujan. Seperti yang kita ketahui, Indonesia sebagai negara tropis memiliki curah hujan yang terbilang cukup tinggi.

Talang air adalah jaringan seperti pipa yang memiliki fungsi utama menjadi jalan bagi air hujan yang jatuh ke atap rumah ke aliran air yang ditentukan, seperti saluran khusus air hujan, area sumur resapan, dan tangki penampungan air hujan. Jika Anda tidak memasang talang maka air hujan akan langsung mengalir bebas dari atap dan dapat menimbulkan rembesan pada plafon atau dinding.  Rembesan air yang tidak dikontrol dengan instalasi talang yang baik dapat menyebabkan korsleting pada kabel listrik yang berada dalam plafon.

2. Memilih Talang Air yang Tepat untuk Rumah

Pemilihan tipe dan jenis talang disesuaikan dengan desain dan kebutuhan rumah. (Sumber: Pexels.com)

Pemilihan tipe dan jenis talang disesuaikan dengan desain dan kebutuhan rumah. (Sumber: Pexels.com)

Anda harus mempertimbangkan pemilihan talang yang tepat bagi rumah Anda. Sebelum anda menentukan model dan jenisnya, Anda harus memikirkan kesesuaian ukuran dan ketersediaan dana. Selanjutnya, Anda dapat memilih jenis talang yang sesuai dengan desain rumah dan memilih material yang sesuai. Jenis material talang yang umumnya tersedia di pasaran adalah plastik vinyl (PVC), logam, atau beton.

Talang dengan bahan plastik umumnya lebih murah dan ringan namun daya tahannya hanya bertahan hingga satu atau dua tahun saja karena cuaca panas dan curah hujan tinggi dapat membuat materialnya mudah rusak. Talang dengan bahan logam atau beton dapat bertahan hingga lebih dari 5 tahun namun harganya lebih mahal dan instalasinya harus detail agar tidak terjadi kebocoran. Pemilihan bahan atau material penting agar air dapat mengalir secara sempurna sehingga tidak merusak keasrian rumah. Anda mungkin sedang mencari rumah dengan lingkungan asri. Rekomendasi rumah di Bogor yang sejuk dengan harga 400-500 juta ini bisa jadi jawabannya. 

3. Ukuran Talang Air

Ukuran konstruksi atap dan curah air menjadi penentu dalam memasang talang air. (Sumber: Pexels.com)

Ukuran konstruksi atap dan curah air menjadi penentu dalam memasang talang air. (Sumber: Pexels.com)

Air hujan yang jatuh pada atap rumah dan masuk ke dalam aliran atap akan dialirkan dengan talang. Ukuran talang yang tepat perlu dipelajari sebelum Anda memilih jenis talang air yang akan dipasang. Untuk menyalurkan air hujan tersebut biasanya dibutuhkan talang pipa air hujan berdiameter minimal 3 inci dan diteruskan pada talang horizontal dengan kemiringan 0,5 sampai 1%.

Untuk mengukurnya, Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan konstruksi rumah yang dibangun. Kapasitas talang akan disesuaikan dengan kemampuan konstruksi rumah . Pada umumnya, rata-rata dalam menghitung besar kapasitas pipa air hujan adalah dengan menerapkan standar sebagai berikut:

  • Diameter 3 inci untuk volume air 255 liter/menit
  • Diameter 4 inci untuk volume air 547 liter/menit
  • Diameter 5 inci untuk volume air 990 liter/menit
  • Diameter 6 inci untuk volume air 1610 liter/menit
  • Diameter 8 inci untuk volume air 3470 liter/menit

4. Tipe-Tipe Talang Air

Pilihlah tipe talang di atas yang dapat menampung air hujan dengan baik dan juga sesuai dengan gaya rumah Anda. (Sumber: Newtechmachinery.com)

Pilihlah tipe talang di atas yang dapat menampung air hujan dengan baik dan juga sesuai dengan gaya rumah Anda. (Sumber: Newtechmachinery.com)

Membangun rumah membutuhkan banyak keputusan, termasuk memutuskan tipe talang apa yang harus dipasang. Berikut ini beberapa tipe talang berdasarkan bentuk yang dapat Anda pilih untuk rumah Anda.

1. Tipe Talang Air K Style

Foto: Talang ini dapat menampung lebih banyak air daripada jenis lain. (Foto: dmimetals.com)

Tipe talang air K style merupakan talang air yang paling populer digunakan saat ini karena bisa menciptakan efek dekoratif. Pemilik rumah berdesain minimalis umumnya menyukai talang air K style untuk dipasang di sudut rumah. Dilansir dari Home Stratosphere, talang air K style dapat menampung lebih banyak air hujan daripada talang air jenis lainnya. Hal ini menjadikan talang air K style pilihan yang ideal jika Anda tinggal di suatu tempat yang sering turun hujan.

2. Tipe Talang Air Victorian Ogee

Untuk rumah yang tidak terlalu besar, jenis talang ini pas terpasang di atap. (Foto: drainage365.co.uk)

Talang air Victorian ogee terlihat bagus di rumah-rumah dengan tampilan gaya tradisional dan klasik, contohnya rumah ala Victoria atau Eropa abad ke-19. Umumnya, talang air Victorian ogee terbuat dari aluminium yang ringan dan perawatannya mudah. Namun, talang air Victorian ogee merupakan talang yang dangkal sehingga lebih cocok untuk rumah yang tidak terlalu besar.

3. Tipe Talang Air Half-Round

Foto: Talang air jenis ini mudah dibersihkan sehingga aliran air hujan lancar. (Foto: dmimetals.com)

Terlihat simpel seperti huruf U, tipe talang air ini cocok untuk rumah lama hingga rumah baru yang bergaya modern. Talang air half-round mudah dibersihkan dari ranting dan daun karena bentuknya menyerupai tabung yang telah dipotong menjadi dua. 

5. Material Talang Air

Meterial logam dapat bertahan lebih lama. (Sumber: Service-Partners.com)

Meterial logam dapat bertahan lebih lama. (Sumber: Service-Partners.com)

Sebelum memasang talang baru di rumah, hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui adalah material talang air. Kebanyakan orang secara otomatis teringat pada talang PVC, padahal ada alternatif lain seperti aluminium, galvanized steel, zinc, copper, dan galvalum. Berikut ini ulasan mengenai perbedaan material talang air.

a. Aluminium

Aluminium merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk talang air. Keunggulannya antara lain adalah ringan, mudah dipasang, dan tidak berkarat. Talang aluminium bisa dicat, bahkan ada yang hadir dalam berbagai pilihan warna.

b. Talang PVC

Dibandingkan dengan talang air aluminium, harga talang air PVC jauh lebih murah. Meskipun harganya terjangkau, talang ini terbuat dari plastik yang kuat dan tidak menimbulkan korosi. Talang air ini juga disukai karena ringan, sehingga mudah dipotong dan mudah dipasang sendiri di rumah.

c. Galvanized Steel

Talang air galvanized steel termasuk kuat, tetapi akan berkarat jika rusak. Oleh karena itu, pemilik rumah yang memilih talang air galvanized steel harus segera memperbaiki talang yang sedikit penyok atau tergores sebelum rusak dan berkarat. Anda juga perlu membersihkannya secara teratur untuk menghindari penyumbatan.

Penasaran dengan tahapan lelang membeli rumah lewat lelang bank? Simak lengkapnya dalam video ini!

d. Galvalum

Talang air ini merupakan baja yang dilapisi kombinasi aluminium dan seng sehingga menjadikannya kuat serta tahan terhadap kerusakan dan karat. Penting untuk mempertimbangkan di mana Anda tinggal sebelum memilih talang galvalum, karena talang air jenis ini dapat bertahan lebih lama dari galvanized steel tergantung pada lokasi Anda. Di beberapa tempat, talang galvalum bahkan bertahan sembilan kali lebih lama daripada talang galvanized steel.

e. Copper

Jika memilih talang air copper atau tembaga, Anda tidak perlu mengkhawatirkan timbulnya jamur pada talang air. Material ini tahan karat dan akan terlihat lebih indah seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu, talang copper bisa menjadi pertimbangan untuk menambah daya tarik rumah Anda.

f. Zinc

Talang air zinc umumnya dapat bertahan dua kali lebih lama daripada talang air aluminium sehingga menjadikannya pilihan yang bagus untuk jangka waktu yang lama. Biasanya, talang air ini tidak dicat dan terbuat dari zinc dengan sedikit titanium dan tembaga.

Tip Rumah
Gunakan kain untuk menyeka talang air agar tampilan luarnya tetap menarik dan memastikan aliran air berjalan dengan baik.

6. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memasang Talang Air

Kesalahan dalam pemasangan dapat membuat air hujan rembes. (Sumber: Pexels.com)

Kesalahan dalam pemasangan dapat membuat air hujan rembes. (Sumber: Pexels.com)

Jika talang air sudah tua, mulai rusak, dan tidak lagi berfungsi dengan baik, sekarang saatnya untuk memasang yang baru sebelum musim hujan datang. Kalau Anda punya waktu untuk mengerjakan sendiri, pastikan Anda mengingat kesalahan-kesalahan yang harus dihindari saat memasang talang air berikut ini.

a. Memilih Ukuran yang Terlalu Kecil

Talang air harus cukup besar untuk bisa mengalirkan semua air hujan dari rumah, jadi menggunakan ukuran yang tepat sangat penting. Menurut The SpoutOff, jika talang terlalu kecil, saluran air akan kelebihan beban dan menyebabkan kerusakan pada struktur rumah Anda. Untuk mendapatkan ukuran yang akurat, Anda perlu mempertimbangkan ukuran atap dan seberapa banyak curah hujan di area tempat tinggal Anda.

b. Memasang Gantungan Talang Air dengan Jarak Terlalu Jauh

Gantungan talang air harus ditempatkan berdekatan dengan benar. Jika Anda meninggalkan terlalu banyak ruang di antara talang dan gantungan, talang akan mudah melorot dan menyebabkan air menggenang, bukan mengalir.

c. Tetap Menggunakan Talang Air yang Sedikit Rusak Saat Instalasi

Pemasangan talang air harus dilakukan dengan tepat, jadi Anda perlu berhati-hati untuk menghindari kerusakan talang selama proses instalasi. Jika Anda memasang talang aluminium, usahakan agar tidak ada talang yang jatuh ke tanah secara tidak sengaja. Jika talang air aluminium jatuh saat pemasangan dan ada sedikit bagian yang rusak, Anda perlu mengganti seluruh bagian untuk menghindari kerusakan lebih banyak di kemudian hari.

7. Cara Hitung Harga Pasang Talang Air

Ukur secara detail agar Anda dapat memperkirakan harga talang air. (Sumber: Pexels.com)

Ukur secara detail agar Anda dapat memperkirakan harga talang air. (Sumber: Pexels.com)

Sudah siap pasang talang air? Tunggu dulu. Mari kita hitung perkiraan biaya yang harus Anda keluarkan dengan mempertimbangkan faktor curah hujan dan luas atap. Jika rata-rata curah hujan sekitar 8 liter/menit dan luasan atap rumah Anda seluas 1000 m2, maka kebutuhan pipa adalah: 1000 x 8 liter/menit= 8000 liter/menit.

Dengan penggunaan talang berdiameter 6 inci yang dapat mengalirkan volume 1.610 liter/menit, maka kebutuhan pipa yang akan mengalirkan ke bawah adalah 8000 : 1.610=  4,97 buah atau sekitar 5 buah. Dengan perhitungan ini, Anda membutuhkan 5 pipa berukuran 6” yang tersebar di atas atap yang akan mengalirkan air hujan dalam waktu 1 menit.

8. Cara Pemasangan Talang Air

Pemasangan talang air harus menyesuaikan kemiringan atap. (Sumber: Paramountext.com)

Pemasangan talang air harus menyesuaikan kemiringan atap. (Sumber: Paramountext.com)

Dikutip dari Wikihow, berikut adalah cara memasang talang:

  1. Rencanakan kemiringan talang agar terpasang menurun dan air mengalir menuju pipa tegak.
  2. Tentukan titik awal, atau titik tertinggi jalur pemasangan.
  3. Tentukan titik akhir lokasi pipa tegak yang memungkinkan satu pipa tegak dialiri dua talang berbeda.
  4. Tentukan titik akhir pemasangan dengan kemiringan 0,5 inci.
  5. Tarik garis antara titik tinggi dan rendah.
  6. Setelah talang dipotong sesuai ukuran, pasang penggantung talang secara langsung atau pada permukaan papan, tergantung jenisnya.
  7. Tandai lokasi bukaan untuk sambungan ke pipa tegak.
  8. Pasang penyambung pipa tegak dan penutup dengan sekrup.
  9. Pasang talang dengan sekrup baja anti karat yang berukuran panjang sehingga dapat menembus permukaan papan.
  10. Lapisi dengan lempengan alumunium tipis yang telah dicat pada tiap sudut.
  11. Pasang pipa tegak menggunakan sok dan rekatkan tiap sambungan dengan sealant.

9. Tips Perbaiki Talang Air Rumah

Sampah yang menumpuk dapat menyebabkan talang air tersumbat. (Sumber: Pinterest.com)

Sampah yang menumpuk dapat menyebabkan talang air tersumbat. (Sumber: Pinterest.com)

Dalam merawat talang air Anda dapat biasanya akan menemui masalah yang kerap dialami pada rumah-rumah, yakni kebocoran. Sebetulnya masalah ini dapat dihindari jika Anda rutin merawatnya. Namun jika sudah terjadi masalah, berikut Rumah.com beberkan tips memperbaikinya.

  • Temukan Penyebabnya

Sebelum mulai memperbaiki, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa penyebab kebocorannya. Pada talang plastik PVC, pemicunya bisa terjadi karena ada sambungan yang lepas atau daya rekat lem yang sudah tidak optimal. Seperti kelemahannya, talang PVC yang retak dan berubah bentuk pun menjadi salah satu sebabnya.

  • Perbaiki Segera

Jika Anda sudah menemukan penyebab kebocoran, selanjutnya segera perbaiki kerusakan tersebut agar tidak semakin parah. Pada sambungan talang PVC yang lepas, Anda perlu membuka bagian sambungannya terlebih dahulu. Jika kondisi ujung talang yang disambung masih berfungsi, sambung atau Anda dapat merekatkannya kembali dengan lem PVC berkualitas.

Sebelum memberi lem, jangan lupa bersihkan kedua ujung sambungan dengan amplas hingga sisa lem yang lama bersih. Lalu beri lem PVC di kedua ujung sambungan hingga tertutup seluruhnya. Setelah dilem, biarkan kondisinya hingga kering dan benar-benar rekat. Selanjutnya, talang plastik PVC Anda siap dipasang kembali.

10 Jenis Genteng Rumah Ini Bisa Jadi Pilihan

Tips Rumah dan Apartemen

10 Jenis Genteng Rumah Ini Bisa Jadi Pilihan

  • Coba Cara Alternatif

Untuk memperbaiki talang jenis galvanis, apabila Anda tidak dapat menemukan penyebab kebocoran, Anda dapat mencoba salah satu cara alternatif. Pertama, potong kecil-kecil atau hancurkan styrofoam atau gabus bekas packing peralatan elektronik. Kedua, siapkan baskom bersih dan tuang minyak tanah untuk merendam potongan gabus tersebut. Tunggu hingga gabus larut.

Setelah teksturnya berubah menyerupai bubur, gunakan kuas atau sendok untuk mengambilnya lalu tuang atau sapukan pada bagian talang yang bocor. Kemudian diamkan. Usahakan melakukan ini saat cuaca cerah tanpa hujan. Nantinya, styrofoam tersebut akan menambal lubang-lubang kecil yang mungkin menjadi penyebab kebocoran.

  • Ganti dengan Talang Air Baru

Jika kebocoran sudah terlalu parah, langkah terakhir yang dapat Anda lakukan adalah mengganti semua talang dengan yang baru. Agar kesalahan lama tidak terulang kembali, penting untuk memperhatikan ukuran dan jenis talang yang lebih tahan terhadap masalah kebocoran. Bila perlu, sebelum memasangnya, lapisi bagian bawah karpet pada talang dengan seng.

10. Daftar Harga Talang Air 2020

Sesuaikan kebutuhan ukuran talang air dan cek rekomendasi daftar harga. (Sumber: Pexels.com)

Sesuaikan kebutuhan ukuran talang air dan cek rekomendasi daftar harga. (Sumber: Pexels.com)

Harga yang sesuai menjadi pertimbangan penting bagi Anda dalam menentukan talang air di rumah. Untuk membantu Anda dalam memilih berikut daftar harga talang air pada tahun 2020 lengkap berdasarkan material dan jenisnya:

 

 
 
Talang Kotak PVC Sinar Daku Putih 4″
Rp79.200
 
 
Talang Kotak PVC Champion Putih 4″
Rp90.400
 
 
Talang Kotak PVC ITR Abu 4″ 
Rp67.200
 
 
Talang Kotak PVC Intilon Abu 4″ 
Rp107.200
 
 
Talang Bulat PVC Abu/Putih 8″ 
Rp149.950
 
 
Talang Bulat PVC Abu/Putih 6″ 
Rp113.100
 
 
Talang Bulat PVC Abu 8″ 
Rp84.800
 
 
Talang Bulat PVC Abu 6″ 
Rp64.000
 
 
Talang Bulat PVC Abu/Putih 8″ 
Rp150.000
 
 
Talang Bulat PVC Abu 6″ 
Rp64.000
 
 
Gutter Bracket Abu/Putih GB-R-140 
Rp8.450
 
 
Gutter Angel Abu/Putih GA-R-140 Gut
Rp27.200
 
 
ter Outlet Abu/Putih GO-R-140 
Rp36.200
 
 
Gutter Cap Abu/Putih GC-R-140 
Rp10.150
 
 
Gutter Union Abu/Putih GU-R-140 
Rp11.750
 
 
Gutter Profile Abu/Putih GP-R-140 
Rp162.500
 
 
Gutter Bracket Trilliun GB-R-140 
Rp4.450
 
 
Gutter Angel Trilliun GA-R-140 
Rp18.000
 
 
Gutter Outlet Trilliun GO-R-140 
Rp21.550
 
 
Gutter Cap Trilliun GC-R-140 
Rp5.850
 
 
Gutter Union Trilliun GU-R-140 
Rp7.550
 
 
Gutter Profile Trilliun GP-R-140 
Rp136.300
2
Galvalum
Lebar 60 cm, Tebal 0.30 mm 
Rp48.000 /m
 
 
Lebar 60 cm, Tebal 0.35 mm 
Rp58.000 /m
 
 
Lebar 60 cm, Tebal 0.40 mm 
Rp68.000/m
 
 
Lebar 90 cm, Tebal 0.30 mm 
Rp52.000/m
 
 
Lebar 90 cm, Tebal 0.35 mm 
Rp62.000/m
 
 
Lebar 90 cm, Tebal 0.40 mm
Rp72.000/m
 
 
Lebar 120 cm, Tebal 0.30 mm 
Rp60.000/m
 
 
Lebar 120 cm, Tebal 0.35 mm 
Rp70.000/m
 
 
Lebar 120 cm, Tebal 0.40 mm
Rp. 80.000/m
3
Plat
Ukuran 40 cm x 0.2 mm 
Rp14.500/m
 
 
Ukuran 45 cm x 0.2 mm 
Rp15.500/m
 
 
Ukuran 45 cm x 0.25 mm 
Rp22.000/m
 
 
Ukuran 55 cm x 0.2 mm 
Rp17.500/m
 
 
Ukuran 55 cm x 0.25 mm 
Rp30.000/m
 
 
Ukuran 90 cm x 0.2 mm 
Rp25.000/m
 
 
Ukuran 90 cm x 0.25 mm 
Rp40.000/m

Tabel 1. Tabel daftar harga talang air tahun 2020 (Sumber: Disusun berdasarkan informasi harga Bursabajaringan.com)

Nah, saat ini Anda pasti sudah memahami tipe talang air, material talang, tips saat memasang dan daftar harganya. Dengan mengenal jenis talang air, Anda bisa menemukan talang air yang sesuai dengan gaya rumah dan tahan untuk waktu yang lama. Semoga artikel ini dapat menjadi panduan dalam pembangunan rumah ideal Anda.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

AreaInsider

Informasi mendalam seputar area pencarian properti

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Properti Hunian Developer Terkenal

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan