Pajak Penghasilan 2023, Gaji Rp5 Juta Bayar Pajak Berapa?

Tim Editorial Rumah.com
Pajak Penghasilan 2023, Gaji Rp5 Juta Bayar Pajak Berapa?
RumahCom – Di Indonesia setiap orang wajib membayar berbagai jenis pajak salah satunya pajak penghasilan (PPh). Pajak penghasilan sendiri merupakan pajak yang dikenakan pada perorangan atau badan usaha atas pendapatan yang diterima dalam satu tahun pajak. Namun tidak semua orang yang bekerja dikenakan pajak penghasilan. Bagi masyarakat dengan gaji di bawah Rp4,5 juta per bulan, pemerintah menetapkan tidak mengenakan pajak karena berada di bawah batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).
Tapi tahukah Anda jika mulai 1 Januari lalu pemerintah menerapkan ketentuan baru terkait pajak penghasilan (PPh) baik untuk orang pribadi maupun karyawan? Demi menekan defisit anggaran dan meningkatkan tax ratio, beberapa perubahan pun dilakukan dalam pajak penghasilan 2023 seperti menaikkan persentase pajak warga berpenghasilan besar.
Penasaran? Simak penjelasan selengkapnya mengenai pajak penghasilan 2023 dan simulasi perhitungan untuk gaji Rp5 juta berikut ini:
  • Tarif Pajak Penghasilan 2023
  • Simulasi Perhitungan Tarif Pajak Penghasilan Gaji Rp5 juta
  • Manfaat Pajak Penghasilan
  • Jenis-Jenis PPh atau Pajak Penghasilan

Tarif Pajak Penghasilan 2023

Pajak penghasilan 2023 kini menetapkan batas penghasilan tahunan minimal Rp60 juta. (Foto: iStock – Airdone)
Kebijakan pajak penghasilan 2023 yang baru tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang PPh yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2022 lalu.
Sejalan dengan rilisnya UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), pemerintah menambahkan lapisan tarif pajak penghasilan bagi wajib pajak orang pribadi. Adapun 5 lapisan pajak penghasilan 2023 yang baru telah dirangkum dalam tabel berikut:
5%
Rp50 juta
Rp60 juta
15%
Rp50 – Rp250 juta
Rp60 – Rp250 juta
25%
Rp250 – Rp500 juta
Rp250 – Rp500 juta
30%
>Rp500 juta
Rp500 juta – Rp5 miliar
35%
>Rp5 miliar
Catatan: Batas PTKP: Karyawan (Rp54 juta), Istri/Anak (Rp4,5juta)
Dari tabel di atas, pada aturan sebelumnya batas pengenaan pajak penghasilan terendah ditujukan untuk warga yang memiliki batas penghasilan Rp50 juta per tahun. Tapi kini, tarif pajak 5% dikenakan bagi rentang penghasilan yang lebih besar sampai Rp60 juta per tahun.
Selain itu, dalam aturan sebelumnya mereka yang memiliki penghasilan lebih dari Rp5 miliar per tahun dikenakan pajak 30%. Namun setelah diberlakukannya aturan baru, masyarakat dengan pendapatan tersebut dikenakan pajak penghasilan sebesar 35%.
Sementara itu, untuk UMKM orang pribadi, pemerintah menetapkan pembebasan pajak dengan syarat omzet per tahun harus di bawah Rp500 juta. Mengutip PP Nomor 55 Tahun 2022, dalam Pasal 60 ayat (3) disebutkan jika bagian peredaran bruto dari usaha tidak dikenai PPh merupakan jumlah peredaran bruto dari usaha yang dihitung secara kumulatif sejak masa pajak pertama dalam satu tahun pajak atau bagian tahun pajak.

Simulasi Perhitungan Tarif Pajak Penghasilan Gaji Rp5 Juta

Meski memiliki pendapatan yang sama, pajak penghasilan yang harus dibayar bisa berbeda tergantung jumlah tanggungan. (Foto: iStock – Wara1982)
Dari pembahasan sebelumnya, sekarang Anda telah memahami jika dalam aturan pajak penghasilan 2023, ada lima lapisan Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang berlaku dari sebelumnya hanya 4 lapisan saja. Tidak hanya mengetahui besaran pajak tiap PKP, yuk kita coba hitung bersama simulasi pajak penghasilan untuk gaji Rp5 juta.
Sebelum mulai simulasi, perlu diingat bahwa perhitungan pajak bagi individu yang belum dan telah menikah memiliki perbedaan. Bagi masyarakat yang telah menikah, selain dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk karyawan, total pendapatan satu tahun juga dikurangi PTKP istri dan PTKP anak.
Agar lebih jelas, simak perbandingan simulasi pajak penghasilan 2023 melalui tabel di bawah ini:
Penghasilan
Rp5 juta
Rp5 juta
Penghasilan 1 Tahun
Rp60 juta
Rp60 juta
PTKP Karyawan
Rp54 juta
Rp54 juta
PTKP Istri
Rp4,5 juta
PTKP Anak
Rp4,5 juta
Penghasilan Kena Pajak
Poin B-C Rp60 juta – Rp54 juta=Rp6 juta
Poin B-(C+D+E)Rp60 juta – (Rp54 juta+Rp4,5 juta + Rp4,5 juta)=Rp3 juta
PPh 5%
Rp300 ribu
Tidak dipotong PPh
Ternyata, meskipun sama-sama memiliki penghasilan Rp5 juta/bulan, individu yang telah menikah tidak dikenakan pajak penghasilan (PPh) karena memiliki tanggungan istri dan anak sehingga penghasilan kena pajak semakin rendah.

Tips Rumah.com

Hindari keterlambatan melaporkan SPT Tahunan agar terhindar dari denda.

Manfaat Pajak Penghasilan

Uang pajak yang terkumpul digunakan untuk membangun insfrastruktur bagi rakyat. (Foto: iStock – Justocker)
Pajak seperti pajak penghasilan merupakan iuran wajib yang harus diberikan masyarakat bagi negara. Pajak menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang sangat penting untuk berbagai sektor. Secara umum, inilah 5 manfaat pajak yang harus Anda tahu:
  1. Membiayai pengeluaran negara yang bersifat self-liquiditing (menguntungkan) seperti proyek produksi barang ekspor dan proyek produktif lainnya;
  2. Sumber pendanaan tidak produktif misalnya untuk pertahanan negara dengan membeli senjata perang;
  3. Membiayai pengeluaran umum atau infrastruktur seperti pembangunan transportasi publik yang bisa dinikmati masyarakat;
  4. Mendanai pengeluaran produktif seperti bantuan bagi masyarakat pekerja seperti nelayan dan petani;
  5. Dana untuk subsidi pangan dan bahan bakar
Pajak penghasilan 2023 banyak mendulang kontroversi, namun jika diamati secara seksama aturan terbaru justru banyak memberi keuntungan. Sama halnya apabila Anda ingin membeli rumah, saat ini adalah waktu yang tepat karena ada banyak rumah dengan harga terjangkau. Cek daftar rumah dijual di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan di bawah Rp1 miliar berikut ini!

Jenis-Jenis PPh atau Pajak Penghasilan

Penghasilan yang didapatkan di luar gaji seperti kegiatan ekspor juga dikenakan pajak penghasilan. (Foto: iStock – Primeimages)
Tidak hanya pajak penghasilan bagi individu, di Indonesia diberlakukan setidaknya 5 jenis PPh berdasarkan sumber pendapatannya antara lain:

1. PPh Pasal 21

Jenis pajak yang pertama ini ditujukan untuk penghasilan berupa gaji, honorarium, upah, tunjangan, dan pembayaran lainnya dengan nama dalam bentuk apapun yang sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri.

2. PPh Pasal 22

Berbanding dengan pasal 21, PPh pasal 22 dikenakan bagi badan usaha tertentu, baik itu dengan kepemilikan pemerintah dan swasta yang melakukan kegiatan perdagangan ekspor, impor, sampai re-impor.

3. PPh Pasal 23

Jika Anda memiliki pendapatan selain gaji yang berasal dari pemberian/penanaman modal, maka akan dikenakan PPh Pasal 23. Selain atas modal, jenis pajak penghasilan ini juga berlaku atas penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong oleh PPh Pasal 21.

4. PPh Pasal 24

Selanjutnya, untuk PPh Pasal 24 mengatur pajak bagi wajib pajak yang memanfaatkan kredit pajak mereka di luar negeri, untuk mengurangi nilai pajak terutang yang dimiliki di Indonesia.

5. PPh Pasal 25

Terakhir, PPh Pasal 25 adalah jenis pajak penghasilan yang pembayarannya bisa dilakukan dengan sistem angsuran atau cicilan untuk membantu meringankan wajib pajak.
Di samping kelima pajak penghasilan di atas, ada juga PPh Pasal 29 yang merupakan PPh kurang bayar dimana jenis ini biasanya akan tercantum di laman terakhir ketika mengisi SPT Tahunan. Sebagai tambahan informasi, jenis pajak di atas tidak berlaku bagi badan perwakilan asing, pejabat diplomatik, organisasi internasional, dan pejabat perwakilan organisasi internasional.
Tonton video berikut ini untuk mengetahui cara membayar PBB secara online!
Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kalkulator KPR

Ketahui cicilan bulanan untuk hunian idaman Anda lewat Kalkulator KPR.

Kalkulator Keterjangkauan

Ketahui kemampuan mencicil Anda berdasarkan kondisi keuangan Anda saat ini.

Kalkulator Refinancing

Ketahui berapa yang bisa Anda hemat dengan melakukan refinancing untuk cicilan rumah Anda saat ini