Pengertian Plafon Kredit, Contoh, dan Besaran Plafon Tiap Bank

Ketika mengajukan pinjaman ke bank, Anda tentu akan menemukan istilah plafon kredit. Apa artinya?
1 Plafon Kredit
Batasan jumlah nominal yang bisa Anda pinjam saat mengajukan KPR dinamakan dengan plafon kredit. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

RumahCom – Saat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank, tentu ada batasan jumlah nominal yang bisa Anda pinjam. Inilah yang dinamakan dengan plafon kredit. Jika Anda berencana membeli rumah dengan cara KPR dan memiliki anggaran pembelian rumah yang cukup besar, penting untuk mengetahui plafon kredit Anda. Besaran plafon kredit ini akan ditentukan oleh seberapa layak Anda mendapatkan kredit dan berapa banyak kredit yang Anda lakukan. Hal ini dikarenakan bank juga dibatasi oleh nominal yang dapat dipinjamkan kepada nasabahnya sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah lewat otoritas moneter.

Mengutip dari Rocket Mortgage, kriteria yang menentukan plafon kredit adalah nilai kredit minimum, uang muka minimum, dan rasio utang terhadap pendapatan maksimum.  Jika Anda memerlukan pinjaman KPR yang melebihi batas pinjaman yang sesuai, Anda harus mendapatkan pinjaman jumbo, yang memungkinkan batas pinjaman yang lebih tinggi. Namun, pinjaman ini biasanya lebih sulit untuk memenuhi syarat karena membutuhkan nilai kredit yang lebih tinggi dan uang muka yang lebih besar.

Kalau Anda mempertimbangkan untuk membeli rumah di luar batas pinjaman yang sesuai, pastikan Anda mampu membayar pinjaman tersebut karena semakin besar pinjaman, semakin tinggi bulanan pembayaran. Lebih jauh, di bawah ini ulasan terkait dengan plafon kredit yang ditetapkan oleh sejumlah bank.

  1. Plafon Kredit Adalah…
  2. Contoh Plafon Kredit
  3. Besaran Plafon Kredit Tiap Bank
    1. Plafon Kredit Bank BCA
    2. Plafon Kredit Bank Permata
    3. Plafon Kredit Bank BNI
    4. Plafon Kredit Bank BTN
    5. Plafon Kredit Bank Mandiri
  4. Penyebab Plafon Kredit Turun
  5. Tips Agar Plafon Kredit Sesuai Keinginan
Tips Beli Rumah Tanpa Perantara dan 6 Hal Yang Harus Diperhatikan

Membeli Rumah Ruko, Dan Properti Lainnya

Tips Beli Rumah Tanpa Perantara dan 6 Hal Yang Harus Diperhatikan

Plafon Kredit Adalah…

Plafon kredit adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Plafon kredit adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan. Sumber: Pexels - RODNAE Productions

Apa yang dimaksud dengan plafon kredit? Plafon kredit adalah adalah tingkat maksimum yang diizinkan dalam transaksi keuangan termasuk kredit. Plafon kredit sering digunakan dalam kaitan untuk mengendalikan risiko. Dari perspektif perbankan misalnya, mereka dapat digunakan untuk mengendalikan risiko gagal bayar oleh debitur.

Lebih jelasnya, plafon kredit adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan misalnya oleh bank. Definisi tersebut mengacu kepada kamus pembiayaan yang diterbitkan oleh Simantu Kementerian PUPR. Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), plafon kredit adalah batas tertinggi (biaya, kredit dan sebagainya) yang disediakan.

Istilah plafon kredit ini yang kemudian juga ditemukan dalam sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang berarti jumlah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Jika dihitung, besaran plafon KPR ialah harga rumah dikurangi jumlah uang muka yang Anda bayarkan kepada bank. Sehingga uang muka akan sangat mempengaruhi jumlah plafon pinjaman yang Anda ajukan yang pada akhirnya akan mempengaruhi cicilan angsuran pinjaman rumah setiap bulan.

Perlu diketahui, setiap bank memiliki kebijakan berbeda untuk plafon kredit dan besaran angsuran kepada calon nasabahnya. Mau punya rumah di Parung Panjang yang kemungkinan plafon kreditnya disetujui bank? Cek pilihan rumahnya dengan harga di bawah Rp500 jutaan di sini!

Contoh Plafon Kredit

Plafon kredit merupakan jumlah maksimum fasilitas yang diterima oleh debitur. Sumber: Pexels - Oleg Magni

Plafon kredit merupakan jumlah maksimum fasilitas yang diterima oleh debitur. Sumber: Pexels - Oleg Magni

Sebagaimana juga disebutkan dalam buku pedoman Sistem Informasi Debitur, plafon merupakan jumlah maksimum fasilitas yang diterima oleh debitur sebagaimana tercantum dalam surat perjanjian kredit/akad.

Singkatnya, plafon kredit merupakan utang Anda ke bank. Dalam kalkulator KPR, nilai plafon pinjaman menjadi faktor utama yang harus Anda input. Rumusnya adalah plafon kredit rumah = harga rumah - jumlah uang muka yang sudah dibayarkan ke bank.

Contoh paling mudahnya, Anda ingin membeli rumah dengan harga Rp500 juta melalui KPR dengan tenor selama 15 tahun. Jika uang muka yang diperlukan dalam pemberian rumah adalah 30 persen, berarti untuk DP yang harus diserahkan adalah Rp150 juta. Jadi, besar plafon kredit yang akan dikeluarkan bank adalah Rp350 juta.

Besaran Plafon Kredit Tiap Bank

Besaran plafon kredit tiap bank berbeda.Sumber: Pexels - Sora Shimazaki

Besaran plafon kredit tiap bank berbeda.Sumber: Pexels - Sora Shimazaki

Jumlah plafon kredit yang diberikan oleh bank kepada masing-masing nasabahnya jelas berbeda satu sama lain. Semuanya tergantung dari kebutuhan, bank pemberi pinjaman dan riwayat kredit nasabah sendiri. Namun, ada juga produk yang tidak membatasi jumlah plafon kredit seperti KPR Platinum dari Bank BTN.

Jadi, plafon kredit juga ditentukan berdasarkan produk kredit yang dipilih, ya! Untuk lebih pastinya, Anda bisa mengecek langsung kepada pihak bank. Berikut ini adalah gambaran beberapa nilai plafon kredit sejumlah bank:

1. Plafon Kredit Bank BCA

Plafon kredit KPR BCA menyediakan sekitar Rp250 juta sampai Rp5 miliar dengan tenor 1 tahun sampai 20 tahun. Dalam layanan pinjamannya. Bank BCA menyediakan kredit untuk individu seperti Kredit Sepeda motor, Kredit Kendaraan Bermotor, dan Kredit Pemilikan Rumah. Persyaratan yang wajib dipenuhi untuk mengajukan KPR di bank BCA adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Karyawan Lama Bekerja Minimal 1 tahun di perusahaan yang terakhir atau total pengalaman kerja minimal 2 tahun
  • Wiraswasta/Profesional Lama Bekerja minimal 2 tahun di bidang yang sama
  • Usia minimal 18 tahun atau sudah menikah
  • Untuk Profesional/Pengusaha usia maksimal 65 tahun saat kredit berakhir. Untuk Wiraswasta usia maksimal 65 tahun saat kredit berakhir. Untuk Karyawan usia maksimal 55 tahun saat kredit berakhir.
  • Pemohon wajib menutup asuransi (jiwa dan kebakaran) dengan syarat banker's clause
  • Bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan)
  • Pembayaran melalui autodebet dari rekening BCA pemohon

2. Plafon Kredit Bank Permata

Pinjaman tunai hingga Rp300 juta tanpa agunan dari Bank Permata ini diberikan ke nasabah individu untuk berbagai keperluan yang bersifat konsumtif dengan pilihan jangka waktu pinjaman hingga 5 tahun. Besar angsuran tidak berubah hingga akhir pinjaman. Suku bunga yang ditawarkan mulai dari 0,88 persen flat per bulan atau 10,56 persen flat per tahun. Meski demikian perlu dicermati juga bahwa kredit ini juga mengandung rsiko. Diantaranya:

  • Keterlambatan pembayaran untuk setiap keterlambatan, akan dikenakan biaya keterlambatan sebesar 5% dari cicilan atau minimal Rp150 ribu (dilihat dari yang lebih besar).
  • Nasabah meninggal dunia dalam masa pinjaman
  • Untuk nasabah yang tidak mengikuti program Perlindungan Asuransi Jiwa, maka sisa pinjamannya akan dilimpahkan ke ahli waris Nasabah.
  • Pelunasan dipercepat
  • Untuk nasabah yang melakukan pelunasan dipercepat sebelum jatuh tempo akan dikenakan biaya pelunasan dipercepat sebesar 7% dari sisa pokok pinjaman. Dana yang harus dilunasi oleh nasabah adalah Sisa Pokok Pinjaman + 7% dari Sisa Pokok Pinjaman + Bunga Berjalan.

3. Plafon Kredit BNI

Plafon kredit KPR BNI sekitar Rp100 juta sampai Rp5 miliar dengan tenor hingga 25 tahun. Plafon kredit KPR BNI sekitar Rp100 juta sampai Rp5 miliar dengan tenor cicilan hingga 25 tahun. BNI menawarkan Kredit Fleksi yang merupakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) kepada pegawai aktif yang mempunyai penghasilan tetap (fixed income) untuk kepentingan konsumtif.

Dalam program ini, maksimum plafon kredit yang diberikan sampai dengan Rp500 juta dan maksimum tenor sampai dengan 15 tahun tanpa syarat agunan. Syarat dan Ketentuannya adalah:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Merupakan pegawai aktif dengan level minimal staff (pegawai tetap).
  • Telah menyalurkan fasilitas pembayaran payroll di BNI.
  • Usia minimum 21 tahun dan maximum 65 tahun saat kredit lunas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan/Surat Keputusan dari Instansi/Perusahaan yang berwenang.
  • Melengkapi form aplikasi dan dokumen yang ditetapkan.
Tip Rumah
Plafon kredit sering digunakan dalam kaitannya untuk mengendalikan risiko. Dari perspektif perbankan misalnya, plafon kredit dapat digunakan untuk mengendalikan risiko gagal bayar oleh debitur.

4. Plafon Kredit Bank BTN

Plafon kredit KPR BTN sekitar Rp250 juta sampai Rp1,5 miliar dengan tenor hingga 25 tahun. Ada sejumlah kredit yang ditawarkan oleh BTN, utamanya dalam hal kepemilikan rumah. Namun di luar itu juga terdapat kredit dengan cicilan ringan untuk karyawan perusahaan/instansi tanpa agunan, hanya dengan mengajukan SK pegawai.

Dana tunai yang diberikan hingga Rp500 juta dan angka waktu sangat fleksibel hingga 15 tahun. Dengan daya tarik perlindungan asuransi jiwa. Cara pengajuannya ialah:

  • Instansi dan Bank BTN melakukan perjanjian kerjasama
  • Debitur menyerahkan form permohonan kredit dan kelengkapan dokumen
  • Instansi melakukan pengajuan kredit ke Bank BTN
  • Bank BTN melakukan analisa kredit
  • Realisasi kredit

5. Plafon Kredit Bank Mandiri

Plafon kredit KPR Mandiri adalah maksimal Rp25 miliar dengan tenor hingga 20 tahun. Bank Mandiri juga menyediakan plafon kredit khusus bagi pegawai dengan program Kredit Pemilikan Rumah atau Multiguna. Kredit ini diberikan khusus untuk segmen nasabah yang berprofesi sebagai pegawai dengan kriteria sebagai payroll Bank Mandiri, atau non payroll SPAN/ASN/TNI/POLRI atau bekerja di perusahaan kelolaan Bank Mandiri.

Bahkan bagi pegawai kontrak juga bisa mengajukan kredit ini dengan ketentuan minimal jabatan manager/supervisor atau sebagai professional dengan minimal pendapatan Rp5 juta dan masa kerja minimal 5 tahun. Dengan demikian, Anda dapat mengajukan agunan berupa rumah tinggal, ruko/rukan, dan apartemen.

Penyebab Plafon Kredit Turun

Plafon kredit yang turun berdampak kepada alokasi jumlah uang muka yang  lebih banyak untuk dibayarkan ke pihak bank. Sumber: Pexels - Thirdman

Plafon kredit yang turun berdampak kepada alokasi jumlah uang muka yang  lebih banyak untuk dibayarkan ke pihak bank. Sumber: Pexels - Thirdman

Setelah mengajukan kredit ke bank dan menaati pencairan plafon kredit, Anda harus siap mengantisipasi bahwa ada kemungkinan mengalami turun plafon. Atau dengan kata lain jumlah pembiayaan atau pinjaman yang dicairkan oleh bank lebih kecil dari nilai yang sebelumnya Anda ajukan. Biasanya, turunnya plafon kredit terjadi karena beberapa hal yang dipertimbangkan oleh bank.

  • Pertama seperti jumlah penghasilan dan riwayat keuangan nasabah.
  • Selain itu, plafon kredit yang turun biasanya terjadi ketika mengajukan KPR terhadap rumah bekas atau second. Nilai jaminan yang tidak sesuai dengan kondisi rumah dapat menjadi faktor utamanya. Ini pun berakibat turunnya nilai objek ketika proses appraisal dilakukan oleh pihak bank.
  • Faktor lainnya adalah terlambatnya menandatangani akad setelah keluarnya Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K) juga menjadi penyebab turunnya plafon kredit. Surat ini biasanya dikeluarkan oleh bank jika pengajuan KPR diterima ini memiliki masa berlaku. Jadi, pastikan Anda harus sudah melakukan akad sebelum masa berlaku itu habis.

Apabila plon kredit yang dicairkan kepada Anda turun, Anda harus mengantisipasinya dengan mengalokasikan lebih banyak jumlah uang muka yang dibayarkan ke pihak bank.

Tips Agar Plafon Kredit Sesuai Keinginan

Jika Anda lulus semua persyaratan, berarti bank dapat memberi kepada Anda pinjaman yang sesuai dengan plafon kredit.  Sumber: Pexels - EKATERINA BOLOVTSOVA

Jika Anda lulus semua persyaratan, berarti bank dapat memberi kepada Anda pinjaman yang sesuai dengan plafon kredit.  Sumber: Pexels - EKATERINA BOLOVTSOVA

Mendapatkan plafon KPR sesuai dengan yang diharapkan memang bisa dikatakan susah-susah gampang. Namun bukan berarti tak ada cara untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan nilai plafon kredit yang sesuai. Anda harus dapat terlihat semenarik mungkin bagi pemberi pinjaman Berikut adalah tips soal meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan plafon kredit yang diinginkan.

  • Jangan berharap bank menyukai Anda

Setiap bank memiliki metodenya sendiri untuk memutuskan apakah ingin meminjamkan kepada Anda. Jika Anda sesuai dengan kriteria pemberi pinjaman, Anda mungkin diterima dengan cepat. Jika Anda jauh dari ideal, peluang penolakan Anda akan meningkat. Biasanya bank akan mendasarkan pada sejumlah  faktor, seperti:

  • Besarnya pinjaman yang ingin Anda ambil serta banyaknya uang yang telah Anda simpan sebagai deposit. Semakin besar deposit Anda, semakin kecil risiko Anda.
  • Status pekerjaan dan penghasilan Anda
  • Peringkat dan riwayat kredit Anda
  • Pengeluaran Anda. Ini adalah bagaimana Anda menghabiskan uang Anda.
  • Hutang Anda yang ada. Ini bisa termasuk hutang kartu kredit, dan lainnya.
  • Jika Anda lulus semuanya berarti bank dapat memberi kepada Anda pinjaman yang sesuai dengan plafon kredit.
  • Periksa laporan kredit Anda

Anda perlu meyakinkan  bank bahwa Anda memiliki disiplin keuangan untuk dapat membayar kembali  kredit Anda. Salah satu cara mereka menyelidiki ini adalah dengan menelusuri laporan kredit Anda untuk mengetahui apakah Anda memiliki riwayat pembayaran yang baik.

  • Perbaiki kesalahan skor kredit

Jika info file kredit Anda salah, Anda sebaiknya langsung memperbaiki kesalahan tersebut.

  • Tutup akun lama yang tidak aktif

Jika Anda terlalu banyak memiliki akun bank atau kredit dan tidak sering menggunakannya, lebih baik kalau Anda menutupnya. Membiarkannya tetap terbuka dapat menimbulkan risiko penipuan, dan menampilkan deti yang tidak relevan.

  • Jangan mengajukan kredit lain sesaat sebelum mengajukan plafon kredit

Cobalah untuk menghindari mengajukan kredit selama tiga bulan sebelum mendapatkan pinjaman. Hal itu bisa menghambat skor Anda dan menyebabkan penolakan. Beberapa merekomendasikan setidaknya jeda enam bulan, agar benar-benar aman.

  • Hindari penundaan

Jangan menunda untuk mengisi formulir aplikasi dengan benar.   

KPR Anda ditolak oleh Bank? Tidak perlu bingung! Cek video yang informatif berikut ini untuk mengetahui penyebab utamanya!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Baca Selanjutnya

Kalkulator Properti
Repayment Calculator Icon
Ketahui prakiraan uang muka dan cicilan rumah impian Anda dengan Kalkulator KPR Rumah.com.
Rp
Affordability Calculator Icon
Hitung perkiraan besar pinjaman dan cicilan maksimal yang bisa diajukan berdasarkan penghasilan Anda lewat Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com
Refinancing Calculator Icon
Ringankan cicilan KPR Anda lewat refinancing. Hitung seberapa besar manfaatnya bagi Anda dengan Kalkulator Refinancing Rumah.com

Dapatkan saran dari pakar properti terbaik untuk semua pertanyaan Anda!

Cek Tanya Properti dan nikmati akses eksklusif ke ribuan jawaban dari pakar kami dan komunitas agen properti. 💬⭐👍

Masukan